Semua Berita
Bekasi, (16/11/2023) – Dalam rangka menjalankan program kerja edukasi kepatuhan internal dan meningkatkan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh pegawai tentang disiplin Aparatur Sipil Negara, Bea Cukai Bekasi melaksanakan kegiatan internalisasi terkait Disiplin Aparatur Sipil Negara serta kode etik dan perilaku pegawai. Internalisasi tersebut diselenggarakan pada Kamis, 16 November 2023 secara hybrid bertempat di Aula Kantor Bea Cukai Bekasi dan melalui Microsoft Teams.
Acara diawali dengan sambutan Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi yang diwakili oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal Bea Cukai Bekasi, Asep Rulli Binawan Hidayat dan dihadiri oleh seluruh pegawai di lingkungan Kantor Bea Cukai Bekasi. Pada internalisasi kali ini menghadirkan 2 (dua) narasumber yaitu Kepala Seksi Edukasi dan Pengendalian Gratifikasi Direktorat Kepatuhan Internal, Arie Swasono Herlambang dan Kepala Seksi Pengawasan dan Investigasi Internal Direktorat Kepatuhan Internal, Muhariadi Angkat.
Dalam pemaparannya Arie menyampaikan bahwa penguatan kode etik dan kode perilaku penting dilakukan dalam rangka pembangunan budaya organisasi untuk mendukung sistem kerja Kementerian Keuangan. Implementasi kedisiplinan jam kerja juga terus diawasi agar fungsi dan tugas Aparatur Sipil Negara tetap terjaga dalam melakukan pelayanan dan pelaksana kebijakan publik.
“Pelanggaran disiplin bukanlah delik aduan, oleh karena itu setiap atasan langsung dari Aparatur Sipil Negara harus mengetahui dan mendapat informasi tentang dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan bawahannya dan atasan langsung tersebut wajib menindaklanjutinya,”ucap Muhariadi.
Sesuai yang diatur pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil Pelanggaran disiplin merupakan suatu tindakan/perbuatan yang bersifat negatif karena bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi masyarakat, maupun yang berlaku bagi PNS, baik itu yang berkaitan dengan kedinasan maupun tidak, sehingga termasuk melanggar kewajiban dan/atau larangan.
“Upaya untuk mewujudkan Aparatur Sipil Negara yang profesional dan berintegritas dengan melakukan penegakan disiplin adalah hal yang pantas. Bila disiplin bukan lagi suatu keharusan, maka kegagalan bukan lagi suatu pilihan. Ketekunan dan disiplin haruslah diasah untuk hari esok bea cukai yang lebih cerah,” tegas Asep pada closing statement yang disampaikan.(*)
(Bekasi 15/11) - Hari Anti Korupsi Sedunia diperingati setiap tanggal 9 Desember. Seluruh Negara turut memeriahkan Hari Anti Korupsi atau yang biasa disebut dengan Hakordia sebagai wujud komitmen dunia untuk mengakarkan budaya anti korupsi.
Sebagai instansi vertikal di Kementerian Keuangan, Bea Cukai turut serta dalam kegiatan Hakordia. Event tahunan ini selalu dilakukan setiap tahun. Mengusung tema “sinergi berantas korupsi untuk indonesia maju”, Bea Cukai Bekasi, Bea Cukai Cikarang dan Kanwil Bea Cukai Jakarta mengudara bersama di Elgangga Radio pada Rabu, 15 November 2023 kemarin dalam Gelaran Acara Okinawa bersama host acara, Terre.
Diisi oleh Novryansyah , Kepala Seksi Kepatuhan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Kanwil Bea Cukai Jakarta; Anugrahwan , Kepala Seksi Kepatuhan Internal Bea Cukai Cikarang dan Asep Rulli, Kepala Seksi Kepatuhan Internal Bea Cukai Bekasi membahas tentang budaya integritas yang tentunya masih terus kita tanamkan dan kuatkan di Kemenkeu khususnya Bea Cukai.
“Culture di negara berkembang tentunya masih juga terus berkembang, sama halnya seperti di institusi kami, Bea Cukai, tentunya culture/budaya anti korupsi terus kami kuatkan. Kami sangat berusaha membangun budaya tersebut dan kami selalu berusaha menjadi lebih baik lagi” pungkas Anugrahwan sebagai topik pembuka.
Tidak hanya itu, ketiga narasumber juga menjabarkan tindakan-tindakan korupsi, juga menyampaikan tools dan usaha yang telah diupayakan oleh Bea Cukai untuk memerangi korupsi itu sendiri.
Novryansyah menegaskan “Dunia tentunya terasa lebih indah tanpa korupsi, tapi butuh waktu untuk membangun hal itu. Sama halnya di Bea Cukai, kami terus berusaha membangun lingkungan anti korupsi. Sudah banyak tools di Bea Cukai untuk mengurangi korupsi. Dalam waktu dekat akan ada acara gelaran memperingati Hakordia yang kami lakukan secara massive dari kantor pusat sampai kantor pelayanan. Kami juga ada aplikasi bernama SIPUMA juga wise untuk memudahkan pengaduan terkait anti korupsi”
Dalam penutupannya, ketiga narasumber kompak menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk turut serta membantu dan menanamkan budaya integritas karena untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas korupsi butuh dukungan secara menyeluruh termasuk dukungan dari pengguna jasanya.
Go Fast : Hadirkan Fitur BC 2.5 dan BC 2.8 untuk Pelayanan Bea Cukai Bekasi yang Lebih Efisien
15 Nov 2023
Bekasi, (14/11) - Bea Cukai Bekasi kembali selenggarakan PRIORITAS (Penyebaran Informasi Seputar Fasilitas) secara virtual. PRIORITAS edisi 10 kali ini dihadiri oleh seluruh pegguna jasa di bawah Bea Cukai Bekasi sebagai lanjutan dari sosialisasi fitur baru GO FAST Super App yakni layanan BC 2.5 dan BC 2.8 pekan lalu.
Fitur pelayanan BC 2.5 dan BC 2.8 dibentuk sebagai terobosan dalam penyerahan media penyerahan dokumen yang semula melalui e-mail serta adanya perubahan dalam proses pelaksanaan ketentuan atas penyerahan dokumen yang seragam, digitalisasi berkas dan arsip serta ketepatan dan kecepatan proses penilitian dokumen oleh pejabat.
Dalam sambutannya, Kuswanti Setyorini selaku Plt. Kepala Seksi PDAD menyampaikan bahwa Tim Pengembang GoFast Bea Cukai Bekasi akan terus berupaya dalam menyediakan platform yang lebih efisien bagi pengguna jasa sehingga pelayanan dapat berjalan dengan optimal.
“Go Fast akan terus berupaya untuk memudahkan pengguna jasa dalam pelayanan dokumen, salah satunya adalah dalam pelayanan BC 2.5 dan BC 2.8, fitur terbaru ini memberikan solusi kepada seluruh pihak dari segi ketepatan dan kecepatan pelayanan, media penyampaian yang resmi melalui aplikasi mandiri, prinsip paperless dan digitalisasi arsip, serta lebih aman dan transparan ” ungkap Kuswanti.
Farrel Dzakinuddin selaku perwakilan tim pengembangan Go Fast memaparkan fitur Go Fast sekaligus menyampaikan detail prosedur bagi pengguna jasa dalam mengajukan pelayanan dokumen BC 2.5 dan BC 2.8.
Kegiatan berlangsung interaktif saat tanya jawab serta tidak lupa, pada kesempatan yang baik tersebut, Bea Cukai Bekasi membuka ruang yang luas bagi pengguna jasa untuk menyampaikan saran dan masukan untuk perbaikan fitur-fitur Go Fast.
Implementasi fitur pelayanan BC 2.5 dan BC 2.8 ini tentu membawa harapan besar bagi pengguna jasa dan Bea Cukai Bekasi dalam memberikan pelayanan yang cepat dan tepat serta lebih efisien sehingga mendukung proses bisnis perusahaan nantinya akan berjalan lancar. (*)
Bekasi (14/11/2023) - Bea Cukai Bekasi berhasil memperoleh indeks 4,72 dari skala 5 dalam Survei Kepuasan Pengguna Jasa (SKPJ) Tahun 2023. Nilai yang sangat luar biasa berarti pelayanan yang diberikan oleh Bea Cukai Bekasi termasuk dalam kategori Sangat Puas.
Survei Kepuasan Pengguna Jasa (SKPJ) adalah survei yang dilaksanakan oleh Direktorat Kepatuhan Internal DJBC untuk mendapatkan informasi data primer yang langsung diambil dari data pengguna layanan terhadap berbagai indikator untuk mengetahui tingkat kepuasan publik atas pelayanan DJBC. Survei ini dilaksanakan tiap tahunnya oleh pengguna jasa pada satuan unit kerja DJBC.
Terdapat empat indikator utama dalam komponen penilaian SKPJ yaitu Sistem Prosedur dan Layanan, Pegawai dan Petugas Pelayanan, Sarana dan Prasarana Kantor, dan Layanan Informasi.
Penilaian pada indikator Sistem Prosedur dan Layanan meliputi kejelasan persyaratan administrasi, prosedur dan biaya pelayanan, serta kemudahan prosedur dan kecepatan pelayanan.
Penilaian pada indikator Pegawai dan Petugas Pelayanan meliputi keramahan dan kesopanan pegawai, kedisiplinan pegawai, kecepatan petugas pelayanan, keahlian dan pengetahuan petugas pelayanan, keadilan petugas pelayanan, serta integritas pegawai.
Penilaian pada Sarana dan Prasarana Kantor meliputi kenyamanan loket pelayanan, kebersihan kantor, kenyamanan ruang tunggu, kenyamanan toilet, kejelasan tata ruang, dan ketersediaan sarana pendukung lainnya.
Penilaian pada Layanan Informasi meliputi ketersediaan layanan informasi, kejelasan layanan informasi, kemudahan mendapat informasi, dan kemudahan menyampaikan pengaduan.
“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan SKPJ tahun 2023 Bea Cukai Bekasi berkomitmen untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan ke arah yang lebih baik,” kata Undani Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi.
Dibandingkan pada hasil SKPJ tahun lalu, hasil SKPJ 2023 terdapat kenaikan sebanyak 0,22 poin dan berhasil melampaui target nilai 4,31. Terdapat dua indikator yang mengalami kenaikan tingkat kepuasan dari puas menjadi sangat puas yaitu Sistem Prosedur dan Layanan, Pegawai dan Petugas Pelayanan dengan nilai masing-masing indikator yaitu 4,68 dan 4,73. Ini menjadikan seluruh indikator pada SKPJ 2023 mendapat kategori maksimal . Semoga tren yang baik ini terus berlanjut di tahun-tahun ke depan, seiring dengan keberlanjutan program peningkatan kualitas layanan di Bea Cukai Bekasi.
Jakarta, (10/11/2023) – Wujud kolaborasi antar instansi kian nyata terlihat. Kali ini acara kolaborasi hadir antara Kemenkeu Satu, Pemprov DKI Jakarta dan LPDB KUMKM Kemenkop dengan tajuk “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”. Bertempat di halaman Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan DKI Jakarta digelar bazar UMKM serta talkshow dengan tema-tema menarik pada Kamis, 9 November 2023. Bazar diikuti oleh tak kurang dari 41 UMKM binaan dari instansi-instansi terkait. Sedangkan serial talkshow disampaikan oleh Undani dari Bea Cukai Bekasi sebagai perwakilan Kemenkeu Satu serta Rumah BUMN oleh Bank BRI.
Aditya mewakili Kepala Dinas PPKUKM Prov DKI Jakarta menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas prakarsa dalam rangka pelaksanaan Bazar UMKM yang telah diselenggarakan. Sektor UMKM mempunyai peranan strategis dalam upaya mempertahankan pertumbuhan sektor riil yang menyerap 97% tenaga kerja.
“Bazar UMKM bukan hanya sarana bagi UMKM untuk memasarkan produk tapi juga menjadi ajang bagi masyarakat mendukung produk lokal dan ikut serta dalam memajukan ekonomi kita bersama. Bazar UMKM bukan hanya tentang transaksi bisnis tapi juga tentang membangun jaringan dan kemitraan yang kokoh antara Kementerian Keuangan, dengan berbagai stakeholder, dengan Pemda, dan juga para pelaku usaha dengan mitra kerjanya. Selamat berbelanja, please shop until you drop!” ujar Mei Ling selaku Kepala Kanwil DJPb DKI Jakarta.
Acara dibuka dengan tari warna budaya nusantara oleh suku dinas kebudayaan Jakarta Timur. Dimeriahkan juga dengan live music oleh LPDB KUMKM serta penampilan dari rekan-rekan DJPb.
Produk UMKM yang dijajakan juga beraneka ragam. Terdapat produk herbal, slimming coffee, fashion, batik, craft dan masih banyak lagi. Banyak pengunjung yang hadir amat antusias melarisi UMKM yang ada. Meskipun begitu, acara bazar berjalan dengan aman dan kondusif.
Bekasi, (07/11/2023) – Bertempat di Ruang Rapat Tambun Lantai 2 Kantor Bea Cukai Bekasi, pada hari Selasa tanggal 07 November 2023 dilakukan pembahasan rancangan standar norma waktu serta monitoring dan evaluasi analisis beban kerja. Kegiatan ini dilakukan dalam upaya kalibrasi dan uji petik kepada unit kerja vertikal DJBC guna memperoleh masukan atas konsep standardisasi produk dan standar norma waktu sekaligus mengetahui kondisi dilapangan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan beban kerja.
Pembahasan rancangan standar norma waktu serta monitoring dan evaluasi analisis beban kerja dilakukan oleh Bea Cukai Bekasi dan Tim dari Sekretariat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang disambut langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti beserta para pejabat pengawas dan para PIC (Person In Charge) analisis beban kerja pada Kantor Bea Cukai Bekasi.
“Dalam memberikan pedoman bagi Bea Cukai Bekasi untuk melakukan analisis beban kerja sesuai dengan kebutuhan unit organisasi, tentu pada pelaksanaan kegiatan pembahasan terkait standar norma waktu serta monitoring dan evaluasi analisis beban kerja ini sangat berguna sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan penyusunan analisis beban kerja di lingkungan DJBC”, ungkap Yanti dalam sambutannya.
Kepala Subbagian Tata Laksana II, Eko Budi Setiawan menyampaikan bahwa sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 118/PMK.01/2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan, Bagian Organisasi dan Tata Laksana memiliki tugas untuk melaksanakan standardisasi, koordinasi, monitoring dan evaluasi analisis beban kerja dan pengembangan pelayanan publik.
Pada kegiatan tersebut dilakukan penyusunan standardisasi atas produk dan tahapan analisis beban kerja untuk diterapkan pada penyusunan analisis beban kerja tahun 2024 mendatang. Kemudian dilakukan juga kegiatan penyusunan standar norma waktu yang wajar dan efektif untuk menyelesaikan proses pekerjaan yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai sebagai dasar penyusunan analisis beban kerja.(*)
Bekasi (07/11/2023). Aplikasi Go Fast Super App. Bea Cukai Bekasi kembali menawarkan fitur terbaru. Pengembangan fitur baru tersebut sebagai wujud komitmen Bea Cukai Bekasi dalam meningkatkan kualitas layanan. Salah satu fitur yang akan diujicobakan adalah pelayanan BC 2.5 dan BC 2.8.
Sebelum fitur terbaru diluncurkan yang rencanaya akan dilakukan di pekan kedua November mendatang, sejumlah perusahaan pengguna layanan Go fast Super App diundang untuk menghadiri sosialiasi piloting. Melalui media online Microsoft Team acara diselenggarakan pada hari Selasa, 07 November 2023.
Kuswanti Setyorini, Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai Bea Cukai Bekasi dalam pembukaan acara menyampaikan bahwa dengan adanya fitur baru ini penyerahan berkas yang semula dilaksanakan melalui email bagi pengajuan dokumen BC 2.5 dan BC 2.8 dan kemudian hardcopy atas berkas tersebut masih harus diserahkan kepada petugas dapat dihilangkan dan diganti dengan pengiriman file via Aplikasi Go Fast Super App
Masih ditemukan kendala seperti salah folder email ataupun salah alamat email pada saat pengiriman berkas via email, sehingga pelayanan tidak dapat optimal. Ini menjadi daya dorong bagi tim pengembang untuk mempercepat penambahan fitur Aplikasi Go Fast Super App.
“ Ke depan jika piloting project BC 2.5 dan BC 2.8 ini berhasil dengan baik, penyerahan dokumen yang masih dilakukan dengan tatap muka seperti dokumen Certificae of Origin dan dan dokumen FTA bisa dilakukan juga melalui online via Aplikasi Go Fast Super App”, ujar Kuswanti.
Kuswanti juga mengharapkan adanya masukan, saran ataupun kritikan bagi pengembangan aplikasi ini di masa depan.
Acara dilanjutkan dengan pengenalan fitur-fitur baru dan langkah-langkah yang harus ditempuh dalam mengirim dokumen via online. Andi Aryatno dari tim pengembangan Aplikasi Go Fast Super App berkesempatan untuk menjelaskan secara detail langkah dan tahap yang harus ditempuh dalam penggunaan fitur baru tersebut. (*)
Bekasi (03/11/2023) Untuk mewujudkan optimalisasi sinergi soft approach implementasi perjanjian kerja sama (PKS) antara Ditjen Bea dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dilakukan melalui berbagai kegiatan dan program. Salah satunya melalui pelatihan dan peningkatan kepiawaian pegawai. Bea Cukai Bekasi mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan skill menembak dengan bersinergi bersama Batalyon Infanteri 202 Tajimalela Bekasi pada 03 November 2023.
Sejumlah pejabat di satuan kerja Kementerian Keuangan di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi, para pejabat pengawas, pelaksana dan pemeriksa di Bea Cukai Bekasi mendapat kesempatan berlatih di arena Markas Batalyon Infanteri PAM 1 Ibukota Mekanis 202 Tajimalela Bekasi yang berstandar internasional. Bertindak sebagai mentor dan pelatih Wadanyon Yonif 202/Tajimalela, Mayor Infanteri Matin Algiffari.
Serangkaian pelaksanaan program tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan soft skill dan hard skill pegawai Bea dan Cukai. Untuk mendukung Operasi Gempur Rokok illegal di Kota dan Kabupaten Bekasi diperlukan kepiawaian dan keahlian pegawai dalam menggunakan secara baik dan bijak dengan memperhatikan rambu-rambu dalam penggunaan Senjata Api Dinas.
Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea dan Cukai Bekasi, Undani menjelaskan bahwa dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang menjadi kewenangannya untuk mengamankan hak-hak negara dan dipatuhinya ketentuan dibidang kepabeanan dan cukai serta melaksanakan penegakan hukum, Pejabat Bea dan Cukai dapat dilengkapi dengan Senjata Api Dinas.
‘’Mengingat tugas penegakan hukum dan kemungkinan menghadapi bahaya yang mengancam jiwa atau keselamatan, dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, Pejabat Bea dan Cukai dan Kapal Patroli dapat dilengkapi dengan Senjata Api Dinas. Sesuai dengan tugas dan fungsi yang menjadi kewenangan Pejabat Bea dan Cukai, maka jumlah, jenis, macam, dan ukuran/kaliber Senjata Api Dinas yang digunakan dalam penegakan hukum pun dilakukan pembatasan,’’ ujar Undani.
Penggunaan Senjata Api Dinas termasuk jenis, tata cara penggunaan, pelaksanaan dan pascapenggunaan juga pengamanan dan pemeliharaan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 1996 Tentang Senjata Api Dinas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 113/Pmk.0 4/2017 Tentang Penggunaan Senjata Api Dinas di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai. (*)
Bekasi (03/11/2023) Untuk meningkatkan sinergi antarlini di Kemenkeu khususnya di wilayah Bekasi, Kepala kantor Bea Cukai Bekasi mengundang para Kepala satuan kerja Kementerian Keuangan di tingkat vertikal di Kota dan Kabupaten Bekasi dalam acara latihan menembak bersama. Acara diselenggarakan di Markas Batalyon Infanteri PAM 1 Ibukota Mekanis 202 Tajimalela Bekasi pada Jumat 03 November 2023. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala KPPN Bekasi, Hajoe Septaria; Kepala KPKNL kota Bekasi Bernadetta Yulia Asri dan Kepala KPP Pratama Pondok Gede Faisal Fatahillah.
Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Bea dan Cukai Bekasi mengapresiasi kehadiran para kepala kantor dan sejumlah pejabat pengawas yang turut hadir. Selain sebagai wujud sinergi, melalui latihan menembak ini dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi dalam bekerja sehingga etos dan kinerja bisa ditingkatkan.
“ Gunakan kesempatan kali ini untuk melatih diri kita meningkatkan fokus, dengan tepat sasaran, dimanapun kita berada akan bisa meningkatkan kinerja,” pesan Yanti.
Wadanyon Yonif 202/Tajimalela, Mayor Infanteri Matin Algiffari menyambut baik kedatangan rombongan. Dalam sambutannya, Matin menjelaskan fasilitas tempat menembak di markas Yonif 202/Tajimalela yang telah memenuhi standar internasional dan dikembangkan secara modern oleh para ahli dari negara Amerika.
“ini merupakan kesempatan pertama bagi para peserta sipil untuk mencoba menjajal arena latihan Kami di sini,” ujar Matin
Para peserta menunjukan antusiasme dalam mencoba senjata laras pendek berupa pistol dan senjata laras panjang. Sebelum acara menembak dimulai Kepala Bea dan Cukai Bekasi dan Wadanyon Yonif 202/Tajimalela bertukar cindera mata sebagai simbol kerja sama dan sinergi antarinstansi. (*)