Semua Berita

Bea Cukai Bekasi Sukseskan Ekspor Perdana After Sales Parts PT Indonesia Epson Industry Melalui Pusat Logistik Berikat PT NX Lemo Indonesia Logistik

Bekasi, (05/12/2023) –  Menjelang penutup tahun 2023, pada hari Selasa, 05 Desember 2023 berlokasi di Pusat Logistik Berikat (PLB) PT NX Lemo Indonesia Logistik, Kawasan EJIP Industrial Deltamas,. Bea Cukai Bekasi turut hadir dalam acara pelepasan ekspor perdana after sales parts PT Indonesia Epson Industry melalui Pusat Logistik Berikat (PLB) PT NX Lemo Indonesia Logistik.

PT Indonesia Epson Industry  mengekspor barang after sales parts sebanyak 49 palet menggunakan 3 kontainer, dengan 1 kontainer ukuran 20 feet dan 2 kontainer ukuran 40 feet yang akan dikirimkan menuju ke Bedburg, Jerman. Nilai barang yang diekspor mencapai lebih dari 119 ribu USD.

Kegiatan pelepasan after sales parts, dihadiri langsung Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti,  Emile Patiwael selaku President Director PT Indonesia Epson Industry. Menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bea Cukai Bekasi atas  kelancaran atas proses pembinaan.

Yanti dalam sambutannya mengatakan “Alhamdulliah saya ucapkan selamat kepada Epson yang akan melakukan ekspor perdana terkait dengan after sales part ini, kedepannya semakin maju lagi, semakin maju lagi, bahwa Epson akan meningkatkan dalam sisi produksi maupun dalam sisi kinerja demi kemajuan perekonomian Indonesia semakin maju lagi”.

Kegiatan ekspor perdana after sales parts ini adalah langkah penting dalam upaya perusahaan dalam memberikan dukungan kontribusi positif  pembangunan ekonomi Indonesia. Dukungan yang diberikan Bea Cukai Bekasi melalui pemberian fasilitas Kawasan Berikat dan Pusat Logistik Berikat menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan iklim investasi di Indonesia.

 

BEA CUKAI BEKASI MUSNAHKAN 4.16 JUTA ROKOK DAN MINUMAN BERALKOHOL ILEGAL SENILAI 5.32 MILIAR

Bekasi, 6 Desember 2023 – Menjalankan fungsinya sebagai Community Protector, Bea Cukai Bekasi
musnahkan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMN) hasil penindakan di bidang Kepabeanan dan
Cukai berupa Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) dan Minuman Mengandung Etil Alkohol
(MMEA). Kegiatan pemusnahan dilaksanakan secara simbolis di Kantor Bea Cukai Bekasi pada Rabu,
(6/12).


BKC HT Ilegal yang dimusnahkan berupa 4.163.812 (empat juta seratus enam puluh tiga ribu delapan
ratus dua belas) batang. Pada kesempatan yang sama Bea Cukai Bekasi juga musnahkan MMEA
ilegal sebanyak 466.22 (empat ratus enam puluh enam koma dua puluh dua) liter.
Nilai seluruh BKC Ilegal yang dimusnahkan tersebut sebesar Rp5.324.402.900 (lima miliar tiga ratus dua
puluh empat juta empat ratus dua ribu sembilan ratus rupiah) dan potensi kerugian negara sebesar Rp
2.823.826.128 (dua miliar delapan ratus dua puluh tiga juta delapan ratus dua puluh enam ribu seratus
dua puluh delapan rupiah).


BKC HT Ilegal yang dimusnahkan merupakan BMN yang telah mendapat persetujuan peruntukan untuk
dimusnahkan sesuai Surat Persetujuan Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara Nomor S322/MK.6/KN.4/2023 tanggal 10 November 2023 hal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi
Milik Negara pada KPPBC TMP A Bekasi dan Surat Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan
Lelang Bekasi Nomor S-51/MK.6/KNL.0802/2023 tanggal 15 November 2023 hal Persetujuan
Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada KPPBC Tipe Madya Pabean A Bekasi.
Yanti Sarmuhidayanti, Kepala KPPBC TMP A Bekasi, mengungkapkan bahwa barang yang
dimusnahkan merupakan bagian dari penindakan oleh Bea Cukai Bekasi. Selama tahun 2023, Bea
Cukai Bekasi telah melakukan 185 kali penindakan di bidang Kepabeanan dan Cukai dan 5 kali
penindakan narkotika, psikotrofika dan precursor (NPP). Selama kurun waktu tersebut Bea Cukai
Bekasi berhasil menemukan dan mengungkap BKC jenis Hasil Tembakau (rokok) illegal sejumlah
5.682.432 (lima juta enam ratus delapan puluh dua ribu empat ratus tiga puluh dua) batang dan BKC
jenis Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA illegal sejumlah 1.244,75 (seribu dua ratus empat
puluh empat koma tujuh puluh lima) liter


“Pemusnahan BMN tersebut dilakukan atas barang hasil penindakan Bea Cukai Bekasi bersama-sama
dengan Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini Satuan Pamong Praja Kota dan Kabupaten Bekasi, Korem
051/Wijayakarta, Polres Kota Bekasi, dan Polres Kabupaten Bekasi dalam Operasi Bersama, Operasi
Gempur Rokok Ilegal dan Operasi Penindakan rutin Bea Cukai Bekasi di wilayah Kota dan Kabupaten
Bekasi selama tahun 2023. Ini adalah bukti terwujudnya kerja sama dan kolaborasi serta sinergi
antarinstansi dengan aparat penegak hukum lainnya.’’ ungkap Yanti.

Selanjutnya, atas temuan-temuan BKC Ilegal tersebut telah ditindaklanjuti dengan penyelesaian, yaitu
22 (dua puluh dua) perkara pidana dengan penyelesaian perkara berupa tidak dilakukan penyidikan
dengan penerapan asas ultimum remedium dengan jumlah barang hasil penindakan (BHP) berupa
rokok ilegal sejumlah 504.204 (lima ratus empat ribu dua ratus empat) batang dan sanksi administrasi
sebesar Rp. 1.012.095.000 (satu miliar dua belas juta sembilan puluh lima ribu rupiah). Terhadap 8
(delapan) penyelesaian perkara berupa penyidikan baik di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Kota
Bekasi dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dimana 6 (enam) perkaranya telah mendapatkan
Putusan Inkrah dan 2 (dua) perkara lainnya masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri
Cikarang dengan tersangka berjumlah 10 (sepuluh) orang.


Sebagai wujud sinergi dan kolaborasi yang baik, acara pemusnahan juga dihadiri Pimpinan Pemerintah
Daerah, Kepala Kejaksaan Negeri Kota dan Kabupaten Bekasi, Kepala Polres Metro Kota dan
Kabupaten Bekasi, Komandan Korem Bekasi, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang
Bekasi, Kepala Satpol Pamong Praja Kota dan Kabupaten Bekasi, Ketua APKB Bekasi dan Pimpinan
Pengelola Kawasan MM2100.


Kegiatan pemusnahan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama pemusnahan BKC Illegal dilakukan
secara seremonial dengan cara dibakar dan dituang di halaman Kantor Bea Cukai Bekasi. Selanjutnya,
tahap kedua untuk seluruh Barang Kena Cukai (BKC) illegal hasil penindakan akan dimusnahkan
dengan cara dibakar di lokasi PT Mukti Mandiri Lestari, Purwarkarta – Jawa Barat pada hari yang
sama.


Peningkatan jumlah penindakan BKC ilegal diharapkan mampu memberi deterrent effect sehingga
tingkat peredaran barang ilegal di area Bekasi makin menurun. Penurunan peredaran barang ilegal
diharapkan mampu memberi playing field yang lebih berkeadilan bagi pelaku usaha yang patuh.
Diharapkan akan adanya peningkatan permintaan terhadap produk legal yang pada akhirnya dapat
mendorong produksi, distribusi, dan pemasaran produk legal sehingga diharapkan mampu
meningkatkan penerimaan cukai.

Gandasari Coffee; UMKM Binaan Bea Cukai Bekasi Bawa Kopi Nusantara Makin Mendunia

Bekasi (28/11) CV Gandasari Trading Corp, sebuah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Bea Cukai Bekasi yang bergerak dalam produk kopi. Dalam perjalanannya Gandasari terus berupaya mengangkat citra kopi Nusantara di kancah internasional. Dengan semangatnya, Gandasari Trading Corp mampu memperluas pasarnya ke luar negeri dan menjadikan kopi Indonesia semakin dikenal secara global.

Dengan memanfaatkan bimbingan dan bantuan teknis dari Bea Cukai Bekasi serta instansi terkait, Gandasari yang bergerak di bidang perdagangan komoditi kopi dari biji hingga kemasan siap minum berhasil memasuki pasar global dengan produk unggulannya Purwacenx. Pembeli dari luar negeri biasa menyebutnya dengan Indonesian Ginseng.  Produk tersebut merupakan salah satu minuman racikan warisan leluhur di Indonesia. Gandasari Coffee yang berbasis di Kota Bekasi, Jawa Barat, telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menghasilkan kopi berkualitas tinggi yang memenuhi standar internasional.

Dalam kunjungan asistensi terbaru, CEO CV Gandasari Trading Corp, Eni Wartuti, menyampaikan apresiasinya terhadap peran Bea Cukai Bekasi dalam mendukung perkembangan bisnis mereka.

"Kami berterima kasih atas dukungan dan bimbingan yang kami terima dari Bea Cukai Bekasi. Bea Cukai Bekasi membantu kami dalam pelaksanaan bazar yang pernah dilaksanakan juga memberikan pelatihan dan informasi terkini mengenai regulasi internasional yang perlu kami pahami," ungkap Eni.

Sejauh perjalanannya sejak tahun 2017, Gandasari telah melewati pasang surut pasar lokal hingga global. Tahun 2022 di saat ekonomi masih sedikit bergejolak akibat pandemi, Gandasari justru mengekspansi produknya ke Negara Jepang, yakni ekspor produk Arabica Greenbean Coffee dengan nilai ekspor lebih dari 400 juta dengan volume 5 pallet.

Pada tahun 2023 ini, pada periode pasca pemulihan ekonomi, Gandasari masih terus eksis di pasar. Selain memenuhi permintaan domestik 2 sampai 5 ton per bulan, Gandasari juga menargetkan banyak negara untuk ekspansi usahanya. Negara-negara seperti Jepang, Uni Emirat Arab, Perancis, Korea dan United Kingdom telah dijajaki. Bahkan tahun depan target pemasaran Gandasari akan terus meluas, seperti ke Brunei Darussalam dan Nigeria.

Kepala Seksi PLI, Undani menyatakan kebanggaannya terhadap pencapaian CV Gandasari Trading Corp.

"Kami senang melihat UMKM lokal seperti CV Gandasari Trading Corp mampu bersaing di pasar internasional. Ini adalah bukti bahwa dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia dapat meraih pasar global dan meningkatkan daya saingnya," ujar Undani.

Dengan semakin berkembangnya CV Gandasari Trading Corp di pasar internasional, diharapkan UMKM lainnya juga dapat terinspirasi untuk memanfaatkan berbagai dukungan dan fasilitas yang telah disediakan oleh Bea Cukai Bekasi. Kolaborasi yang baik antara sektor swasta dan pemerintah lokal diharapkan akan membawa dampak positif yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi dan promosi produk unggulan Indonesia di tingkat global. Maju terus UMKM Indonesia!(*)

All Hand Meetting: Cara Kreatif Bea Cukai Bekasi HIdupkan Budaya Speak up dan Listen up

Bekasi, (28/11/2023) – Bertempat di Aula Cibitung Lt. 3, Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan acara All Hands Meeting bagi pegawai. Acara digelar pada Senin pagi, 27 November 2023. Lebih dari 100 pegawai menghadiri acara ini. All hands meeting sendiri bertujuan untuk menerima aspirasi dan masukan dari para pegawai demi kemajuan Bea Cukai Bekasi.

“Terus jaga semangat, terus jaga integritas. Berikan kinerja terbaik dengan memandang ke depan. Mari jadi lebih baik dengan masukan yang diberikan” ujar Yanti Sarmuhidayanti selaku Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi pada pembukaan acara.

Pemaparan materi oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal, Asep Rulli Binawan Hidayat mengenai manajemen konflik. Asep mengingatkan kembali bahwa sebisa mungkin para pegawai mengajak pada kebenaran dan saling mengingatkan apabila ada yang tidak tepat.

Acara juga diisi dengan dibacakannya komitmen pimpinan yang dipimpin oleh Yanti dan diikuti oleh para pejabat pengawas serta pejabat fungsional. Komitmen ini menunjukkan tekad para pimpinan untuk menjadi role model yang baik bagi para pegawainya.

Selain itu para perwakilan seksi diundang ke depan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada para pimpinan. Aspirasi ini berisi apresiasi, pengiat maupun penyampaian kendala atas pekerjaan yang telah dilakukan. Acara yang telah digelar diharapkan dapat memberikan manfaat kepada berbagai pihak.

Gelar Parade Sosialisasi Pemberitahuan Dokumen TPB, Persiapan Bea Cukai Bekasi Dalam Pelaksanaan Mandatory CEISA 4.0

Bekasi, (27/11/2023) – Sehubungan dengan rencana penerapan secara penuh CEISA 4.0 pada layanan Tempat Penimbunan Berikat (TPB), Bea Cukai Bekasi mengadakan kegiatan sosialisasi implementasi CEISA 4.0 terkait Pemberitahuan Dokumen TPB yang dibalut dalam rangkaian parade sosialisasi mulai tanggal 21 November 2023 sampai dengan tanggal 27 November 2023 secara daring melalui kanal Ms Teams Bea Cukai Bekasi. Dengan mengundang seluruh perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat, Gudang Berikat, dan Pusat Logistik Berikat di wilayah kerja Bea Cukai Bekasi, kegiatan berjalan dengan penuh semangat.

Pada sosialisasi hari pertama yaitu hari Selasa tanggal 21 November 2023, kegiatan dimulai dengan sambutan dari Plt. Kepala Seksi Pengolahan Data dan Administrasi Dokumen, Kuswanti Sri Setiorini. Dalam sambutannya Kuswanti menyampaikan tujuan diselenggarakannya kegiatan parade sosialisasi CEISA 4.0 di Bea Cukai Bekasi, yaitu memberikan edukasi dalam rangka menunjang keberhasilan implementasi CEISA 4.0 pada layanan TPB di wilayah pengawasan Bea Cukai Bekasi.

“Dengan adanya acara ini diharapkan mandatory CEISA 4.0 untuk layanan TPB yang akan diimplementasikan pada Bea Cukai Bekasi nanti dapat berjalan dengan lancar serta meminimalisir terjadinya pelanggaran kepabeanan dan cukai yang diakibatkan oleh kelalaian dalam pengiriman dokumen pabean,” tutur Kuswanti.

Rangkaian parade sosialisasi diisi dengan bimbingan teknis pemberitahuan dokumen TPB yang dipandu oleh Tim dari Seksi Pengolahan Data dan Administrasi Dokumen. Pada kesempatan ini, Tim dari Seksi Pengolahan Data dan Administrasi Dokumen mempraktikkan secara langsung tata cara pengisian dan pengajuan pemberitahuan dokumen TPB.

Antusiasme kegiatan sosialisasi makin meningkat ketika para peserta menyampaikan pertanyaan atau permasalahan terkait pengisian dan pengajuan pemberitahuan dokumen TPB pada sistem CEISA 4.0. Sebagaimana yang diketahui bahwa layanan CEISA 4.0 yang bertujuan dalam rangka melaksanakan transformasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tidak dapat diimplementasikan dengan sempurna tanpa adanya campur tangan dari para pelaku usaha sebagai pemangku kepentingan.(*)

Bea Cukai Bekasi Implementasikan Sikap Dasar DJBC Melalui Bimbingan Mental

Bekasi, (23/11/2023) – Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan kegiatan bimbingan mental Bea Cukai Bekasi HEBAT (BINA KASIH). Tema yang diusung “Implementasi Sikap Dasar DJBC Sebagai Budaya Organisasi”. Bertempat di Aula Cibitung Lt. 3, acara ini diikuti oleh pegawai Bea Cukai Bekasi. Penguatan budaya organisasi DJBC dilakukan melalui penguatan Sikap Dasar pegawai DJBC.

Kegiatan bimbingan mental dimulai dengan sambutan dari Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti. Dalam sambutannya Yanti menyampaikan tujuan diselenggarakannya kegiatan bimbingan mental Bea Cukai Bekasi HEBAT (BINA KASIH), yaitu untuk meningkatkan kesadaran pegawai akan pentingnya mengimplementasikan sikap dasar DJBC.

“Nilai itu adalah norma, norma yang harus kita ikuti norma yang harus kita laksanakan dan itu dijadikan semacam budaya, dengan budaya ini kita mengetahui karakteristik. Dan inilah saat ini yang sedang didorongkan organisasi DJBC sebagai budaya organisasi .” tutur Yanti.

Acara bimbingan mental  dilanjutkan dengan materi tentang Implementasi Sikap Dasar DJBC Sebagai Budaya Organisasi. Bertindak sebagai narasumber Yohanes Supriyanto atau kerap disapa Kak Yo yang notabene adalah Widyaiswara di Balai Diklatpim Kementerian Keuangan.

Dalam penjelasan materi yang disampaikan Kak Yo tentang sikap dasar pegawai harus sesuai dengan tugas dan fungsi DJBC dan tetap mengacu pada Nilai-Nilai Kementerian Keuangan.

Kegiatan berlangsung menarik tatkala penyampaian materi diisi secara ringan dengan diselingi fun game membuat audiens bea cukai bekasi menikmati materi yang dipaparkan Kak Yo selama acara berlangsung.

Lewat Internalisasi Pelaksanaan Habituasi Budaya Kemenkeu: Bea Cukai Bekasi Perkuat Core Value ASN

Bekasi (23/11/2023) Tim Duta Transformasi Kanwil DJBC Jakarta adakan internalisasi pelaksanaan habituasi budaya Kemenkeu pada hari Kamis 23 November 2023.  Acara yang bertajuk “Habituasi Budaya Kemenkeu, Implementasi Sikap Dasar DJBC Sebagai Perwujudan Budaya Organisasi”  dilaksanakan secara hybrid dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan pegawai Bea Cukai Bekasi.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Kantor Bea dan Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti. Yanti menyampaikan pentingnya untuk memahami dan mempraktekan langsung sikap dasar DJBC di tengah perubahan dunia yang makin dinamis dan penuh tantangan.

Bertindak sebagai narasumber pertama, Undani, Light House Team dari Tim Duta Transformasi Kanwil DJBC Jakarta. Pada pemaparannya Undani menekankan peran pentingnya budaya organisasi.

“Untuk  menumbuhkan dan memperkuat sikap dan perilaku pegawai yang sesuai dengan Nilai-Nilai Kementerian Keuangan dan Core Values ASN BerAKHLAK, perlu dilakukan Program Pembiasaan Budaya Kementerian Keuangan secara intensif dan berkelanjutan bagi seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan termasuk di Bea Cukai Bekasi,’’ ungkap Undani.

Budaya organisasi adalah jiwa organisasi dan kunci perubahan yang sustainable, hal inilah yang menjadikan penguatan budaya harus terus dilakukan. Budaya organisasi merupakan sistim asumsi, keyakinan dan nilai bersama yang menunjukan perilaku pegawai yang pantas dan tidak pantas.

Undani juga menyampaikan bahwa dengan budaya organisasi yang kuat akan menciptakan identitas, rasa memiliki dan komitmen, bisa lebih mendorong motivasi loyalitas;  mendorong klaborasi, komunikasi lintas tim.

Narasumber kedua Yohannes Supriyanto atau  yang lebih dikenal dengan Kak Yo, Widyaiswara pada Balai Diklatpim Kemenkeu. Kak Yo berhasil menyihir audiens dengan metode pembelajaran yang menyenangkan, interaktif namun tetap edukatif. Pada kesempatan itu Kak Yo menyampaikan materi tentang Sikap Dasar DJBC dan bagaimana mengaplikasikannnya dalam keseharian. (*)

Bea Cukai Bekasi Hadirkan Family Financial Planning Bersama BPJS Ketenagakerjaan

Bekasi (22/11/2023) – BERAKSI (Belajar Aktualisasi Penuh Inspirasi) merupakan program Bea Cukai Bekasi dalam upaya memberikan pengetahuan, pelatihan dan keterampilan soft skill kepada para pegawai sehingga dapat lebih memberdayakan diri. Pada BERAKSI#12 ini mengusung tema mengenai manajemen keuangan keluarga sebagai bentuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di masa depan. Acara diisi dengan penyampaian materi dan diskusi oleh tim BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cifest pada Rabu, 22 November 2023. Bertempat di Aula Cibitung Lt. 3, acara ini diikuti tak kurang dari 30 orang mitra kerja Bea Cukai Bekasi.

‘Kami undang BPJS Ketenagakerjaan ke sini khusus untuk para mitra kerja Bea Cukai Bekasi agar bisa memberikan pandangan baru bagaimana mengelola keuangan untuk persiapan hari tua melalui program yang ada’ ujar kepala Subbagian Umum, Supriadi pada pembukaan program BERAKSI #12.

Ferdian Handriansyah selaku kepala cabang BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cifest menjelaskan ada 4 program yang dapat diikuti oleh para mitra kerja, diantaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).

Sebagai salah satu antisipasi hal-hal tidak diinginkan, Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bisa diambil oleh Mitra Kerja. Dimana dapat diklaim beasiswa untuk anak apabila terjadi cacat total atau meninggal dunia dengan syarat minimal 3 tahun mengikuti program. Ada juga Jaminan Hari Tua yang dapat dicairkan ketika kontrak selesai ataupun dapat dilanjutkan apabila berpindah tempat kerja. Sedangkan Jaminan Pensiun dapat dicairkan ketika memasuki masa pensiun di usia 58 tahun sebagai tabungan masa senja.

Pada saat diskusi para mitra kerja penuh antusias mengajukan pertanyaan seputar program yang ditawarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Acara berakhir menjelang siang dan ditutup dengan foto bersama.

Cleine Sukses Indonesia; UMKM Binaan Bea Cukai Bekasi Luaskan Pasar Hingga Negeri Jiran

Bekasi (21/11) “Free to Step, Without Boundary” Begitulah kiranya slogan Cleine Sukses Indonesia. Sebuah perusahaan kecil menengah (UMKM) yang menjadi binaan Bea Cukai Bekasi, kini sukses meraih pasar tidak hanya di dalam negeri tetapi juga meluaskan jejaknya hingga ke negeri Jiran, Malaysia. Keberhasilan ini tentu menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas produk.

Cleine bergerak di bidang fashion seperti baju, sepatu, hingga tas. Saat ini telah menjalani proses bimbingan dan pembinaan dari Bea Cukai Bekasi sejak beberapa tahun lalu. Dengan dukungan penuh dari pihak Bea Cukai, Cleine berhasil mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi oleh UMKM pada umumnya terutama dalam hal perizinan yang berkaitan dengan proses bisnis kepabeanan baik impor atau ekspor.

Dalam kesempatan asistensi lanjutan Bea Cukai Bekasi ke Cleine pada hari Senin 20 Nopember  2023, Ifriyawani selaku CEO Cleine mengungkapkan, "Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan bimbingan yang kami terima dari Bea Cukai Bekasi. Mereka tidak hanya membantu kami dalam hal perizinan dan regulasi, tetapi juga memberikan pelatihan-pelatihan yang sangat bermanfaat bagi pengembangan bisnis kami"

Cleine berhasil dalam merealisasikan ekspor dengan volume lebih dari 200 pcs produk fashion pada tahun 2023. Selain itu, Cleine sudah beberapa kali terpilih dalam mengikuti ajang fashion show di Malyasia. Hal ini membuktikan bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi untuk bersaing di pasar global.

Kepala Seksi PLI, Undani menyatakan bangga atas pencapaian Cleine. "Ini merupakan bukti nyata bahwa UMKM Indonesia memiliki kualitas dan kreativitas yang dapat diterima di pasar internasional. Bea Cukai Bekasi akan terus mendukung UMKM dalam mengatasi berbagai hambatan dan membantu mereka meraih pasar global," ungkap Undani

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan lembaga terkait, UMKM di Indonesia memiliki peluang besar untuk tumbuh dan berkembang, bahkan hingga ke tingkat internasional. Cleine Sukses Indonesia menjadi contoh bahwa dengan kerja keras, kreativitas, dan bimbingan yang tepat, UMKM Indonesia mampu meraih prestasi di dunia bisnis global.