Semua Berita
Peringati Hari Pabean Internasional Bea Cukai Bekasi Lakukan Sinergi Bersama PMI adakan Donor Darah
26 Jan 2026
(Bekasi 26/01) – Diprakarsai oleh World Customs Organization, Hari Pabean Internasional (HPI) diperingati setiap tanggal 26 Januari oleh seluruh petugas pabean di seluruh dunia. Sebagai bentuk apresiasi terhadap setiap tugas yang diemban, tahun ini HPI mengangkat tema “Customs Protecting Society Throygh Vigilance and Commitment.”
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai garda terdepan di perbatasan negara dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat dari berbagai ancaman yang mengganggu stabilitas sosial dan ekonomi turut memeriahkan HPI Tahun 2026 melalui beberapa kegiatan. Sama hal nya dengan Bea Cukai Bekasi, yang memeriahkan peringatan HPI dengan turut menyelenggarakan serangkaian kegiatan pada Senin, 26 Januari 2026.
Membuka kegiatan dengan upacara khusus yang diikuti oleh seluruh pegawai Bea Cukai Bekasi, Kepala KPPBC TMP A Bekasi, Winarko Dian Subagyo menyampaikan dalam amanatnya untuk terus meneguhkan komitmen dalam menjaga dan menjunjung tinggi integritas.
Rangkaian kegiatan selanjutnya adalah “ICD Blood Donation”, berkolaborasi Bersama PMI Bea Cukai Bekasi selenggarakan donor darah yang terbuka bagi seluruh pegawai dan stakeholder. Sebanyak 52 pegawai dan stakeholder berhasil mendonorkan darahnya setelah lolos uji Kesehatan.
Diharapkan antusiasme Pegawai dan stakeholder dalam memperingati HPI melalui donor darah ini mampu berdampak baik karena setetes darah kita, berarti untuk mereka.
Perluas Wawasan Kepabeanan, Bea Cukai Bekasi Terima Kunjungan Industri SMK Islam Diponegoro Losari
15 Jan 2026
Bekasi (14/01) - Dalam rangka menjembatani dunia Pendidikan dengan dunia kerja serta memperluas wawasan siswa mengenai peran instansi pemerintah, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Bekasi menerima kunjungan industry dari SMK Islam Diponegoro Losari. Kegiatan edukatif ini berlangsung khidmat dan antusias di Aula Cibitung Kantor Bea Cukai Bekasi.
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Winarko Dian Subagyo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif pihak sekolah untuk mengenalkan para siswa secara langsung pada instansi kepabeanan.
"Kami sangat menyambut baik kehadiran adik-adik dari SMK Islam Diponegoro Losari. Penting bagi generasi muda untuk memahami bahwa Bea Cukai tidak hanya memungut pajak, tetapi juga melindungi masyarakat dari barang-barang berbahaya dan memfasilitasi perdagangan dan industry dalam negeri." Ujar Winarko
Sementara itu, Pembina Sekaligus Guru Pendamping Sekolah SMK Islam Diponegoro Losari, Agus Riyandi, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Bea Cukai Bekasi. Beliau berharap kunjungan ini dapat memberikan gambaran nyata mengenai dunia kerja dan dispilin yang direrapkan di instansi pemerintah.
"Kunjungan ini merupakan sarana belajar di luar kelas yang sangat berharga. kami berharap siswa tidak hanya melihat Gedung, tetapi memahami sistem, budaya kerja, dan regulasi yang ada, sehingga mereka lebih siap menghadapi dunia professional nantinya," tutur Agus
Selanjutnya, Sesi inti acara diisi dengan pemaparan materi mengenai Tugas dan Fungsi (Tusi) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Narasumber dari Bea Cukai Bekasi menjelaskan secara rinci 4 (empat) fungsi utama Bea Cukai yakni sebagai trade Facilitator (memfasilitasi perdagangan), Industrial Assistance (mendukung industri dalam negeri), Community Protector (melindungi masyarakat), dan Revenue Collector (memungut penerimaan negara).
Para siswa tampak antusias menyimak penjelasan mengenai alur barang masuk dan keluar, serta jenis-jenis barang yang diawasi peredarannya, seperti narkotika dan barang ilegal lainnya. Suasana semakin hidup Ketika sesi tanya jawab dibuka, dimana para siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar syarat menjadi pegawai Bea Cukai hingga teknis pembawaan barang penumpang.
Kegiatan kunjungan industri ini ditutup dengan pelaksanaan quiz dan sesi foto Bersama serta pertukaran plakat sebagai simbul sinergi antara Bea Cukai Bekasi dan SMK Islam Diponegoro Losari. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat membawa pulang ilmu baru yang bermanfaat dan motivasi untuk berkontribusi bagi bangsa di masa depan.(*)
Bekasi (09/01), Mengawali tahun 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Jakarta melaksanakan kegiatan Dialog Kinerja yang bertempat di Ruang Rapat Tambun, Kantor Bea Cukai Bekasi. Kegiatan ini dihadiri oleh satuan kerja di bawah Kanwil DJBC Jakarta sebagai bagian dari proses evaluasi dan penguatan kinerja organisasi.
Dialog Kinerja Organisasi (DKO) diawali dengan pemaparan dan ulas balik capaian kinerja satuan kerja di bawah Kanwil DJBC Jakarta sepanjang tahun 2025. Dalam sesi ini, disampaikan berbagai capaian strategis, realisasi target penerimaan, peningkatan kualitas pelayanan, serta pelaksanaan fungsi pengawasan dan fasilitas kepabeanan dan cukai yang telah dijalankan oleh masing-masing satuan kerja.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi evaluatif yang melibatkan satuan kerja di bawah Kanwil DJBC Jakarta. Kegiatan ini dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi selama tahun 2025, sekaligus merumuskan langkah perbaikan dan strategi peningkatan kinerja ke depan agar selaras dengan arah kebijakan organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Akhmad Rofiq, Kepala Kanwil DJBC Jakarta menyampaikan bahwa dialog kinerja menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi atas capaian yang telah diraih. “Melalui DKO ini, seluruh satuan kerja di bawah Kanwil DJBC Jakarta diharapkan mampu mengidentifikasi tantangan secara objektif, memperkuat sinergi, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepabeanan dan cukai secara berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan dialog kinerja ini, Kanwil DJBC Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kinerja yang akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan, pengawasan, serta tata kelola organisasi di lingkungan Bea dan Cukai khususnya di wilayah Jakarta ini.
Bekasi, (17/12/2025) – Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong ekspor nasional melalui Pelepasan Ekspor Serentak di delapan kota yang digelar pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan bertema “Sinergi Nusantara: Dari 8 Penjuru Menembus Pasar Dunia” ini dipusatkan di PT Denso Manufacturing Indonesia, Cikarang, sebagai lokus utama, dan diresmikan langsung oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, M.Si.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rusman Hadi, Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai, didampingi Moh. Saifuddin, Kepala Subdirektorat Registrasi Kepabeanan, Program Prioritas, dan AEO, serta Winarko Dian Subagyo, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi. Kehadiran jajaran Bea Cukai tersebut menegaskan komitmen institusi dalam mengawal kelancaran ekspor nasional, memastikan kepatuhan, serta memberikan kepastian layanan bagi pelaku usaha.
“Melalui penguatan kepatuhan dan pelayanan berbasis manajemen risiko, Bea Cukai memastikan kegiatan ekspor berjalan aman, tertib, dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha,” tegas Rusman.
Sebagai pengguna jasa Bea Cukai Bekasi yang telah menyandang status Authorized Economic Operator (AEO), PT Denso Manufacturing Indonesia menjadi contoh konkret sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menciptakan ekosistem ekspor yang efisien dan berdaya saing global. Presiden Direktur PT Denso Manufacturing Indonesia, Hirotsugu Kano, menyampaikan bahwa menjadi tuan rumah pelepasan ekspor serentak merupakan sebuah kehormatan.
“Merupakan suatu kehormatan bagi PT Denso Manufacturing Indonesia untuk menjadi tuan rumah pelepasan ekspor ini. Dukungan Bea Cukai melalui fasilitas AEO dan Jalur Prioritas sangat membantu kelancaran proses ekspor kami sehingga produk Indonesia dapat bersaing di pasar global,” ujar Hirotsugu.
Dari Cikarang, PT Denso Manufacturing Indonesia melepas enam kontainer ekspor dengan nilai mencapai USD 26,4 juta. Produk yang diekspor meliputi power window motor, power seat motor, servomotor, blower motor, washer system, wiper motor system, radiator cooling fan motor, dan throttle control motor. Produk-produk tersebut dikirim ke berbagai negara tujuan ekspor, yakni ASEAN (30 persen), Amerika Serikat dan Eropa (30 persen), serta Asia termasuk Jepang, Tiongkok, dan India (10 persen). Secara keseluruhan, nilai ekspor dari delapan titik pelepasan hampir mencapai Rp1 triliun, melibatkan 31 perusahaan sebagai tuan rumah di masing-masing daerah.
Selain ekspor yang dilakukan PT Denso Manufacturing Indonesia, terdapat tujuh titik lain di berbagai daerah yang secara serentak melaksanakan ekspor antara lain Mojokerto, Sleman, Semarang, Batam, Samarinda, Makassar, dan Badung. Hal ini menunjukkan bahwa penguatan ekspor tidak hanya terpusat di satu wilayah, melainkan tumbuh dari berbagai daerah sebagai wujud semangat dari Indonesia untuk dunia.
Dalam sesi sambutan, Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong peningkatan ekspor secara inklusif dan berkelanjutan dengan Program-program pemerintah dapat berjalan dengan baik berkat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan besar, menengah, koperasi merah putih, dan UMKM.
“Pemerintah berkomitmen meningkatkan ekspor melalui pemetaan desa-desa berpotensi ekspor, pelatihan desain dan manajemen ekspor, serta fasilitasi business matching yang melibatkan perwakilan dari 33 negara. Selain itu, berbagai perjanjian kerja sama perdagangan terus diperkuat, termasuk optimalisasi peran ITPC melalui program magang untuk mempelajari peluang pasar global,” ujar Menteri Perdagangan.
Kegiatan pelepasan ekspor serentak ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem ekspor nasional yang berdaya saing, berkelanjutan, dan inklusif. Sinergi antara kementerian/lembaga, Bea Cukai, pemerintah daerah, serta pelaku usaha diharapkan terus terjaga guna mendorong peningkatan kinerja ekspor, memperluas akses pasar global, dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.(*)
Bekasi, 17/12/2025 – Dalam puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Bea Cukai Bekasi kembali mengukuhkan Duta Sikap Dasar DJBC. Acara penobatan ini dilaksanakan pada Selasa, 16 Desember 2025 bertempat di Aula Cibitung Lantai III. Acara dihadiri oleh tak kurang dari 50 tamu undangan.
Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Winarko Dian Subagyo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan Duta Sikap Dasar DJBC merupakan komitmen nyata Bea Cukai Bekasi dalam membangun budaya kerja yang berintegritas.
“Melalui momentum Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2025, Bea Cukai Bekasi kembali menyelenggarakan pemilihan Duta Sikap Dasar DJBC sebagai sarana kampanye internal dalam menerapkan sikap dasar DJBC dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan para duta dapat menjadi teladan dan penggerak bagi seluruh pegawai dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” ujar Winarko.
Proses penetapan Duta Sikap Dasar DJBC di lingkungan Bea Cukai Bekasi dilaksanakan melalui beberapa tahapan. Setiap unit kerja mengusulkan pegawai sebagai kandidat duta. Selanjutnya dilakukan seleksi administrasi dan wawancara oleh Tim Penilai. Pegawai yang lolos seleksi kemudian mengikuti pemilihan secara terbuka, dengan hasil akhir ditetapkan melalui keputusan kepala kantor.
Terdiri dari lima nilai utama, yaitu jujur, korsa, loyal, inisiatif, dan korektif, yang dikenal dengan singkatan “KLIK-Jujur”, Sikap Dasar DJBC selaras dengan nilai-nilai Kementerian Keuangan yang ada. 5 pegawai yang terpilih sebagai duta yaitu: Agung Aryo sebagai Duta Korsa, Halim Surya sebagai Duta Loyal, dan M. Farrell Dzakinuddin sebagai Duta Inisiatif. Untuk Duta Korektif terpilih Purwa Rachmat sedangkan Abdur Rozid terpilih sebagai Duta Jujur.
Dengan dikukuhkannya Duta Sikap Dasar DJBC Tahun 2025, diharapkan para duta mampu menjadi agen perubahan yang menginspirasi pegawai lain untuk terus menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.(*)
Bekasi, (16/12/2025) – Bea Cukai Bekasi menggelar kegiatan Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025 pada hari Selasa, 16 Desember 2025. Kegiatan yang sarat makna ini diselenggarakan sebagai wujud komitmen nyata dalam menegakkan integritas dan membangun budaya antikorupsi di lingkungan Bea Cukai serta para pemangku kepentingan.
Peringatan Hakordia Tahun 2025 mengusung dua agenda utama, yakni penganugerahan penghargaan kepada pengguna jasa dan pegawai Bea Cukai Bekasi sebagai bentuk apresiasi atas komitmen terhadap integritas dan kepatuhan, serta pencanangan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pencanangan tersebut menjadi wujud nyata tekad bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Pada kesempatan tersebut, Bea Cukai Bekasi memberikan penghargaan kepada pengguna jasa kategori AEO-MITA Terbaik yang dinilai telah menunjukkan tingkat kepatuhan dan integritas yang tinggi dalam pelaksanaan kegiatan kepabeanan. Penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari hasil profiling unit terkait, laporan monitoring MITA–AEO Tahun 2025, penyelesaian dokumen TPB, ketepatan waktu penyampaian kewajiban pelaporan, hingga kesiapan sistem, sarana, dan prasarana penunjang kepabeanan.
Berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan, terdapat 3 nominasi penerima penghargaan AEO-MITA terbaik yaitu PT LG Electronics Indonesia yang juga merupakan perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat Mandiri, PT Yamaha Music Manufacturing Asia yaitu perusahaan penerima fasilitas kepabeanan berupa Kawasan Berikat, dan PT Hankyu Hanshin Logistics Indonesia sebagai penerima fasilitas Pusat Logistik Berikat.
PT LG Electronics Indonesia ditetapkan sebagai pemenang Penghargaan Kategori AEO–MITA Terbaik. Penetapan tersebut mencerminkan konsistensi PT LG Electronics Indonesia dalam menjaga kepatuhan, integritas, serta komitmen sebagai perusahaan jalur prioritas yang memperoleh pengakuan dari Bea Cukai.
Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Winarko Dian Subagyo, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara otoritas dan pengguna jasa dalam menjaga integritas. “Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen nyata para pengguna jasa dalam menjunjung tinggi kepatuhan dan integritas. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi teladan sekaligus pemicu semangat untuk terus membangun pelayanan kepabeanan yang bersih, profesional, dan terpercaya,” ujar Winarko.
CFO PT LG Electronics Indonesia, Whi Seong Park, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima serta menegaskan komitmen perusahaan terhadap kepatuhan dan integritas. “Kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Pengakuan ini menjadi motivasi bagi PT LG Electronics Indonesia untuk terus berkontribusi menjadi partner yang baik dan patuh,” ujar Whi Seong Park.
Melalui peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2025 ini, Bea Cukai Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya birokrasi yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik dan sinergi berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan.(*)
Bea Cukai Bekasi Beri Apresiasi kepada Pengguna Jasa pada Pencanangan Zona Integritas WBBM dan Hakordia 2025
19 Des 2025
Bekasi (16/12) Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025, Kantor Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan kegiatan Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Selasa, 16 Desember 2025, bertempat di Aula Lantai 3, Cibitung Bea Cukai Bekasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bea Cukai Bekasi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan.
Pada momentum tersebut, Bea Cukai Bekasi memberikan apresiasi kepada para pengguna jasa yang dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara serta menunjukkan tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap ketentuan kepabeanan dan Cukai. Pemberian apresiasi ini sekaligus menjadi bentuk penguatan sinergi antara Bea Cukai Bekasi dan pelaku usaha dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan berintegritas.
Apresiasi diberikan kepada beberapa perusahaan berdasarkan kategori kontribusi penerimaan negara, di antaranya PT Hankook Tire Indonesia sebagai penerima Bea Masuk Terbesar, PT Delta Jakarta Tbk atas kontribusi terbesar pada Cukai Minuman Mengandung Etil Alkohol, PT Sumber Kita Indah sebagai kontributor utama Cukai Etil Alkohol, serta PT Sumber Vapor Abadi atas kontribusi terbesar pada Cukai Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya.
Bea Cukai Bekasi juga memberikan apresiasi atas kepatuhan dan pemanfaatan fasilitas kepabeanan kepada PT LG Electronics Indonesia dalam kategori AEO MITA, PT VS Technology Indonesia dan PT Sumco Indonesia dalam kategori Kawasan Berikat, serta PT Indonesia TRC Industry dalam kategori Gudang Berikat.
Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Winarko Dian Subagyo, menyampaikan bahwa apresiasi ini merupakan bagian dari upaya mendorong budaya kepatuhan dan integritas di lingkungan Kepabeanan dan Cukai.
“Pencanangan Zona Integritas menuju WBBM tidak dapat berjalan tanpa dukungan dan sinergi dari para pengguna jasa. Melalui apresiasi ini, kami ingin menyampaikan terima kasih sekaligus mengajak seluruh pelaku usaha untuk terus menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan kepatuhan dalam setiap aktivitas Kepabeanan dan Cukai,” ujar Winarko.
VS Technologi diwakili oleh Bayu Fahmi Yudhistira menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan oleh Bea Cukai Bekasi.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kepatuhan dan menjalin kerja sama yang baik dengan Bea Cukai Bekasi. Kami merasakan komitmen Bea Cukai dalam memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan mendukung kelancaran kegiatan usaha,” ungkap Bayu.
Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Bekasi berharap semangat anti korupsi dan pembangunan Zona Integritas WBBM dapat terus diperkuat, tidak hanya di internal organisasi, tetapi juga bersama para pengguna jasa, guna mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani, dan dipercaya oleh masyarakat.(*)
Bekasi (18/12) Ketua Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB) Bekasi Cikarang, Bayu Fahmi Yudistira mendukung Program Transformasi yang terus dilakukan Bea dan Cukai. Hal tersebut disampaikan Bayu saat dijumpai di sela Acara Peringatan Hakordia dan Pencanangan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Selasa 16 Desember 2026 di Aula Kantor Bea Cukai Bekasi.
“Sudah lebih dari 25 tahun saya berkecimpung di dunia impor dan ekspor, dan Saya menjadi saksi langsung bagaimana layanan Bea Cukai Bekasi terus bertransformasi menjadi lebih modern dan akuntabel,” ujar Bayu.
Bayu menambahkan bahwa salah satu wujud transformasi terbesar adalah fasilitas Kawasan Berikat. Misalnya di tahun 2024, fasilitas ini mengelola total nilai Rp 72,03 triliun, naik dari tahun sebelumnya. Kontribusinya terhadap ekspor nasional pun meningkat menjadi 35,61%, menunjukkan peran strategis industri kita.
Bayu pun menambahkan bahwa pemberian fasilitas Kawasan Berikat ini dampaknya sangat luas. Kawasan Berikat menyerap lebih dari 1,75 juta tenaga kerja, mendorong rasio ekspor terhadap impor hingga 4,38 serta menghasilkan ekspor sebesar Rp 1.634,97 triliun.
Kontribusi terhadap negara juga signifikan. Pajak pusat mencapai Rp 23,30 triliun dan pajak daerah mencapai Rp 5,81 triliun. Nilai tambah yang tercipta pun melonjak menjadi Rp 560,10 triliun, disertai penambahan investasi sebesar Rp 194,84 triliun.
Demikian juga dampak tidak langsungnya juga besar. Lebih dari 378 ribu aktivitas ekonomi tercipta di sektor perdagangan, akomodasi, makanan dan transportasi.
“Inilah mengapa APKB bersama Bea Cukai Bekasi terus memperkuat kolaborasi. Karena manfaat Kawasan Berikat bukan hanya dirasakan pengguna jasa, tetapi juga masyarakat dan perekonomian nasional,” pungkas Bayu.(*)
Bekasi, (16/12/2025) - Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025, Kantor Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan kegiatan Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang dilaksanakan pada Selasa tanggal 16 Desember 2025 di Kantor Bea Cukai Bekasi. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan birokrasi yang berintegritas, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, jajaran pimpinan Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, pimpinan satuan kerja Kementerian Keuangan di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi, aparat penegak hukum, perwakilan asosiasi dan pelaku usaha, serta para stakeholder dan mitra kerja Bea Cukai Bekasi.
Dalam sesi sambutan, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Winarko Dian Subagyo menegaskan bahwa peringatan Hakordia merupakan momentum refleksi bagi seluruh pihak untuk meneguhkan kembali nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan.
“Integritas bukan hanya komitmen di atas kertas, tetapi harus tercermin dalam sikap, keputusan, dan tindakan kita sehari-hari. Pencanangan Zona Integritas menuju WBBM ini menjadi pengingat sekaligus penguat tekad Bea Cukai Bekasi untuk terus memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujar Winarko.
Lebih lanjut, Winarko menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Kami menyadari bahwa perjalanan menuju WBBM membutuhkan peran aktif seluruh stakeholder. Oleh karena itu, komitmen yang kita bangun hari ini harus dijaga dan diwujudkan bersama demi meningkatkan kepercayaan publik,” tambah Winarko.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian penghargaan kepada para pengguna jasa dan pegawai Bea Cukai Bekasi sebagai bentuk apresiasi atas komitmen terhadap kepatuhan, integritas, dan kontribusi nyata terhadap kinerja serta penerimaan negara. Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bersama dalam memperkuat sinergi antara Bea Cukai dan para pengguna jasa.
Puncak acara ditandai dengan pembacaan Deklarasi Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh pimpinan dan para stakeholder. Penandatanganan ini menjadi simbol keseriusan dan tanggung jawab kolektif dalam mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani.
Melalui pencanangan Zona Integritas menuju WBBM ini, Bea Cukai Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya integritas, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta memperluas kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Diharapkan, komitmen yang telah diikrarkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan secara konsisten dalam setiap proses pelayanan dan pengambilan keputusan, demi terwujudnya Bea Cukai Bekasi yang berintegritas dan melayani.(*)