Semua Berita
Bekasi (18/10) Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan sosialisasi dengan tema “Persiapan Business Matching UMKM ke Saudi Arabia” pada hari Rabu, 18 Oktober 2023 yang dihadiri oleh UMKM Binaan Bea Cukai Bekasi yang tersebar di Kota dan Kabupaten Bekasi. Acara tersebut untuk menindaklanjuti program Bea Cukai Bekasi terkait efektivitas asistensi UMKM berorientasi ekspor,
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan asistensi dan panduan kepada para pelaku UMKM di wilayah Bekasi terkait peluang ekspor ke pasar Saudi Arabia. Saudi Arabia adalah salah satu negara yang menjadi tujuan ekspor yang menjanjikan, terutama dalam sektor UMKM. Bea Cukai Bekasi berupaya untuk membantu para pelaku UMKM memahami persyaratan, regulasi, dan proses ekspor ke Saudi Arabia.
Dalam sambutannya, Kepala Bea Cukai Bekasi diwakili oleh Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Undani mengungkapkan komitmen mereka dalam mendukung UMKM dalam mengembangkan potensi ekspor.
"UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi, dan kami ingin memastikan bahwa pelaku UMKM di Bekasi memiliki akses yang mudah dan pemahaman yang cukup terkait dengan peluang ekspor ke Saudi Arabia," pungkas Undani.
Sosialisasi disampaikan oleh narasumber yakni Mikael Wawoh selaku Exim and Legal Manager pada PT Framas Indonesia. Sosialisasi ini mencakup berbagai topik, termasuk peraturan ekspor ke Saudi Arabia, persyaratan dokumentasi, perizinan, serta peluang kerja sama dan business matching dengan mitra bisnis di Saudi Arabia. Para peserta juga mendapatkan informasi tentang dukungan dan layanan yang bisa diberikan oleh Bea Cukai Bekasi dalam proses ekspor mereka.
Para peserta juga berkesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan narasumber, sehingga mereka dapat memahami dengan lebih baik langkah-langkah yang perlu diambil untuk memasuki pasar Saudi Arabia.
Dengan adanya sosialisasi ini, Bea Cukai Bekasi berharap dapat meningkatkan efektivitas asistensi kepada UMKM berorientasi ekspor di wilayahnya. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menggerakkan sektor UMKM dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan ekspansi ke pasar internasional.
Bea Cukai Bekasi Dorong Pembangunan “Island of Integrity” Lewat Sistem Manajemen Anti Penyuapan
18 Okt 2023
Bekasi (17/10/2023), Bea Cukai Bekasi menginisiasi terbentuknya “Island of Integrity” Lewat Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Gagasan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Bea dan Cukai Bekasi pada acara dialog publik di Ruang Aula Kantor Bea Cukai Bekasi pada Selasa 17 Oktober 2023. Bertindak sebagai narasumber utama Kepala Kantor wilayah DJBC Jakarta, Rusman Hadi.
Acara dialog publik tersebut mengundang para pimpinan perusahaan penerima fasilitas Tempat Penimbunan Berikat (TPB). Tidak kurang dari 200 peserta turut hadir menyemarakkan acara. tema yang diangkat “ Mendukung Lewat Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan Membangun “Island of Integrity”
Rusman Hadi menyampaikan pentingnya membangun komunikasi yang baik dan efektif. Seluruh jajaran Ditjen Bea dan Cukai baik di tingkat kantor wilayah maupun di kantor pelayanan selalu membuka diri bagi dialog dan komunikasi dengan pengguna jasa. Hubungan yang harmonis dapat tercipta jika di antara pengguna jasa dan aparat bersifat terbuka dan menemukan solusi jika dalam pelayanan ataupun pengawasan adal hal yang harus didiskusikan.
Rusman hadi juga menekankan bahwa dalam pemberiaan layanan tidak ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan oleh pengguna jasa untuk mendapatkan layanan yang berkualitas.
Kepala Kepatuhan Internal Kanwil DJBC Jakarta, Firman Sane juga menyampaikan materi tentang pentingnya Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Berbagai program dan kegiatan dalam upaya mendorong pembangunan Island of Integrity telah dilaksanakan antara lain : pengelolaan pengaduan masyarakat, pembinaan mental pegawai, penguatan pelayanan, monitoring activity oleh atasan langsung, penguatan pelaksanaan tugas kepatuhan internal, pemantauan gaya hidup pegawai, penguatan integritas dan program pengendalian gratifikasi.
Firman juga mengajak untuk meningkatkan peran aktif dan kontribusi para pimpinan perusahaan penerima fasilitas Tempat Penimbunan Berikat dalam kegiatan membangun Island of Integrity dengan cara mendorong agar perusahaan juga menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan. (*)
Pastikan Kepatuhan MITA Kepabenan Terpenuhi, Bea Cukai Bekasi Lakukan Peninjauan Lapangan
16 Okt 2023
Bekasi, (16/10/2023) - Dalam upaya memastikan persyaratan sebagai MITA Kepabeanan terpenuhi, Bea Cukai Bekasi melakukan peninjauan lapangan dalam rangka monitoring MITA Kepabenanan pada hari Senin tanggal 16 Oktober 2023 ke perusahaan PT D&D Packaging Indonesia yang bergerak bidang usaha industri kemasan dan kotak dari kertas dan karton.
Tim peninjauan lapangan dari Bea Cukai Bekasi disambut langsung oleh Penanggung Jawab PT D&D Packaging Indonesia, Brian Joseph Janeshek. Brian menyampaikan bahwa PT D&D Packaging Indonesia merupakan perusahaan penyedia kemasan untuk beberapa perusahaan ternama.
Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti mengatakan Mitra Utama Kepabeanan yang selanjutnya disebut MITA Kepabeanan adalah importir dan/atau eksportir yang diberikan pelayanan khusus di bidang kepabeanan dan/atau cukai karena memiliki reputasi yang baik dengan kriteria-kriteria tertentu.
“Penetapan sebagai MITA Kepabeanan dilakukan dengan pertimbangan agar layanan khusus di bidang kepabeanan dapat mendukung kelancaran arus barang (speed), mengurangi biaya logistik yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi nasional (efficient and competitive) serta sebagai spresiasi atas importir dan eksportir yang patuh (appreciate).” ucap Yanti.
Pada pelaksanaan peninjauan lapangan tersebut dilakukan pengujian sistem pengendalian internal yang terkait dengan sistem pencatatan impor dan/atau ekspor serta sistem akuntasi, pengujian eksistensi dan penanggung jawab, dan pengujian dokumen dan/atau barang impor dan/atau ekspor secara sampling.(*)
Bea Cukai Bekasi Kunjungi PT Epson Indonesia Industry, Monitoring dan Evaluasi Implementasi IT Inventori
16 Okt 2023
Bekasi (13/10) Dalam rangka upaya optimalisasi implementasi IT Inventory dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi kepabeanan dan cukai, Bea Cukai Bekasi melaksanakan kunjungan ke PT Epson Indonesia Industry melalui kegiatan Customs Visit Customer (CVC) pada hari Kamis, 12 Oktober 2023.
Epson merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia dalam industri teknologi. Sebagai penerima fasilitas kepabeanan dan cukai, telah menjadi fokus perhatian Bea Cukai dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku serta berjalannya proses bisnis perusahaan.
Dalam kesempatan tersebut, Yanti Sarmuhidayanti selaku Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi menyampaikan apresiasi kepada Epson yang menerima dengan baik kedatangan tim Bea Cukai Bekasi.
“Kedatangan kami tentu bukan tanpa maksud. Selain menjalin komunikasi yang baik dengan Epson, kami ingin berdiskusi langsung kepada Epson terkait proses bisnis dan isu terkini pada Epson yang sekiranya menjadi salah satu perhatian kita bersama, baik dalam kepatuhan kepabeanan dan cukai hingga implementasi IT inventory,” ujar Yanti.
Emile Pattiwael selaku Presiden Direktur Epson menyambut baik kedatangan tim Bea Cukai Bekasi. Emile menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bea Cukai Bekasi yang telah mendukung Epson hingga detik ini terutama dalam proses bisnis kepabeanan.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas dari Bea Cukai Bekasi untuk memastikan kepatuhan dan transparansi dalam mematuhi peraturan kepabeanan cukai dan perpajakan, khususnya dalam pengelolaan inventarisasi IT inventory. Ini juga mencerminkan komitmen Bea Cukai dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan legalitas dalam aktivitas perdagangan industri.
Pada akhirnya, Bea Cukai Bekasi berharap agar Epson terus menjaga kualitas dalam manajemen IT inventori mereka dan tetap melanjutkan koordinasi dan sinergi baik yang telah berjalan dengan Bea Cukai Bekasi.
(Bekasi 13/10/23) Bea Cukai Bekasi sebagai revenue collector, mengadakan coffee morning bertemakan : Bagi-bagi cuan untuk pembangunan negeri. Acara tersebut mengundang 50 perusahaan besar di bidang Kepabeanan dan Cukai. Sebagai kantor yang berkontribusi dalam APBN. Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan coffee morning sebagai wadah diskusi mendengarkan tantangan para perusahaan hingga akhir tahun 2023.
“Kami sebagai trade facilitator dan revenue collector, ingin mendengarkan potensi penerimaan negara beserta tantangan para pengusaha di tengah gejolak ekonomi dunia demi optimalisasi pembangunan negara melalui APBN tahun 2024” ucap Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi.
Sebanyak 50 perusahaan di bidang Kepabeanan dan Cukai menyampaikan bahwa di tengah gejolak ekonomi, perusahaan sebagai penggerak ekonomi di wilayah Bekasi bersama Bea Cukai Bekasi sebagai agen pemerintahan siap untuk mendukung optimalnya penerimaan negara.
Bea Cukai Bekasi bergandengan tangan dengan para pengguna jasa siap untuk berkontribusi demi terpenuhinya penerimaan negara hingga melampaui target dengan harapan Indonesia yang semakin maju!
Bea Cukai Bekasi Optimalkan Penerimaan dan Penyelesaian Piutang pada Penutupan Kuartal Tiga 2023
12 Okt 2023
Bekasi, (12/10/2023) – Menutup kuartal tiga tahun 2023, penerimaan pabean Bea Cukai Bekasi mengalami peningkatan sebesar 3,60%. Peningkatan ini menjadikan capaian penerimaan pabean menjadi 73,24% dari target tahunan atau sebesar Rp56.756.301.000. Sedangkan atas penerimaan cukai sampai dengan bulan September mencapai 67,45% sebesar Rp529.460.171.000.
Capaian positif juga diperoleh pada Indikator Kinerj Utama (IKU) Tingkat Penyelesaian Piutang Bea dan Cukai. Realisasi sebesar 85,06% yang didapat dengan membagi jumlah penyelesaian piutang dengan jumlah piutang lancar yakni Rp. 477.912.376.221 / Rp. 495.244.822.400 dan penyelesaian piutang macet yang belum terlaksana
“Tiga bulan ke depan kami tetap optimis bahwa IKU Persentase Realisasi Penerimaan Pabean dan Cukai dapat memperoleh capaian hijau selaras dengan IKU Tingkat Penyelesaian Piutang Bea dan Cukai “, ujar Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti pada rapat Dialog Kinerja Organisasi di tingkat Kantor Wilayah DJBC Jakarta pada Rabu, 11 Oktober 2023.
Total penerimaan yang diperoleh Bea Cukai Bekasi sebesar Rp. 617.156.171.503 atau 68,22%, masih 31,78% hingga target yang ditetapkan terpenuhi. Sebagai upaya optimalisasi penerimaan, Yanti beserta jajaran telah melaksanakan berbagai program untuk mengoptimalkan penerimaan negara. Salah satunya melalui program Custom Visit Customers ke beberapa perusahaan serta telah dilaksanakan Coffee Morning dengan tema peningkatan penerimaan bersama para pengguna jasa yang berkontribusi pada penerimaan pada Kamis, 12 Oktober 2023.
Akhiri Kuartal 3 tahun 2023: Capaian Kinerja Organisasi Bea Cukai Bekasi Meningkat Signifikan
11 Okt 2023
Bekasi (11/10/2023). Hingga akhir kuartal 3 tahun 2023, Bea Cukai Bekasi berhasil meningkatkan capaian kinerja organisasi. Capaian sebesar 116.8 menjadi bukti keseriusan jajaran pejabat dan pegawai Bea Cukai Bekasi. Di periode yang sama tahun sebelumnya capaian kinerja organisasi Bea Cukai Bekasi sebesar 112.60. Capaian tahun ini juga mengindikasikan kinerja organisasi telah memenuhi ekspektasi.
Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi mengungkapkan hal tersebut pada rapat Dialog Kinerja Organisasi di tingkat Kantor Wilayah DJBC Jakarta pada Rabu, 11 Oktober 2023. Yanti juga menyampaikan capaian terbesar terjadi pada perspektif internal business process dan perspektif learning and growth masing-masing mencapai 119.31 dan 119.69 dari nilai maksimal 120. Sementara capaian perspektif customer dan stake holder mencapai masing-masing 113.61 dan 114.25.
“Kita masih harus mengoptimalkan kinerja kita di ke-empat perspektif tersebut sehingga diharapkan dalam 3 bulan ke depan seluruh Indek Kinerja Utama (IKU) telah hijau’’, ungkap Yanti.
Dari total 18 Indek Kinerja Utama di tahun 2023 sampai dengan kuartal 3 tahun ini, 16 IKU telah berstatus hijau, 1 IKU kuning dan 1 IKU masih abu-abu.
Tingginya nilai perspektif internal business process menandakan keberhasilan dari 3 proses berkelanjutan yaitu diawali dengan adanya perencanaan dan analisis formulasi kebijakan yang efektif kemudian dilanjutkan dalam tahap pelaksanaan berupa adanya persepsi dan dukungan publik yang positif terhadap kebijakan yang dijalankan. Proses berikutnya berupa monitoring dan evaluasi berupa pengendalian mutu dan pengawasan internal yang baik. (*)
Bekasi (06/10/2023), Bea Cukai Bekasi tingkatkan kemampuan dan kompetensi pegawai melalui program BERAKSI, Belajar Aktualisasi Tingkatkan Kompetensi. Beraksi edisi 11 kali ini sedikit berbeda dari segi tema. Tema yang diusung tidak saja berkutat pada kemampuan teknis yang berhubungan dengan pekerjaan tetapi juga skill yang dapat dikembangkan khususnya dalam mengasah entrepreneurship pegawai. Tema acara Beraksi#11 yakni “Coffee Class Good Coffee for A Better day” pada Kamis 5 OKtober 2023.
Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti yang juga seorang penikmat dan peminat kopi juga berkesempatan untuk unjuk kebolehan membuat coffee latte dengan bahan dan biji kopi yang berasal dari UMKM binaan Bea Cukai Bekasi, CV Ganda Sari Kopi.
“ini adalah upaya kita untuk menyeimbangkan antara minat , bakat dan kemampuan pegawai sehingga bisa tercipta harmoni dalam kehidupan dan pekerjaan,” ujar Yanti.
Bertempat di Ruang Sky Bridge Kantor Bea Cukai Bekasi, acara pelatihan dipandu oleh seorang Coffee Enthusias, Fenti Vidiyantika. Materi awal disampaikan tentang pengetahuan seputar kopi, jenis, cara pengolahan dan cara penyajian.
Pada sesi berikutnya peserta yang terdiri dari pegawai dan PPNP Kantor Bea Cukai Bekasi berkesempatanu untuk praktik secara langsung pembuatan dan penyajian kopi. Beragam Teknik pembuatan kopi diajarkan mulai dari coffee latte, V 60 hingga cara pembuatan kopi tubruk.(*)
Bekasi (04/10/2023) - Melanjutkan rangkaian marathon Custom Visit Customer (CVC), kembali tim Bea Cukai Bekasi mengunjungi PT. Sabena Cipta yang beralamatkan di Jalan Raya Narogong KM. 7 pada Rabu 4 Oktober 2023. Pada kunjungan ini, Yanti Sarmuhidayanti beserta tim melakukan pengecekan secara langsung kondisi sarana dan prasarana ruangan hanggar serta kondisi perusahaan.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti menekankan pentingnya pengelolaan IT Inventory. Hal ini untuk mencegah timbulnya ketidakcocokan data dengan kondisi lapangan ketika dilakukan audit perusahaan.
“CVC ini kami lakukan agar kami dapat mengetahui kondisi terkini perusahaan. Apabila terdapat kendala yang dialami, silakan untuk langsung disampaikan kepada petugas sehingga dapat kita cari jalan keluar bersama” pungkas Yanti.
Mr. Ro Hyun Chul selaku Direktur PT. Sabena Cipta memberikan sambutan hangat serta ucapan terima kasih atas pelayanan yang telah diberikan oleh Bea Cukai Bekasi. Mr. Ro juga menyampaikan bahwa peningkatan kemudahan pelayanan dapat dirasakan secara nyata.
- Sabena Cipta merupakan penerima fasilitas Kawasan Berikat yang memproduksi Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) berupa rajutan, tenun, baju olahraga dan pakaian renang. Pangsa pasar ekspor mereka tersebar di berbagai penjuru dunia, di antaranya Amerika, Korea, Jepang, China dan Timur Tengah.(*)