Semua Berita

Perteguh Komitmen Antikorupsi, Bea Cukai Bekasi Undang Akademisi

Bekasi (10/12/2024) Puncak acara peringatan Hakordia 2024 di Bea Cukai Bekasi diselenggarakan dalam bentuk talkshow yang menghadirkan akademisi.  Prof Dr. Ali Muktiyanto, S.E M.Si,  Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya dan Umum Universitas Terbuka tampil sebagai narasumber utama.  Dengan tema  “Teguhkan Komitmen   Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju,  Pemberantasan  & Pengendalian Korupsi:  Model Governansi dari Perspektif  Indonesia”.

Diselenggarakan secara hybrid acara talkshow dilaksanakan di Ruang Aula Lantai 3 Bea Cukai Bekasi dihadiri puluhan orang secara offline. Sementara ratusan lainnya hadir secara online.  Para pengusaha Tempat Penimbunan Berikat dan Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat turut hadir di antara pejabat dan pegawai Bea Cukai Bekasi.

Ali menjelaskan bahwa integritas dan komitmen pejabat publik berperan sentral  dalam mendorong governansi dalam bentuk suksesi pemerintahan yang memperhatikan public voice and accountability, political stability and absence of violence.  Dimensi kedua berupa government effectiveness dan regulatory quality juga diperlukan.  Dimensi ke-3 dari governansi  yaitu respek warga negara dalam bentuk rule of law dan corruption control.

Dengan kata lain tata kelola yang baik berperan efektif dalam mengendalikan korupsi. Semakin baik tata kelola yang diterapkan melalui penegakan regulasi, kondisi politik yang stabil, dan penghormatan pada suara publik, maka korupsi dapat diberantas secara menyeluruh. Tata kelola yang baik memastikan agen tidak mengikuti agenda pribadi, tetapi mengikuti amanah masyarakat, dan sukarela memberikan pelayanan terbaik.

“Kebijakan, transparansi, dan struktur governansi merupakan bagian inti dari tata kelola pemerintahan yang baik (good government governance), yang menjadi elemen penting dalam penanggulangan korupsi. Jika tata kelola pemerintahan buruk, potensi korupsi akan semakin besar.  Korupsi terjadi karena lemahnya tata kelola, terutama dalam birokrasi dan penegakan hukum”, pungkas Ali.

Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi dalam sambutannya menekankan pentingnya untuk memperkuat komitmen dalam memerangi korupsi.

“berbagai program berupa edukasi, internalisasi hingga penyusunan komitmen bersama dengan pengguna jasa tidak lain sebagai upaya kita mencegah perilaku koruptif. Untuk itu saya mengajak kepada seluruh elemen baik pegawai maupun pengguna jasa agar selalu menjaga dan memperteguh komitmen untuk bersama mencegah dan memerangi korupsi, pungkas Yanti.

Sambut Hakordia, Bea Cukai Bekasi Sukses  Gelar “Industrial Run 2024”

Bekasi (06 /12/2024) Sambut Hari Anti Korupsi Sedunia yang  diperingati setiap tanggal 9 Desember, Bea Cukai Bekasi  selenggarakan event “ Industrial Run 2024” pada Jumat 06 Desember 2024.  Berlokasi di Area Industri MM 2100 Cibitung  Bekasi,  acara tersebut sukses menghadirkan ratusan peserta dari berbagai kalangan.

Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Bea dan Cukai Bekasi  melepas para peserta dan menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan dukungan dari berbagai pihak.

“ Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh berbagai pihak sehingga event ini mendapat respons yang luar biasa, kostum berwarma putih dari peserta juga menggambarkan niat baik untuk terus menjaga sikap anti korupsi dan gratifikasi.  Event ini juga diselenggarakan  untuk menyemarakkan Hakordia di tingkat Kanwil DJBC Jakarta dengan mengusung tema “ Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju, “ ujar Yanti.

Tidak saja dihadiri oleh pegawai Bea Cukai di seluruh Kanwil DJBC Jakarta termasuk kantor vertikal Bea Cukai lainnya, event ini juga menarik perhatian pegawai Kemenkeu Satu lainnya seperti Pejabat dan Pegawai dari KPP Pratama Cikarang Utara,  KPP Madya  Kota Bekasi,  KPP Pratama Bekasi Barat,  KPP Pratama Bekasi Utara, KPP Pratama  Cikarang Selatan, KPP Pratama Pondok gede dan  KPP Cibitung.

Perwakilan dari Aparat Penegak Hukum lainnya juga turut berpartisipasi.  Kejaksaaan Negeri Kota Bekasi, Polres Metro Bekasi,  Kodim 0509 Kab Bekasi, Koramil Cibitung, Satpol PP Kab Bekasi mengirimkan sejumlah Pejabat dan Pegawainya.  Perwakilan Pemda Kota Bekasi juga turut hadir menyemarakkan acara. 

Turut hadir perwakilan dari perusahaan-perusahaan penerima fasilitas Tempat Penimbunan Berikat di Bekasi. Harmoni kerja sama terlihat dan dibuktikan dengan adanya dukungan keterlibatan APKB (Asosiasi Penerima Kawasan Berikat) Bekasi Cikarang.

Bazaar UMKM juga hadir di lokasi dan menjadi perhatian para peserta kegiatan.  Upaya ini dimaksudkan agar kegiatan juga memberi dampak bagi berjalannya roda perekonomian di Kota dan Kab Bekasi terutama dalam memajukan para pelaku UMKM- IKM.

Diharapkan event ini akan menjadi agenda tahunan dan bisa menjadi ajang partisipatif dan dukungan masyarakat  terhadap upaya pemberantasan korupsi khususnya di wilayah kerja Bea dan Cukai Bekasi (*)

Bea Cukai Bekasi Dorong IKM Manfaatkan Insentif  Fiskal Lewat Fasilitas  KITE-IKM

Bekasi (05/12/2024) Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti mendorong Industri Kecil Menengah (IKM)  di Kota Bekasi untuk memanfaatkan insentif fiskal yang diberikan oleh pemerintah lewat fasilitas KITE-IKM. Hal tersebut disampaikan Yanti saat menjadi narasumber di acara “IKM  Kota Bekasi Goes Export “ pada Kamis 5 Desember  2024 di Jatiwaringin Kota Bekasi.

Acara yang dibuka oleh PJ Walikota Bekasi tersebut merupakan kolaborasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian  Kota Bekasi bersama  Bolekaka  Dimsum (PT Foodina Reatil Indonesia).   Menghadirkan narasumber lain seperti praktisi bisnis dan motivator Helmi Yahya, perwakilan  Dinas Perdagangan dan Perindustrian  Kota Bekasi dan Kantor Imigrasi Kota Bekasi, acara dihadiri ratusan pelaku UMKM-IKM di Kota dan Kabupaten Bekasi.

Yanti menyampaikan bahwa dengan memanfaatkan fasilitas KITE IKM, pengusaha akan mendapatkan insentif fiskal berupa pembebasan  Bea Masuk,  dan tidak dipungut PPN atas impor bahan baku, mesin dan /atau  barang contoh. Yanti juga menyampaikan bahwa seluruh instansi vertikal di bawah Kemenkeu bersatu padu mendorong program UMKM-IKM.

“ Untuk melaksanakan amanah  Keputusan  Menteri Keuangan Nomor : 396/KMK.01/2022 pemerintah melalui  Kementerian Keuangan  telah mencanangkan  kebijakan dan program  UMKM Kemenkeu Satu  agarUMKM IKM bisa  tumbuh melaui digitalisasi dan globalisasi,” ujar Yanti.

Yanti juga menjelaskan  bahwa  insentif fiskal lain yang dapat dimanfaatkan para pengusaha UMKM-IKM adalah  Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk UMKM-IKM yang bertujuan untuk menimbun barang terutama  untuk tujuan didistribusikan kepada perusahaan industri besar, kecil dan menengah.

Setelah menginisiasi program pengiriman sampel UMKM-IKM ke Selandia Baru bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian  Kota Bekasi Yanti berharap ke depannya akan semakin banyak pelaku UMKM IKM yang dapat mengekspor produknya ke mancanegara. (*)

Lewat Program CVC Bea Cukai Bekasi Menjaga Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) Bertahan di Tengah Persaingan yang Semakin Ketat

Bekasi (12/4) – Memasuki akhir triwulan IV, Bea Cukai Bekasi adakan Customs Visit Customer (CVC) ke perusahaan penerima Fasilitas Kawasan Berikat, PT Sunrise Bumi Textiles. Program Customs Visit Customer (CVC) kali ini mengunjungi salah satu pabrik penghasil benang di Kabupaten Bekasi pada hari Rabu tanggal 4 Desember 2024

PT Sunrise Bumi Textiles, merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produsen tekstil dan berlokasi di Jl Raya Bekasi Km 28 RT 001/04 Harapan Jaya Bekasi Utara, Bekasi. Produksi yang dihasilkan adalah mayoritas ekspor sebesar 66% dan local 34% dengan jumlah pekerja pada tahun 2024 sebesar 1.097 pekerja.

Latar belakang Customs Visit Customer (CVC) Bea Cukai Bekasi ke PT Sunrise Bumi Textiles sesuai penyampaian Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi Yanti Sarmuhidayanti adalah meningkatkan sinergi dan komunikasi antara Bea Cukai Bekasi dengan PT Sunrise Bumi Textiles.

“Bea Cukai Bekasi sebagai Institusi yang membawahi perusahaan-perusahaan penerima Fasilitas Kawasan Berikat, ingin mengetahui kondisi perusahaan saat ini dalam menghadapi fenomena banyak perusahaan Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) yang harus tutup dan melakukan banyak PHK ribuan pekerjanya, “ ujar Yanti.

Kunjungan KPPBC TMP A Bekasi disambut baik oleh Mr Amardeep Ojha selaku Director (Vice President) dan jajaran pengurus PT Sunrise Bumi Textiles. Mr Amardeep Ojha turut menjelaskan bahwa perusahaaan berupaya untuk bertahan dengan meningkatkan kinerja penjualan barang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga lebih di fokuskan pada penjualan keluar negeri.

 

Di tengah banyaknya perusahaan perusahaan tekstil yang tutup, Mr Amardeep Ojha menyampaikan

“PT Sunrise Bumi Tekstiles memiliki tim yang efisien, semua bekerja keras dan strategi melakukan pendekatan dengan customer lokal maupun ekspor dan memberikan kualitas yang baik dan benar serta layanan yang baik. Semua bekerja keras sehingga membuat PT Sunrise Bumi Textiles bisa bertahan diwaktu yang sulit”, ujar Ojha.

Ojha juga menyampaikan dengan kedatangan Bea Cukai Bekasi, berharap Bea Cukai berantas impor illegal dari China, karena hal tersebut mempengaruhi customer lokal, seperti customer lokal di Bandung dan Jawa Tengah banyak mengalami kompetisi yang sangat berat karena bahan dari China dijual murah, hal ini sangat berpengaruh dan mempersulit kondisi customer. Ojha berharap kepada Bea Cukai untuk menindak tegas impor illegal tekstil dari China,. Ojha menyampaikan kembali PT Sunrise Bumi Textiles ingin berkembang dan terus meningkat di Indonesia karena kami PT Sunrise Bumi Textiles bagian dari Indonesia, berharap dukungan dari Indonesia.

Dorong Efisiensi dan Kepatuhan Dunia Perdagangan, Bea Cukai Bekasi Lakukan Didik AEO

Bekasi, (03/12/2024) - Pada Selasa tanggal 03 Desember 2024, Bea Cukai Bekasi kembali melakukan program “Didik” melalui Sosialisasi/Refreshment Monitoring dan Evaluasi Authorized Economic Operator (AEO). Kali ini diskusi AEO Bea Cukai Bekasi mengunjungi perusahaan penerima fasilitas Authorized Economic Operator PT. Yusen Logistics Solutions Indonesia. Perusahaan ini merupakan perusahaan modal asing penyedia jasa freight forwarding yang bertindak sebagai perantara antara pengirim barang dan penerima barang.

Sosialisasi dibuka oleh Handayanti selaku Asisten Manager PT. Yusen Logistics Solutions Indonesia. Dalam sambutannya Handayanti menyampaikan apresiasi atas program “Didik” yang dilakukan oleh Bea Cukai Bekasi dalam meningkatkan pemahaman dan kompetensi karyawan perusahaan terkait fasilitas AEO.

Undani selaku client manager AEO Bea Cukai Bekasi menyampaikan dalam sambutannya bahwa program Didik merupakan program sosialisasi yang secara progresif dilaksanakan dengan menyesuaikan tema yang dibutuhkan oleh pengguna jasa.

“sebagai perusahaan penerima fasilitas AEO diharapkan melalui Didik dapat meningkatkan kompetensi dan kemampuan pengguna jasa dalam rangka mempertahankan kepatuhan dan sebagai upaya memenuhi semua persyaratan sebagai operator AEO”, ujar Undani

Bertindak sebagai narasumber Yuwono Sutiasmaji, Kepala Seksi PKC V Bea Cukai Bekasi mengingatkan kepada perusahaan penerima fasilitas AEO sejak 2018 lalu atas PT. Yusen Logistics Solutions Indonesia untuk benar-benar menjalankan komitmen mereka dalam memenuhi kewajiban yang telah ditetapkan.

Fasilitas AEO ini diberikan kepada perusahaan yang terbukti memiliki sistem manajemen yang baik, termasuk dalam rantai pasokan dan pengawasan terhadap kegiatan impor maupun ekspor. Melalui langkah ini, pemerintah terus berupaya menciptakan iklim bisnis yang kondusif serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

“Road To Hari Anti Korupsi Sedunia 2024, Bea Cukai Bekasi bersama dengan Bea Cukai Cikarang dan Kanwil Bea Cukai Jakarta Mengudara Bersama Suarakan Budaya Anti Korupsi”

(Bekasi 02/12) - Hari Anti Korupsi Sedunia diperingati setiap tanggal 9 Desember. Seluruh Negara turut memeriahkan Hari Anti Korupsi atau yang biasa disebut dengan Hakordia sebagai wujud komitmen dunia untuk mengakarkan budaya anti korupsi.

Sama hal nya dengan Kementerian Keuangan khususnya Bea Cukai, turut serta dalam kegiatan Hakordia merupakan hal rutin yang dilakukan setiap tahun. Mengusung tema “Gerakan Anti Korupsi Menuju Indonesia Maju”, Bea Cukai Bekasi, Bea Cukai Cikarang dan Kanwil Bea Cukai Jakarta mengudara bersama di Elgangga Radio untuk meningkatkan budaya integritas pada 2 Desember 2024.

Bertindak sebagai narasumber  Novryansyah , Kepala Seksi Kepatuhan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Kanwil Bea Cukai Jakarta; Ogy Febri Adla , Kepala Seksi Kepatuhan Internal Bea Cukai Cikarang dan Asep Rulli, Kepala Seksi Kepatuhan Internal Bea Cukai Bekasi. ketiganya  membahas tentang budaya integritas yang tentunya masih terus ditanamkan dan kuatkan di kemenkeu khususnya Bea Cukai terutama terkait gratifikasi.

“Gratifikasi itu memilik artian yang luas, bisa berupa materi seperti uang, barang, potongan harga pun bisa. Konflik kepentingan yang akan menentukan apakah pemberian itu gratifikasi atau bukan” pungkas Novryansyah sebagai topik pembuka.

Tidak hanya itu, ketiga narasumber menjabarkan apa saja jenis-jenis korupsi, penyebab korupsi, dampak, juga menyampaikan tools dan usaha yang telah diupayakan oleh Bea Cukai untuk memerangi korupsi itu sendiri.

Ogy Febri menegaskan “Tentunya kita ingin Indonesia maju. Korupsi adalah Tindakan yang merugikan negara. Kami menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui adanya Tindakan korupsi atau gratifikasi, segera laporkan. Karena budaya lah yang akan membentuk suatu lingkungan yang positif.”

Dalam penutupannya, ketiga narasumber kompak menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk turut serta membantu dan menanamkan budaya integritas untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas korupsi demi Bea Cukai yang, Makin Baik

Road to Hakordia 2024; Friendly Match Bea Cukai Bekasi x APKB Becik

Bekasi, 29/11/2024 – bertempat di halaman belakang, Bea Cukai Bekasi selenggarakan Friendly Match Bola Voli dan Bola Basket Road to Hakordia 2024. Pertandingan kali ini dimeriahkan oleh kehadiran tim Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB) Bekasi-Cikarang.

“Kami harapkan kegiatan ini mampu mempererat silaturrahmi pegawai dengan para pengguna jasa. Mari rapatkan barisan, perkuat sinergi maka semua akan bisa diatasi bersama-sama” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti.

Marsudi selaku perwakilan APKB menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara. “Kegiatan ini merupakan hal positif bagi kita. Dengan berolahraga badan menjadi sehat, sehingga dapat memberikan semangat positif, pikiran positif untuk membuat kita semua lebih maju”.

Acara diawali dengan pemanasan bersama, dilanjutkan dengan serve voli pertama oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi. Pertandingan bola voli diadakan secara 2 set. Sedangkan pertandingan bola basket diadakan 4 kuarter masing-masing 10 menit.

Pada akhir sesi, diberikan apresiasi kepada Most Valuable Player (MVP) pada tiap kategori pertandingan. Hariyanto, dari bagian maintenance PT. Yamaha Music Manufacturing Asia memperoleh MVP Bola Voli. Sedangkan MVP Bola Basket diberikan kepada Intan Aenunnisa, yang juga pegawai PT. Yamaha Music Manufacturing Asia. Semoga manfaat kegiatan ini bisa dirasakan oleh banyak pihak serta silaturrahmi terjalin lebih erat.

Bea Cukai Bekasi Belajar Aspek Pertanggungjawaban Hukum

Bekasi (28/11) Bea Cukai Bekasi telah menyelenggarakan acara internalisasi dengan tema "Aspek Pertanggungjawaban Hukum dalam Keputusan/Tindakan/Diskresi Pejabat BC". Kegiatan ini berlangsung secara hybrid, yang dihadiri secara luring di Aula Cibitung Lantai 3 Bea Cukai Bekasi,  maupun melalui mediai Teams oleh pegawai di lingkungan Bea Cukai Bekasi.

Acara dibuka oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti. Yanti menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam mengenai aspek hukum dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Bea Cukai. Hal ini sejalan dengan upaya menjaga profesionalisme dan akuntabilitas instansi dalam memberikan pelayanan serta pengawasan.

“Saya harap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi pegawai Bea Cukai Bekasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya, perkuat aspek hukum menjadi hal yang penting perlu dilakukan agar akuntabilitas kita terjaga,” ungkap Yanti.

Acara ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang hukum, yaitu Kepala Seksi Bantuan Hukum pada Kantor Wilayah DJBC, Arindra Yudha Oktoberry. Dalam materi yang disampaikan, Arindra membahas secara mendalam mengenai pentingnya aspek pertanggungjawaban hukum dalam setiap keputusan, tindakan, dan diskresi yang diambil oleh pejabat di lingkungan Bea Cukai. Diskusi ini sangat relevan untuk meningkatkan pemahaman seluruh pegawai Bea Cukai Bekasi terkait dengan tanggung jawab hukum yang melekat pada setiap tindakan yang dilakukan dalam menjalankan tugas di institusi ini.

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi dan bertanya seputar topik yang telah disampaikan, sehingga dapat memperkaya pengetahuan dan wawasan terkait dengan peran hukum dalam operasional Bea Cukai.

Dengan adanya kegiatan internalisasi ini, diharapkan seluruh pegawai Bea Cukai Bekasi dapat lebih memahami dan menerapkan prinsip-prinsip pertanggungjawaban hukum dalam setiap keputusan dan tindakan yang diambil, guna memastikan integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas di instansi ini.

UMKM Binaan Bea Cukai Bekasi Bawa Masakan Padang Mendunia

Bekasi, 28/11/2024 - Asistensi Bea Cukai Bekasi kepada UMKM berorientasi ekspor masih terus berlanjut. Kali ini, Undani selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi bersama tim mengunjungi UMKM binaan yang terletak di Kalibaru, Kota Bekasi, CV. Citra Prima Jaya. Kunjungan dilakukan pada hari Selasa, 26 November 2024.

Membawa masakan padang mendunia, produk CV. Citra Prima Jaya telah merambah pasar Belanda, Australia, dan Selandia Baru. Berbagai produk yang diminati pasar mancanegara seperti rendang jengkol, rendang ikan tuna, rendang jamur, serta rendang telur. Bumbu pasta rendang pun tak sepi peminat. Ada juga produk cumi sambalado hijau, jengkol balado, serta jajanan singkong kotak sebagai pelengkap.

Berdiri sejak 2017, CV. Citra Prima Jaya telah mengembangkan berbagai varian rendang dengan merk "Rendang Oma Keenan". Helmiati selaku pemilik, menuturkan bahwa telah banyak perjalanan dilalui. Helmiati mengungkapkan,

 "Mengembangkan UMKM ini bukan hanya membutuhkan niat, tapi juga keinginan yang kuat serta tekad untuk terus belajar hal hal baru. Saya berterima kasih kepada Bea Cukai Bekasi yang telah membimbing dan membersamai perjalanan kami"

"Bea Cukai Bekasi hadir melalui program Asistensi dengan mendatangi langsung pelaku UMKM untuk membantu tidak hanya menjelaskan tentang berbagai kemudahan dan fasilitas yang diberikan oleh Bea Cukai kepada UMKM, namun jauh lebih dari itu juga mencoba memberikan masukan terkait berbagai hal termasuk pemasaran dengan melibatkan atase perdagangan di luar negeri" ujar Undani dalam sesi diskusi.

Mampu memproduksi hingga 5000 pcs per bulan, Rendang Oma Keenan telah memiliki 3 pegawai. Tak hanya itu, Rendang Oma Keenan telah ikut serta di berbagai event baik di dalam maupun luar negeri. Produk- produk Rendang Oma Keenan dapat dipesan melalui website www.omakeenan.com serta di berbagai toko daring yang ada.