Semua Berita
PIDATO MENTERI KEUANGAN
UPACARA PERINGATAN
HARI OEANG REPUBLIK INDONESIA KE-78
JAKARTA, 30 OKTOBER 2024
Bismillaahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Selamat Pagi, Salam Sejahtera bagi kita semua, Syaloom,
Om Swastyastu, Namo Buddhaya, dan Salam Kebajikan.
Yang saya hormati,
- Wakil Menteri Keuangan, Bapak Suahasil Nazara, Bapak Thomas Djiwandono, dan Bapak Anggito Abimanyu;
- Para Pejabat Pimpinan Unit Eselon I dan Para Staf Ahli;
- Pimpinan SMV dan BLU di Lingkungan Kemenkeu;
- Para pegawai Kementerian Keuangan, baik yang mengikuti upacara di Kantor Pusat maupun di unit vertikal di daerah; serta
- Para undangan yang berbahagia.
[PENDAHULUAN]
- Segala puji kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini tanggal 30 Oktober 2024, kita semua dapat berkumpul di Lapangan Upacara Kantor Pusat Kementerian Keuangan, untuk memperingati dua momen bersejarah yang sangat penting bagi bangsa Indonesia, yakni Hari Sumpah Pemuda ke-96 dan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-78 Tahun 2024.
- Peringatan ini bukan hanya sebagai pengingat akan perjalanan panjang yang telah kita lalui, tetapi juga sebagai momen refleksi untuk meneguhkan kembali komitmen kita untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu.
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda mengingatkan kita akan peristiwa monumental pada 28 Oktober 1928, ketika para pemuda dari berbagai penjuru nusantara berani mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia. Sebuah Ikrar yang merupakan cerminan dari tekad untuk menyatukan perbedaan demi kemerdekaan dan kemajuan bersama. Semangat itu menjadi kekuatan yang tetap relevan hingga hari ini.
- Hari ini, peringatan Hari Oeang yang kita peringati setiap 30 Oktober juga memiliki makna yang mendalam. Pada tahun 1946, penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI) menjadi simbol kedaulatan ekonomi bangsa kita.
- Sejak saat itu, Kementerian Keuangan selalu berada di garda terdepan dalam mendorong pertumbuhan dan menjaga stabilitas ekonomi dari berbagai tantangan seperti krisis ekonomi global, pandemi, serta fluktuasi harga komoditas.
- Upacara kali ini memiliki makna yang sangat istimewa, karena merupakan peringatan pertama setelah pergantian pemerintahan dan kabinet. Ini menandai dimulainya era baru dengan arahan kebijakan dan prioritas yang diperbarui, namun tetap berakar pada nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendahulu kita.
- Saat ini, dengan adanya pemerintahan baru, semangat untuk terus berinovasi dan melakukan transformasi tetap harus menjadi prioritas. Kita tidak hanya mempertahankan capaian yang telah diraih, tetapi juga berani membuka lembaran baru dalam perjalanan bangsa. Melalui transformasi berkelanjutan, kita dapat mengadaptasi kebijakan fiskal agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta memajukan pelayanan publik yang tulus dan transparan. [REFLEKSI HARI SUMPAH PEMUDA KE-96: MAJU BERSAMA INDONESIA RAYA] Saudara-saudara yang saya hormati,
- Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober mengingatkan kita akan komitmen para pemuda di masa lalu untuk bersatu demi Indonesia yang lebih baik. Tema Hari Sumpah Pemuda ke-96 tahun ini adalah "Maju Bersama Indonesia Raya". Hal ini menjadi pengingat bahwa seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda harus berperan aktif dalam proses pembangunan.
- Indonesia memiliki aspirasi untuk menjadi negara maju tahun 2045. Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan bahwa perjalanan Indonesia menuju Indonesia maju haruslah di atas kaki sendiri. Presiden menginginkan kita maju dengan cara bekerja secara disiplin, tertib, yang beriorientasi pada hasil. Jangan pernah ada pikiran kalah sebelum bertanding, kita harus masuk ke dalam pertempuran dengan orientasi pada kemenangan.
- Kita tahu bahwa pemuda adalah pemilik masa depan, dan mereka perlu diberikan perhatian lebih dalam agenda pembangunan. Kita telah melihat beberapa pemuda Indonesia berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional, termasuk agenda global seperti Sustainable Development Goals (SDGs).
- Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) tahun 2024 menunjukkan hasil yang cukup baik, namun masih banyak ruang untuk perbaikan. Tantangan bagi pemuda adalah partisipasi, kepemimpinan, serta kesempatan kerja. Ini menandakan masih banyaknya potensi pemuda yang belum sepenuhnya tergali.
- Oleh karena itu, kita perlu mewujudkan ekosistem yang lebih baik, di mana setiap pemuda dapat tumbuh dan berkembang menjadi pemimpin, pelopor, dan wirausahawan yang mampu menghadapi tantangan masa depan demi mencapai visi Indonesia emas 2045.
- Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan investasi di bidang sumber daya manusia yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan. [MAKNA HARI OEANG KE-78: TULUS DALAM PELAYANAN, TRANSFORMASI BERKELANJUTAN] Saudara-saudara yang saya banggakan,
- Pada hari ini, 30 Oktober 2024, kita juga memperingati Hari Oeang ke-78 yang menjadi pengingat akan perjalanan panjang sejarah bangsa kita dalam memperjuangkan kedaulatan ekonomi.
- Oeang Republik Indonesia (ORI) adalah salah satu langkah awal untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kita telah merdeka secara ekonomi, lepas dari pengaruh mata uang asing yang pernah beredar seperti uang Belanda (NICA) dan uang Jepang. Penerbitan ORI merupakan simbol keberanian kita untuk mengambil kendali atas nasib bangsa sendiri.
- Penerbitan ORI diumumkan melalui radio oleh Menteri Keuangan saat itu, Sjafruddin Prawiranegara, menandai langkah besar di tengah situasi yang masih penuh tantangan pasca kemerdekaan. Menariknya, uang pertama ini tidak diluncurkan di Jakarta yang saat itu adalah ibu kota, tetapi di Yogyakarta, pusat pemerintahan sementara Indonesia karena kondisi keamanan yang kurang kondusif di Jakarta.
- Fakta-fakta ini menunjukkan bahwa sejak awal, kedaulatan ekonomi tidak datang dengan mudah, tetapi melalui perjuangan dan tekad yang kuat.
- Kementerian Keuangan adalah penjaga perekonomian negara, dan sejarah ORI mengingatkan kita akan tanggung jawab besar itu. Ke depan, tugas kita tidak hanya memastikan fiskal negara tetap sehat, tetapi juga terus mendorong transformasi berkelanjutan yang berakar pada semangat untuk memberikan pelayanan yang tulus bagi seluruh rakyat.
- Dengan berbagai tantangan yang akan kita hadapi, transformasi berkelanjutan di sektor keuangan negara perlu terus kita upayakan. Kita tidak hanya bertugas mengelola anggaran dan pajak, tetapi juga memastikan bahwa setiap rupiah yang kita kelola digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Kita juga perlu merenungi makna mendalam dari tema Hari Oeang kali ini: "Tulus dalam Pelayanan, Transformasi Berkelanjutan". Tema ini bukan sekadar jargon, tetapi cerminan dari komitmen kita untuk terus berinovasi dan bertransformasi demi menghadapi tantangan zaman.
- Kita harus menyiapkan langkah-langkah nyata, baik di bidang fiskal, kebijakan moneter, maupun kebijakan pembangunan. Semua itu dilakukan agar masyarakat Indonesia memiliki lingkungan ekonomi yang stabil dan sehat. [PERGANTIAN PEMERINTAHAN DAN KONSISTENSI KEBIJAKAN] Saudara-saudara yang saya sayangi,
- Saya ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran dan pegawai Kementerian Keuangan di manapun Anda berada. Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk kembali hadir dan bekerja bersama Anda semua dalam mengemban tugas sebagai Menteri Keuangan di era pemerintahan yang baru ini.
- Era baru yang membawa harapan dan tuntutan tersendiri. Namun, satu hal yang pasti, meskipun pemerintahan berganti, komitmen kita untuk menjaga kesinambungan dan konsistensi dalam kebijakan akan tetap kuat.
- Kita tidak memulai dari nol. Ada banyak agenda strategis yang telah kita jalankan bersama dan membawa hasil positif bagi perekonomian Indonesia. Kebijakan fiskal yang selama ini kita terapkan untuk mendukung pemulihan ekonomi dan memperkuat fondasi pembangunan tidak akan terhenti karena pergantian Pemerintahan.
- Untuk itu, saya mengajak seluruh pegawai Kementerian Keuangan untuk bersama-sama bahu-membahu mewujudkan visi-misi baru yang telah dicanangkan oleh pemerintahan ini. Keterlibatan dan kontribusi kita semua sangat diperlukan untuk memastikan bahwa kebijakan yang kita jalankan tetap relevan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
- Konsistensi bukan berarti stagnasi. Kita tetap perlu membuka diri terhadap perubahan dan inovasi, tetapi dengan mempertahankan prinsip-prinsip yang telah terbukti efektif dalam menjaga stabilitas ekonomi.
- Kita perlu melanjutkan agenda-agenda besar seperti reformasi perpajakan, penguatan sistem anggaran yang transparan, serta pemberdayaan sektor-sektor ekonomi yang potensial. Semua itu dilakukan demi memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mampu mendorong Indonesia untuk maju di tengah persaingan global. [PENUTUP] Saudara-saudara sekalian,
- Mari kita resapi semangat Hari Sumpah Pemuda dan Hari Oeang sebagai panggilan untuk berbuat lebih. "Maju Bersama Indonesia Raya" bukan sekadar slogan, tetapi komitmen kita untuk terus bergerak dengan penuh semangat, menghadirkan terobosan, dan menciptakan perubahan nyata dengan tulus dan berani.
- Selain itu, dengan semangat "Tulus dalam Pelayanan," marilah kita buktikan integritas kita di setiap kebijakan dan keputusan yang diambil. Tugas kita di Kementerian Keuangan adalah memastikan bahwa setiap kebijakan yang kita hasilkan berdampakpositif pada kehidupan rakyat. Ini adalah saatnya bagi kita untuk menulis lembaran baru yang akan dikenang oleh generasi mendatang.
- Semangat kebersamaan dan pelayanan yang tulus harus senantiasa menyala dalam diri setiap pegawai Kementerian Keuangan. Kita adalah bagian dari perjalanan membangun negeri ini, di mana setiap langkah kecil kita berkontribusi pada kemajuan Indonesia.
- Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah berusaha keras untuk mewujudkan peringatan ini dan mendukung proses transformasi yang kita jalani. Mari kita terus melangkah dan berpartisipasi mewujudkan cita-cita bangsa dengan keyakinan dan semangat. Teruslah berjuang, karena perjalanan ini masih panjang dan penuh potensi. Selamat Hari Oeang Republik Indonesia ke-78! Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Om Shanti Shanti Shanti Om,
Namo buddhaya.
MENTERI KEUANGAN RI
SRI MULYANI INDRAWATI
Bekasi (25/10) Bea Cukai Bekasi mengundang narasumber dari Direktorat Fasilitas Kepabeanan DJBC untuk peningkatan pemahaman kepada pengguna jasa terkait IT Inventory. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari bulan penguatan IT Inventory di Ditjen Bea dan Cukai.
Bertempat di Aula Kantor Bea Cukai Bekasi Jumat 25 Oktober 2024, acara diselenggarakan secara hybrid dalam dua sesi. Sesi pertama dihadiri oleh para pengguna jasa sedangkan sesi kedua dhadiri para pegawai kantor Bea Cukai Bekasi.
Kepala Kantor Bea dan Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti menyampaikan bahwa tujuan yag ingin dicapai melalui penguatan monitoring dan evaluasi TPB khususnya IT inventory adalah terciptanya kepatuhan pengguna jasa; monev yang kuat dari sisi dasar hukum serta sebagai bagian dari fungsi pengawasan.
“ Dengan adanya IT Inventory yang valid sesuai kriteria, treaceable, konsisten dan akurat dapat berfungsi sebagai kontrol baik bagi pengusaha maupun bagi Bea dan Cukai sehingga pengawasan pun dapat berjalan lebih optimal”, ujar Yanti.
Arif Yanto, Kepala Seksi Evaluasi dan Harmonisasi Kebijakan Fasilitas Tempat Penimbunan Berikat Subdit TPB Dit Fasilitas Kantor Pusat bertindak sebagai narasumber Arif menjelaskan tentang hal penting terkait kriteria umum IT Inventory diantaranya mensyaratkan IT Inventory KB merupakan sub sistem dari sistem pencatatan utama perusahaan yang akhirnya akan digunakan sebagai sumber data Laporan Keuangan Perusahaan.
Berdasarkan evaluasi kebijakan, kewajiban penerapan IT Inventory sudah sangat tepat,karena sudah sesuai dengan best practice dalam negeri maupun internasional dan juga telah dilandasi dasar hukum yang kuat. (*)
Bekasi (23/10), Bea Cukai Bekasi menggelar acara pembinaan mental (bintal) ideologi kepada seluruh pegawai dengan tema “Bijak Bermedia Sosial, Kurasi Sebelum Berekspresi” pada Rabu, 23 Oktober 2024. Tema tersebut sangat penting untuk mengingatkan kembali agar seluruh pegawai dapat selalu menjaga aktivitasnya di media sosial dengan bijak. Pembinaan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti.
Dalam pemaparannya Yanti menyampaikan bahwa aktivitas media sosial para pegawai negeri sipil (PNS) khususnya pegawai Kementerian Keuangan sudah diatur dalam Surat Edaran Menteri Keuangan nomor SE-16/MK.01/2018 tentang Pedoman Aktivitas dan Penggunaan Media Sosial.
“Saya harap teman-teman berhati-hati dalam mengunggah sesuatu di media sosial, agar terhindar dari masalah yang akan timbul nantinya. Jangan sampai jejak digital yang buruk merusak citra diri Anda dan institusi kita,” ujar Yanti.
Yanti juga mengingatkan seluruh pegawai untuk menerapkan gaya hidup sederhana sesuai dengan kemampuan dan tidak melakukan flexing di media sosial. Diharapkan dengan adanya pembinaan mental tersebut seluruh pegawai Bea Cukai Bekasi dapat memanfaatkan media sosial dengan bijak dan mengunggah konten-konten yang positif.
Bekasi (22/10) Bea Cukai Bekasi terus mendorong pegawainya untuk mengambil peran penting dalam organisasi. Berbagai program pembinaan pegawai kerap dilakukan untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas pegawai. Di bulan Oktober 2024 ini, 4 orang talent Pemeriksa Bea Cukai Bekasi berhasil lolos dan mendapatkan promosi ke jenjang yang lebih tinggi. Bea Cukai Bekasi telah berhasil mentransformasi talent-talentnya menjadi pimpinan masa depan. Melalui program “Empowering Employee” Bea Cukai Bekasi menjadi Leaders Factory.
Program yang diinisiasi Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti ini bermula dari proses pemilihan, pembinaan, mentoring serta penguatan talent. Yanti telah membentuk tim pembinaan talent yang terdiri dari kepala kantor, kepala subbagian umum dan beberapa kepala seksi terpilih.
“ Saya sangat bangga bahwa teman-teman telah menunjukan hal yang luar biasa, kemauan untuk belajar dan mengasah kemampuan melalui program enrichment dan enlargement potensi telah mengantarkan teman-teman untuk mendapatkan promosi”, ungkap Yanti.
Para talent di bawah mentor masing-masing diberikan tugas-tugas tambahan selain pelaksanaan tugas pokok keseharian. Mereka dilibatkan dalam beberapa tim kajian untuk peningkatan kinerja kantor. Melalui tim ini para talent dilatih untuk bisa menyelesaikan permasalahan dengan metode manajerial yang baik, sistematis dan terukur.
Untuk meningkatkan kemampuan teknis analisa, para talent juga diberikan tugas untuk membuat karya tulis ilmiah dengan mengangkat permasalahan di lapangan dan kemudian menuangkannya dalam sebuah karya ilmiah.
Persiapan proses seleksi juga mendapat perhatian serius, para talent diajak untuk memaparkan kemampuannya baik secara verbal melalui wawancara ataupun secara tertulis dalam bentuk karya ilmiah, critical incident dan esai.
Bea Cukai Bekasi akan terus mendorong para pegawainya melalui program empowering others sebagai bagian dari pemberdayaan dan peningkatan kompetensi dan kapasitas pegawai.
Pemenuhan Kriteria Penerima Fasilitas Kawasan Berikat, Bea Cukai Bekasi Tinjau Pendayagunaan IT Inventory
21 Okt 2024
Bekasi, (17/10/2024) - Perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat yaitu PT Samindo Electronics kali ini menjadi objek kunjungan pada kegiatan Customs Visit Customers (CVC) pada hari Kamis tanggal 17 Oktober 2024. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Electronics Manufacturing Services, PT Samindo Electronics memproduksi Komponen elektronika berupa PCB assy dan deck (VTR, CD room, dan DVD) serta Router.
Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti pada kunjungannya mengatakan bahwa agar pemberian fasilitas fiskal dapat lebih berdayaguna bagi pembangunan industri nasional maka tentunya pemerintah melalui Bea Cukai Bekasi perlu melakukan penyederhanaan prosedur pelayanan untuk mempercepat proses pelayanan dan mengembangkan pola pengawasan yang lebih efisien dan efektif dengan seminimal mungkin mendistorsi pelayanan. Dengan penggunaan teknologi informasi berbasis komputer dalam sistem persediaan merupakan prasyarat dalam pola pelayanan dan pengawasan non-fisik.
Sesuai dengan ketentuan pada Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-19/BC/2018 jo. PER-9/BC/2021 tentang Tata Laksana Kawasan Berikat disebutkan bahwa penerima fasilitas kawasan berikat wajib mendayagunakan teknologi informasi untuk pengelolaan pemasukan dan pengeluaran barang (IT Inventory) dapat diakses untuk kepentingan pemeriksaan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Direktorat Jenderal Pajak.
Kepentingan Bea Cukai Bekasi dalam pengawasan atas perusahaan penerima fasilitas fiskal adalah bagaimana memastikan barang-barang yang mendapat fasilitas tersebut telah dipergunakan atau dimanfaatkan secara baik sesuai ketentuan yang berlaku. Sedangkan di sisi lain, perusahaan penerima fasilitas Tempat Penimbunan Berikat berkepentingan atas pengawasan persediaan (inventory) yang dimilikinya sehingga persediaan yang merupakan aset perusahaan tersebut dapat terpelihara dengan baik dengan biaya yang efisien.
“Penerapan IT Inventory secara optimal sebagai bentuk pertanggungjawaban atas fasilitas fiskal yang telah diterima oleh perusahaan, juga bermanfaat sebagai tools yang dapat membantu manajemen dalam mengambil keputusan strategis dilengkapi dengan dashboard sebagai alat bantu untuk monitoring dan evaluasi,” tutup Yanti.(*)
Bekasi, (11/10/2024) - Kunjungan bertajuk Customs Visit Customer (CVC) kembali dilakukan oleh Bea Cukai Bekasi ke perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat yaitu PT PHC Indonesia pada hari Jumat tanggal 11 Oktober 2024. PT PHC Indonesia merupakan pabrik yang bergerak di industri semi konduktor dan komponen elektronik juga perangkat medis dan alat kesehatan.
Didirikan pada tahun 1991, awal mula PT PHC Indonesia berdiri dengan nama PT Kotobuki Electronics Indonesia yang memproduksi video cassette recorder atau VCR. Seiring berjalannya waktu, perkembangan PT PHC Indonesia terus meningkat dengan beragam hasil produksi yang telah dibuat dan dipasarkan oleh PT PHC Indonesia sesuai izin usaha yang telah diberikan.
Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti mengatakan pemberian izin fasilitas kepabeanan ini telah memberikan konstribusi positif pada industri dalam negeri berupa penyerapan bahan baku, perbaikan mata rantai pasok, mendorong ekspor yang menghasilkan devisa bagi perekonomian, dan penyerapan tenaga kerja di Indonesia.
“Untuk penyerapan tenaga kerja sendiri, pemberian izin kawasan berikat terus diharapkan mampu menciptakan semakin banyak lapangan pekerjaan, baik berupa penyerapan tenaga kerja maupun terbukanya peluang usaha di sekitar perusahaan,” ungkap Yanti.
Finance Director PT PHC Indonesia, Faqih Rusdiana menyampaikan bahwa saat ini PT PHC Indonesia memiliki 577 orang tenaga kerja dalam mendukung perputaran proses bisnis PT PHC Indonesia.
“Kami selalu berusaha dengan maksimal dan berkomitmen agar tetap patuh terhadap regulasi Indonesia mengingat banyaknya manfaat dari pemberian fasilitas Kawasan Berikat yang dapat kami gunakan,” ucap Faqih.(*)
Bekasi, 09 Oktober 2024 – Menjalankan fungsinya sebagai Community Protector, Bea Cukai Bekasi lakukan pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil penindakan di bidang Kepabeanan dan Cukai, yaitu Barang Kena Cukai (BKC) berupa Hasil Tembakau (HT), Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), dan Etil Alkohol (EA). Kegiatan pemusnahan dilaksanakan secara simbolis di Kantor Bea Cukai Bekasi pada Rabu, (09/10).
Adapun BMMN yang dimusnahkan berupa HT ilegal sejumlah 5.067.416 (lima juta enam puluh tujuh ribu empat ratus enam belas) batang, MMEA ilegal sejumlah 859 (delapan ratus lima puluh sembilan) liter, dan EA ilegal sejumlah 235 liter.
Nilai seluruh BKC Ilegal yang dimusnahkan tersebut sebesar Rp. 7.133.712.920 (tujuh miliar seratus tiga puluh tiga juta tujuh ratus dua belas ribu sembilan ratus dua puluh rupiah) dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 3.942.044.532 (tiga miliar sembilan ratus empat puluh dua juta empat puluh empat ribu lima ratus tiga puluh dua rupiah).
Bahwa BMMN sebagaimana dimaksud di atas telah mendapat persetujuan peruntukan untuk dimusnahkan sesuai Surat Persetujuan Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara Nomor S-157/MK.6/KN.4/20 tanggal 13 September 2024 hal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada KPPBC Tipe Madya Pabean A Bekasi.
“Pemusnahan BMN tersebut dilakukan atas barang hasil penindakan Bea Cukai Bekasi bersama-sama dengan Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini Satuan Pamong Praja Kota dan Kabupaten Bekasi, Korem 051/Wijayakarta, Polres Kota Bekasi, dan Polres Kabupaten Bekasi dalam Operasi Bersama, Operasi Gempur Rokok Ilegal dan Operasi Penindakan rutin Bea Cukai Bekasi di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi selama tahun 2024. Ini adalah bukti terwujudnya kerja sama dan kolaborasi serta sinergi antar instansi dengan aparat penegak hukum lainnya.’’ ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi Yanti Sarmuhidayanti.
Selanjutnya, sampai dengan bulan September 2024 atas temuan-temuan BKC Ilegal tersebut telah ditindaklanjuti dengan penyelesaian, yaitu 18 (delapan belas) perkara pidana dengan penyelesaian perkara berupa tidak dilakukan penyidikan dengan jumlah barang hasil penindakan (BHP) berupa HT ilegal sejumlah 93.840 (sembilan puluh tiga ribu delapan ratus empat puluh) batang dan MMEA illegal sejumlah 64,25 liter, dengan perhitungan sanksi administrasi sebesar Rp. 238.774.000 (dua ratus tiga puluh delapan juta tujuh ratus tujuh puluh empat ribu rupiah), serta 6 (enam) penyelesaian perkara berupa penyidikan baik di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dengan tersangka sejumlah 7 (tujuh) orang yang dimana 3 (tiga) perkaranya telah mendapatkan Putusan Inkrah dan 3 (tiga) perkara lainnya masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Bekasi dan Pengadilan Negeri Cikarang.
Kegiatan pemusnahan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama pemusnahan BKC Illegal dilakukan secara seremonial dengan cara dibakar dan dituang di halaman Kantor Bea Cukai Bekasi. Selanjutnya, tahap kedua untuk seluruh BHP akan dimusnahkan dengan cara dibakar di lokasi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Bogor – Jawa Barat pada hari yang sama.
Terkhusus penindakan BKC ilegal yang berhasil dilakukan selama ini diharapkan mampu memberi efek jera sehingga tingkat peredaran barang ilegal di wilayah Bekasi makin menurun. Penurunan peredaran barang ilegal diharapkan mampu memberi ekosistem usaha yang lebih berkeadilan bagi pelaku usaha yang patuh. Diharapkan akan adanya peningkatan permintaan terhadap produk legal yang pada akhirnya dapat mendorong produksi, distribusi, dan pemasaran produk legal sehingga diharapkan mampu meningkatkan penerimaan cukai.
Bekasi (30/09) Pada Jumat, 27 September 2024, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi yakni Yanti Sarmuhidayanti, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi yang dipimpin oleh M. Solikhin. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Bekasi agar dapat menembus pasar ekspor.
Dalam pertemuan tersebut, Bea Cukai Bekasi berharap dapat terus menjalin kerja sama yang erat dengan Disperindag Kota Bekasi untuk mendukung UMKM dan IKM. Bea Cukai Bekasi telah mengambil berbagai langkah strategis dalam pembinaan UMKM, termasuk kegiatan business matching dengan negara-negara seperti New Zealand dan Malaysia.
"Hayuk semangat! Kami ingin menumbuhkan kepercayaan diri para pelaku UMKM untuk berani menembus pasar ekspor, serta memberi pencerahan bahwa pemerintah itu hadir untuk mereka, terutama pelaku UMKM dan IKM," ujar Yanti.
- Solikhin juga memaparkan program-program unggulan yang dijalankan oleh Disperindag Kota Bekasi, antara lain manajemen logistik, digital marketing, serta sosialisasi ekspor-impor. Saat ini, Disperindag memiliki database sebanyak 870 Industri Kecil Menengah (IKM) yang siap dibina lebih lanjut. Solikhin juga berharap adanya kolaborasi berkelanjutan melalui kegiatan coaching clinic bersama antara Bea Cukai Bekasi dan Disperindag.
Untuk memperkuat sinergi antar instansi, Disperindag berencana menyusun Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bea Cukai Bekasi serta Kementerian Perindustrian guna mengoptimalkan pembinaan dan pengembangan UMKM dan IKM khususnya di sektor ekspor. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat UMKM dan IKM Kota Bekasi menembus pasar internasional.
Dengan dukungan dan kolaborasi yang bersifat pentahelix termasuk dari lembaga pembiayaan seperti dari Bank Indonesia, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indoneisa (LPEI) dan pendanaan bagi UMKM mikro dari KPPN, Bea Cukai Bekasi optimistis bahwa sinergi antarinstansi ini akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi, khususnya di sektor UMKM dan IKM.(*)
Bekasi (27/9) Dalam rangka menyemarakan Hari jadi Bea Cukai Bea ke-78, Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan SINERGI (Senam Bareng Warga Bekasi) dengan para stakeholders Tempat Penimbunan Berikat pada Jumat tanggal 27 September 2024 bertempat di halaman belakang kantor Bea Cukai Bekasi.
Dengan tagline Hari Bea Cukai ke-78 “Berkarya Bersama, Membangun Bangsa” Tema ini searah dengan transformasi birokrasi untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas yang diberikan oleh jajaran Bea Cukai kepada masyarakat dan dunia usaha sesuai dengan yang diharapkan.
Dalam sambutannya Yanti Sarmuhidayanti selaku Kepala Kantor Bea Cukai mengapresiasi terselenggaranya kegiatan senam bersama dengan para Stakeholders
“Saya sangat senang dengan kedatangan Bapak/Ibu pengguna jasa dalam memeriahkan kegiatan senam bersama Bea Cukai Bekasi, tentunya kegiatan bukan hanya sebatas senam bersama melainkan menjalin kekompakan dan silahturahmi, mari kita rayakan dengan gembira karena kita semua pantas bahagia.” Tutur Yanti Sarmuhidayanti.
Tentunya kegiatan senam berlangsung meriah, para peserta baik Pegawai maupun pengguna jasa juga dinilai dresscode yang dikenakan untuk dicari pemenang best custom dan ada juga lomba ala kuis family 100 dengan para pungguna jasa. Diharapkan dengan adanya kegiatan senam bersama para stakeholders mampu menjalin kerjasama dan hubungan yang lebih baik.