Lebih Dekat Dengan Stakeholder, BC Bekasi Laksanakan CVC Ke PT Omron Manufacturing of Indonesia
Bekasi (29/09) Bea Cukai Bekasi kembali laksanakan program kunjungan yang bertajuk Customs Visit Customer (CVC) ke salah satu perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat Mandiri (KBM), yaitu PT Omron Manufacturing of Indonesia (PT OMI) yang terletak di Kawasan Industri EJIP, Cikarang. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk asistensi kepada pengguna jasa dalam upaya meningkatkan kepatuhan di bidang kepabeanan.
Sambutan Presiden Direktur PT OMI, Irawan Santoso, mengawali pertemuan. Dalam sambutannya dipaparkan bahwa PT OMI adalah sebuah anak perusahaan Omron Corp (Jepang) yang bergerak di bidang elektronik yang telah beroperasi lebih dari 25 tahun memproduksi alat-alat elektronik seperti Relay dan Switch.
Dalam menjalankan proses bisnisnya, PT OMI menerapkan 3 (tiga) nilai yaitu : Business value, Social value dan Clean Governance. PT OMI juga menjadi salah satu peraih penghargaan Primaniyarta, yaitu penghargaan tertinggi yang diberikan Pemerintah Indonesia kepada eksportir yang dinilai paling berprestasi di bidang ekspor dan dapat menjadi teladan bagi eksportir lain pada kategori eksportir berkinerja.
Sambutan kedua disampaikan oleh Bobby Situmorang, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi. Bobby menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah sebagai media silaturahmi serta sebagai bentuk pengingat kepada partner untuk memenuhi segala yang menjadi kewajiban pengusaha penerima fasilitas KBM. Dalam pemaparannya juga disampaikan poin-poin penting diantaranya tentang pentingnya IT Inventory yang merupakan tampilan suatu perusahaan, “Saya berharap PT OMI dapat menjadi perusahaan KBM yang memiliki IT Inventory terbaik dan menjadi teladan bagi perusahaan lain” ujar Bobby Situmorang.
Tim Bea Cukai Bekasi diberi kesempatan untuk melakukan Plant Tour yang menjadi kegiatan penutup pada kegiatan CVC ini. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat menciptakan sinergi yang baik antara Bea Cukai dan pihak perusahaan serta menjadi wadah perbaikan untuk kedua pihak.
Tags