Semua Berita

Hari Pabean Internasional 2024; Spektakuler! Bea Cukai Bekasi Selenggarakan Kompetisi Pengetahuan Bagi Pengguna Jasa TPB

Bekasi (29/01) Hari Pabean Internasional (HPI) Tahun 2024 menjadi momentum istimewa bagi Bea Cukai. Dalam upaya memperkuat kolaborasi dengan pengguna jasa penerima fasilitas Tempat Penimbunan Berikat (TPB) serta penguatan pengetahuan seputar kepabeanan, Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan International Customs Knowledge Competition (Cerdas Cermat) bagi Pengguna Jasa TPB di wilayah Bea Cukai Bekasi.

Setelah melewati Babak Penyisihan, peserta 10 tim terbaik dari masing-masing wilayah PKC akan bertanding secara langsung pada Grand Final Cerdas Cermat yang dilaksanakan pada 29 Januari 2024. Peserta akan memperebutkan gelar juara dengan pertanyaan-pertanyaan yang menantang seputar regulasi pabean internasional dan perkembangan terkini dalam industri. Acara ini tidak hanya sekedar peringatan HPI 2024, tetapi juga langkah konkret dalam memperkuat hubungan antara lembaga pabean dan pelaku usaha. Yanti Sarmuhidayanti selaku Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi pada sambutannya menyampaikan terima kasih kepada para peserta yang telah berpartisipasi pada acara ini.

“Cerdas cermat ini diinisiasi dengan harapan para pengguna jasa terpacu dalam meningkatkan pemahaman agar dalam implementasi kepabeanan dalam proses bisnis perusahaan dapat semakin patuh sesuai dengan aturan,” ungkap Yanti. Tak hanya itu, Bea Cukai Bekasi mengundang Direktur Fasilitas Kepabeanan, Padmoyo Triwikanto sebagai guest juri pelaksanaan grand final. Padmoyo memberikan pertanyaan secara langsung pada babak guess the judges dengan soal studi kasus. Pelaksanaan grand final berlangsung meriah, lomba dimenangkan oleh tim D yakni tim dibawah PKC III. Padmoyo pada closing statement menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah yang baik dalam menguatkan pengetahuan kita bersama baik dari sisi pengguna jasa maupun pegawai Bea Cukai Bekasi itu sendiri.
“Kegiatan ini tentu membawa dampak yang baik bagi semua pihak, dalam konteks kepabeanan internasional, pengguna jasa yang memiliki fasilitas TPB sudah pasti terlibat langsung dari negara satu ke negara lain, mudah-mudahan dapat menambah wawasan dan meningkatkan kepatuhan kepabeanannya, “ pungkas Padmoyo.

Bea Cukai Bekasi Gencar Sosialisasikan  CEISA 4.0 on the Spot

Bekasi (22/01/2023) Menjelang mandatory  pelaksanaan CEISA 4.0, Bea Cukai Bekasi gencar sosialisasikan CEISA 4.0 kepada pengguna jasa. Melalui program “DIDIK” yang bermakna Diskusi Bareng Bea Cukai Bekasi di pabrik, Bea  Cukai Bekasi secara progresif mendatangi pengguna jasa langsung di lokasi pabrik. Senin 22 Januari 2024 bertempat di Aula PT Indonesia EPSON Industry (PT IEI), di EJIP Industrial Park CIkarang.  Acara tersebut juga dihadiri oleh seluruh perusahaan vendors PT Indonesia EPSON Industry.  Tidak kurang dari 50 perusahaan yang memasok bahan dan produknya ke PT IEI menghadiri acara.

Pimpinan PT IEI yang diwakili Deputy Senior Manager Production Control ADM DIv oleh Duddi Rahmansyah menyambut baik pelaksanaan acara. Duddi juga mengharapkan dengan adanya acara ini mampu memberikan pengaruh kepada kecepatan layanan atas lalu lintas barang yang masuk dan keluar ke dan dari PT IEI dan perusahaan vendor.

Bertindak sebagai narasumber pada Program DIdik kali ini, 3 orang pejabat pengawas pada Bea Cukai Bekasi dan seorang Pemeriksa Bea Cukai.  Undani, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi  menjelaskan Transformasi Sistem CEISA 4.0.

Dalam paparannya Undani menjelaskan latar belakang pengembangan CEISA 4.0. Ada 4 latar hal yang melataarbelakangi yaitu :  Ease of Doing Business yang merupakan tuntutan penyederhanaan birokrasi untuk mendukung kemudahan usaha;  adanya tren teknologi yaitu perlunya  Big data, Machine learning,  IoT, Fintech; alasan ketiga  adanya perubahan regulasi yaitu tuntutan  untuk melakukan  penyederhanaan regulasi untuk mengimbangi perubahan bisnis. Adapun latar belakang terakhir adalah untuk mendukung Industry 4.0 dimana tuntutan  untuk memanfaatkan teknoligi , Cloud ,IoT, Big Data dalam menunjang industri.

Pada sesi diskusi dan tanya jawab, narasumber lainnya, Ichlas Maradona, Kepala Seksi PDAD dan  Aji Kundoyo Kepala Seksi PKC VIII serta  Jajag Adiboga PBC pada Bea Cukai Bekasi menanggapi berbagai pertanyaan, masukan, saran serta kritikan dari para peserta.

Ichlas juga menegaskan komitmen Ditjen Bea dan Cukai untuk terus berbenah diri dan menyempurnakan program CEISA 4.0 dengan memperhatikan masukan dan saran dari pengguna jasa (*)

Program “Didik”, Cara Baru Bea Cukai Bekasi Edukasi Pengguna Jasa

Bekasi (18/01/2023) Bea Cukai Bekasi lakukan terobosan baru di bidang edukasi dan sosialisasi melalui program “ Didik”.  Didik yang bermakna  Diskusi bareng Bea Cukai Bekasi di Pabrik  dilaksanakan perdana pada Rabu 17 Januari 2024. Bertempat di Aula Kawasan Berikat PT LG Elektronik Indonesia (LGEIN) di Kawasan MM 2100 Cibitung Bekasi. Berlangsung selama 2 sesi acara dihadiri oleh ratusan pengguna jasa terdiri dari pihak vendor LGEIN dan pegawai internal perusahaan dari berbagai divisi.

Acara dibuka oleh Pimpinan perusahaan, Mr  Park Whi Seong. Dalam sambutannya Park mengapresiasi program baru Bea Cukai Bekasi.  Park juga berharap tim Didik bisa memberikan gambaran secara lebih jelas utamanya terkait dengan inisiatif PT LGEIN  menjadi perusahaan penerim fasilitas Kawasan Berikat Mandiri.

Sejalan dengan yang disampaikan oleh Mr Park, Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi memberikan tanggapan yang positif atas keinginan PT LGEIN menjadi Kawasan Berikat Mandiri.  Yanti menyampaikan di tengah situasi minus growth Sumber Daya Manusia di Kemenkeu,  adanya KB Mandiri menjadi solusi tidak hanya bagi Bea dan Cukai tetapi juga bagi perusahaan. Diharapkan akan tercipta efisiensi  manajemen penempatan SDM serta meningkatkan  sinergi dengan pihak perusahaan melalui penunjukan Laison Officer.  Di lain pihak adanya KB Mandiri  juga bisa mendorong efisiensi anggaran.

Tim Didik  terdiri dari Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Undani; Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai VII, Kuswanti Sri Setiorini; Pemeriksa Bea Cukai Ahli Pertama; Jajag Adiboga dan Pelaksana pada Seksi PDAD,  Aditya Rizeky Firdaus.

Tim menjelaskan overview,  introducing dan impact fasilitas Tempat Penimbunan Berikat.  Dipaparkan juga tentang Kawasan Berikat Mandiri, mulai dari pengertian, persayaratan, keunggulan dan perbedaan hingga proses pemasukan dan pengeluaran barang. Di bagian akhir juga disampaikan CEISA 4.0 dan kaitannya dengan proses KB Mandiri.

Melalui sosialisai yang bersifat tematik, Bea Cukai Bekasi berharap agar kegiatan sosialisasi bisa berfokus kepada kebutuhan yang lebih spesifik dari perusahaan pengguna fasilitas. Kegiatan lebih berdaya guna dan berhasil guna menjadi tujuan inovasi layanan kehumasan ini. (*)

 

Tingkatkan Ekspor dan Investasi, Bea Cukai Bekasi Adakan FGD Integrasi Kawasan Berikat dan Pusat Logistik Berikat

Bekasi, (16/01/2024) – Bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bea Cukai Bekasi pada hari Selasa tanggal 16 Januari 2024, Bea Cukai Bekasi melaksanakan kegiatan FGD dengan agenda Pembahasan terkait Skema Pemasukan Barang Titipan Kawasan Berikat ke Pusat Logistik Berikat.

Kegiatan ini dilakukan sebagai inovasi dalam upaya mendukung industri dalam negeri untuk meningkatkan laju ekspor dan investasi melalui integrasi pemanfaatan fasilitas Kawasan Berikat dan Pusat Logistik Berikat dengan mengundang perusahan penerima fasilitas Kawasan Berikat dan Pusat Logistik Berikat dan dihadiri langsung oleh Pejabat dan Pegawai dari Direktorat Fasilitas Kepabeanan dan Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta.

Kegiatan FGD dibuka oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti. Dalam sambutannya, Yanti mengatakan bahwa kegiatan FGD kali ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan pengawasan terkait pemberian fasilitas Tempat Penimbunan Berikat terutama Kawasan Berikat dan Pusat Logistik Berikat diwilayah kerja Bea Cukai Bekasi.

“Pemanfaatan pemberian fasilitas TPB ini dilakukan untuk mendorong industri yang berorientasi ekspor, menurunkan dwelling time agar pengeluaran barang dari pelabuhan lebih cepat, dan efesiensi biaya logistik dalam rangkaian distribusi logistik. Lebih lanjut, dengan pemberian fasilitas TPB ini diharapkan Indonesia mampu menjadi Hub Logistik Asia-Pasifik dengan kemudahan prosedural keluar masuk barang dan kegiatan transhipment, sehingga memberikan dampak ekonomi yang positif,” ucap Yanti.

Kawasan Berikat adalah kegiatan pengolahan atau memproses bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi, dan/atau barang jadi menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi untuk penggunaannya. Sehingga integrasi pemanfaatan fasilitas Kawasan Berikat dan Pusat Logistik Berikat dapat juga menimbulkan manfaat berupa pengurangan space penumpukan barang yang orientasi pengeluaran produknya adalah untuk tujuan ekspor dan/atau untuk dijual ke kawasan berikat lainnya.

Kepala Seksi Pusat Logistik Berikat Direktorat Fasilitas Kepabeanan, Hantyo Pranolo menyampaikan bahwa pemberian fasilitas berupa Pusat Logistik Berikat yang bertujuan untuk mendukung usaha industri baik secara langsung dengan menyediakan dan mendekatkan bahan baku dengan manufaktur sehingga dapat bersaing di pasar internasional, maupun secara tidak langsung dengan menjadi kanal masuknya barang-barang yang dapat melemahkan daya saing produksi industri dalam negeri.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini diharapkan agar pelaku bisnis dapat memanfaatkan fasilitas Kawasan Berikat dan Pusat Logistik Berikat yang diberikan seoptimal mungkin. Sehingga fasilitas yang diterima dapat memberikan pengaruh positif untuk pengembangan proses bisnis perusahaan. Dengan pemanfaatan fasilitas yang optimal, juga dapat meningkatkan laju ekspor dan pertumbuhan cadangan devisa nasional yang tentu akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.(*)

Gandasari dan Cleine Sukses Indonesia; Siap Menyambut “a Da22ling Era” Bersama UMKM Binaan Bea Cukai Bekasi

Bekasi (08/03/2024) Di tengah meriahnya kegiatan Bea Cukai Bekasi Awards yang bertajuk “ a Commerate a Da22ling Era”, Bea Cukai Bekasi turut menganugerahkan penghargaan UMKM Binaan yakni kepada CV Gandasari dan Cleine Sukses Indonesia. Penghargaan ini tentu menunjukkan melalui sinergi dan kolaborasi yang baik antara Bea Cukai Bekasi dan UMKM Binaan dapat meningkatkan performa UMKM salah satunya dalam meluaskan pasar ekspor hingga global.

 

Yanti Sarmuhidayanti. Kepala Bea Cukai Bekasi menyampaikan bahwa pemberian penghargaan kepada 2 UMKKM ini diberikan sebagai apresiasi atas etos kerja, semangat dan dedikasinya dalam memberdayakan potensi keragaman ekonomi khususnya  ekonomi kerakyatan. Di tangan kreatif mereka produk indonesia bisa dikenal tidak hanya di tingkat lokal namun juga global.

“Selamat dan terima kasih kami ucapkan kepada dua UMKM hebat andalan Bea Cukai Bekasi, Gandasari dan Cleine Sukses. Semoga penghargaan ini dapat terus membakar semangat UMKM dalam meluaskan pasar ekspornya,” ungkap Yanti.

Eni selaku pemilik Gandasari tersebut menyatakan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak, termasuk Bea Cukai Bekasi yang telah memberikan penghargaan ini. Eni juga menekankan pentingnya komitmen untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Acara Bea Cukai Bekasi Awards bukan hanya sekadar pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi ajang untuk memotivasi UMKM lainnya untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas usaha mereka. Semoga penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi UMKM Binaan Bea Cukai Bekasi dan menyambut a da22ling era dengan prestasi yang lebih baik lagi.

Sebagai Upaya Perbaikan Pelayanan, Bea Cukai Bekasi Luncurkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)

Bekasi (22/02/2024) –  Dalam gelaran Bea Cukai Bekasi Awards 2024, Bea Cukai Bekasi secara resmi meluncurkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) adalah terobosan baru yang dikeluarkan oleh Bea Cukai Bekasi untuk memberi kemudahan dan kepastian pada masyarakat dalam memperoleh informasi dan layanan publik. proses pengelolaannya dimulai dari tahap permohonan sampai dengan tahap penyelesaian produk pelayanan yang dilakukan dalam satu tempat. 2024 PTSP merupakan  inovasi berkelanjutan setelah tahun yang lalu GOfast Super app diperkenalkan.  Keduanya  dikembangkan untuk peningkatan kualitas layanan publik, memangkas birokrasi pelayanan dan sebagai upaya menciptakan good governance.

Dalam rangkaian acara Bea Cukai Bekasi Awards, Bertempat di aula cibitung lantai 3 kantor Bea Cukai Bekasi. Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) diresmikan langsung oleh Rusman Hadi selaku Kepala Kantor Wilayah DJBC Jakarta.

“Inovasi berupa PTSP atau pelayanan terpadu satu pintu saya nyatakan resmi dipergunakan semoga dengan adanya PTSP ini dapat meningkatkan pelayanan kami untuk para pengguna jasa”. Ucap Rusman Hadi.

Senada dengan apa yang disampaikan Rusman Hadi, Kepala Kantor Bea dan Cukai Bekasi Yanti Sarmuhidayanti menyampaikan harapannya bahwa dengan sistem pelayanan berbasis Teknologi Informasi yang tepat guna dan bermanfaat dan  adanya PTSP diharapkan dapat meningkatkan profesionalitas tata kelola lembaga, Bea Cukai Bekasi yakin dan percaya terwujudnya pelayanan prima dan transparansi berkorelasi dengan meningkatnya kepercayaan dan akuntabilitas.

Penyederhanaan  proses pelayanan diyakini dapat memenuhi ekspektasi pengguna jasa atas layanan yang  cepat , mudah, murah, transparan, pasti , akuntabel  dan terjangkau. Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk Layanan makin bermutu.

Stimulasi Semangat Berkarya, Bea Cukai Bekasi Berikan Apresiasi kepada Pegawai dan Mitra Kerja

Bekasi, (07/03/2024) – Bertempat di Aula Cibitung Lantai 3 Kantor Bea Cukai Bekasi pada hari Rabu tanggal 06 Maret 2024, Bea Cukai Bekasi mengadakan perhelatan akbar Bea Cukai Bekasi Awards 2024 dengan tema “Glowrious, Commemorate a Da22ling Era” sekaligus memperingati anniversary Bea Cukai Bekasi ke 22 tahun.

Dalam rangkaian acara Bea Cukai Bekasi Awards 2024, selain pemberian penghargaan kepada para pengguna jasa di wilayah kerja Bea Cukai Bekasi yang telah turut berkontribusi atas kinerja dan pencapaian yang telah diraih oleh Kantor Bea Cukai Bekasi, apresiasi juga diberikan kepada pegawai dan mitra kerja Bea Cukai Bekasi.

Pemberian penghargaan kepada pegawai Bea Cukai Bekasi diberikan dengan kategori Penghargaan Pegawai Teladan yang diberikan pegawai memiliki pengalaman dan inovasi yang dapat menjadi inspirasi bagi pegawai lainnya terkait dengan integritas, tanggung jawab, kerjasama, dan keteladanan lainnya.

Penghargaan dengan kategori Pegawai Berprestasi juga dilakukan saat acara Bea Cukai Bekasi Awards 2024 berlangsung, dimana pemenang penghargaan tersebut diberikan kepada pegawai yang memiliki prestasi atas nama kantor selama satu tahun terakhir, dan merekalah yang bekerja keras atas penghargaan tersebut.

Disamping itu apresiasi juga diberikan kepada unit kerja terbaik yang mempunyai integritas, tanggung jawab, kerjasama, kinerja, serta menjadi teladan bagi unit disekitarnya. Serta penghargaan kepada PPNPN atau mitra kerja terbaik dengan kategori pertama yaitu Pramubakti, Petugas Kebersihan, Dokter, dan Perawat dan kategori kedua yaitu Pengemudi dan Petugas Keamanan Dalam.

Apresiasi langsung diberikan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti kepada para pemenang penghargaan. “Tentu peran serta pegawai Bea Cukai Bekasi tidak luput dalam pencapaian tujuan organisasi. Diharapkan melalui pemberian penghargaan ini dapat terus meningkatkan kinerja para pegawai untuk kemajuan organisasi maupun institusi dan dapat memberikan motivasi untuk terus berkembang ke arah yang lebih baik”, ucap Yanti.(*)

Bea Cukai Bekasi  Terus TIngkatkan Kualitas Layanan Melalui Peningkatan Kompetensi Pegawai dan Pengelolaan Anggaran Yang Prudent

Bekasi (11/01) - Berjalannya fungsi pengawasan dan penerimaan oleh Bea Cukai Bekasi yang berhasil dilaksanakan sepanjang tahun 2023 tidak luput dari peran pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia yang dilaksanakan Subbagian Umum sebagai supporting unit Kantor Bea Cukai Bekasi. Selain  itu kecermatan dalam  mengelola anggaran  melalui penyerapan anggaran yang prudent, transparan,   berkeadilan,tepat waktu dan tepat sasaran mempengaruhi secara signifikan kinerja Bea Cukai Bekasi.

Melalui berbagai program salah satunya mengadakan microlearning CMC ( Coaching Mentoring dan Consulting) Pejabat pengawas dan PBC Ahli Pertama menjadikan Bea Cukai Bekasi Sebagai ‘’Leader Factory’’.  Keberhasilan program tersebut ditandai adanya pegawai Bea Cukai Bekasi  yang berhasil promosi dan mutasi ke tempat-tempat yang strategis.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Supriyadi, Kepala Subbagian Umum Bea Cukai Bekasi pada Jumat  12 Januari 2024.

Supriyadi juga menambahkan  di bidang pengelolaan anggaran telah dilakukan berbagai upaya perbaikan dan penjaminan mutu dan kualitas pengelolaan anggaran, satu di antaranya  dengan membuat kontrol monitoring atas Rencana Penarikan Dana. Ini  merupakan beberapa program yang tidak terlihat dan berdampak langsung kepada proses bisnis Tempat Penimbunan Berikat yang menjadi stake holder Bea Cukai Bekasi. Melalui program tersebut  pembentukan Sumber Daya Manusia yang menjadi penjembatan pelayanan yang dilakukan oleh pegawai Bea Cukai Bekasi yang bertugas di masing-masing hangar dapat ditingkatkan.

Hal ini terbukti, pada akhir tahun 2023, Indeks Efektivitas Pelaksanaan FGD (Forum Group Discussion) Pejabat administrator terealisasi sebesar 102.02 dari target 84,50.  Begitu juga  Indeks Kualitas Pelayanan Anggaran berhasil terealisasi sebesar 120 persen dari target 100. Ini membuktikan bahwa dibandingkan dengan tahun 2022, indeks capaian pada kedua indikator kerja tersebut naik sebesar 2,34% dan 1,61%.

Sumber Daya Manusia dan keberlangsungan kantor melalui penyerapan anggaran merupakan komponen penting yang menentukan kualitas pelayanan suatu kantor. Tentunya menutup 2023 dengan prestasi yang luar biasa baik dan melebihi target pencapaian yang telah ditetapkan menjadi acuan untuk mempertahankan bahkan mencetak prestasi yang lebih lagi di tahun 2024.

Capaian Kinerja Jadi Bukti Komitmen Bea Cukai Bekasi Dukung UMKM

Bekasi (11/01) Meski dihadapkan pada berbagai tantangan pada tahun 2023, Bea Cukai Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Salah satu bukti konkret dari komitmen ini adalah capaian kinerja yang mencengangkan, khususnya dalam memberikan dukungan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berorientasi ekspor.

Dalam capaian indikator kinerja efektivitas asistensi UMKM berorientasi ekspor, Bea Cukai Bekasi berhasil mencapai target indikator kinerja UMKM dengan gemilang. Pada tahun 2023, realisasi Bea Cukai Bekasi sebesar 109,00%, capaian ini cukup signifikan yakni naik sebesar 9% dari capaian tahun 2022, hal ini mencerminkan dedikasi nyata dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang optimal.

Menanggapi berbagai kendala yang dihadapi, Kepala Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti, menyatakan, "Komitmen kami terhadap pengembangan UMKM menjadi lebih dari sekadar kata-kata. Capaian ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi erat dengan pelaku usaha lokal. Kami percaya bahwa mendukung UMKM berarti mengukir masa depan ekonomi yang berkelanjutan," ungkap Yanti.

Beberapa inisiatif yang diluncurkan oleh Bea Cukai Bekasi, melalui berbagai program dan kegiatan . Di antara kegiatan yang berhasil yaitu “UMKM  Week” yang berisi sosialisasi, talkshown dan bazar. Koordinasi bersama Pemda terkait juga terus ditingkatkan . Asistensi UMKM dan fasilitasi regulasi serta pelaksanaan bazar UMKM, telah membantu UMKM untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar lokal dan global. Dengan capaian ini, Bea Cukai Bekasi tidak hanya menjadi penjaga pintu negara, tetapi juga mitra yang memberdayakan UMKM untuk meraih sukses internasional.

Diharapkan bahwa capaian ini akan menjadi inspirasi bagi instansi lainnya untuk semakin aktif dalam memberikan dukungan kepada sektor UMKM, membawa dampak positif pada perekonomian nasional. (*)