Semua Berita
Bekasi, (17/11/2022) - Bea Cukai Bekasi melakukan kunjungan dalam rangka Customs Visit Customers (CVC) ke PT Delta Jakarta pada hari Kamis, 17 November 2022. Dalam kunjungan tersebut Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi didampingi oleh para pejabat pengawas dan diterima langsung oleh Pimpinan PT Delta Jakarta.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti menyampaikan, “Kami sebagai pelayan publik akan memberikan pelayanan terbaik bagi Bapak Ibu semua tapi, mohon berikan juga masukan kepada kami bahkan kritikan yang pedas sekalipun akan kami terima untuk introspeksi perbaikan ke depannya.”
Pimpinan PT Delta Jakarta dalam kesempatan itu juga memaparkan proses bisnis mereka, dari awal proses pembuatan bir hingga tujuan distribusi. Di samping itu, pihak manajemen PT Delta Jakarta sangat menjunjung tinggi serta mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk meningkatkan complience terhadap peraturan. Hal itu disampaikan Doni Petra Roosadi, manajer logistik pada PT Delta Jakarta.
PT Delta Jakarta, yang pada tahun ini menjadi brewing factory tertua di Indonesia berusia 90 tahun, merupakan perusahaan dengan produk minuman beralkohol dengan kontribusi cukai terbesar di Bekasi. Pembayaran Cukai sampai dengan bulan Oktober tahun 2022 telah mencapai Rp525,97 miliar. (*)
Bekasi, (16/11/2022) - Kantor Bea Cukai Bekasi menerima kunjungan perwakilan dari PT Toyota Tsusho Logisctic Center (TTLC) dan PT Tokokosen yang merupakan perusahaan dengan fasilitas Gudang Berikat. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti, yang bertempat di ruang rapat Tambun pada hari Rabu, 16 November 2022.
Kunjungan ini dalam kaitannya dengan asistensi terhadap rencana pembangunan gudang baru milik PT Tokokosen yang berada di dalam wilayah PT TTLC. Pihak perusahaan juga memaparkan proses bisnis serta kendala yang mereka hadapi seperti pencatatan pada IT Inventory. Disamping itu juga, mereka juga mengkonsultasikan terkait kepastian peraturan Gudang Berikat.
Yanti menyampaikan, “Kami sangat senang dan terbuka untuk menerima kunjungan/audiensi dari pihak perusahaan karena dengan demikian kami bisa langsung tahu permasalahan yang ada dan membantu memberikan solusi.” Yanti juga menambahkan, “Kami sudah bantu, maka kami juga berharap dari pihak perusahaan membantu kami dalam hal meningkatkan compliance terhadap peraturan.”
Pada akhir sesi, Presiden Direktur PT Tokokosen, Makoto Sugiyama menyampaikan apresiasinya terhadap waktu yang telah diberikan oleh pihak Bea Cukai Bekasi untuk menerima kehadiran mereka serta memberikan jawaban yang memuaskan atas pertanyaan yang mereka ajukan.(*)
Bekasi, (15/11/2022) - Transformasi Sistem IT di Bea Cukai terus berlanjut. Yang terbaru saat ini adalah rencana penerapan dan piloting CEISA 4.0. Guna menyebarluaskan informasi baru tersebut Bea Cukai Bekasi bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB) selenggarakan Workshop CEISA 4.0 pada tanggal 15 November 2022 bertempat di Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti.
Acara yang diikuti oleh ratusan pengusaha TPB dan diselenggarakan secara hybrid tersebut dibuka oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai yang diwakili oleh Direktur Fasilitas Kepabeanan, Untung Basuki yang juga tampil sebagai narasumber. Selain Untung, Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai (IKC), Agus Sudarmadi juga tampil sebagai narasumber. Tim IKC juga menurunkan tim CEISA 4.0 di antaranya Purwadi, Kasubdit Strategi dan Perencanaan Informasi dan Muslim Kholid Arifin Kasubdit Pengendalian Keamanan Informasi, Manajemen Layanan dan Evaluasi.
Dalam sambutannya, Untung Basuki menyampaikan review perkembangan ekonomi di Indonesia, termasuk perkembangan ekspor dan impor. Dalam kesempatan tersebut Untung juga menyampaikan apresiasi atas peran serta para pengusaha TPB dalam mendorong laju pertumbuhan ekspor.
“Kinerja bulanan kontribusi KB KITE Oktober 2022 terhadap Ekspor Non Migas Nasional sebesar 37,10%, meningkat bila dibandingkan dengan periode September 2022 sebesar 36,67%, demikian juga tren penyerapan tenaga kerja pada perusahaan KB-KITE sd Q2 2022 tumbuh sebesar 10,82% secara QoQ, dan turun 0,8% QtQ, masih menunjukkan optimisme indikasi pulihnya industri KB KITE walau mulai mengalami penurunan untuk tren QtQ 2022,” Ujar Untung.
Pada bagian akhir Untung menambahkan bahwa kebijakan fasilitas kepabeanan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Saat ini Pemerintah melalui Bea Cukai siap mendukung upaya memajukan ekspor dari pemberian fasilitas Kawasan Berikat. Untuk itu diperlukan sinergi antara DJBC dengan perusahaan fasilitas Kawasan Berikat dapat memberikan output dan outcome bagi pertumbuhan ekonomi RI khususnya mendorong peningkatan ekspor.
Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi. Pada sesi tersebut, Purwadi menjelaskan perkembangan transformasi IT di DJBC, rencana kegiatan implementasi CEISA 4.0, perubahan arsitektur aplikasi, pembangunan single core system dan database serta fitur portal pengguna jasa.
Purwadi menyampaikan bahwa latar belakang penerapan CEISA 4.0 yaitu ; Tuntutan penyederhanaan birokrasi untuk mendukung kemudahan usaha (ease of doing business); Tuntutan untuk melakukan penyederhanaan regulasi untuk mengimbangi perubahan bisnis; Tren teknologi yang memunculkan Big Data, Machine learning, IoT, Fintech serta tuntutan untuk memanfaatkan teknologi Cloud, IoT, Big Data dan AI dalam menunjang industri 4.0.
Pada bagian akhir diskusi Untung menegaskan bahwa program reformasi kepabeanan dan Cukai khususnya di bidang fasilitas terus diupayakan berjalan berkesinambungan. Salah satu inisiatif strategis Direktorat Fasilitas Kepabeanan dalam rangka mendukung PRKC adalah transformasi pelayanan dan pengawasan Tempat Penimbunan Berikat dan join proses bisnis Tempat Penimbunan Berikat. Perbaikan proses bisnis pelayanan dan pemeriksaan TPB berbasis IT secara solid dilaksanakan salah satunya melaui CEISA 4.0 TPB yang sampai saat ini progresnya menunjukkan kemajuan dan berada di piloting tahap 4. (*)
Bekasi (10/11) Dalam rangka meningkatkan pengawasan terkait dengan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Bea Cukai Bekasi memenuhi undangan Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kabupaten Bekasi pada Kamis, 03/11/2022 bertempat di ruang Serbaguna Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Syahrul Umam, Pejabat Pemeriksa Fungsional dari Bea Cukai Bekasi menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat terhadap pengawasan Barang Kena Cukai Ilegal yang beredar di lingkungan sekitar mereka. Menurutnya, laporan dari masyarakat bisa membantu Bea Cukai untuk menemukan dan menindak praktik illegal yang terjadi.
Berdasarkan PMK 215/PMK.07/2021 tentang Penggunaan, Pemantaua, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, Proporsi Alokasi DBHCHT sebesar 50% untuk Bidang Kesejahteraan Masyarakat, 40% untuk Bidang Kesehatan, dan 10% untuk Bidang Penegakan Hukum.
#DBHCHT
#BeaCukaiMakinBaik
#BeaCukaiBekasiBisaHebat
#BeaCukaiBekasiWilayahBebasdariKorupsi
#BeaCukaiBekasiMenujuWilayahBirokrasiBerishdanMelayani
Bekasi (11/11), Kegiatan rutin yang dilakukan oleh Bea Cukai Bekasi yakni Customs Visit Customers (CVC) kali ini mendatangi salah satu perusahaan yang berada di bawah wilayah pengawasannya, PT Sumisho Global Logistics Indonesia (SGLI). Agenda acara ini sebenarnya telah ada sejak tahun 2019, namun terpaksa ditunda hingga saat ini dikarenakan kondisi pandemi.
Kegiatan CVC dihadiri oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti beserta jajaran. Bea Cukai mencoba menjembatani dua pengusaha UMKM yaitu Ibu Eni dari Gandasari Coffee dan Ibu Wani dari Cleine International.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Presiden Direktur PT SGLI, MR. Hiroshi Kuwashima. “Kami sangat bersyukur dan ucapkan terima kasih kepada Bea Cukai yang selama ini banyak memberikan dukungan kepada kami” terangnya dengan bahasa Indonesia yang sangat baik meski masih agak terbata.
Acara dimulai dengan pengenalan dari masing-masing pihak yang hadir dan dilanjutkan dengan presentasi singkat terkait proses bisnis yang disampaikan oleh PT SGLI serta diakhiri dengan plant tour ke gudang baru yang memang diperuntukan guna mendorong kegiatan UMKM.
PT SGLI sendiri merupakan perusahaan penerima fasilitas PLB sejak tahun 2017 dengan visi “To be The Best Logistics Company In Indonesia’’. Perusahaan berdiri sejak Januari 1994 dengan cakupan lokasi Gudang meliputi Cikarang (EJIP Industrial park), Karawang (KIIC Industrial Park) dan GIIC Logistic Centre di Delta Mas Cikarang Pusat.
Dalam kesempatan itu pihak UMKM yang diwakili Ibu Eni turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bea Cukai dan PT SGLI. “Saya sangat terharu ternyata sudah ada gudang khusus dengan bertuliskan “AREA UMKM” untuk kami, kami berharap kendala birokratik yang sering menyulitkan serta kendala logistik termasuk pergudangan bisa teratasi.”
“Mendukung kegiatan UMKM adalah bagian dari strategi kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional”, ucap Yanti di akhir kunjungan itu. Bea Cukai Bekasi mengapresiasi peran PT SGLI yang telah memberikan kontribusi nyata melalui penyediaan gudang khusus UMKM. Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat dari Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi kepada Presiden Direktur PT SGLI, MR. Hiroshi Kuwashima.
#UMKMEKSPOR
#BeaCukaiMakinBaik
#BeaCukaiBekasiBisaHebat
#BeaCukaiBekasiWilayahBebasdariKorupsi
#BeaCukaiBekasiMenujuWilayahBirokrasiBerishdanMelayani
Bekasi, (10/11/2022) – Kepala Kantor Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bekasi. Kunjungan kerja tersebut disambut baik oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi, Laksmi Indriyah Rohmulyati, S.H., LL.M.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar instansi dalam memberantas tindak pidana kepabeanan dan cukai serta upaya mendukung tugas dan fungsi beacukai dalam bidang pengawasan.
Dalam kesempatan tersebut, Yanti menyampaikan harapannya agar sinergi antara keduanya dapat berjalan dengan baik dan menambah intimasi antar instasi dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum khususnya di bidang kepabeanan dan cukai di Kota Bekasi.
#Kejari
#BeaCukaiMakinBaik
#BeaCukaiBekasiBisaHebat
#BeaCukaiBekasiWilayahBebasdariKorupsi
#BeaCukaiBekasiMenujuWilayahBirokrasiBerishdanMelayani
Bekasi, (08/11/2022) - Tak kenal maka tak sayang, begitulah pepatah mengatakan. Berangkat dari pepatah tersebut Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi - APKB Pusat - APKB Bekasi Cikarang mengadakan perkenalan dengan pertemuan singkat bertempat di ruang rapat lantai 2 Bea Cukai Bekasi.
Pertemuan yang juga dihadiri oleh seluruh pejabat pengawas di Kantor Bea Cukai Bekasi tersebut mengawali sinergi APKB dengan Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti.
“Budaya speak up harus kita biasakan karena dari speak up lah kita bisa berbenah” ucap Yanti Sarmuhidayanti dalam diskusinya bersama APKB.
Ade R Sudrajat selaku ketua APKB Pusat dan Bayu Fahmi Yudistira selaku ketua APKB Bekasi Cikarang mengucapkan terimakasih atas komunikasi baik selama ini antara APKB dan Bea Cukai juga berharap Bea Cukai dan APKB dapat terus berkolaborasi bersiap menghadapi isu resesi di tahun 2023.
“Saat badai pandemi di awal tahun 2020 menerpa kami sangat terbantu dengan relaksasi relaksasi yang diberikan bea cukai kami berharap kita dapat bersiap menghadapi isu badai resesi 2023” ujar Ade, “selama ini bea cukai sangat membantu kami, kami harap sinergi ini dapat terus berjalan ” tambah Bayu.
#BeaCukaiBekasiBISAHEBAT
#BeaCukaiMakinBaik
#SinergiBeaCukai
#BeaCukaiBekasiMenujuWilayahBirokrasiBersihMelayani
Bekasi (09/11) Untuk mengoptimalkan perencanaan penganggaran dan pemanfaatan DBH CHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau), Bea Cukai Bekasi menerima kunjungan Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Bekasi. Pada Rabu, 09/11/22 bertempat di ruang Sky Bridge Bea Cukai Bekasi rapat koordinasi tersebut diselenggarakan.
Harvy dan Rina, 2 orang Pejabat Fungsional mewakili Satpol PP Kab Bekasi hadir dalam rapat koordinasi tersebut. Harvy menjelaskan bahwa pertemuan hari ini sebagai upaya tindak lanjut Surat Keputusan Bupati Bekasi tentang Tim Koordinasi Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.
“Koordinasi ini kami lakukan mengingat dalam waktu dekat akan diadakan rapat koordinasi di tingkat Provinsi Jawa Barat. Kami berharap pengelolaan DBH CHT ini bisa lebih optimal’’, ujar Harvy.
Undani, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Bekasi ditemani 3 orang pegawai dari Unit Penindakan dan Penyidikan menyambut baik upaya koordinasi yang dilakukan. Undani berharap naiknya penerimaan DBH CHT, di kota dan kabupaten Bekasi dapat dialokasikan untuk mendanai program sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan mengenai cukai, dengan prioritas pada bidang kesehatan untuk mendukung program jaminan kesehatan nasional terutama peningkatan kuantitas dan kualitas layanan kesehatan dan pemulihan perekonomian di daerah.
“ Kita harus berfokus pada output kegiatan yang terukur baik secara kualitatif maupun kuantitatif, berbagai program, kegiatan harus terperinci dan sesuai dengan porsi dan pagu anggaran yang tersedia.’’ Pungkasnya.
Serah Terima Jabatan Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi
Bekasi, (07/11/2022) - Bea Cukai bekasi memasuki lembaran baru dibawah kepemimpinan baru, Ibu Yanti Sarmuhidayanti.
Bertempat di ruang rapat lantai 2 Bea Cukai Bekasi, telah diadakan serah terima jabatan Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi secara online . Serah terima jabatan dilakukan oleh Bapak Bobby Situmorang yang sekarang menjabat sebagai Kepala Bidang fasilitas Kantor Wilayah DJBC Jawa Tengah, DIY kepada Ibu Yanti Sarmuhidayanti selaku Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi yang baru.
Serah terima jabatan tersebut dilakukan secara simbolis dengan dilakukan penyerahan momerandum jabatan oleh Kepala Subbagian Umum, Bapak Radian Permana kepada Ibu Yanti Sarmuhidayanti
Selain itu serah terima jabatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Seksi PLI, Bapak Undani. Walaupun berlangsung secara sederhana dan daring, acara tetap berjalan dengan khidmat.
#BCBekasiBISAHEBAT
#BeaCukaiMakinBaik
#BeaCukaiBekasiMenujuWilayahBirokrasiBersihdanMelayani