Hadapi Tantangan Global dan Regional, Bea Cukai Bekasi Perkuat Integritas Melalui Konsepsi Perubahan Mindset Pengawasan
Bekasi (01/02/2024) - Bea Cukai Bekasi melaksanakan kegiatan penguatan pengawasan di wilayah kerja Bea Cukai Bekasi yang diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 01 Februari 2024 bertempat di Aula Cibitung Lantai 3 Kantor Bea Cukai Bekasi. Agenda kali ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut acara Bea Cukai Bekasi Award Tahun 2024 yang bertemakan Perkuat Integritas Untuk Layanan Makin Lugas dan Pengawasan Makin Tegas.
Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti mengatakan bahwa Bea Cukai Bekasi merupakan kantor vertikal yang mengawasi 297 penerima fasilitas TPB dan KITE serta 61 pengusaha BKC berdasarkan database pengawasan tahun 2023.
“Monitoring Khusus berupa penelitian mendalam, pemeriksaan sederhana, dan pemeriksaan sewaktu-waktu secara masif dilakukan oleh Bea Cukai Bekasi sebagai upaya untuk memperkuat pengawasan dan memastikan compliance para perusahaan penerima fasilitas TPB dan KITE serta pengusaha BKC terpenuhi”, tutur Yanti.
Hadir sebagai narasumber, Direktur Penindakan dan Penyidikan, Bahaduri Wijayanta menyampaikan bahwa perubahan mindset dalam pencapaian tujuan organisasi dilakukan dengan cara mengevaluasi proses internal untuk mewujudkan visi Kementerian Keuangan yaitu menjadi pengelola keuangan negara untuk mewujudkan perekonomian indonesia yang produktif, kompetitif, inklusif, dan berkeadilan melalui fasilitasi yang tepat sasaran.
Horizon perspective dalam penataan kepabeanan dan cukai merupakan komponen penting dalam mengatasi masalah di masa lampau dan sebagai langkah perbaikan untuk menentukan strategi kedepan yang digunakan sebagai mitigasi risiko. Perbaikan integritas dan manajerial pimpinan harus secara menyeluruh konsisten dilakukan dari tingkat kantor vertikal maupun kantor pusat Bea Cukai.
Sesuai arahan dari Direktur Jenderal Bea dan Cukai bahwa perbaikan harus dilakukan serentak, dilaksanakan secara menyeluruh baik di lintas unit maupun lintas satuan kerja, dilaksanakan secara sistematis berdasarkan pedoman baku dan berlaku nasional dan didukung dengan sistem sebagai tools pendukung sekunder serta SDM yang kompeten dan berintegritas sebagai pilar utama dalam reformasi.(*)
Tags