Semua Berita

Asistensi ke IKM Potensial PT Cleine Sukses Indonesia

Bekasi (16/2) - Rangkaian kunjungan ke Industri Kecil dan Menengah (IKM) oleh Bea Cukai Bekasi berikutnya adalah mengunjungi IKM potensial lainnya yaitu PT. Cleine Sukses Indonesia. Produk yang dihasilkan PT Cleine Sukses Indonesia berupa produk fashion antara lain busana pria dan wanita, tas dan sepatu.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat lebih dekat IKM PT. Cleine dan memberikan sosialisasi fasilitas KITE IKM kepada PT. Cleine yang dapat mendukung kegiatan ekspor IKM.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Penyuluhan dan layanan informasi sekaligus agen fasilitas, Safianty Anwar diterima oleh Pimpinan PT. Cleine, Ibu Ifriyawani. Dalam diskusi, Ifriyawani menyampaikan sekilas gambaran profil usaha dan produk yang dihasilkan, dilanjutkan dengan pengalamannya dalam melakukan bisnis ekspor dengan para pembeli dari luar negeri seperti Malaysia, Tanzania dan lainnya. Ifriyawani juga menjelaskan kendala yang dialami berpengaruh pada persaingan harga produknya.

Menanggapi informasi tersebut, Safianty memberikan saran ke PT. Cleine untuk memanfaatkan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) IKM dengan menjadi Perusahaan KITE IKM. Dengan fasilitas tersebut, PT. Cleine bisa memperoleh pembebasan bea masuk dan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk impor bahan baku yang digunakan sehingga biaya produksi lebih efisien dan harga produk dapat bersaing di pasar internasional.

Kegiatan asistensi ke beberapa IKM potensial merupakan komitmen Bea Cukai Bekasi dalam mengajak perusahaan IKM untuk dapat meningkatkan ruang pasar ekspor di luar negeri sehingga mendukung program percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Asistensi ke IKM Potensial PT Rijae  Industri Boga

Bekasi (15/12) - Demi menjalankan fungsi sebagai Industrial Assistance dan dalam rangka menyukseskan Program Ekonomi Nasional (PEN), Bea Cukai Bekasi kembali melakukan asistensi ke salah satu IKM potensial yaitu PT Rijae Industri Boga. Ini merupakan kunjungan ke 2 (dua) Bea Cukai Bekasi ke perusahaan IKM tersebut.

Kunjungan ke 2 ini bukan tanpa maksud. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari upaya mengasistensi PT. Rijae Industri Boga dalam usaha merealisasikan pengembangan usahanya di bidang produk makanan sehingga bisa ekspor.

Dalam kesempatan ini, Safianty Anwar, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi sekaligus Agen Fasilitas, diterima oleh pimpinan PT. Rijae Industri Boga, Rico Sujarwanto. Keduanya terlibat dalam diskusi panjang dalam suasana santai. Rico banyak memberi penjelasan dalam prakteknya menyiapkan produk yang dihasilkan agar dapat diterima di pasar domestik maupun internasional. Rico juga mengajak berkeliling melihat tempat produksi baru yang disiapkan dan akan beroperasi dalam waktu dekat ini.

Safianty memberi arahan tentang hal-hal yang menjadi pedoman dalam persiapan memasuki pasar ekspor. Produk makanan merupakan salah satu komoditas ekspor yang memerlukan persyaratan dokumen untuk bisa mendapatkan kepercayaan atas jaminan mutu produk tersebut oleh negara buyer (pengimpor). Safianty juga menyampaikan himbauan agar PT. Rijae Industri Boga bisa memanfaatkan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor untuk Industri Kecil dan Menengah (KITE IKM).

Bea Cukai Bekasi Menerima Penghargaan Pengelola Keuangan dari KPPN Bekasi

(Bekasi, 15/12) Bertempat di Aula Kantor Walikota Bekasi telah diselenggarakan acara penyerahan DIPA dan daftar alokasi TKDD TA 2022 kepada instansi vertikal Kementerian/Lembaga di Kota dan Kabupaten Bekasi oleh Sekretaris Daerah Kota Bekasi bersama Kepala KPPN Bekasi. DIPA K/L dan Daftar Alokasi TKDD yang diserahkan tersebut merupakan dokumen APBN yang sangat penting untuk menjadi acuan bagi para menteri, pimpinan lembaga, dan kepala daerah dalam melaksanakan berbagai program pembangunan secara kolaboratif, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala KPPN Bekasi menghimbau kepada para kepala satuan kerja yang hadir untuk senantiasa melakukan langkah-langkah strategis akhir tahun dan mengingatkan untuk memanfaatkan DIPA dan TKDD tahun 2022 dengan sebaik-baiknya sesuai dengan fokus kebijakan anggaran tahun depan.

Dalam acara tersebut diserahkan pula Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2020 kepada Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi yang lima tahun berturut-turut telah menerima opini WTP sejak 2016.

Selain penghargaan opini WTP , KPPN Bekasi juga memberikan penghargaan KPPN Bekasi Award kepada Satuan Kerja Terbaik Tahun Anggaran 2021 Wilayah Kerja KPPN Bekasi. Bea Cukai Bekasi berhasil meraih penghargaan tersebut, yakni sebagai Satuan Berkinerja Terbaik peringkat 2 kategori Satuan Kerja Pagu Besar, piagam penghargaan ini diserahkan oleh Kepala KPPN Bekasi dan diterima langsung Kepala KPPBC TMP A Bekasi.

Forum Cerdas Pegawai : “Kenapa Sih Personal Boundaries itu Penting?”

Bekasi (10/12) - Untuk membentuk ASN yang profesional, berkualitas dan dapat diandalkan oleh masyarakat Indonesia, diperlukan adanya program pembekalan dan pembelajaran baik hard skill maupun soft skill yang memadai. Tidak hanya secara pribadi, tetapi juga pembekalan yang diberikan oleh instansi sebagai wujud dari prinsip learning organization.

Oleh karena itu, Bea Cukai Bekasi melalui Badan Eksekutif Milenial (BEM) mengadakan Forum Cerdas Pegawai edisi Mental Health Series yang bertemakan “Kenapa Personal Boundaries itu Penting?”. Kegiatan ini berupa penyampaian materi dan diskusi interaktif yang dikemas secara hybrid di Aula Cibitung Lt.3 dan melalui zoom meeting.

Hadir sebagai narasumber, Keumala Nuranti, seorang Psikolog sekaligus CEO Dealink Consultant. Acara diikuti dengan antusias oleh seluruh pegawai Bea Cukai Bekasi, bahkan beberapa pegawai Bea Cukai dari kantor lainnya.

Pada akhir acara, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Bobby Situmorang, menyampaikan clossing statement yaitu “personal boundaries must be ended by sacrifice

Apel Khusus : Hari Antikorupsi Sedunia Tahun 2021  Bekasi (10/12)

Dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi Tahun 2021 yang mengusung tema “Satu Padu, Bangun Budaya Anti Korupsi” Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan apel khusus yang diselenggarakan secara hybrid di halaman depan Bea Cukai Bekasi dan melalui media zoom meeting.

Apel dipimpin oleh Bobby Situmorang selaku Kepala Kantor. Pada momentum ini, beliau menyampaikan amanat terkait integritas yang harus terus dibangun karena integritas adalah marwah yang bukan dibentuk karena diminta namun karena kita yang membutuhkan. Selanjutnya beliau mengingatkan akan penguatan budaya integritas, salah satunya melalui keluarga yang memiliki peran penting dalam memberikan dukungan budaya antikorupsi.
“Integritas adalah pondasi utama dalam membangun budaya antikorupsi,” ucap Bobby Situmorang.

Selain itu, mengingat tahun 2021 yang hampir selesai, beliau juga memberikan arahan terkait beberapa program kerja di tahun 2022 yang diharapkan mampu dilaksanakan dengan baik oleh setiap pegawai di lingkungan Bea Cukai Bekasi.

Monitoring Harga Transaksi Pasar : Barang Kena Cukai Hasil Tembakau

Bekasi (09/12) Bea Cukai Bekasi kembali laksanakan monitoring Harga Transaksi Pasar (HTP) terhadap Barang Kena Cukai berupa Hasil Tembakau yakni rokok di 4 (empat) kecamatan pada Kota dan Kabupaten Bekasi yang berlokasi di Bojongmangu, Tambun Utara, Jati Sampurna, dan Bekasi Barat pada tanggal 6 s.d. 9 Desember 2021.

Pemantauan ini dilaksanakan dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan. Kegiatan rutin yang dilakukan setiap triwulan ini bertujuan untuk memastikan harga transaksi pasar tidak melampaui harga jual eceran yang tercantum pada pita cukai rokok sekaligus kontrol terhadap tarif cukai yang berlaku di peredaran.

Disisi lain, tim Bea Cukai Bekasi juga melakukan pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal di pasar serta memberikan kampanye “Stop, Rokok Ilegal!” dan sosialisasi agar masyarakat mengerti akan dampak negatif dari penjualan rokok ilegal tersebut.

Pelayanan Bea Cukai Bekasi kepada Penyandang Disabilitas

Bekasi (08/12) Hari ini bea cukai bekasi kedatangan pengguna jasa istimewa. Mereka adalah pengguna jasa tuli yang akan melakukan registrasi imei dan merupakan salah satu admin pusbisindo. Untungnya bea cukai bekasi telah menerapkan bahasa isyarat sebagai bagian dari program kerja

Pengarusutamaan Gender (PUG) sejak tahun 2019. Sehingga mereka tetap dapat dilayani dengan baik. Dengan kehadiran mereka, bea cukai bekasi menjadi lebih paham bahwa peningkatan kesadaran mengenai implementasi PUG dengan menerapkan pelayanan publik yang inklusif salah satunya bahasa isyarat sangatlah penting untuk mendukung pelayanan prima bagi penyandang disabilitas.

Dialog Kinerja Organisasi: Perbaikan Sistem Pengawasan KB Mandiri

Bekasi (07/12) Bertempat di ruang rapat Tambun Lt. 2, Bea Cukai Bekasi melaksanakan
rapat Dialog Kinerja Organisasi (DKO) periode capaian s.d. bulan November 2021.

Rapat dilaksanakan secara hybrid langsung di ruang rapat dan melalui media zoom meeting. Rapat dipimpin oleh Kepala Kantor, Bobby Situmorang dan dihadiri oleh para pejabat pengawas beserta perwakilan dari masing-masing seksi.

Selain membahas capaian kinerja dan monitoring evaluasi program kerja Bea Cukai Bekasi sampai dengan bulan November 2021, Kepala Kantor juga memberikan beberapa arahan. Salah satu poin penting dalam arahan beliau adalah terkait pengawasan kepada Kawasan Berikat (KB) Mandiri.

“Kita perlu bersama memikirkan dan menyiapkan suatu sistim yang yang mendukung pengawasan untuk memastikan kegiatan di KB Mandiri terutama distribusi barang ke dan dari lokal berjalan sesuai ketentuan”, ujar Bobby Situmorang.

Kegiatan dialog ini menjadi wadah evaluasi guna meningkatkan kualitas kinerja organisasi untuk Bea Cukai Makin Baik.

Bea Cukai Bekasi  Siap Menuju ZI-WBK 2021

Bekasi (06/12) Bea Cukai Bekasi menghadiri pelaksanaan penilaian Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Tim Penilai Nasional (TPN) Kemenpan-RB melalui media zoom meeting.
Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Bobby Situmorang, hadir lengkap bersama seluruh tim pembangunan WBK Bea Cukai Bekasi.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat, Yusmariza, juga hadir secara virtual untuk memberi dukungan kepada Bea Cukai Bekasi. Agusdin Muttakin sebagai tim penilai nasional WBK dari Kemenpan-RB memberikan beberapa pertanyaan dan permintaan konfirmasi atas hasil pembangunan ZI WBK di Bea Cukai Bekasi.

Pada kesempatan tersebut, Bobby Situmorang menyampaikan pemaparan berisi upaya dan strategi Bea Cukai Bekasi dalam mewujudkan ZI WBK. Beberapa program kerja dan inovasi terus dikembangkan oleh Bea Cukai Bekasi sebagai wujud extra effort pada setiap lini Bea Cukai Bekasi dalam melayani pengguna jasa.

Bea Cukai Bekasi terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan. Ini menjadi salah satu bentuk komitmen Bea Cukai Bekasi untuk mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi.