Semua Berita
Bekasi (13/10/2021) - Dalam rangka mendukung Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk mengembangkan budaya organisasi, Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan small class membahas manajemen risiko.
Hadir sebagai narasumber, Mochamad Ardi Prabowo, Pelaksana Pemeriksa pada Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai. Kegiatan ini dilakukan secara hybrid di ruang sky bridge KPPBC TMP A Bekasi dan melalui media zoom meeting selama dua hari berturut-turut. Kegiatan diikuti oleh pejabat pengawas di setiap seksi dan beberapa pelaksana yang ditunjuk sebagai staf koordinator manajemen risiko di lingkungan KPPBC TMP A Bekasi.
Selain pemaparan materi, dalam kegiatan ini setip peserta diminta untuk menyajikan manajemen risiko pada masing-masing unit kerjanya untuk didiskusikan bersama saat small class berlangsung. Antusiasme para peserta dan pejabat pengawas yang mengikuti kegiatan tergambar pada sesi diskusi yang berjalan dengan interaktif.
Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman pegawai terkait manajemen risiko di lingkungan Bea Cukai Bekasi.
Survey Kepuasan Pengguna Jasa
19 Okt 2021
Halo sobat BC Bekasi !!
Kantor Bea Cukai Bekasi merupakan salah satu satuan kerja di wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang memiliki tugas pelayanan. Oleh karena itu, telah dilakukan penilaian atas kepuasan pengguna jasa terhadap pelayanan yang diberikan oleh Bea Cukai Bekasi.
Tahun 2021 ini, pada Survei Kepuasan Pengguna Jasa (SKPJ), Bea Cukai Bekasi memperoleh indeks 4,44 dari skala 5 yang artinya pelayanan yang diberikan termasuk dalam kategori puas.
Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi terbaik yang telah diberikan oleh Pegawai dan kepercaayan para pengguna jasa terhadap pencapaian ini.
Dengan pencapaian yang telah kami dapat ini, tentunya kami akan terus mawas diri dan senantiasa berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna jasa.
Kunjungan Workshop Dan Asistensi IT Inventory PT Epiterma Mas Indonesia
Industrial Asisstance merupakan salah satu fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Sejalan dengan fungsi tersebut, Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai V Bea Cukai Bekasi, Andrie Kriesniawan didampingi oleh Pemeriksa Bea Cukai Pertama Husni Fattah Prasetya dan Edo Tarigan melaksanakan kunjungan workshop dan asistensi IT Inventory kepada PT Epiterma Mas Indonesia.
Kegiatan kunjungan diterima oleh Direktur PT Epiterma Mas Indonesia, Johan Parulian Sihotang, Manager Produksi, Bertson dan Manager Engineering, Murdono. Kegiatan diawali dengan kunjungan ke ruang hanggar Bea Cukai dilanjutkan ke workshop PT Epiterma Mas Indonesia.
Pemaparan profil perusahaan dan IT Inventory PT Epiterma Mas Indonesia disampaikan oleh Johan Parulian Sihotang. Dalam penjelasannya, PT Epiterma Mas Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi dengan menggunakan bahan baku 90 persen asal lokal dan 10 persen asal impor dan sebagian besar penjualan hasil produksi diekspor ke negara-negara di Benua Afrika dan Australia terutama untuk konstruksi pertambangan.
Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan IT Inventory, dalam penjelasannya IT Inventory perusahaan sempat terkena serangan virus yang mengakibatkan sebagian data PT Epiterma tidak dapat diakses, sehingga PT Epiterma harus membangun sistem IT Inventory baru dengan menggunakan sistem ERP ( Enterprise Resource Planning ) yang merupakan subsistem dari sistem informasi akuntansi perusahaan.
Kepala Seksi PKC V Andri Kriesniawan memberikan apresiasi atas kerja keras PT Epiterma Mas Indonesia terhadap perbaikan yang telah dilakukan dan berharap proses peralihan ke sistem IT Inventory yang baru dapat segera diselesaikan.
Bekasi (06/10) Bea Cukai Bekasi laksanakan rapat Dialog Kinerja Organisasi (DKO) periode capaian s.d. bulan September 2021.
Rapat dilaksanakan secara hybrid di ruang rapat Tambun lantai 2 Bea Cukai Bekasi dan melalui media zoom meeting. Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor, Bobby Situmorang, dan dihadiri oleh para pejabat pengawas beserta perwakilan dari masing-masing seksi.
Pada rapat DKO tersebut terdapat beberapa arahan dari Kepala Kantor dan dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap capaian kinerja pada masing-masing Indikator Kinerja Utama (IKU) periode s.d. bulan September 2021 pada pemilik peta stategis.
Bekasi (06/10) Dalam rangka meningkatkan disiplin pegawai, Bea Cukai Bekasi laksanakan apel rutin bulan Oktober pada hari Rabu, 6 Oktober 2021. Apel dilaksanakan oleh seluruh pegawai di lingkungan Bea Cukai Bekasi secara hybrid, baik daring maupun luring di Aula Cibitung Lantai 3 KPPBC TMP A Bekasi.
Bobby Situmorang, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi bertindak sebagai pejabat pengambil apel. Pada kesempatan yang baik tersebut, beliau menyampaikan beberapa amanat kepada peserta apel.
Pertama, beliau mengingatkan akan pentingnya rasa syukur atas kesehatan yang diberikan kepada kita semua. Selanjutnya, beliau menyampaikan terkait perjalanan pakaian dinas Bea Cukai dan peresmian penggunaan tanda pangkat baru di lingkungan Bea Cukai pada hari Jum’at, 1 Oktober 2021 yang lalu. "Apapun warna, model, bentuk, maupun tanda pangkat yang kita kenakan patutnya tidak menjadi penghambat kita dalam bekerja. Kita harus menyamakan persepsi bahwa jabatan bukanlah penghalang dalam melayani masyarakat" ucap Bobby Situmorang sebelum menutup amanat.
Sebagai penutup kegiatan apel, diberikan penghargaan secara simbolis kepada pegawai berprestasi di Bea Cukai Bekasi serta apresiasi kepada pegawai yang diusulkan dalam Bekasi Customs Officers of Three Month.
Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pengelolaan DBH CHT Bersama Pemerintah Kota Bekasi
Bekasi (01/10) Mengawali bulan Oktober 2021, Tim Bea Cukai Bekasi hadiri rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Bekasi guna membahas tindak lanjut pengelolaan DBH CHT. Rapat dilaksanakan secara tatap muka di Media Center, Stadion Chandrabaga, Bekasi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Eka Hidayat Taufik. Pada kesempatan tersebut dilakukan diskusi oleh mengenai mekanisme pelaksanaan rencana kegiatan beserta timeline kegiatan dalam rangka pemanfaatan DBH CHT pada semester II tahun 2021 ini.
Rapat ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi antara Bea Cukai Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi dalam optimalisasi pemanfaatan DBH CHT.
Tim Pengarusutamaan Gender (PUG) Bea Cukai Bekasi berkesempatan melakukan kunjungan ke PT Omron Manufacturing of Indonesia pada Rabu 29 September 2021. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat dari dekat implementasi PUG dan melakukan diskusi serta sharing tentang keberlangsungan implementasi PUG. Bersama Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Bobby Situmorang, Tim PUG Bea Cukai Bekasi yang ikut dalam kunjungan ini adalah Ketua Tim PUG Bea Cukai Bekasi, Niken Permata Sari, serta perwakilan dari pokja-pokja.
PT Omron Manufacturing of Indonesia merupakan salah satu perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat Mandiri yang merupakan benchmark dalam mengimplementasikan PUG di wilayah pengawasan dan pelayanan Bea Cukai Bekasi. Dengan dilandasi pada salah satu nilai perusahaan yaitu nilai sosial membuat manajemen PT Omron Manufacturing of Indonesia terlihat sangat responsif dalam pengelolaan SDMnya. Hal ini tercermin dalam komitmen PT Omron Manufacturing of Indonesia yang mempelopori memperkerjakan penyandang disabilitas, dimana sampai saat ini terdapat 35 orang SDM disabilitas yang bekerja di perusahaan.
Pada kesempatan ini, tim PUG Bea Cukai Bekasi melihat secara dekat pengelolaan Baby Day Care yang menjadi salah satu sarana prasarana responsif gender yang sangat dirasakan manfaatnya oleh karyawan.
Tim PUG Bea Cukai Bekasi berharap implementasi PUG yang sudah baik di PT Omron Manufacturing of Indonesia bisa terus berlangsung untuk menunjang kinerja dan produktivitas perusahaan.
Lebih Dekat Dengan Stakeholder, BC Bekasi Laksanakan CVC Ke PT Omron Manufacturing of Indonesia
04 Okt 2021
Bekasi (29/09) Bea Cukai Bekasi kembali laksanakan program kunjungan yang bertajuk Customs Visit Customer (CVC) ke salah satu perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat Mandiri (KBM), yaitu PT Omron Manufacturing of Indonesia (PT OMI) yang terletak di Kawasan Industri EJIP, Cikarang. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk asistensi kepada pengguna jasa dalam upaya meningkatkan kepatuhan di bidang kepabeanan.
Sambutan Presiden Direktur PT OMI, Irawan Santoso, mengawali pertemuan. Dalam sambutannya dipaparkan bahwa PT OMI adalah sebuah anak perusahaan Omron Corp (Jepang) yang bergerak di bidang elektronik yang telah beroperasi lebih dari 25 tahun memproduksi alat-alat elektronik seperti Relay dan Switch.
Dalam menjalankan proses bisnisnya, PT OMI menerapkan 3 (tiga) nilai yaitu : Business value, Social value dan Clean Governance. PT OMI juga menjadi salah satu peraih penghargaan Primaniyarta, yaitu penghargaan tertinggi yang diberikan Pemerintah Indonesia kepada eksportir yang dinilai paling berprestasi di bidang ekspor dan dapat menjadi teladan bagi eksportir lain pada kategori eksportir berkinerja.
Sambutan kedua disampaikan oleh Bobby Situmorang, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi. Bobby menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah sebagai media silaturahmi serta sebagai bentuk pengingat kepada partner untuk memenuhi segala yang menjadi kewajiban pengusaha penerima fasilitas KBM. Dalam pemaparannya juga disampaikan poin-poin penting diantaranya tentang pentingnya IT Inventory yang merupakan tampilan suatu perusahaan, “Saya berharap PT OMI dapat menjadi perusahaan KBM yang memiliki IT Inventory terbaik dan menjadi teladan bagi perusahaan lain” ujar Bobby Situmorang.
Tim Bea Cukai Bekasi diberi kesempatan untuk melakukan Plant Tour yang menjadi kegiatan penutup pada kegiatan CVC ini. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat menciptakan sinergi yang baik antara Bea Cukai dan pihak perusahaan serta menjadi wadah perbaikan untuk kedua pihak.
Bekasi (23/09) Dalam rangka memudahkan pelayanan Bea Cukai Bekasi kepada pengguna jasa penerima fasilitas kepabeanan, Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan Training of Trainers terkait Pembekalan Pengujian IT Inventory. Bertempat di Ruang Sky Bridge lantai 2 Bea Cukai Bekasi, kegiatan dihadiri secara tatap muka dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan yang berlaku oleh Kepala Seksi PKC, PBC Ahli Pertama dan Pelaksana terkait. dibagi menjadi 3 (tiga) sesi sejak hari Selasa, 21 September 2021 sampai dengan hari Kamis, 23 September 2021.
Acara dibuka langsung oleh narasumber, Rinsan Siagian selaku Kepala Seksi PKC IV . Pada kesempatan tersebut disampaikan format tampilan IT Inventory untuk KB, GB, dan TPB. IT Inventory merupakan sistem informasi yang dirancang oleh perusahaan yang memuat seluruh dokumen dan transaksi barang di perusahaan. Sehingga disampaikan bahwa jumlah dokumen yang tertera di CEISA dan IT Inventory yang seharusnya sesuai.
Dengan adanya Training of Trainers terkait Pembekalan Pengujian IT Inventory ini diharapkan bagi para peserta untuk dapat memahami lebih mendalam tentang IT Inventory serta dapat menjalankan tugas dan fungsinya sebagai industrial assistance.