Semua Berita

Bea Cukai Bekasi dan Pusdiklat Bea dan Cukai Berkolaborasi Dorong UMKM Siap Ekspor

Jakarta, (24-10-2023) – Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Bea dan Cukai menggelar acara Seminar Kemenkeu Corporate University Open Class bertajuk “Kolaborasi untuk UMKM Sukses Ekspor”. Acara open class seminar tersebut merupakan wujud kolaborasi antarinstansi. Bea Cukai Bekasi hadir sebagai salah satu narasumber mendampingi narasumber lain dari Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi dan dari Universitas Ciputra, mewakili kalangan akedemisi.

Oentarto Wibowo selaku Kepala Pusdiklat Bea dan Cukai dalam opening speech menerangkan peran penting sinergi Bea Cukai dengan Kementerian/Lembaga lain dalam mempersiapkan UMKM siap go global.

“Kita semua harus bersatu, tidak bisa kerja sendiri-sendiri untuk memajukan UMKM. Jangan lupa selama pandemi ini ekonomi bisa tetap survive karena ditopang UMKM” ujar Oentarto.  Pada kesempatan tersebut Pusdiklat Bea dan Cukai juga  me-launching E-Learning Ekspor Untuk UMKM yang bersifat terbuka sehingga dapat diikuti oleh seluruh UMKM di Indonesia.

Dalam seminar ini, Kepala Seaksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Bekasi, Undani, membawakan materi serba serbi ekspor serta fasilitas yang bisa digunakan UMKM agar mempermudah jalannya proses bisnis yang ada. Dalam pemaparannya Undani menjelaskan peran dan dukungan Bea dan Cukai dalam mendukung UMKM siap ekspor.

“Bea dan Cukai terus berkolaborasi mendukung agar UMKM bisa maju melaui digitalisasi dan globalisasi untuk Indonesia maju. Dukungan tersebut tidaka hanya dalam bentuk pemberian fasilitas  berupa insentif fiskal  berupa kemudahan ekspor melalui KITE IKM, dukungan Pusat Logistik Berikat (PLB) namun juga pemberian fasilitas non fiskal berupa kemudahan prosedur serta berbagai program kolaboratif, edukatif untuk mendukung UMKM’, ujar Undani.

Dibawakan juga materi mengenai prosedur ekspor oleh Agus Burhan, Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Perdagangan Kota Bekasi. Di bagian akhir Prof. Dr. Murpin Josua Sembiring, Ketua Prodi Doktor Ilmu Manajemen (S3) Universitas Ciputra sebagai perwakilan akademisi yang telah lama aktif dalam pembinaan UMKM di daerah.

Seminar diselenggarakan secara tatap muka di Aula Padang Soedirjo Pusdiklat. Disiarkan juga pada kanal Youtube Pusdiklat BC serta melalui aplikasi Zoom dari pukul 09.00 hingga pukul 12.00 siang. Para pengusaha UMKM juga anggota sekolah ekspor menghadiri seminar ini dengan penuh antusias. (*)

Kawal Pengelolaan Arsip Bea Cukai Bekasi, Bea Cukai Ngurah Rai Kunjungi Bea Cukai Bekasi

Bekasi, (19-10-2023) – Dalam mengoptimalisasikan pelaksanaan tugas dan fungsi serta mendukung sistem pemerintahan berbasis elektronik, Bea Cukai Bekasi memulai langkah untuk membenahi pengelolaan arsip yang ada di Bea Cukai Bekasi. Mengawali perubahan dengan melakukan studi banding pada bulan Agustus lalu  ke Bea Cukai Ngurah Rai sebagai peraih predikat Kantor Pengelola Arsip Terbaik level Direktorat Jenderal Bea Cukai tahun 2022.  Untuk mengawal upaya perubahan Bea Cukai Ngurah Rai mengunjungi kantor Bea Cukai Bekasi untuk mengasistensi secara langsung dan melihat juga  mengoreksi langkah-langkah awal yang telah dilakukan oleh Bea Cukai Bekasi pada kamis 19 Oktober 2023

“Perjalanan Bea Cukai Ngurah Rai dalam mengelola arsip sampai akhirnya berhasil meraih predikat Kantor Pengelolaan Arsip Terbaik dilevel DJBC pada tahun 2022 tentunya bukan perjalanan yang singkat. Kami membenahi dan melakukan perubahan dari hal yang kecil dan bertahap sampai akhirnya kami memiliki ruangan dan aplikasi yang memadai untuk mengelola arsip” Ucap Mira Puspita Dewi, Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai dalam sambutannya.

Dalam asistensi Pengelolaan Arsip ini, Bea Cukai Ngurah Rai memberikan materi secara intensif dan melihat secara langsung alur pengelolaan arsip di Bea Cukai Bekasi.

“Saya berharap Bea Cukai Bekasi dapat mengaplikasikan pengelolaan arsip yang baik yang telah dilakukan oleh Bea Cukai Ngurah Rai. Saya juga sangat berterima kasih atas kesediaan Bea Cukai Ngurah Rai untuk mengasistensi secara langsung. Semoga asistensi ini dapat berjalan dengan efektif” pungkas Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Bea Cukai Bekasi.

Asistensi diikuti oleh seluruh Tim Pengelolaan Arsip Bea Cukai Bekasi yang telah dibentuk dan ditetapkan dengan Keputusan Kepala Kantor yang tentunya terdiri dari perwakilan seluruh Seksi di Bea Cukai Bekasi.

Selenggarakan Campus Visit Custom; Cara Bea Cukai Bekasi Mengenalkan Peran dan Fungsinya.

Bekasi, (19-10-2023) – Yanti Sarmuhidayanti beserta tim menyambut kedatangan mahasiswa Institut STIAMI dalam acara Campus Visit Custom (CVC) pada Kamis pagi 19 OKtober . Tidak kurang dari 5 dosen serta 60 mahasiswa mengikuti acara ini. Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Bea Cukai Bekasi mengucapkan terimakasih atas kunjungan Institut STIAMI, Yanti berharap semoga acara ini mampu mempererat hubungan yang telah terjalin dan memberikan kemajuan untuk semuanya.

Drs. Dwikora Harjo., M.Si., MM selaku Kepala Pusat Kajian FIA menyampaikan harapan agar mahasiswa mampu menyerap ilmu dalam acara CVC mengenai pelayanan Kepabeanan dan Cukai.

Materi dibawakan oleh 3 ahli di bidangnya. Pelayanan impor dan ekspor disampaikan oleh Undani selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi. Andrie Kriesniawan, Kepala Seksi PKC menyampaikan materi terkait Fasilitas Kepabeanan dan Cukai. Sedangkan materi pengawasan DJBC disampaikan oleh pemeriksa bea cukai ahli pertama, Benny Benyst. Para mahasiswa pun amat antusias dan penuh rasa ingin tau dalam mengikuti serangkaian acara yang ada.

Tak hanya itu, acara juga dimeriahkan oleh unit anjing pelacak DJBC atau yang biasa disebut K-9. Siera dan Willem, anjing labrador retriever yang hadir memperagakan bagaimana biasanya proses menemukan obat terlarang. Dalam penampilannya digunakan barang contoh yang dimasukkan ke dalam tas dan koper yang dibawa peraga. (*)

Persiapan Business Matching ke Arab, Bea Cukai Bekasi Selenggarakan Sosialisasi UMKM

Bekasi (18/10) Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan sosialisasi dengan tema “Persiapan Business Matching UMKM ke Saudi Arabia” pada hari Rabu, 18 Oktober 2023 yang dihadiri oleh UMKM Binaan Bea Cukai Bekasi yang tersebar di Kota dan Kabupaten Bekasi. Acara  tersebut  untuk menindaklanjuti program Bea Cukai Bekasi terkait efektivitas asistensi UMKM berorientasi ekspor,

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan asistensi dan panduan kepada para pelaku UMKM di wilayah Bekasi terkait peluang ekspor ke pasar Saudi Arabia. Saudi Arabia adalah salah satu negara yang menjadi tujuan ekspor yang menjanjikan, terutama dalam sektor UMKM. Bea Cukai Bekasi berupaya untuk membantu para pelaku UMKM memahami persyaratan, regulasi, dan proses ekspor ke Saudi Arabia.

Dalam sambutannya, Kepala Bea Cukai Bekasi diwakili oleh Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Undani mengungkapkan komitmen mereka dalam mendukung UMKM dalam mengembangkan potensi ekspor.

"UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi, dan kami ingin memastikan bahwa pelaku UMKM di Bekasi memiliki akses yang mudah dan pemahaman yang cukup terkait dengan peluang ekspor ke Saudi Arabia," pungkas Undani.

Sosialisasi disampaikan oleh narasumber yakni Mikael Wawoh selaku Exim and Legal Manager pada PT Framas Indonesia. Sosialisasi ini mencakup berbagai topik, termasuk peraturan ekspor ke Saudi Arabia, persyaratan dokumentasi, perizinan, serta peluang kerja sama dan business matching dengan mitra bisnis di Saudi Arabia. Para peserta juga mendapatkan informasi tentang dukungan dan layanan yang bisa diberikan oleh Bea Cukai Bekasi dalam proses ekspor mereka.

Para peserta juga berkesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan narasumber, sehingga mereka dapat memahami dengan lebih baik langkah-langkah yang perlu diambil untuk memasuki pasar Saudi Arabia.

Dengan adanya sosialisasi ini, Bea Cukai Bekasi berharap dapat meningkatkan efektivitas asistensi kepada UMKM berorientasi ekspor di wilayahnya. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menggerakkan sektor UMKM dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan ekspansi ke pasar internasional.

Bea Cukai Bekasi Dorong Pembangunan “Island of Integrity” Lewat Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Bekasi (17/10/2023), Bea Cukai Bekasi menginisiasi terbentuknya “Island of Integrity” Lewat Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).  Gagasan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Bea dan Cukai Bekasi pada acara dialog publik di Ruang Aula Kantor Bea Cukai Bekasi pada Selasa 17 Oktober 2023. Bertindak sebagai narasumber utama Kepala Kantor wilayah DJBC Jakarta, Rusman Hadi.

Acara dialog publik tersebut mengundang para pimpinan perusahaan penerima fasilitas Tempat Penimbunan Berikat (TPB). Tidak kurang dari 200 peserta turut hadir menyemarakkan acara.  tema yang diangkat “ Mendukung Lewat Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan Membangun “Island of Integrity”

Rusman Hadi  menyampaikan pentingnya membangun komunikasi yang baik dan efektif.  Seluruh jajaran Ditjen Bea dan Cukai baik di tingkat kantor wilayah maupun di kantor pelayanan selalu membuka diri bagi dialog dan komunikasi dengan pengguna jasa.  Hubungan yang harmonis dapat tercipta jika di antara pengguna jasa dan aparat bersifat terbuka dan menemukan solusi jika dalam pelayanan ataupun pengawasan adal hal yang harus didiskusikan.

Rusman hadi juga menekankan bahwa dalam pemberiaan layanan tidak ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan oleh pengguna jasa untuk mendapatkan layanan yang berkualitas.

Kepala Kepatuhan Internal Kanwil DJBC Jakarta, Firman Sane  juga menyampaikan materi tentang pentingnya Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Berbagai program dan  kegiatan dalam upaya mendorong pembangunan Island of Integrity telah dilaksanakan antara lain : pengelolaan pengaduan masyarakat,  pembinaan mental pegawai, penguatan pelayanan, monitoring activity oleh atasan langsung, penguatan pelaksanaan tugas kepatuhan internal,  pemantauan gaya hidup pegawai, penguatan integritas dan program pengendalian gratifikasi.

Firman juga mengajak untuk meningkatkan peran aktif dan kontribusi  para pimpinan perusahaan penerima fasilitas Tempat Penimbunan Berikat dalam kegiatan membangun Island of Integrity dengan cara mendorong agar perusahaan juga menerapkan  Sistem Manajemen Anti Penyuapan. (*)

Pastikan Kepatuhan MITA Kepabenan Terpenuhi, Bea Cukai Bekasi Lakukan Peninjauan Lapangan

Bekasi, (16/10/2023) - Dalam upaya memastikan persyaratan sebagai MITA Kepabeanan terpenuhi, Bea Cukai Bekasi melakukan peninjauan lapangan dalam rangka monitoring MITA Kepabenanan pada hari Senin tanggal 16 Oktober 2023 ke perusahaan PT D&D Packaging Indonesia yang bergerak bidang usaha industri kemasan dan kotak dari kertas dan karton.

Tim peninjauan lapangan dari Bea Cukai Bekasi disambut langsung oleh Penanggung Jawab PT D&D Packaging Indonesia, Brian Joseph Janeshek. Brian menyampaikan bahwa PT D&D Packaging Indonesia merupakan perusahaan penyedia kemasan untuk beberapa perusahaan ternama.

Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti mengatakan Mitra Utama Kepabeanan yang selanjutnya disebut MITA Kepabeanan adalah importir dan/atau eksportir yang diberikan pelayanan khusus di bidang kepabeanan dan/atau cukai karena memiliki reputasi yang baik dengan kriteria-kriteria tertentu.

“Penetapan sebagai MITA Kepabeanan dilakukan dengan pertimbangan agar layanan khusus di bidang kepabeanan dapat mendukung kelancaran arus barang (speed), mengurangi biaya logistik yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi nasional (efficient and competitive) serta sebagai spresiasi atas importir dan eksportir yang patuh (appreciate).” ucap Yanti.

Pada pelaksanaan peninjauan lapangan tersebut dilakukan pengujian sistem pengendalian internal yang terkait dengan sistem pencatatan impor dan/atau ekspor serta sistem akuntasi, pengujian eksistensi dan penanggung jawab, dan pengujian dokumen dan/atau barang impor dan/atau ekspor secara sampling.(*)

Bea Cukai Bekasi Kunjungi PT Epson Indonesia Industry, Monitoring dan Evaluasi Implementasi IT Inventori

Bekasi (13/10) Dalam rangka upaya optimalisasi implementasi IT Inventory dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi kepabeanan dan cukai, Bea Cukai Bekasi melaksanakan kunjungan ke PT Epson Indonesia Industry melalui kegiatan Customs Visit Customer (CVC) pada hari Kamis, 12 Oktober 2023.

Epson merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia dalam industri teknologi. Sebagai penerima fasilitas kepabeanan dan cukai, telah menjadi fokus perhatian Bea Cukai dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku serta berjalannya proses bisnis perusahaan.

Dalam kesempatan tersebut, Yanti Sarmuhidayanti selaku Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi menyampaikan apresiasi kepada Epson yang menerima dengan baik kedatangan tim Bea Cukai Bekasi.

“Kedatangan kami tentu bukan tanpa maksud. Selain menjalin komunikasi yang baik dengan Epson, kami ingin berdiskusi langsung kepada Epson terkait proses bisnis dan isu terkini pada Epson yang sekiranya menjadi salah satu perhatian kita bersama, baik dalam kepatuhan kepabeanan dan cukai hingga implementasi IT inventory,” ujar Yanti.

Emile Pattiwael selaku Presiden Direktur Epson menyambut baik kedatangan tim Bea Cukai Bekasi. Emile menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bea Cukai Bekasi yang telah mendukung Epson hingga detik ini terutama dalam proses bisnis kepabeanan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas dari Bea Cukai Bekasi untuk memastikan kepatuhan dan transparansi dalam mematuhi peraturan kepabeanan cukai dan perpajakan, khususnya dalam pengelolaan inventarisasi IT inventory. Ini juga mencerminkan komitmen Bea Cukai dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan legalitas dalam aktivitas perdagangan industri.

Pada akhirnya, Bea Cukai Bekasi berharap agar Epson terus menjaga kualitas dalam manajemen IT inventori mereka dan tetap melanjutkan koordinasi dan sinergi baik yang telah berjalan dengan Bea Cukai Bekasi.

Bea Cukai Bekasi adakan Coffee Morning “Bagi-Bagi Cuan Untuk Pembangunan Negeri!”

(Bekasi 13/10/23) Bea Cukai Bekasi sebagai revenue collector, mengadakan coffee morning bertemakan : Bagi-bagi cuan untuk pembangunan negeri. Acara tersebut mengundang 50 perusahaan besar di bidang Kepabeanan dan Cukai. Sebagai kantor yang berkontribusi dalam APBN. Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan coffee morning sebagai wadah diskusi mendengarkan tantangan para perusahaan hingga akhir tahun 2023.

“Kami sebagai trade facilitator dan revenue collector, ingin mendengarkan potensi penerimaan negara beserta tantangan para pengusaha di tengah gejolak ekonomi dunia demi optimalisasi pembangunan negara melalui APBN tahun 2024” ucap Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi.

Sebanyak 50 perusahaan di bidang Kepabeanan dan Cukai menyampaikan bahwa di tengah gejolak ekonomi, perusahaan sebagai penggerak ekonomi di wilayah Bekasi bersama Bea Cukai Bekasi sebagai agen pemerintahan siap untuk mendukung optimalnya penerimaan negara.

Bea Cukai Bekasi bergandengan tangan dengan para pengguna jasa siap untuk berkontribusi demi terpenuhinya penerimaan negara hingga melampaui target dengan harapan Indonesia yang semakin maju!

Bea Cukai Bekasi Optimalkan Penerimaan dan Penyelesaian Piutang  pada Penutupan Kuartal Tiga 2023

Bekasi, (12/10/2023) – Menutup kuartal tiga tahun 2023, penerimaan pabean Bea Cukai Bekasi mengalami peningkatan sebesar 3,60%. Peningkatan ini menjadikan capaian penerimaan pabean menjadi 73,24% dari target tahunan atau sebesar Rp56.756.301.000. Sedangkan atas penerimaan cukai sampai dengan bulan September mencapai 67,45% sebesar Rp529.460.171.000.

Capaian positif juga diperoleh pada Indikator Kinerj Utama (IKU) Tingkat Penyelesaian Piutang Bea dan Cukai. Realisasi sebesar 85,06% yang didapat dengan membagi jumlah penyelesaian piutang dengan jumlah piutang lancar yakni Rp. 477.912.376.221 / Rp. 495.244.822.400 dan penyelesaian piutang macet yang belum terlaksana

“Tiga bulan ke depan kami tetap optimis bahwa IKU Persentase Realisasi Penerimaan Pabean dan Cukai dapat memperoleh capaian hijau selaras dengan IKU Tingkat Penyelesaian Piutang Bea dan Cukai “, ujar Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti pada rapat Dialog Kinerja Organisasi di tingkat Kantor Wilayah DJBC Jakarta pada Rabu, 11 Oktober 2023.

Total penerimaan yang diperoleh Bea Cukai Bekasi sebesar Rp. 617.156.171.503 atau 68,22%, masih 31,78% hingga target yang ditetapkan terpenuhi. Sebagai upaya optimalisasi penerimaan, Yanti beserta jajaran telah melaksanakan berbagai program untuk mengoptimalkan penerimaan negara. Salah satunya melalui program Custom Visit Customers ke beberapa perusahaan serta telah dilaksanakan Coffee Morning dengan tema peningkatan penerimaan bersama para pengguna jasa yang berkontribusi pada penerimaan pada Kamis, 12 Oktober 2023.