Semua Berita

Perkuat Kemitraan Strategis, Bea Cukai Bekasi Laksanakan Customs Visit Customer ke PLB PT. NX Lemo Indonesia Logistik

Bekasi, (16/04/2026) - Dalam rangka memperkuat kemitraan strategis serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) A Bekasi melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer ke Perusahaan Pusat Logistik Berikat (PLB) PT. NX Lemo Indonesia Logistik.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi fungsi Bea dan Cukai sebagai trade facilitator dan industrial assistance, yang bertujuan untuk memastikan optimalisasi pelayanan kepabeanan sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan pengguna jasa. Kunjungan tersebut juga menjadi sarana dialog konstruktif antara regulator dan pelaku usaha dalam membahas berbagai aspek operasional PLB, termasuk pemanfaatan fasilitas kepabeanan, efektivitas proses bisnis, serta identifikasi potensi perbaikan layanan.

Dalam pelaksanaannya, tim KPPBC TMP A Bekasi melakukan peninjauan langsung terhadap kegiatan operasional perusahaan serta berdiskusi dengan manajemen PT. NX Lemo Indonesia Logistik terkait implementasi ketentuan kepabeanan yang berlaku. Hal ini dilakukan guna memperoleh pemahaman yang komprehensif atas dinamika di lapangan sekaligus memberikan asistensi yang tepat sasaran.

Kepala KPPBC TMP A Bekasi, Winarko Dian Subagyo, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen institusi dalam memberikan pelayanan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha.
“Ini merupakan agenda rutin kami, melalui kegiatan Customs Visit Customer, kami ingin memastikan bahwa pelayanan yang diberikan Bea Cukai tidak hanya sesuai ketentuan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan riil pelaku usaha. Sinergi yang kuat menjadi kunci dalam menciptakan kelancaran arus logistik serta peningkatan daya saing nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT. NX Lemo Indonesia Logistik, Aki Masahiro, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Bea Cukai Bekasi.
“Kami menyambut baik kegiatan ini, dengan kondisi dinamika global yang sedang terjadi, diperlukan komunikasi yang efektif antara regulator dan pelaku usaha. Dukungan serta asistensi dari Bea Cukai sangat membantu kami dalam memastikan kepatuhan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional perusahaan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu mendukung terciptanya ekosistem logistik nasional yang efisien, berdaya saing, serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Ke depan, kegiatan Customs Visit Customer akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya proaktif dalam membangun hubungan yang harmonis dan produktif antara Bea dan Cukai dengan para pemangku kepentingan.(*)

Meracik Sinergi dalam Secangkir Dialog, Coffee Morning Bea Cukai Bekasi Perkuat Pelayanan dan Kepatuhan

Bekasi, (08/04/2026) - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa, Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan kegiatan Coffee Morning dengan mengundang seluruh pengguna jasa kepabeanan dan cukai di wilayah kerja Bea Cukai Bekasi pada hari Rabu, 08 April 2026. Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi yang hangat dan konstruktif antara regulator dan pelaku usaha.

Bertempat dalam suasana santai namun tetap produktif, kegiatan ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka untuk membahas berbagai isu strategis di bidang kepabeanan dan cukai. Melalui pendekatan yang lebih humanis, Bea Cukai Bekasi berupaya membangun hubungan yang semakin erat dengan para pemangku kepentingan.

Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Winarko Dian Subagyo, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperoleh masukan yang konstruktif sebagai bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, sehingga kualitas pelayanan Bea Cukai Bekasi dapat semakin optimal dan responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa,” ujar Winarko.

Partisipasi aktif para peserta terlihat jelas pada sesi diskusi interaktif dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan, saran, serta masukan disampaikan secara terbuka, mencerminkan antusiasme dan kepedulian pengguna jasa terhadap peningkatan layanan kepabeanan dan cukai.

Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai X, Yudi Permadi, juga turut memberikan penekanan terkait pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Kepatuhan pengguna jasa terhadap ketentuan kepabeanan dan cukai menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan yang cepat, tepat, dan akuntabel. Dengan adanya kesadaran dan komitmen bersama, kita dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berdaya saing,” jelas Yudi.

Melalui kegiatan Coffee Morning ini, Bea Cukai Bekasi berharap dapat terus membangun komunikasi yang efektif dan kolaboratif dengan seluruh pengguna jasa, sehingga tercipta pelayanan publik yang semakin prima serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.(*)

Langkah Tegas Menuju Kinerja Unggul, Pengarahan Kakanwil Bea Cukai Jakarta Perkuat Kinerja Bea Cukai Bekasi

Bekasi, (07/04/2026) - Bea Cukai Bekasi menerima kunjungan kerja sekaligus pengarahan dari Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta kepada seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Bea Cukai Bekasi pada hari Selasa tanggal 7 April 2025. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini menjadi wadah dialog interaktif serta forum dengar pendapat antara pimpinan dan jajaran dalam rangka memperkuat sinergi organisasi.

Rombongan kunjungan kerja turut terdiri dari perwakilan para pejabat dan pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta. Kehadiran tersebut semakin memperkuat koordinasi dan sinergi antara kantor wilayah dan satuan kerja. Selain itu, pelaksanaan kegiatan secara hybrid memberikan ruang partisipasi yang lebih luas, sehingga seluruh jajaran Bea Cukai Bekasi tetap dapat mengikuti arahan pimpinan baik secara langsung maupun daring dengan efektif.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Winarko Dian Subagyo, menyampaikan apresiasi dan rasa kehormatan atas kunjungan yang diberikan.

Bea Cukai Bekasi merasa terhormat dapat menerima kunjungan kerja dari Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta. Sebagai unit yang berperan dalam pelayanan dan pengawasan terhadap perusahaan industri berfasilitas, kami dihadapkan pada berbagai tantangan, khususnya dalam mengoptimalkan SDM agar mampu menjalankan tugas secara efektif dan sesuai ketentuan. Untuk itu, diperlukan upaya ekstra guna memastikan target capaian organisasi dapat terpenuhi. ujar Winarko.

 

Lebih lanjut, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, Hendri Darnadi, dalam arahannya menekankan pentingnya penguatan integritas organisasi serta penyelarasan strategi kinerja sebagai fondasi utama dalam menghadapi dinamika tugas dan tantangan ke depan.

Bea Cukai Bekasi memiliki peran yang sangat strategis dengan dominasi fungsi industrial assistance. Hal ini sejalan dengan banyaknya perusahaan manufaktur di wilayah kerja yang memanfaatkan fasilitas Kawasan Berikat, serta didukung oleh entitas penyedia jasa logistik yang memiliki fasilitas Gudang Berikat dan Pusat Logistik Berikat. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang adaptif, kolaboratif, dan tetap menjunjung tinggi integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Hendri.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyampaian arahan, tetapi juga memperkuat komunikasi dua arah antara pimpinan dan jajaran. Melalui dialog yang terbuka dan konstruktif, setiap masukan dan aspirasi diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pendorong peningkatan kualitas kinerja organisasi secara berkelanjutan.

Dengan semangat integritas, profesionalisme, dan sinergi, seluruh jajaran Bea Cukai Bekasi diharapkan mampu terus beradaptasi menghadapi dinamika industri serta memberikan pelayanan dan pengawasan yang optimal. Komitmen bersama ini menjadi kunci dalam mendukung peran strategis Bea Cukai sebagai fasilitator perdagangan dan pelindung masyarakat demi kemajuan perekonomian nasional.(*)

Bea Cukai Bekasi CVC ke PT Epson Indonesia: Perkuat Kepatuhan & Sinergi

Bekasi (06/04)  Dalam rangkaian kegiatan Customs Visit Customer (CVC), Bea Cukai Bekasi melaksanakan kunjungan ke PT Indonesia Epson Industry pada Kamis, 02 April 2026. Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Winarko Dian Subagyo, selaku Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, dan disambut oleh Suparmadi, perwakilan dari Logistik Management PT Indonesia Epson Industry.

Di tengah dinamika ekonomi global, Bea Cukai Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi perusahaan dalam menjaga kepatuhan kepabeanan dan cukai. Kegiatan CVC menjadi wadah komunikasi terbuka, sekaligus forum diskusi interaktif mengenai proses bisnis, tantangan operasional, serta evaluasi sistem kepatuhan yang sedang berjalan.

“Bea Cukai Bekasi berkomitmen membantu perusahaan dalam meningkatkan kepatuhan dan memperbaiki sistem yang ada. Hal ini bukan hanya untuk mendukung efisiensi operasional perusahaan, tetapi juga demi kemajuan negara secara keseluruhan,” ujar Winarko Dian Subagyo.

Sementara itu, Suparmadi menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bea Cukai Bekasi. “Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi bagi kami, terutama dalam hal kepatuhan kepabeanan dan cukai serta perbaikan fasilitas kepabeanan yang kami miliki. Kami berterima kasih atas dukungan Bea Cukai Bekasi,” ungkap Suparmadi.

Melalui kegiatan CVC ini, Bea Cukai Bekasi berharap sinergi dengan PT Indonesia Epson Industry semakin kuat, sehingga perusahaan dapat menghadapi tantangan ekonomi global dengan optimisme dan tetap berada pada jalur kepatuhan. (*)

Bea Cukai Bekasi Lakukan Kunjungan ke PT Framas Indonesia; Produsesn Sol Sepatu Bola untuk Piala Dunia

Dalam rangka memperkuat sinergi dengan pelaku industri dan memastikan kelancaran kegiatan ekspor, Bea Cukai melakukan kunjungan ke PT Framas Indonesia pada Rabu 11 Maret 2026, kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung proses produksi serta mendukung industri berorientasi ekspor yang berkontribusi pada perekonomian nasional.

PT Framas Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi komponen sepatu, khususnya outsole sepatu olahraga. Salah satu produk unggulannya adalah sol sepatu bola yang diproduksi untuk mendukung kebutuhan sepatu yang digunakan pada ajang Piala Dunia.

Dalam kunjungan tersebut, tim Bea Cukai berkesempatan meninjau fasilitas produksi dan berdialog langsung dengan manajemen perusahaan diskusi juga mencakup berbagai upaya peningkatan pelayanan kepabeanan dan kemudahan fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh PT Framas Indonesia dalam mendukung kegiatan ekspor.

“Ini pertama kali saya berada di Indonesia, satu kebanggan bagi kami Bea Cukai Bekasi dapat hadir disini, prinsip kami adalah kami ingin berkolaborasi dengan baik dengan instansi pemerintah terutama dengan Bea Cukai. Kami harap Bea Cukai juga akan memberikan feedback yang baik kepada kami, terutama jika ada yang perlu kami improve.” Ucap Tran Trang - General Director PT Framas Indonesia.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Kerjasama antara Bea Cukai dan dunia usaha dapat semakin kuat, sehingga dapat mendorong peningkatan ekspor serta memperkuat daya saing industry nasional di pasar internasional. (*)

Perkuat Sinergi dan Kepatuhan, Bea Cukai Bekasi Laksanakan Customs Visit Customer ke PT CFU Indonesia

Bekasi (04/03), dalam rangka memperkuat komunikasi serta meningkatkan kepatuhan di bidang kepabeanan dan cukai, Bea Cukai Bekasi melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer (CVC) ke PT CFU Indonesia pada Rabu, 4 Maret 2025

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembinaan dan pengawasan berbasis komunikasi aktif antara otoritas kepabeanan dengan pelaku usaha. Melalui program ini, Bea Cukai hadir secara langsung untuk berdialog, menyerap aspirasi, serta memastikan implementasi ketentuan kepabeanan dan cukai berjalan sesuai regulasi.

Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Winarko Dian Subagyo, menegaskan bahwa kegiatan Customs Visit Customer merupakan bentuk komitmen institusi dalam membangun hubungan yang konstruktif dengan dunia usaha.

“Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan formal, tetapi wujud nyata komitmen kami untuk hadir, mendengar, dan memberikan solusi. Bea Cukai ingin menjadi mitra strategis yang mendukung kelancaran proses bisnis perusahaan tanpa mengesampingkan prinsip kepatuhan terhadap peraturan,” ujar Winarko.

Ia juga menambahkan bahwa komunikasi yang terbuka akan meminimalkan potensi kesalahan administratif serta memperkuat kepercayaan antara pemerintah dan pelaku usaha.

Sementara itu, Direktur PT CFU Indonesia, Frank Wang, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pendampingan yang diberikan oleh Bea Cukai Bekasi.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan ruang diskusi yang terbuka dan solutif. Dukungan serta arahan dari Bea Cukai Bekasi sangat membantu kami dalam memastikan kegiatan ekspor dan impor berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkap Frank Wang.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak turut membahas proses bisnis perusahaan, pemanfaatan fasilitas kepabeanan dan cukai, serta langkah-langkah mitigasi terhadap potensi kendala operasional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Bea Cukai dan pelaku usaha semakin kuat, sehingga mampu mendorong iklim investasi yang sehat, meningkatkan daya saing industri, serta tetap menjaga optimalisasi penerimaan negara. (*)

Perkuat Sinergi Melalui CVC, Bea Cukai Bekasi Pastikan Kepatuhan Fasilitas PLB di PT Panca Kusuma Raya

BEKASI (25/02) – Dalam upaya menjalankan fungsi Industrial Assistance sekaligus pengawasan yang efektif, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Bekasi melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer (CVC) ke PT Panca Kusuma Raya (PKR). Perusahaan ini merupakan salah satu Pengusaha di Pusat Logistik Berikat (PLB) yang beroperasi di Kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Deltamas, Bekasi, pada Rabu (25/02/2026).

Kegiatan CVC ini menjadi wadah diskusi interaktif antara otoritas kepabeanan dan pihak perusahaan. Perwakilan Bea Cukai Bekasi menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar pengawasan formal, melainkan bentuk dukungan nyata untuk memastikan setiap permasalahan yang dialami oleh PT Panca Kusuma Raya dalam proses kepabeanan dapat segera dicarikan jalan keluarnya.

Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Winarko Dian Subagyo, menyampaikan pentingnya kolaborasi ini. "Program CVC adalah instrumen kami untuk memastikan bahwa fasilitas fiskal yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan mampu mendorong daya saing industri. Kami ingin memastikan kehadiran Bea Cukai Bekasi memberikan solusi nyata bagi hambatan prosedural maupun teknis yang mungkin dihadapi perusahaan di lapangan," tegas Winarko.

Selain diskusi solutif, kunjungan kali ini memberikan perhatian khusus pada pemenuhan persyaratan dan kewajiban sebagai penerima fasilitas PLB. Bea Cukai Bekasi melakukan peninjauan mendalam terhadap beberapa aspek krusial, di antaranya:

  1. IT Inventory: Memastikan sistem pencatatan barang yang masuk dan keluar telah terintegrasi secara real-time dan dapat diakses oleh DJBC.
  2. Sistem Pengendalian Internal (SPI): Meninjau efektivitas prosedur internal perusahaan dalam menjaga akurasi data dan keamanan barang.
  3. Sarana Pendukung (CCTV): Memastikan cakupan kamera pengawas berfungsi optimal untuk memantau seluruh area penimbunan barang.
  4. Masa Timbun Barang: Melakukan verifikasi untuk memastikan tidak ada barang yang ditimbun melebihi batas waktu maksimal 3 (tiga) tahun sesuai dengan regulasi yang berlaku bagi Pusat Logistik Berikat.

Pihak manajemen PT Panca Kusuma Raya menyambut baik asistensi yang diberikan. Cicilia Santoso, selaku Logistics & Infrastructure Development PT PKR, menyatakan komitmennya terhadap kepatuhan regulasi. "Kami sangat mengapresiasi kunjungan CVC dari Bea Cukai Bekasi. Hal ini memberikan keyakinan bagi kami bahwa infrastruktur dan sistem logistik yang kami kembangkan di GIIC sudah sejalan dengan standar kepabeanan. Kami terus berkomitmen menjaga transparansi, terutama pada performa IT Inventory dan manajemen masa timbun barang agar operasional PLB kami tetap efisien dan akuntabel," pungkas Cicilia.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan kegiatan plant tour. Tim Bea Cukai Bekasi didampingi oleh manajemen PT Panca Kusuma Raya meninjau langsung gudang-gudang penyimpanan serta fasilitas infrastruktur di Kawasan GIIC.

Dalam plant tour tersebut, tim melihat secara langsung bagaimana tata kelola barang dilakukan, mulai dari proses unloading, penyimpanan, hingga kesiapan sistem keamanan di lapangan. Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjaga kepatuhan dan transparansi demi mendukung efisiensi logistik di wilayah Bekasi.(*)

Sinergi Layanan Publik di Mal Pelayanan Publik Kota Bekasi Diperkuat melalui PKS Bea Cukai Bekasi dan DPMPTSP

Bekasi, (25/02/2026) - Penandatanganan Perjanjian Dalam Negeri berupa Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik Bersama di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bekasi dilakukan pada Rabu, 25 Februari 2026, bertempat di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bekasi.

Kepala DPMPTSP Kota Bekasi, Priadi Santoso, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang serta apresiasi atas keberlanjutan kerja sama pelayanan kepabeanan dan cukai di MPP Kota Bekasi. Priadi menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi untuk memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha di Kota Bekasi.

Kami sangat berharap sinergi ini dapat semakin memfasilitasi pelaku usaha di Kota Bekasi, khususnya dalam mengedepankan pelayanan publik yang prima. Ke depan, kami juga membuka peluang kolaborasi penyebaran informasi, termasuk melalui konten-konten layanan Bea Cukai di Mal Pelayanan Publik Kota Bekasi yang dapat disinergikan melalui media sosial,” ujar Priadi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, Hendri Darnadi, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dan harapannya terhadap penguatan kolaborasi ke depan

Kami berharap ke depan dapat menggali lebih banyak potensi pelayanan publik kepada masyarakat melalui kesepakatan dan kerja sama ini. Apabila diperlukan penyesuaian atau adendum terkait minimum service yang diberikan oleh Bea Cukai, hal tersebut tentu dapat kita lakukan bersama,” ungkap Hendri.

Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Winarko Dian Subagyo, menyampaikan dukungan penuh terhadap implementasi kerja sama tersebut. Winarko menegaskan bahwa pelayanan kepabeanan dan cukai di MPP Kota Bekasi akan dilaksanakan langsung oleh Bea Cukai Bekasi sebagai satuan kerja vertikal yang berinteraksi langsung dengan pengguna jasa.

Kami siap mendukung penuh kolaborasi ini, mengingat pelayanan publik kepabeanan dan cukai di Mal Pelayanan Publik Kota Bekasi akan dilaksanakan oleh Bea Cukai Bekasi sebagai unit yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha,” jelas Winarko.

Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh kedua belah pihak dan menjadi landasan pelaksanaan Layanan Informasi Kepabeanan dan Cukai di Mal Pelayanan Publik Kota Bekasi. Melalui kerja sama ini, masyarakat dan pelaku usaha dapat memperoleh informasi terkait pendaftaran IMEI, kegiatan impor dan ekspor, pemberdayaan UMKM yang berorientasi ekspor, pemanfaatan fasilitas kepabeanan seperti TPB dan KITE, perbendaharaan serta jaminan kepabeanan, permohonan NPPBKC dan NPPP, akses Portal Pengguna Jasa, hingga berbagai layanan informasi kepabeanan dan cukai lainnya secara terintegrasi dan mudah diakses.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah semakin kuat dalam menghadirkan pelayanan publik yang terpadu, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kehadiran layanan informasi kepabeanan dan cukai di Mal Pelayanan Publik Kota Bekasi menjadi wujud komitmen bersama untuk memberikan kemudahan, kepastian, serta peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kota Bekasi.(*)

Bea Cukai Bekasi Kunjungan ke PT KDS Indonesia: Perkuat Keberlangsungan Industri Crystal Resonator

Bekasi (20/02) Dalam rangka mempererat sinergi dan memastikan kepatuhan pengguna jasa, Bea Cukai Bekasi melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer (CVC) ke PT KDS Indonesia, perusahaan manufaktur komponen elektronik presisi tinggi asal Jepang yang beroperasi di Kawasan Industri MM2100, Cikarang.

PT KDS Indonesia merupakan bagian dari Daishinku Corporation (KDS), produsen global perangkat kristal kuarsa. Perusahaan ini dikenal memproduksi crystal resonator, crystal blank, serta berbagai komponen frekuensi presisi yang menjadi bagian penting dalam perangkat elektronik modern, mulai dari smartphone, elektronik otomotif, hingga sistem komunikasi.

Dalam kunjungan tersebut, tim Bea Cukai Bekasi berdialog dengan manajemen perusahaan mengenai proses bisnis, pemanfaatan fasilitas kepabeanan, serta dukungan yang diperlukan untuk menjaga kelancaran arus logistik bahan baku dan produk jadi.

President Director PT KDS Indonesia, Y. Sumitomo, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan yang dilakukan.

“Kami menyambut baik kegiatan CVC ini sebagai bentuk komunikasi yang konstruktif antara Bea Cukai dan dunia usaha. Dukungan serta pendampingan yang diberikan sangat membantu kami dalam menjaga kepatuhan sekaligus memastikan kelancaran kegiatan ekspor dan impor perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Winarko Dian Subagyo, menegaskan bahwa kegiatan CVC merupakan wujud komitmen Bea Cukai dalam memberikan pelayanan yang solutif dan proaktif.

“Melalui Customs Visit Customer, Bea Cukai Bekasi berupaya hadir lebih dekat dengan pengguna jasa. Kami ingin memastikan perusahaan mendapatkan asistensi yang tepat, sehingga kegiatan usaha dapat berjalan lancar, patuh, dan berdaya saing,” jelasnya.

Pihak PT KDS Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga standar kualitas produksi berkelas global serta memperkuat koordinasi dengan Bea Cukai Bekasi. Ke depan, perusahaan akan terus berinovasi, termasuk pengembangan SMD crystal resonator berukuran lebih kecil dan efisien untuk mendukung kebutuhan industri elektronik modern.

Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Bekasi berharap sinergi dengan PT KDS Indonesia semakin solid dan mampu mendukung terciptanya ekosistem industri elektronik nasional yang kompetitif, patuh, dan berorientasi ekspor.(*)