Semua Berita
Melalui Customs Visit Customer, Bea Cukai Bekasi Dorong Kepatuhan Perusahaan Kawasan Berikat
20 Sep 2023
Bekasi (20/09/23). Melalui kegiatan Customs Visit Customer (CVC), Bea Cukai Bekasi memberikan asistensi kepada Pengusaha Kawasan berikat agar meningkatkan kepatuhan. Pada Senin 26 September 2023 rombongan mengunjungi PT Yutu Leports Jaya. Rangkaian kegiatan CVC ini merupakan agenda yang dilaksanakan secara marathon. Tidak kurang dari 7 perusahaan dikunjungi oleh tim dalam kurun waktu 1 minggu terakhir.
Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi bersama dengan tim ingin memastikan terlaksananya peraturan dan terpenuhinya kewajiban perusahaan penerima fasilitas tempat penimbunan berikat tersebut. Dalam kunjungan tersebut Yanti memantau langsung keberlangsungan usaha serta melaksanakan audiensi terkait tantangan yang sedang dihadapi oleh perusahaan.
Son Do Heon, President Director PT Yutu Leports menyambut baik kunjungan tersebut dan mengatakan bahwa perusahaan sangat terbantu dengan fasilitas ini sehingga perlambatan ekonomi yang terjadi tidak secara signifikan mempengaruhi kinerja perusahaan.
Kawasan Berikat adalah instrument fiskal dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di mana atas barang yang masuk diberikan penangguhan Bea Masuk dan tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI).Tujuan fasilitas untuk memberikan kemudahan berusaha di Indonesia. Ada persyaratan yang wajib dipatuhi oleh perusahaan. kepatuhan dan komitmen perusahaan diperlukan agar terjalin sinergi baik antara Bea Cukai dan Pengusaha. Bea Cukai mendukung perusahaan dan perusahaan mendukung ekonomi negara. Demi Indonesia yang semakin maju
Monitoring dan Evaluasi IT Inventory, Bea Cukai Bekasi Laksanakan Customs Visit Customer ke PT Woo In
20 Sep 2023
Bekasi (18/09) Masih dalam rangkaian CVC Marathon Day, Bea Cukai Bekasi kali ini melaksanakan Customs Visit Customer ke salah satu perusahaan Kawasan Berikat (KB) yang bergerak di bidang industri suku cadang mobil, AC, kulkas, dan konektor premium presisi kecil, yakni PT Starion Woo In di Kawasan MM2100 pada Senin 18 September 2023. Dalam kesempatan tersebut, Yanti Sarmuhidayanti selaku Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi menyampaikan apresiasi kepada Woo In yang menerima dengan baik kedatangan tim Bea Cukai Bekasi.
“Kami berharap, PT Woo In senantiasa menjaga kepatuhan terhadap peraturan kepabeanan yang berlaku serta memastikan untuk memonitoring dan evaluasi IT Inventory pada perusahaan,” ungkap Yanti.
President PT Starion Woo In, Jung Young Seop yang menyambut kehadiran Bea Cukai Bekasi tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bea Cukai Bekasi yang telah bersinergi dan mendukung PT Woo In dalam hal ini terkait proses bisnis kepabeanan.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas dari Bea Cukai Bekasi untuk memastikan kepatuhan dan transparansi dalam mematuhi peraturan Kepabeanan Cukai dan Perpajakan, khususnya dalam pengelolaan inventarisasi IT perusahaan. Ini juga mencerminkan komitmen Bea Cukai dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan legalitas dalam aktivitas perdagangan.
Dengan berjalannya kunjungan ini, diharapkan bahwa PT Woo In akan terus menjaga kualitas dan akurasi dalam manajemen IT inventory mereka, dan kerjasama positif antara pihak perusahaan dan Bea Cukai Bekasi akan terus berlanjut.
Bekasi (15/09/2023) Kelancaran Program Customs Visit Customer (CVC) pada hari pertama ke Gudang Berikat PT Yusen Logistics Solutions Indonesia serta hari kedua ke PT Inko Prima Idaman Apparel tak membuat Bea Cukai Bekasi puas. Pada hari ketiga, Jumat 15 September 2023, Bea Cukai Bekasi mengunjungi PT. Oksha Teknologi Indonesia, sebuah perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat yang merakit komponen elektronik.
Yanti Sarmuhidayanti selaku Kepala Bea Cukai Bekasi menyampaikan bahwa Tempat Penimbunan Berikat berkewajiban membuat laporan terkini stok barang di Gudang.
“Aktivitas ini harus dilakukan dengan teliti dan cermat agar tidak terjadi salah pencatatan kegiatan Stock Opname ini akan membantu perusahaan atau Bea Cukai dalam mengawasi lalu lintas barang yang masuk dan keluar Kawasan Berikat,” ujar Yanti.
Selain itu, Yanti berserta tim melakukan pengecekan secara langsung implementasi tata laksana Kawasan Berikat (KB) termasuk pengelolaan IT Inventory, CCTV, dan kondisi sarana dan prasarana.
Pada kesempatan tersebut, Willy selaku Direktur PT. Oksha Teknologi Indonesia menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan juga apresiasi atas pelayanan yang selama ini telah diberikan oleh Bea Cukai Bekasi. Hal tersebut membantu perusahaan untuk bertahan.
Bekasi (14/09/2023) Program Customs Visit Customer (CVC) kembali digalakkan Bea dan Cukai Bekasi secara maraton. Setelah di hari pertama mengunjungi Gudang Berikat PT Yusen Logistics Solutions Indonesia, kali ini di hari kedua rombongan menilik produksi pakaian bermerk internasional, PT Inko Prima Idaman Apparel. Kegiatan yang berlangsung pada 14 September 2023 tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Bea dan Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti.
Perusahaan yang didirikan sejak September 2004 tersebut telah dipercaya memproduksi pakaian pria dan wanita dengan merk-merk ternama seperti Tommy Hilfiger, Docker, Live’s, Zara, Massimo Dutti, Lotto dan brand lainnya. Ekspor barang-barang tersebut ditujukan ke Asia, Eropa, Amerika dan Amerika Latin.
Di awal kunjungan Yanti menyampaikan bahwa tujuan program Customs Visit Customer (CVC) agar Bea dan Cukai dapat melihat secara langsung implementasi tata laksana Kawasan Berikat (KB) termasuk pengelolaan IT Inventory, CCTV, dan kondisi sarana dan prasarana ruangan hanggar serta mengetahui kondisi perusahaan.
Di tengah situasi perekomonian global yang dinamis berpengaruh secara langsung terhadap penurunan order terutama dari pangsa pasar Eropa. Hal tersebut disampaikan Eko Sriwinarno, Manajer Ekspor Impor saat mendampingi Nasrudin, Presiden Direktur PT Inko Prima Idaman Apparel.
Eko juga menyampaikan apresiasinya atas persetujuan pengerjaan barang dari daerah pabean Indonesia lainnya yang telah diberikan oleh Bea Cukai Bekasi. Kegiatan tersebut dapat membantu perusahaan untukl bertahan di saat permintaan dari buyer luar negeri menurun.
Yanti merespons hal tersebut dengan menyampaikan agar perusahaan tetap menjaga performa dan kepatuhannya kepada peraturan yang berlaku dan menyampaikan komitmennya untuk membantu melalui peningkatan kualitas dan kecepatan layanan dan pengawasan yang efektif.
Bekasi (14/09/2023) Bea Cukai Bekasi melakukan program Customs Visits Customers (CVC) ke PT Yusen Logistics Solutions Indonesia, salah satu perusahaan penerima fasilitas Gudang Berikat di Bekasi pada Rabu 13 September 2023. Rombongan dipimpin langsung Kepala Kantor Bea dan Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti. Bea Cukai Bekasi secara periodik melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer (CVC) yang merupakan salah satu bentuk asistensi kepada pengguna jasa serta upaya pengawasan untuk meningkatkan kepatuhan pengguna jasa
Yanti mengungkapkan bahwa kedatangan tim dalam rangka menjalin komunikasi yang baik antara KPPBC Tipe Madya Pabean A Bekasi dengan pengguna jasa serta menekankan peran penting Gudang Berikat sebagai prime mover peningkatan konektivitas logistik di Indonesia,
“Keberadaan perusahaan ini harus bisa mendorong terciptanya rantai pasok yang cepat bagi penyediaan bahan baku untuk industri di Indonesia sehingga diharapkan dapat mendorong kinerja logistik Indonesia,’’ ungkap Yanti.
Melaui program CVC Bea dan Cukai dapat melihat secara langsung implementasi tata laksana Gudang Berikat (GB) termasuk pengelolaan IT Inventory, CCTV, dan kondisi sarana dan prasarana ruangan hanggar serta mengetahui kondisi perusahaan.
Pihak perusahaan diwakili Alex, selaku Sales Manager menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan juga pelayanan yang selama ini telah diberikan oleh Bea Cukai Bekasi secara optimal. Pada kesempatan yang sama Alex juga menjelaskan profil perusahaan dan kesamaan dengan visi dan misi perusahaan dalam mendorong logistik di Indonesia.
“Dengan visi “Connecting people, businesses & communities to a better future – through logistics dan misi To become the world’s preferred supply chain logistics company – applying insight, service quality and innovation to create sustainable growth for business and society kami telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan penerima fasilitas Gudang Berikat dengan kinerja yang menggembirakan.” ungkap Alex.
PT Yusen Logistics Solutions Indonesia, merupakan penyelenggara Gudang Berikat yang menawarkan complete portfolio untuk jasa yang didesain untuk mengatur complex and ever-changing supply chains. Perusahaan menawarkan solusi atas supply produk-produk seperti produkl retail, automotive, food, healthcare, aerospace dan technology.
Bea Cukai Bekasi dan Satpol PP Kabupaten Bekasi Sosialisasikan Aturan Cukai Secara Maraton
14 Sep 2023
Bekasi, (14/09/2023) Bea Cukai Bekasi bersama Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi kembali bersinergi dalam program sosialisasi DBHCHT. Kegiatan dengan cara mengunjungi setiap kecamatan secara maraton di Kabupaten Bekasi ini merupakan bagian dari program kolaboratif sosialisasi dan edukasi di bidang penegakan hukum DBHCHT.
Bertempat di Aula Desa Pasir Sari Kecamatan Cikarang Selatan acara dihadiri puluhan pamong desa dan dusun serta aparat kecamatan, perwakilan Polsek Cikarang Selatan, Kepala Puskesmas Cikarang Selatan dan tokoh masyarakat pada Rabu 13 September 2023.
Acara dibuka oleh Camat Cikarang Selatan. Muhammad Said. Dalam sambutannya Said mengapresiasi kegiatan penyuluhan yang langsung diberikan kepada para pemuka masyarakat di Kecamatan Cikarang Selatan. Said mengharapkan partisipasi dari pemuka masyarakat yang hadir untuk menyampaikan kembali materi yang didapatkan kepada masyarakat sekitarnya.
H Rohadi, SE S.IP MM Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kab Bekasi turut hadir dalam acara. Rohadi juga menyampaikan bahwa acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian 12 acara sosialisasi ke seluruh kecamatan di Kab Bekasi tahun 2023. “Kami lakukan secara maraton bersama Bea Cukai memfasilitasi untuk memberikan dan berbagi pengetahuan terkait dengan aturan Cukai utamanya cara mengidentifikasikan pita cukai ilegal. “ Ungkap Rohadi
Bertindak sebagai narasumber Undani kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi. Dalam paparannya Undani menjelaskan pengetahuan dasar Cukai meliputi pengertian , dasar hukum dan peranan cukai sebagai sumber penerimaan dan alat bantu pengawasan. Di bagian akhir Undani juga menjelaskan pengetahuan tentang identifikasi pita cukai, desain pita cukai baru dan metode yang dipakai mengidentifikasikan pita cukai.
Penyampaian informasi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang cukai kepada masyarakat dan pemangku kepentingan merupakan salah satu program bidang penegakan hukum. Ada tiga prioritas penggunaaan DBH CHT yaitu bidang kesejahteraan masyarakat dan bidang kesehatan serta penegakan hukum.
Pelaksanaan sosialisasi tersebut diharapkan menjadi program yang tepat sasaran, berdampak luas bagi masyarakat sesuai Rancangan Kegiatan dan Penganggaran (RKP) DBH CHT. Program yang dilaksanakan memperhatikan capaian keluaran, kebutuhan dan anggaran yang telah ditetapkan.(*)
Sinergi Bea Cukai Bekasi dan Pemda Kota Bekasi dalam Optimalisasi DBHCHT dan Pemberdayaan UMKM
12 Sep 2023
Bekasi (11/09), Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti, berkesempatan untuk melakukan koordinasi serta perkuat sinergi bersama Walikota Bekasi, Tri Adhianto C, pada hari Senin, 11 September 2023. Pertemuan ini membahas dua agenda penting terkait perkembangan ekonomi dan dukungan pemerintah kota terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta optimalisasi pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT)
Salah satu topik yang mendominasi diskusi terkait DBHCHT. Kepala Bea Cukai Bekasi dan Walikota Bekasi membahas penggunaan DBHCHT untuk mendukung pembangunan dan program-program di kota Bekasi. Yanti mengusulkan optimalisasi DBHCHT melalui serangkaian program kegiatan sosialisasi yang memberi dampak langsung dalam peningkatan kesadaran masyarakat tentang peraturan Cukai.
Walikota Bekasi, Tri Adhianto C menyambut baik gagasan yang disampaikan dan menekankan perlunya kolaborasi dengan melibatkan semua satuan kerja. Selain itu, Tri juga mengusulkan agar bisa diadakan acara sosialisasi baik yang bersifat mandiri atau pun dalam bentuk kolaborasi dan sinergi dengan OPD lainnya.
Selain membahas tentang DBHCHT perbincangan juga mencakup dukungan Pemerintah Kota Bekasi terhadap program Bea Cukai Bekasi yang berfokus pada UMKM. Ini adalah langkah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memberikan peluang kepada UMKM untuk berkembang.
"Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bekasi yang telah menerima dengan baik program Bea Cukai Bekasi, semoga kolaborasi ini dapat terus memajukan Kota Bekasi, terutama bagi UMKM," ungkap Yanti.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Drs. Dinar Faizal Badar, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), yang memberikan pandangan dan rekomendasi terkait pengembangan ekonomi di Bekasi.
Selain pertemuan dengan Walikota Bekasi, dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bekasi, Dr. Dicky Irawan, juga berkoordinasi langsung dengan pihak Bea Cukai terkait rencana penyelenggaraan klinik ekspor khusus bagi UMKM. Ini diharapkan akan membantu UMKM Bekasi memasuki pasar internasional dan meningkatkan daya saing mereka.
Kunjungan ini mencerminkan komitmen bersama antara Kantor Bea Cukai Bekasi, Pemerintah Kota Bekasi, dan berbagai instansi terkait untuk memajukan ekonomi daerah dan mendukung pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kota Bekasi.
Bekasi, (07/09/2023) – Salah satu bentuk komitmen Bea Cukai Bekasi untuk mewujudkan Kantor berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2023 adalah melakukan evaluasi atas pelayanan yang telah diberikan kepada para pengguna jasa. Sesuai dengan pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi atau Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di lingkungan Kementerian Keuangan, Bea Cukai Bekasi senantiasa secara berkesinambungan terus berupaya agar tetap menjaga pelayanan dan integritas, sekaligus memastikan tidak terdapat penurunan kualitas dan menjaga unit dari berbagai penyimpangan.
Melalui upaya perbaikan sarana kantor, Bea Cukai Bekasi terus berinovasi untuk memberikan pelayanan publik yang memadai bagi para pemangku kepentingan. Hal ini sejalan dengan kewajiban negara yaitu memenuhi kebutuhan setiap warga negaranya melalui sistem pemerintahan yang didukung oleh penyelenggaraan pelayanan publik yang baik dan berkualitas.
Kepala Subbagian Umum Radian Permana menjelaskan bahwa beberapa bagian dari gedung kantor telah dilakukan perbaikan melalui pemeliharaan yang meliputi ruang frontdesk dan lobby utama, kawasan ruang terbuka hijau, area taman depan dan belakang, penambahan Cafe and Resto untuk menyediakan makanan berat, makanan ringan, dan berbagai minuman yang berada di area kantin dan koperasi. Pembaharuan fasilitas penunjang pelayanan juga dilakukan seperti memberikan meja pelayanan yang layak, kursi antrian, serta pembaharuan alat informatika.
Radian juga menambahkan “Tentunya pelaksanaan perbaikan sarana ini juga dilakukan selaras dengan pembaharuan yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik mengingat aparatur pemerintah sejatinya tidak untuk melayani diri sendiri melainkan untuk melayani masyarakat”.
Pemeliharaan sarana kantor tersebut dilakukan oleh Bea Cukai Bekasi sebagai upaya jangka panjang guna menunjang fasilitas pelayanan untuk ke depannya. Di samping itu, peningkatan kualitas pelayanan publik yang diberikan diharapkan dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan untuk mendorong terciptanya kualitas pelayanan publik yang efisien dan efektif.(*)
Bekasi (08/09/2023), Bertempat di Lounge XXI Mega Hyper Mall Bekasi diadakan Bekasi Investment Gathering (BIG) pada hari Kamis 08 September 2023. Sebagai bentuk dukungan, Kepala Kantor Bea dan Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti hadir dalam acara tersebut. Dibuka oleh Walikota Bekasi, Tri Adhianto dan dihadiri oleh para pelaku usaha, UMKM, Forkopinda Kota Bekasi serta asosiasi pelaku usaha di Kota Bekasi.
Dalam sambutannya Tri mengemukakan bahwa acara ini merupakan kesempatan untuk mempererat kerjasama antara pemerintah dan pelaku usaha di Kota Bekasi. Diharapkan dengan terselenggaranya acara tersebut dapat memberikan keuntungan bagi Kota Bekasi dalam menciptakan ekosistem investasi.
Melaui “ BIG” diharapkan dapat menjadi ajang pertemuan memperkenalkan pelaku suaha PMA, PMDN, UMKM dan Asosiasi Pelaku Usaha di Kota Bekasi yang nantinya diharapkan akan terjalin kerja sama melalui kewajiban kemitraan antara pelaku usaha PMA, PMDN, UMKM dan Asosiasi Pelaku Usaha dengan UMKM sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Bekasi.
Dalam rangkaian acara tersebut, juga dilaksanakan penganugrahan penghargaan bagi pelaku usaha terbaik, peluncuran Aplikasi sistem Layanan Terpadu (SILAT) Versi 02 yang lebih modern dan ramah pengguna.
Sebagai upaya untuk menciptakan ekosistem investasi yang sehat.juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan kerja sama antara Pelaku Usaha PMA, PMDN, UMKM dan Asosiasi Pelaku Usaha di Kota Bekasi
Acara ditutup dengan dialog publik bertajuk “Kolaborasi Investasi” . diharapkan dengan terselenggaranya acara ini akan mendorong terbangunnya jejaring dan kemitraan guna mendukung pertumbuhan investasi di Kota Bekasi.