Semua Berita
Bekasi (27/03/2023) Bea Cukai Bekasi semakin progressif mensosialisikan CEISA 4.0. Setelah seminggu sebelumnya mengundang narasumber dari Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai (IKC) dalam cara FGD (Forum Group Disscusion) terkait peningkatan utilitas program host to host Ceisa 4.0. Kali ini diinisiasi oleh tim PDAD (Pengolahan Data dan Admininistrasi Dokumen) Bea Cukai Bekasi melaksanakan kegiatan asistensi teknis/layanan konsultasi teknis dan upaya mitigasi kendala CEISA 4.0 dalam bentuk program “Customs Coaching Clinic for CEISA 4.0” atau yang lebih dikenal dengan C4.
Berlokasi di perusahaan PT Nof Mas Chemical Industries di Kawasan MM2100 Cibitung Bekasi, acara C4 yang juga merupakan bagian dari program “Didik” (Diskusi Bareng Bea Cukai Bekasi di Pabrik) diikuti oleh 10 perusahaan lainnya yang berdomisili di sekitar Kawasan MM2100 pada Senin 25 Maret 2024.
Kepala Seksi PDAD Bea Cukai Bekasi, Ichlas Maradona menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diadakan secara mingguan dan dilaksanakan dalam bentuk kunjungan langsung ke pengguna jasa ataupun diadakan di area publik di waktu tertentu.
Ichlas juga menyampaikan bahwa transformasi digital di DJBC merupakan proses integrasi kesisteman CEISA 4.0 dengan surrounding system yang selain akan meningkatkan interoperabilitas layanan namun juga diharapkan dapat meningkatkan potensi risk exposure gangguan.
“CEISA 4.0 juga berperan sebagai single core system yang dapat menyatukan beberapa sistem utama CEISA yang selama ini terpisah, simplifikasi, integrasi, personalisasi serta menggunak big data platform untuk memenuhi kebutuhan analisis” ungkap Ichlas.
Diharapkan pengembangan CEISA 4.0 akan mewujudkan “smart Customs and Excise” yang dapat mengoptimalkan kegiatan dan pengawasan Kepabeanan dan Cukai dengan pemanfaatan teknologi. (*)
Bekasi (26/03/2024) Bea Cukai Bekasi melalui Dewan Kemakmuran Masjid Baitut Tazdkir menyelenggarakan program “ SPIRIT”. Program yang berasal dari akronim Semangat Peningkatan Ibadah Raih Iman dan Takwa diselenggarakan sebelum dan selama bulan Ramadan 1445 H. Program ini tidak hanya diikuti oleh pegawai Bea Cukai Bekasi tetapi juga para pengguna jasa di bawah pengawasan Bea Cukai Bekasi.
Asep Rulli Binawan yang bertindak sebagai Ketua DKM Masjid Baitut Tazdkir menyampaikan bahwa program “ SPIRIT “ ini bertujuan antara lain : menyemarakkan bulan Ramadan dengan memperbanyak amal sholeh; meningkatkan pemahaman agama serta keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT; meningkatkan ukhuwah Islamiyah sesama pegawai muslim/muslimah di lingkungan Bea Cukai Bekasi dan masyarakat sekitar; Meningkatkan akhlak dan integritas pegawai Bea Cukai Bekasi dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
Sementara itu Kepala Seksi PKC X Yudi Permadi yang dipercaya menjadi ketua program “SPIRIT” mengemukakan bahwa selama periode tersebut diadakan sejumlah acara dan kegiatan antara lain : pemasangan baliho dan Spanduk Ramadan; Pekan Tarhib Ramadhan; Mutiara Hikmah Pagi ; Cahaya Dhuha; Kajian/Kultum Siang Ramadhan; Pembacaan Hadits Spesial Ramadhan; Tadarus/Khataman Qurán; Takjil Harian dan Takjil on the Road ; Shalat Tarawih Berjama’ah; Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an; Santunan Anak Yatim/Dhuafa ; Festival Lomba Ramadhan ; I’tikaf Ramadan; Pembagian Bingkisan Lebaran dan terakhir halal bihalal Idul Fitri
Di tempat terpisah Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Bea Cukai Bekasi menyampaikan bahwa kedatangan bulan Ramadan yang dinantikan oleh umat islam sebagai momen yang tepat untuk perbaikan diri dan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs).
“Dengan kebersihan hati diharapkan akan memunculkan kekuatan iman dan ruhiyah dalam menghadapi problematika kehidupan yang semakin berat. Oleh karena itu, memasuki bulan mulia ini seyogyanya umat Islam mempersiapkan segala perbekalan dengan baik sehingga tujuan Ramadan yang mulia dapat diraih yaitu peningkatan derajat taqwa’’, ungkap Yanti.
Dewan Kemakmuran Masjid Baitut Tadzkir Bea Cukai Bekasi berusaha untuk mengambil peran dalam mengisi bulan suci Ramadan dengan aktifitas kegiatan dakwah dan sosial. Hal ini dimaksudkan agar Ramadan dan segala aktifitasnya menjadi bermakna dan memberikan tambahan pahala serta ilmu kepada umat Islam di lingkungan Bea Cukai Bekasi.
Bekasi (22 /03) Bea Cukai Bekasi melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan Harga Transaksi Pasar (HTP) produk hasil tembakau berupa rokok di 4 (empat) Kecamatan pada Kota dan Kabupaten Bekasi yakni Bekasi Timur, Mustika Jaya, Cibarusah dan Tambun Selatan. 8 (delapan) orang pegawai yang terbagi ke dalam 2 tim terjun langsung guna melaksanakan kegiatan tersebut.
Pemantauan Harga Transaksi Pasar (HTP) adalah kegiatan membandingkan harga transaksi pasar (harga pada tingkat konsumen akhir) dengan Harga Jual Eceran (HJE) yang tercantum pada pita cukai hasil tembakau yang melekat pada kemasan rokok. Kegiatan ini dilakukan dengan mendatangi langsung para penjual rokok eceran dan menghimpun informasi dan data harga jual eceran. Tak lupa dalam pelaksanaannya sekaligus memberikan edukasi mengenai pita cukai hasil tembakau dan memastikan rokok yang dijual merupakan rokok legal.
“Kami berterima kasih karena kedatangan tim Bea Cukai Bekasi memberi gambaran bagi kami dalam menjual rokok yang sesuai dengan aturan atau rokok legal”, ungkap pemilik Toko Putri.
Kegiatan rutin ini dilakukan per triwulan dalam satu tahun dengan mengunjungi toko atau warung yang menjual rokok atau hasil tembakau. Tujuan pemantauan HTP salah satunya adalah untuk memastikan bahwa harga transaksi pasar tidak melebihi batasan HJE per batang dan sekaligus melakukan kontrol terhadap tarif cukai yang berlaku di pasaran.
Bekasi, (19/03/2024) -
Tim pengembang aplikasi GOFAST Bea Cukai Bekasi menghadiri undangan Kepala Kantor Bea Cukai Cikarang di Aula Candrabaga Kantor Bea Cukai Cikarang pada Selasa, 19 Maret 2024. Pada acara tersebut tim pengembang GOFAST memaparkan secara rinci terkait fitur-fitur pada aplikasi GOFAST serta tahapan-tahapan untuk mengembangkan aplikasi tersebut mulai dari kebutuhan SDM, anggaran, sarana dan prasarana, serta kebutuhan lainnya.
“Kami sangat berminat untuk menjadikan Aplikasi GOFAST sebagai benchmark untuk peningkatan pelayanan kami di Bea Cukai Cikarang,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Cikarang Souvenir Yustianto.
“Kami siap membantu Bea Cukai Cikarang untuk mengimplementasikan aplikasi GOFAST di Bea Cukai Cikarang tentunya implementasi tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan proses bisnis yang ada di Bea Cukai Cikarang,” ujar Ichlas Maradona, Kepala Seksi PDAD Bea Cukai Bekasi selaku ketua tim pengembang aplikasi GOFAST.
Sejalan dengan salah satu nilai Kementerian Keuangan yaitu kesempurnaan, Bea Cukai senantiasa terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa. Adanya aplikasi GOFAST merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan untuk menjadi lebih baik.
Bea Cukai Bekasi Helat Acara Coffee Morning Layanan Cukai kepada Pengusaha Barang Kena Cukai
20 Mar 2024
Bekasi, (1/2/2024) – Mengawali bulan penuh kasih sayang, untuk meningkatkan pelayanan di bidang Cukai, Bea Cukai Bekasi menggelar acara coffee morning dengan para pengusaha Barang Kena Cukai khususnya Etil Alkohol dan Minuman Mengandung Etil Alkohol. Bertempat di Aula Cibitung Lantai 3 Kantor Bea Cukai Bekasi pada Kamis 1 Februari 2024, ada 15 pengusaha Barang Kena Cukai yang turut serta hadir.
Acara Coffee Morning dibuka langsung oleh Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi
“Mudah-mudahan di tahun 2024 indikator dari perekonomian global dan juga perekonomian lokal ada angin segar untuk kita semua, di tahun 2024 semoga kitab bisa bersinergi memberikan kontribusi dalam penerimaan negara di bidang Cukai, dan saya juga berharap meningkatkan kepatuhan di bidang Cukai” Ucap Yanti.
Kegiatan ini berlangsung sangat atraktif dengan Yuwono Sutiasmaji selaku Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai V sebagai narasumber. Yuwono menyampaikan terkait pemberian layanan Cukai kepada pengusaha barang kena Cukai Etil Alkohol dan Minuman Mengandung Etil Alkohol baik dari sisi perizinan, dokumen pelindung Cukai maupun proses dan prosedur pembekuan dan pencabutan izin.
Dengan adanya acara coffee morning, diharapkan pengguna jasa di bidang Cukai yakni pengusaha Barang Kena Cukai bisa lebih memahami dan menerapkan peraturan di bidang Cukai serta meningkatkan kepatuhan di bidang Cukai. (*)
Bekasi (21/12) Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi kembali menerima penghargaan nilai sempurna yakni 100 dalam satuan kerja dengan Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) terbaik 1 periode 2023. Penghargaan ini diberikan atas capaian Bea Cukai Bekasi dalam kategori pengelola Dana DIPA lebih dari 10 miliar sampai dengan 100 miliar. Pemberian penghargaan tersebut digelar oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tipe A1 Bekasi pada Rabu 31 Januari 2024 di ajang KPPN Awards 2024. Piagam penghargaan diberikan langsung oleh Kepala KPPN Tipe A1 Bekasi, Hajoe Saptaria.
Pencapaian ini mengulang kisah sukses yang sama untuk penilaian di periode sebelumnya. Bea Cukai Bekasi berhasil memperoleh predikat pertama dengan nilai sempurna, 100.
Supriyadi, Kepala Subbagian Umum Bea Cukai Bekasi menjelaskan bahwa Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) merupakan indikator yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan selaku Bendahara Umum negara (BUN) untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja Kementerian Negara/Lembaga dari sisi kualitas implementasi perencanaan anggaran, kualitas pelaksanaan anggaran dan kualitas hasil pelaksanaan anggaran
Penilaian keberhasilan diukur dengan 8 kriteria penilaian yaitu Revisi DIPA, Deviasi Halaman III DIPA, Penyerapan Anggaran, Belanja Kontraktual, Penyelesaian Tagihan, Pengelolaan UP dan TUP, Dispensasi SPM dan Capaian Output.
Dalam acara penyerahan penghargaan IKPA tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas penghargaan ini. Yanti menyatakan bahwa capaian ini tidak terlepas dari kerja keras dan sinergi seluruh tim Keuangan Bea Cukai Bekasi, serta dukungan penuh dari seluruh pegawai serta stakeholder dan mitra kerja.
Penghargaan IKPA ini mencerminkan akuntabilitas dan profesionalisme Bea Cukai Bekasi dalam mengelola anggaran. Diperlukan kehati-hatian dan kecermatan dalam pengelolaan anggaran. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Bea Cukai Bekasi untuk terus meningkatkan kualitasnya sehingga lebih prudent dalam pengelolaan anggaran. (*)
Beraksi#01 : Tingkatkan Kompetensi Pegawai Bea Cukai Dengan Membangun Personal Branding Lewat Pendidikan
20 Mar 2024
Bekasi (02/02/2024) Program Beraksi (Belajar Aktualisasi Penuh Inspirasi) kembali digelar oleh Bea Cukai Bekasi pada Jumat, 02 Februari 2024. Menggandeng tim Institut STIAMI yang bertindak sebagai narasumber, acara kali ini mengambil tema “ level up personal branding for your future career development”. Meski diselenggarakan secara daring tetapi tidak mengurangi antusiasme pegawai Bea dan Cukai Bekasi untuk mengikuti acara sampai akhir. Ratusan pegawai hadir dan menyimak pemaparan materi.
Kepala Subbagian Umum, Supriyadi menyampaikan apresiasi atas kesediaan para narasumber. Supriyadi juga berharap adanya program ini dapat menjadi pendorong bagi pegawai untuk makin meningkatkan kompetensi dan kemampuannya melalui pendidikan.
Kepala Pusat Kajian Ilmu Komunikasi, Heru Sudinta SE MM mengawali pemaparan dengan materi bagaimana membangun personal branding “ The Power of Service Excellent”. Bersumber dari buku Bob Knight dan Bob Hammel, The Power of Negative Thinking, Heru menjelaskan bagaimana kekuatan berfikir negatif justru menjadi sebuah cara tak biasa untuk meraih hasil positif.
Di bagian akhir Wakil Rektor III Institut STIAMI DR. Diana Prihadini, S sos, Msi, CIQRnR, CET, CFT menjelaskan program RPL. Diana memaparkan bahwa Program kuliah jalur RPL dapat memangkas masa belajar menjadi lebih singkat. RPL atau yang lebih dikenal dengan Rekognisi Pembelajaran Lampau adalah pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pendidikan formal , non formal, informal dan/ atau pengalaman kerja sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan formal dan untuk melakukan penyetaraan dengan kualifikasi tertentu.
Bea Cukai Bekasi terus berupaya meningkatkan kompetensi pegawai dengan berbagai program dan kegiatan. Program BERAKSI diselenggarakan secara rutin sebagai upaya meningkatkan pengetahuan pegawai. Program BERAKSI mengangkat tema yang lebih umum, relevan serta memperhatikan kesinambungan. (*)
Bekasi, (15/03/2024) - Dalam upaya memperluas pasar bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM), Bea Cukai Bekasi telah lama melaksanakan program asistensi dan edukasi intensif. Program ini tentu bertujuan untuk membantu UMKM agar dapat bersaing di pasar internasional.
Asistensi UMKM Bea Cukai Bekasi pada Jum’at, 15 Maret 2024 kali ini berkesempatan mengunjungi PT Rijae Industri Boga. Pada kesempatan tersebut, Rico Sujarwanto selaku pemilik Rijae menyampaikan sedikit gambaran proses bisnis yang telah dijalankan, produk unggulan serta pengalaman Rijae dalam meluaskan pasar baik pasar lokal maupun global.
“Kami berterima kasih atas kedatangan tim Bea Cukai Bekasi. Semoga kedepan Rijae dapat terus berkembang hingga pasar internasional bersama bimbingan Bea Cukai Bekasi”, pungkas Rico.
Tidak lupa sebagai agen fasilitas, Bea Cukai Bekasi diwakili oleh Undani selaku Kepala Seksi PLI memberikan pencerahan untuk Rijae dalam memanfaatkan fasilitas KITE IKM dalam melaksanakan kegiatan ekspor.
“Melihat pencapaian bisnis Rijae ini kami yakin bahwa Rijae adalah UMKM potensial dalam hal ekspor. Kami berharap fasilitas KITE IKM menjadi pilihan yang menarik bagi Rijae kedepan sehingga pemasaran produk Rijae akan lebih mudah dalam Go Global”, ungkap Undani.
Kegiatan asistensi ini merupakan langkah konkrit dan komitmen Bea Cukai Bekasi dalam mengajak perusahaan IKM untuk dapat meningkatkan ruang pasar ekspor di luar negeri sehingga mendukung perekonomian nasional.
Bekasi (01/02/2024) - Bea Cukai Bekasi melaksanakan kegiatan penguatan pengawasan di wilayah kerja Bea Cukai Bekasi yang diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 01 Februari 2024 bertempat di Aula Cibitung Lantai 3 Kantor Bea Cukai Bekasi. Agenda kali ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut acara Bea Cukai Bekasi Award Tahun 2024 yang bertemakan Perkuat Integritas Untuk Layanan Makin Lugas dan Pengawasan Makin Tegas.
Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti mengatakan bahwa Bea Cukai Bekasi merupakan kantor vertikal yang mengawasi 297 penerima fasilitas TPB dan KITE serta 61 pengusaha BKC berdasarkan database pengawasan tahun 2023.
“Monitoring Khusus berupa penelitian mendalam, pemeriksaan sederhana, dan pemeriksaan sewaktu-waktu secara masif dilakukan oleh Bea Cukai Bekasi sebagai upaya untuk memperkuat pengawasan dan memastikan compliance para perusahaan penerima fasilitas TPB dan KITE serta pengusaha BKC terpenuhi”, tutur Yanti.
Hadir sebagai narasumber, Direktur Penindakan dan Penyidikan, Bahaduri Wijayanta menyampaikan bahwa perubahan mindset dalam pencapaian tujuan organisasi dilakukan dengan cara mengevaluasi proses internal untuk mewujudkan visi Kementerian Keuangan yaitu menjadi pengelola keuangan negara untuk mewujudkan perekonomian indonesia yang produktif, kompetitif, inklusif, dan berkeadilan melalui fasilitasi yang tepat sasaran.
Horizon perspective dalam penataan kepabeanan dan cukai merupakan komponen penting dalam mengatasi masalah di masa lampau dan sebagai langkah perbaikan untuk menentukan strategi kedepan yang digunakan sebagai mitigasi risiko. Perbaikan integritas dan manajerial pimpinan harus secara menyeluruh konsisten dilakukan dari tingkat kantor vertikal maupun kantor pusat Bea Cukai.
Sesuai arahan dari Direktur Jenderal Bea dan Cukai bahwa perbaikan harus dilakukan serentak, dilaksanakan secara menyeluruh baik di lintas unit maupun lintas satuan kerja, dilaksanakan secara sistematis berdasarkan pedoman baku dan berlaku nasional dan didukung dengan sistem sebagai tools pendukung sekunder serta SDM yang kompeten dan berintegritas sebagai pilar utama dalam reformasi.(*)