Tampil DI CFD Lewat event “ JAPRI “,  Bea Cukai Bekasi Ajak Masyarakat Berperan Berantas Rokok Ilegal

Tampil DI CFD Lewat event “ JAPRI “, Bea Cukai Bekasi Ajak Masyarakat Berperan Berantas Rokok Ilegal

Senin 04 November 2024 13:18

Bekasi (04/11)  Peran apik pemerintah melalui kolaborasi ditunjukan oleh Bea Cukai Bekasi dan Pemda Kota  Bekasi.  Keduanya bersinergi menyelenggarakan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat tentang  bahaya rokok ilegal lewat event “ JAPRI”. Bertempat di Car Free Day Kota Bekasi pada Minggu  3 November 2024, acara dihadiri ribuan  masyarakat sekitar.


Program inovatif JAPRI  (Jangan Pakai Rokok Ilegal) yang digagas oleh Pemerintah Kota Bekasi menghadirkan berbagai  kegiatan di satu tempat. Event yang  mendukung program Gempur Rokok Ilegal   ini juga merupakan bagian dari kegiatan   sosialisasi program penegakan hukum DBH CHT.


Tidak hanya menyelenggarakan hiburan dan senam bersama,  berbagai kegiatan seperti  pemasangan baliho,  pembagian stiker dan merchandise, pojok fotobooth,  pembagian doorprize tetapi pada event kali ini juga diadakan talkshow yang dikemas secara menarik.


Inayatulah, Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat (asisten II) Sekretariat Daerah Kota Bekasi berkesempatan membuka acara. Inayatullah menyampaikan;


“Kegiatan sosialisasi JAPRI  ini pada  masyarakat Kota Bekasi  dapat memberikan pemahaman mengenai bahaya rokok ilegal dan mengedukasi berbagai golongan masyarakat untuk tidak mengkonsumsi rokok ilegal, karena menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mencegah beredarnya rokok ilegal di Kota Bekasi”


Undani, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Bekasi didampingi Abdullah dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bekasi tampil sebagai pengisi acara.


Undani   mengajak masyarakat untuk ikut serta memberantas rokok ilegal dengan cara  memahami dan mampu mengidentifikasi jenis rokok illegal.


Undani menjelaskan bahwa lewat acara JAPRI ini  diharapkan dapat mengubah kesadaran/mindset masyarakat  menjadi lebih peduli dan akhirnya membantu pemerintah dalam memberantas rokok illegal.


 “ Penting bagi warga untuk menyadari bahwa mengonsumsi rokok legal sama dengan berkontribusi terhadap penerimaan negara.  Itu berarti , masyarakat secara langsung telah mendukung proses penyelenggaraan negara, redistribusi pendapatan, hingga meminimumkan eksternalitas yang timbul karena efek negatif konsumsi rokok’, pungkas Undani.