Program “Didik”, Cara Baru Bea Cukai Bekasi Edukasi Pengguna Jasa

Program “Didik”, Cara Baru Bea Cukai Bekasi Edukasi Pengguna Jasa

Jumat 15 Maret 2024 13:51

Bekasi (18/01/2023) Bea Cukai Bekasi lakukan terobosan baru di bidang edukasi dan sosialisasi melalui program “ Didik”.  Didik yang bermakna  Diskusi bareng Bea Cukai Bekasi di Pabrik  dilaksanakan perdana pada Rabu 17 Januari 2024. Bertempat di Aula Kawasan Berikat PT LG Elektronik Indonesia (LGEIN) di Kawasan MM 2100 Cibitung Bekasi. Berlangsung selama 2 sesi acara dihadiri oleh ratusan pengguna jasa terdiri dari pihak vendor LGEIN dan pegawai internal perusahaan dari berbagai divisi.


Acara dibuka oleh Pimpinan perusahaan, Mr  Park Whi Seong. Dalam sambutannya Park mengapresiasi program baru Bea Cukai Bekasi.  Park juga berharap tim Didik bisa memberikan gambaran secara lebih jelas utamanya terkait dengan inisiatif PT LGEIN  menjadi perusahaan penerim fasilitas Kawasan Berikat Mandiri.


Sejalan dengan yang disampaikan oleh Mr Park, Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi memberikan tanggapan yang positif atas keinginan PT LGEIN menjadi Kawasan Berikat Mandiri.  Yanti menyampaikan di tengah situasi minus growth Sumber Daya Manusia di Kemenkeu,  adanya KB Mandiri menjadi solusi tidak hanya bagi Bea dan Cukai tetapi juga bagi perusahaan. Diharapkan akan tercipta efisiensi  manajemen penempatan SDM serta meningkatkan  sinergi dengan pihak perusahaan melalui penunjukan Laison Officer.  Di lain pihak adanya KB Mandiri  juga bisa mendorong efisiensi anggaran.


Tim Didik  terdiri dari Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Undani; Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai VII, Kuswanti Sri Setiorini; Pemeriksa Bea Cukai Ahli Pertama; Jajag Adiboga dan Pelaksana pada Seksi PDAD,  Aditya Rizeky Firdaus.


Tim menjelaskan overview,  introducing dan impact fasilitas Tempat Penimbunan Berikat.  Dipaparkan juga tentang Kawasan Berikat Mandiri, mulai dari pengertian, persayaratan, keunggulan dan perbedaan hingga proses pemasukan dan pengeluaran barang. Di bagian akhir juga disampaikan CEISA 4.0 dan kaitannya dengan proses KB Mandiri.


Melalui sosialisai yang bersifat tematik, Bea Cukai Bekasi berharap agar kegiatan sosialisasi bisa berfokus kepada kebutuhan yang lebih spesifik dari perusahaan pengguna fasilitas. Kegiatan lebih berdaya guna dan berhasil guna menjadi tujuan inovasi layanan kehumasan ini. (*)