Semua Berita
Upayakan Produk UMKM Menembus Luar Negeri, Bea Cukai Bekasi Terima Kunjungan Atase Perdagangan Timor Leste
06 Nov 2024
Bekasi (06/11) Bertempat di Ruang Rapat Tambun, Bea Cukai Bekasi berkesempatan menerima tamu istimewa dari Kedutaan Besar Republik Demokratik Timor Leste yakni Atase Perdagangan pada tanggal 05 November 2024. Kedatangan Atase Perdagangan Timor Leste menjadi salah satu tindak lanjut dari kunjungannya ke salah satu UMKM binaan di bawah Bea Cukai Bekasi yakni PT Norco Sejahtera Indonesia.
Apolo Justino Franea Da Silva selaku Atase Perdagangan dan Industri Timor Leste menyampaikan rasa bangganya dapat hadir ke Bea Cukai Bekasi. Hal ini tentu menjadi salah satu upaya yang baik terutama dalam meningkatkan kerja sama khususnya untuk memajukan IKM dan UMKM.
“Terima kasih kepada Ibu Yanti Sarmuhidayanti dan jajaran Bea Cukai Bekasi yang telah menerima kunjungan kami dengan sangat baik. Kedatangan kami tentu tidak tanpa maksud. Melihat UMKM binaan di bawah Bea Cukai Bekasi, yakni PT Norco Sejahtera Indonesia, saya tertarik untuk melihat bagaimana proses bisnisnya secara langsung,” ungkap Apolo.
Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Bea Cukai Bekasi menyampaikan bahwa kehadiran Atase Perdagangan Timor Leste tentu menjadi pintu gerbang kerja sama Bea Cukai Bekasi dan Atase Perdagangan akan terjalin. Kerja sama yang baik tentu akan menjadi simbiosis mutualisme dalam peluang ekspor.
“Kami berharap, kedatangan Atase Perdagangan Timor Leste akan terus berlanjut hingga kita dapat merealisasikan business matching dan program pemberdayaan IKM dan UMKM lainnya” ujar Yanti.
Kedatangan Atase Perdagangan Republik Demokratik Timor Leste kali ini tentu membuka harapan Bea Cukai Bekasi dalam meningkatkan sinergi pemberdayaan program IKM dan UMKM, khususnya bagi UMKM binaan Bea Cukai Bekasi.
Tingkatkan Kolaborasi: Bea Cukai Bekasi dan Pemkab Bekasi Adakan Sosialisasi Masal Gempur Rokok Ilegal
04 Nov 2024
(Bekasi, 04/11/2024) Kolaborasi Bea Cukai Bekasi dalam upaya pemberantasan rokok ilegal kali ini digelar kembali bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi. Dikemas dalam acara BOTRAM yang bermakna “Berkolaborasi Terus Melayani”. Event dilaksanakan di halaman kantor kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi pada 04 Novemer 2024 dan dihadiri ratusan warga sekitar.
Acara BOTRAM menghadirkan berbagai layanan dari perangkat daerah dan instansi swasta, mulai dari administrasi kependudukan, layanan kesehatan, pendidikan, perbankan, zakat, hingga konsultasi hukum termasuk layanan informasi terkait rokok ilegal yang disampaikan oleh Bea Cukai Bekasi dan Satpol PP Kabupaten Bekasi. Selain itu masyarakat juga disuguhi acara hiburan untuk anak-anak serta berbagai UMKM Kabupaten Bekasi yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Kasatpol PP Kab Bekasi, Surya Wijaya mengimbau agar masyarakat termasuk pelajar dan para pedagang dapat memahami ketentuan cukai sehingga bisa menghindarkan diri dari peredaran rokok ilegal.
“Penting untuk menyadarkan masyarakat mengenal jenis dan ciri rokok ilegal, sehingga masyarakat tidak membeli rokok-rokok yang ilegal tersebut”,
Surya menambahkan bahwa dampak negatif yang ditimbulkan oleh peredaran rokok ilegal salah satunya adalah hilangnya pendapatan negara ataupun daerah dari sektor Cukai.
“Rokok yang ilegal itu sudah pasti tidak membayar cukai ke negara, tentu negara akan sangat dirugikan termasuk produsen-produsen rokok yang legal. Karena penerimaan cukai itu salah satu penerimaan yang besar untuk negara yang dapat digunakan untuk perbaikan infrastruktur, kesehatan, pembangunan, dan lainnya," tambahnya.
Undani, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Bekasi juga menjelaskan tentang 5 kategori rokok ilegal berdasarkan UU Nomor 39 Tahun 2007. Ada 5 kategori rokok yang ilegal yaitu rokok tanpa pita cukai (rokok polos), rokok dengan pita cukai bekas, rokok yang dilekati dengan pita cukai palsu, salah personalisasi dan rokok yang terakhir rokok dengan pita cukai salah peruntukan.
“Jika ada masyarakat menemukan rokok-rokok yang tidak sesuai ketentuan, dapat diinformasikan kepada kami untuk dapat kami lakukan penindakan sesuai tugas dan wewenang kami sebagai Bea Cukai”, jelasnya
Undani berharap dengan adanya program kolaboratif ini dapat membuat peredaran rokok ilegal di Kabupaten Bekasi dapat terus ditekan seminimal mungkin.
“Kami senang melihat antusias warga kabupaten Bekasi khususnya warga kecamatan Bojongmangu dalam acara sosialisasi kali ini. Diharapkan partisipasi dari seluruh peserta yang hadir dapat menyampaikan kembali informasi kepada masyarakat secara luas tentang bahaya rokok ilegal,” tandasnya.
Tampil DI CFD Lewat event “ JAPRI “, Bea Cukai Bekasi Ajak Masyarakat Berperan Berantas Rokok Ilegal
04 Nov 2024
Bekasi (04/11) Peran apik pemerintah melalui kolaborasi ditunjukan oleh Bea Cukai Bekasi dan Pemda Kota Bekasi. Keduanya bersinergi menyelenggarakan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat tentang bahaya rokok ilegal lewat event “ JAPRI”. Bertempat di Car Free Day Kota Bekasi pada Minggu 3 November 2024, acara dihadiri ribuan masyarakat sekitar.
Program inovatif JAPRI (Jangan Pakai Rokok Ilegal) yang digagas oleh Pemerintah Kota Bekasi menghadirkan berbagai kegiatan di satu tempat. Event yang mendukung program Gempur Rokok Ilegal ini juga merupakan bagian dari kegiatan sosialisasi program penegakan hukum DBH CHT.
Tidak hanya menyelenggarakan hiburan dan senam bersama, berbagai kegiatan seperti pemasangan baliho, pembagian stiker dan merchandise, pojok fotobooth, pembagian doorprize tetapi pada event kali ini juga diadakan talkshow yang dikemas secara menarik.
Inayatulah, Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat (asisten II) Sekretariat Daerah Kota Bekasi berkesempatan membuka acara. Inayatullah menyampaikan;
“Kegiatan sosialisasi JAPRI ini pada masyarakat Kota Bekasi dapat memberikan pemahaman mengenai bahaya rokok ilegal dan mengedukasi berbagai golongan masyarakat untuk tidak mengkonsumsi rokok ilegal, karena menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mencegah beredarnya rokok ilegal di Kota Bekasi”
Undani, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Bekasi didampingi Abdullah dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bekasi tampil sebagai pengisi acara.
Undani mengajak masyarakat untuk ikut serta memberantas rokok ilegal dengan cara memahami dan mampu mengidentifikasi jenis rokok illegal.
Undani menjelaskan bahwa lewat acara JAPRI ini diharapkan dapat mengubah kesadaran/mindset masyarakat menjadi lebih peduli dan akhirnya membantu pemerintah dalam memberantas rokok illegal.
“ Penting bagi warga untuk menyadari bahwa mengonsumsi rokok legal sama dengan berkontribusi terhadap penerimaan negara. Itu berarti , masyarakat secara langsung telah mendukung proses penyelenggaraan negara, redistribusi pendapatan, hingga meminimumkan eksternalitas yang timbul karena efek negatif konsumsi rokok’, pungkas Undani.
Bekasi (4/11) Kementerian Keuangan yakni Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Bea Cukai Bekasi Bekasi, Pemerintah Daerah Kota Bekasi dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi dan PT Pos Indonesia Kantor Cabang Utama Bekasi berkolaborasi wujudkan ekspor produk IKM/UKM ke Selandia Baru dan Jepang. Pelepasan ekspor perdana 17 produk IKM/UKM tersebut dilakukan secara simbolis oleh Pj Walikota Bekasi di lapangan Pemda Bekasi pada Senin 4 November 2024. Selain itu dikirim juga 1 kontainer produk pertanian ke Jepang
Pj Walikota Bekasi, Gani Muhammad menyampaikan bahwa untuk meningkatkan perekonomian khususnya perekonomina daerah melalui permberdayaan IKM/ UKM dapat dilakukan dengan cara berkolaborasi antarinstitusi.
“semoga pengiriman ini akan selalu berlanjut dan bertambah baik dari segi kualitas, kuantitas maupun jumlah IKM dan UKM yang terlibat serta sinergi antarinstansi yang mendukung seperti saat in dapat terus ditingkatkan”, ujar Gani.
Senada dengan Gani, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi Yanti Sarmuhidayanti menyampaikan bahwa, Bea Cukai Bekasi berperan strategis dalam mendukung UMKM dan IKM melalui berbagai program, salah satunya dalam bentuk program business matching.
“Kami terus mendorong pelaku UMKM dan IKM agar bisa memperluas pangsa pasar dan menembus pasar global, salah satunya melalui program business matching. Ini merupakan upaya chanelling yang dilakukan melalui pembeli langsung di luar negeri, himpunan atau organisasi pengusaha di luar negeri ataupun lewat bantuan atase perdagangan di luar negeri”, ungkap Yanti.
Melalui program bussines matching dengan pengusaha di Selandia Baru, Bea Cukai Bekasi sebelumnya telah berhasil mengantarkan 2 pelaku UMKM kota Bekasi menembus pasar luar negeri. Produk minuman instan tradisional Bir Pletok dan Rendang Olahan dalam kemasan telah bisa dinikmati di sana. Pada kesempatan kali ini 17 pelaku IKM/ UMKM mencoba hal serupa dengan mengirimkan contoh produknya ke Selandia Baru. Berbagai produk dikirmkan, mulai dari makanan, minuman, busana hingga produk kopi yang dikemas secara modern.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi, Solikhin memegang peranan penting dalam mewujudkan kegiatan ekspor kali ini. Dalam berbagai kesempatan Solikhin menunjukan perhatian dan keseriusannya dalam memajukan para pelaku IKM/ UKM di Kota Bekasi.
Salah satu bentuk keseriusan Solikhin diwujudkan dalam bentuk inisiasi penyusunan nota kesepakatan kerja sama tentang sinergi penyelenggaraan kerja sama pemberdayaan Industri Kecil Menengah dan UMKM di kota Bekasi
”Kegiatan pelepasan ekspor kali ini merupakan kegiatan bersama dalam memberdayakan Industri Kecil Menengah dan Usaha Kecil Menengah untuk orientasi ekspor dan pemberian fasilitas kepabeanan. Kolaborasi dan kerja sama antarinstansi diperlukan baik vertikal mapun pemerintah daerah untuk mewujudkannya”, pungkas Solikhin.
Bekasi, (30/10/2024) – Bea Cukai Bekasi bekerja sama dengan PMI Kabupaten Bekasi menyelenggarakan Kegiatan Sosial Kemanusiaan Donor Darah. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 30 Oktober 2024 pukul 08.00 s.d. 11.30 WIB bertempat di Poliklinik KPPBC TMP A Bekasi.
Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti mengungkapkan bahwa Bhakti Sosial Donor Darah merupakan sinergi Bea Cukai Bekasi bersama PMI Kabupaten Bekasi dalam rangka mencukupi kebutuhan darah sekaligus bagian dari acara memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-78.
Sebanyak 7 tenaga Kesehatan PMI Kabupaten Bekasi memberikan pelayanan kepada para pendonor dalam kegiatan ini. Tercatat 72 peserta mendaftarkan diri untuk berpartisipasi. 52 peserta berhasil lolos dan menyumbangkan darahnya sebagai upaya memberikan harapan hidup kepada orang lain. Sebanyak 20 peserta tidak berhasil menyumbangkan darahnya.
Sebelum melakukan donor darah, para peserta diharuskan mengisi formulir berisi biodata dan riwayat kesehatan. Selanjutnya, para petugas akan mengecek kelayakan peserta apakah memenuhi persyaratan yang ada. Beberapa persyaratan yang harus dipeuhi seperti tidur malam minimal 5 jam; tidak makan 3 jam sebelum donor; tidak minum obat dalam 3 hari; bagi pendonor wanita tidak sedang haid, hamil, atau menyusui; dsb. Apabila terdapat persyaratan yang tidak terpenuhi makan peserta tidak diperbolehkan untuk mendonorkan darahnya.
Di samping sebagai cara memupuk jiwa kemanusiaan, donor darah juga memiliki banyak manfaat. Dengan donor darah rutin, para peserta secara otomatis memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis. Donor darah juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, menurunkan risiko kanker, meningkatkan produksi sel darah merah, serta segudang manfaat lainnya. “Give blood save life” (*)
PIDATO MENTERI KEUANGAN
UPACARA PERINGATAN
HARI OEANG REPUBLIK INDONESIA KE-78
JAKARTA, 30 OKTOBER 2024
Bismillaahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Selamat Pagi, Salam Sejahtera bagi kita semua, Syaloom,
Om Swastyastu, Namo Buddhaya, dan Salam Kebajikan.
Yang saya hormati,
- Wakil Menteri Keuangan, Bapak Suahasil Nazara, Bapak Thomas Djiwandono, dan Bapak Anggito Abimanyu;
- Para Pejabat Pimpinan Unit Eselon I dan Para Staf Ahli;
- Pimpinan SMV dan BLU di Lingkungan Kemenkeu;
- Para pegawai Kementerian Keuangan, baik yang mengikuti upacara di Kantor Pusat maupun di unit vertikal di daerah; serta
- Para undangan yang berbahagia.
[PENDAHULUAN]
- Segala puji kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini tanggal 30 Oktober 2024, kita semua dapat berkumpul di Lapangan Upacara Kantor Pusat Kementerian Keuangan, untuk memperingati dua momen bersejarah yang sangat penting bagi bangsa Indonesia, yakni Hari Sumpah Pemuda ke-96 dan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-78 Tahun 2024.
- Peringatan ini bukan hanya sebagai pengingat akan perjalanan panjang yang telah kita lalui, tetapi juga sebagai momen refleksi untuk meneguhkan kembali komitmen kita untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu.
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda mengingatkan kita akan peristiwa monumental pada 28 Oktober 1928, ketika para pemuda dari berbagai penjuru nusantara berani mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia. Sebuah Ikrar yang merupakan cerminan dari tekad untuk menyatukan perbedaan demi kemerdekaan dan kemajuan bersama. Semangat itu menjadi kekuatan yang tetap relevan hingga hari ini.
- Hari ini, peringatan Hari Oeang yang kita peringati setiap 30 Oktober juga memiliki makna yang mendalam. Pada tahun 1946, penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI) menjadi simbol kedaulatan ekonomi bangsa kita.
- Sejak saat itu, Kementerian Keuangan selalu berada di garda terdepan dalam mendorong pertumbuhan dan menjaga stabilitas ekonomi dari berbagai tantangan seperti krisis ekonomi global, pandemi, serta fluktuasi harga komoditas.
- Upacara kali ini memiliki makna yang sangat istimewa, karena merupakan peringatan pertama setelah pergantian pemerintahan dan kabinet. Ini menandai dimulainya era baru dengan arahan kebijakan dan prioritas yang diperbarui, namun tetap berakar pada nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendahulu kita.
- Saat ini, dengan adanya pemerintahan baru, semangat untuk terus berinovasi dan melakukan transformasi tetap harus menjadi prioritas. Kita tidak hanya mempertahankan capaian yang telah diraih, tetapi juga berani membuka lembaran baru dalam perjalanan bangsa. Melalui transformasi berkelanjutan, kita dapat mengadaptasi kebijakan fiskal agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta memajukan pelayanan publik yang tulus dan transparan. [REFLEKSI HARI SUMPAH PEMUDA KE-96: MAJU BERSAMA INDONESIA RAYA] Saudara-saudara yang saya hormati,
- Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober mengingatkan kita akan komitmen para pemuda di masa lalu untuk bersatu demi Indonesia yang lebih baik. Tema Hari Sumpah Pemuda ke-96 tahun ini adalah "Maju Bersama Indonesia Raya". Hal ini menjadi pengingat bahwa seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda harus berperan aktif dalam proses pembangunan.
- Indonesia memiliki aspirasi untuk menjadi negara maju tahun 2045. Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan bahwa perjalanan Indonesia menuju Indonesia maju haruslah di atas kaki sendiri. Presiden menginginkan kita maju dengan cara bekerja secara disiplin, tertib, yang beriorientasi pada hasil. Jangan pernah ada pikiran kalah sebelum bertanding, kita harus masuk ke dalam pertempuran dengan orientasi pada kemenangan.
- Kita tahu bahwa pemuda adalah pemilik masa depan, dan mereka perlu diberikan perhatian lebih dalam agenda pembangunan. Kita telah melihat beberapa pemuda Indonesia berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional, termasuk agenda global seperti Sustainable Development Goals (SDGs).
- Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) tahun 2024 menunjukkan hasil yang cukup baik, namun masih banyak ruang untuk perbaikan. Tantangan bagi pemuda adalah partisipasi, kepemimpinan, serta kesempatan kerja. Ini menandakan masih banyaknya potensi pemuda yang belum sepenuhnya tergali.
- Oleh karena itu, kita perlu mewujudkan ekosistem yang lebih baik, di mana setiap pemuda dapat tumbuh dan berkembang menjadi pemimpin, pelopor, dan wirausahawan yang mampu menghadapi tantangan masa depan demi mencapai visi Indonesia emas 2045.
- Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan investasi di bidang sumber daya manusia yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan. [MAKNA HARI OEANG KE-78: TULUS DALAM PELAYANAN, TRANSFORMASI BERKELANJUTAN] Saudara-saudara yang saya banggakan,
- Pada hari ini, 30 Oktober 2024, kita juga memperingati Hari Oeang ke-78 yang menjadi pengingat akan perjalanan panjang sejarah bangsa kita dalam memperjuangkan kedaulatan ekonomi.
- Oeang Republik Indonesia (ORI) adalah salah satu langkah awal untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kita telah merdeka secara ekonomi, lepas dari pengaruh mata uang asing yang pernah beredar seperti uang Belanda (NICA) dan uang Jepang. Penerbitan ORI merupakan simbol keberanian kita untuk mengambil kendali atas nasib bangsa sendiri.
- Penerbitan ORI diumumkan melalui radio oleh Menteri Keuangan saat itu, Sjafruddin Prawiranegara, menandai langkah besar di tengah situasi yang masih penuh tantangan pasca kemerdekaan. Menariknya, uang pertama ini tidak diluncurkan di Jakarta yang saat itu adalah ibu kota, tetapi di Yogyakarta, pusat pemerintahan sementara Indonesia karena kondisi keamanan yang kurang kondusif di Jakarta.
- Fakta-fakta ini menunjukkan bahwa sejak awal, kedaulatan ekonomi tidak datang dengan mudah, tetapi melalui perjuangan dan tekad yang kuat.
- Kementerian Keuangan adalah penjaga perekonomian negara, dan sejarah ORI mengingatkan kita akan tanggung jawab besar itu. Ke depan, tugas kita tidak hanya memastikan fiskal negara tetap sehat, tetapi juga terus mendorong transformasi berkelanjutan yang berakar pada semangat untuk memberikan pelayanan yang tulus bagi seluruh rakyat.
- Dengan berbagai tantangan yang akan kita hadapi, transformasi berkelanjutan di sektor keuangan negara perlu terus kita upayakan. Kita tidak hanya bertugas mengelola anggaran dan pajak, tetapi juga memastikan bahwa setiap rupiah yang kita kelola digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Kita juga perlu merenungi makna mendalam dari tema Hari Oeang kali ini: "Tulus dalam Pelayanan, Transformasi Berkelanjutan". Tema ini bukan sekadar jargon, tetapi cerminan dari komitmen kita untuk terus berinovasi dan bertransformasi demi menghadapi tantangan zaman.
- Kita harus menyiapkan langkah-langkah nyata, baik di bidang fiskal, kebijakan moneter, maupun kebijakan pembangunan. Semua itu dilakukan agar masyarakat Indonesia memiliki lingkungan ekonomi yang stabil dan sehat. [PERGANTIAN PEMERINTAHAN DAN KONSISTENSI KEBIJAKAN] Saudara-saudara yang saya sayangi,
- Saya ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran dan pegawai Kementerian Keuangan di manapun Anda berada. Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk kembali hadir dan bekerja bersama Anda semua dalam mengemban tugas sebagai Menteri Keuangan di era pemerintahan yang baru ini.
- Era baru yang membawa harapan dan tuntutan tersendiri. Namun, satu hal yang pasti, meskipun pemerintahan berganti, komitmen kita untuk menjaga kesinambungan dan konsistensi dalam kebijakan akan tetap kuat.
- Kita tidak memulai dari nol. Ada banyak agenda strategis yang telah kita jalankan bersama dan membawa hasil positif bagi perekonomian Indonesia. Kebijakan fiskal yang selama ini kita terapkan untuk mendukung pemulihan ekonomi dan memperkuat fondasi pembangunan tidak akan terhenti karena pergantian Pemerintahan.
- Untuk itu, saya mengajak seluruh pegawai Kementerian Keuangan untuk bersama-sama bahu-membahu mewujudkan visi-misi baru yang telah dicanangkan oleh pemerintahan ini. Keterlibatan dan kontribusi kita semua sangat diperlukan untuk memastikan bahwa kebijakan yang kita jalankan tetap relevan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
- Konsistensi bukan berarti stagnasi. Kita tetap perlu membuka diri terhadap perubahan dan inovasi, tetapi dengan mempertahankan prinsip-prinsip yang telah terbukti efektif dalam menjaga stabilitas ekonomi.
- Kita perlu melanjutkan agenda-agenda besar seperti reformasi perpajakan, penguatan sistem anggaran yang transparan, serta pemberdayaan sektor-sektor ekonomi yang potensial. Semua itu dilakukan demi memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mampu mendorong Indonesia untuk maju di tengah persaingan global. [PENUTUP] Saudara-saudara sekalian,
- Mari kita resapi semangat Hari Sumpah Pemuda dan Hari Oeang sebagai panggilan untuk berbuat lebih. "Maju Bersama Indonesia Raya" bukan sekadar slogan, tetapi komitmen kita untuk terus bergerak dengan penuh semangat, menghadirkan terobosan, dan menciptakan perubahan nyata dengan tulus dan berani.
- Selain itu, dengan semangat "Tulus dalam Pelayanan," marilah kita buktikan integritas kita di setiap kebijakan dan keputusan yang diambil. Tugas kita di Kementerian Keuangan adalah memastikan bahwa setiap kebijakan yang kita hasilkan berdampakpositif pada kehidupan rakyat. Ini adalah saatnya bagi kita untuk menulis lembaran baru yang akan dikenang oleh generasi mendatang.
- Semangat kebersamaan dan pelayanan yang tulus harus senantiasa menyala dalam diri setiap pegawai Kementerian Keuangan. Kita adalah bagian dari perjalanan membangun negeri ini, di mana setiap langkah kecil kita berkontribusi pada kemajuan Indonesia.
- Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah berusaha keras untuk mewujudkan peringatan ini dan mendukung proses transformasi yang kita jalani. Mari kita terus melangkah dan berpartisipasi mewujudkan cita-cita bangsa dengan keyakinan dan semangat. Teruslah berjuang, karena perjalanan ini masih panjang dan penuh potensi. Selamat Hari Oeang Republik Indonesia ke-78! Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Om Shanti Shanti Shanti Om,
Namo buddhaya.
MENTERI KEUANGAN RI
SRI MULYANI INDRAWATI
Bekasi (25/10) Bea Cukai Bekasi mengundang narasumber dari Direktorat Fasilitas Kepabeanan DJBC untuk peningkatan pemahaman kepada pengguna jasa terkait IT Inventory. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari bulan penguatan IT Inventory di Ditjen Bea dan Cukai.
Bertempat di Aula Kantor Bea Cukai Bekasi Jumat 25 Oktober 2024, acara diselenggarakan secara hybrid dalam dua sesi. Sesi pertama dihadiri oleh para pengguna jasa sedangkan sesi kedua dhadiri para pegawai kantor Bea Cukai Bekasi.
Kepala Kantor Bea dan Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti menyampaikan bahwa tujuan yag ingin dicapai melalui penguatan monitoring dan evaluasi TPB khususnya IT inventory adalah terciptanya kepatuhan pengguna jasa; monev yang kuat dari sisi dasar hukum serta sebagai bagian dari fungsi pengawasan.
“ Dengan adanya IT Inventory yang valid sesuai kriteria, treaceable, konsisten dan akurat dapat berfungsi sebagai kontrol baik bagi pengusaha maupun bagi Bea dan Cukai sehingga pengawasan pun dapat berjalan lebih optimal”, ujar Yanti.
Arif Yanto, Kepala Seksi Evaluasi dan Harmonisasi Kebijakan Fasilitas Tempat Penimbunan Berikat Subdit TPB Dit Fasilitas Kantor Pusat bertindak sebagai narasumber Arif menjelaskan tentang hal penting terkait kriteria umum IT Inventory diantaranya mensyaratkan IT Inventory KB merupakan sub sistem dari sistem pencatatan utama perusahaan yang akhirnya akan digunakan sebagai sumber data Laporan Keuangan Perusahaan.
Berdasarkan evaluasi kebijakan, kewajiban penerapan IT Inventory sudah sangat tepat,karena sudah sesuai dengan best practice dalam negeri maupun internasional dan juga telah dilandasi dasar hukum yang kuat. (*)
Bekasi (23/10), Bea Cukai Bekasi menggelar acara pembinaan mental (bintal) ideologi kepada seluruh pegawai dengan tema “Bijak Bermedia Sosial, Kurasi Sebelum Berekspresi” pada Rabu, 23 Oktober 2024. Tema tersebut sangat penting untuk mengingatkan kembali agar seluruh pegawai dapat selalu menjaga aktivitasnya di media sosial dengan bijak. Pembinaan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti.
Dalam pemaparannya Yanti menyampaikan bahwa aktivitas media sosial para pegawai negeri sipil (PNS) khususnya pegawai Kementerian Keuangan sudah diatur dalam Surat Edaran Menteri Keuangan nomor SE-16/MK.01/2018 tentang Pedoman Aktivitas dan Penggunaan Media Sosial.
“Saya harap teman-teman berhati-hati dalam mengunggah sesuatu di media sosial, agar terhindar dari masalah yang akan timbul nantinya. Jangan sampai jejak digital yang buruk merusak citra diri Anda dan institusi kita,” ujar Yanti.
Yanti juga mengingatkan seluruh pegawai untuk menerapkan gaya hidup sederhana sesuai dengan kemampuan dan tidak melakukan flexing di media sosial. Diharapkan dengan adanya pembinaan mental tersebut seluruh pegawai Bea Cukai Bekasi dapat memanfaatkan media sosial dengan bijak dan mengunggah konten-konten yang positif.
Bekasi (22/10) Bea Cukai Bekasi terus mendorong pegawainya untuk mengambil peran penting dalam organisasi. Berbagai program pembinaan pegawai kerap dilakukan untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas pegawai. Di bulan Oktober 2024 ini, 4 orang talent Pemeriksa Bea Cukai Bekasi berhasil lolos dan mendapatkan promosi ke jenjang yang lebih tinggi. Bea Cukai Bekasi telah berhasil mentransformasi talent-talentnya menjadi pimpinan masa depan. Melalui program “Empowering Employee” Bea Cukai Bekasi menjadi Leaders Factory.
Program yang diinisiasi Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti ini bermula dari proses pemilihan, pembinaan, mentoring serta penguatan talent. Yanti telah membentuk tim pembinaan talent yang terdiri dari kepala kantor, kepala subbagian umum dan beberapa kepala seksi terpilih.
“ Saya sangat bangga bahwa teman-teman telah menunjukan hal yang luar biasa, kemauan untuk belajar dan mengasah kemampuan melalui program enrichment dan enlargement potensi telah mengantarkan teman-teman untuk mendapatkan promosi”, ungkap Yanti.
Para talent di bawah mentor masing-masing diberikan tugas-tugas tambahan selain pelaksanaan tugas pokok keseharian. Mereka dilibatkan dalam beberapa tim kajian untuk peningkatan kinerja kantor. Melalui tim ini para talent dilatih untuk bisa menyelesaikan permasalahan dengan metode manajerial yang baik, sistematis dan terukur.
Untuk meningkatkan kemampuan teknis analisa, para talent juga diberikan tugas untuk membuat karya tulis ilmiah dengan mengangkat permasalahan di lapangan dan kemudian menuangkannya dalam sebuah karya ilmiah.
Persiapan proses seleksi juga mendapat perhatian serius, para talent diajak untuk memaparkan kemampuannya baik secara verbal melalui wawancara ataupun secara tertulis dalam bentuk karya ilmiah, critical incident dan esai.
Bea Cukai Bekasi akan terus mendorong para pegawainya melalui program empowering others sebagai bagian dari pemberdayaan dan peningkatan kompetensi dan kapasitas pegawai.