Semua Berita
Bekasi, (22/11/2022) - Bea Cukai Bekasi memfasilitasi peserta olimpiade Bea Cukai dalam ajang CEFHS (Customs and Excise for High School) 2022 dari SMA Islam Panglima Soedirman Bekasi. CEFHS merupakan lomba berskala nasional untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda tentang kepabeanan dan cukai. Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka pendampingan sekaligus bimbingan para peserta olimpiade.
Berlangsung selama 2 (dua) hari sejak 17 November 2022, tim pendamping dari Bea Cukai Bekasi yakni Andry Idriyan Syara (Pemeriksa Ahli Pertama Bea dan Cukai), Ferry Nur Ambiya (Pelaksana), dan Rimada Ilham Pradana (Pelaksana) berkesempatan menyampaikan materi terkait kepabeanan dan cukai.
“Kami berterima kasih atas bantuan Bea Cukai Bekasi dalam membimbing siswi kami, semoga program ini akan terus berlanjut sehingga siswa-siswi kami semakin dekat dengan Bea Cukai,” ungkap Aini selaku guru pembina SMA Islam Panglima Soedirman Bekasi.
Penyampaian materi tersebut sekaligus menjadi media edukasi serta pengenalan bagi para peserta dalam memahami apa tugas, fungsi, serta peranan Bea dan Cukai. Bea Cukai Bekasi berharap materi yang disampaikan dapat memberi pencerahan bagi para calon peserta olimpiade yang akan dilaksanakan tanggal 23 November 2022 mendatang.(*)
Tingkatkan Pengetahuan terkait Optimalisasi Penerimaan, Bea Cukai Bekasi Adakan Focus Group Discussion
22 Nov 2022
Bekasi, (22/11/2022) - Bea Cukai Bekasi mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Penerimaan yang bertemakan Optimalisasi Penerimaan pada hari Senin, 21 November 2022 di Aula Cibitung Kantor Beacukai Bekasi. FGD kali ini dipimpin oleh Dwi Rachmawati selaku Kepala seksi Perbendaharaan dan diikuti oleh para pegawai Kantor Bea Cukai Bekasi.
Dalam Kesempatan tersebut, Dwi menyampaikan realisasi capaian penerimaan negara yang telah dipungut oleh Bea Cukai Bekasi yang telah mencapai angka 89.99% atau sebesar Rp747,70 Miliar dari target Rp830,88 Miliar sampai dengan akhir Oktober tahun 2022. Dwi juga menyampaikan kinerja penyampaian Kantor Bea Cukai Bekasi sampai dengan akhir Oktober 2022 serta proyeksi penerimaan untuk bulan November dan Desember tahun 2022.
“Mohon bagi rekan-rekan pegawai Bea Cukai Bekasi agar dapat lebih teliti dalam melakukan pemeriksaan serta meningkatkan pengawasan pada saat pengeluaran dan pemasukan barang sehingga bisa menemukan hal yang dapat menambah nilai penerimaan dan dapat mengoptimalkan penerimaan negara,” Pesan Dwi.
Dari pelaksanaa FGD tesebut diharapkan kepada seluruh pegawai Kantor Bea Cukai Bekasi dapat mendukung program kinerja Bea Cukai Bekasi dalam mengoptimalsasikan penerimaan negara serta dapat mewujudkan target penerimaan di akhir tahun 2022.(*)
Bekasi, (21/11/2022) - Bea Cukai Bekasi mengunjungi Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Bekasi dalam rangka meningkatkan sinergi untuk mendukung UMKM melakukan Ekspor pada hari Senin, 21 November 2022. Dalam kunjungan tersebut Kepala Seksi Perbendaharaan, Dwi Rachmawati disambut langsung oleh Kepala Bidang Usaha Mikro dan Fasilitasi UMKM, Toto Yulianto.
Dwi menyampaikan maksud kedatangannya adalah untuk berkoordinasi dalam serta meminta asistensi untuk mendukung UMKM agar bisa memasarkan produknya ke mancanegara. Mengingat sekarang Bea Cukai Bekasi telah memiliki 2 UMKM binaan yang terus didukung untuk melakukan ekspor.
“Kami senang Bea Cukai Bekasi mau aktif berpartisipasi untuk memfasilitasi UMKM. Ini adalah momen yang baik untuk terus bisa mendukung UMKM agar lebih maju,” ungkap Toto.(*)
Bekasi, (17/11/2022) - Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti, melakukan kunjungan dalam rangka mewujudkan “Kemenkeu Satu” ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bekasi pada hari Kamis, 17 November 2022. Kepala KPKNL, Dirmanti Jaya, menyambut baik kedatangan Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi yang didampingi oleh Kepala Seksi Perbendaharaan, Dwi Rachmawati serta jajaran pegawai Bea Cukai Bekasi.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Yanti Sarmuhidayanti menyampaikan, “Kedatangan kami ke sini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antarinstansi kemenkeu di Kota Bekasi serta mewujudkan kemenkeu satu khususnya di bagian piutang serta lelang.”
Pada kesempatan tersebut Kepala Kantor Bea Cukai mendiskusikan terkait upaya optimalisasi penyelesaian piutang serta mengundang Kepala KPKNL Bekasi dan seluruh jajarannya agar hadir dalam acara pemusnahan barang tegahan Bea Cukai Bekasi yang akan diadakan pada bulan Desember.
Dengan adanya kunjungan diharapkan setiap instansi antar-Kemenkeu dapat menjadi miniatur Indonesia serta terwujudnya penguatan kolaborasi budaya dan sistem dan menghilangkan silo-silo atau pengkotak-kotakanan antarunit eselon satu.(*)
Bekasi, (16/11/2022) - Dalam rangka evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi, Bea Cukai Bekasi mengadakan sharing session yang bertempat di Aula Cibitung Lantai 3 Kantor Bea Cukai Bekasi. Sharing session dihadiri oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, para Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama, dan para Pemeriksa Bea dan Cukai Terampil.
Pada kesempatan tersebut, Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, mendengarkan usulan serta memberikan arahan untuk memperkuat sinergi dan integritas para Pejabat Pengawas dan para Pejabat Fungsional di lingkungan Kantor Bea Cukai Bekasi khususnya pada Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai.
Yanti mengatakan, “Kita harus bekerja sama dan meningkatkan koordinasi dengan para koordinator untuk penyeragaman mekanisme dalam melakukan pengawasan dan pelayanan kepada para pengguna jasa di Bea Cukai Bekasi terutama mengatensi janji layanan yang peka waktu .”
Dengan adanya kegiatan sharing session ini, diharapkan mampu meningkatkan kerja sama internal untuk saling berkolaborasi dalam mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam penyelenggaraan proses bisnis di wilayah kerja Bea Cukai Bekasi. (*)
Bekasi, (17/11/2022) - Bea Cukai Bekasi melakukan kunjungan dalam rangka Customs Visit Customers (CVC) ke PT Delta Jakarta pada hari Kamis, 17 November 2022. Dalam kunjungan tersebut Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi didampingi oleh para pejabat pengawas dan diterima langsung oleh Pimpinan PT Delta Jakarta.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti menyampaikan, “Kami sebagai pelayan publik akan memberikan pelayanan terbaik bagi Bapak Ibu semua tapi, mohon berikan juga masukan kepada kami bahkan kritikan yang pedas sekalipun akan kami terima untuk introspeksi perbaikan ke depannya.”
Pimpinan PT Delta Jakarta dalam kesempatan itu juga memaparkan proses bisnis mereka, dari awal proses pembuatan bir hingga tujuan distribusi. Di samping itu, pihak manajemen PT Delta Jakarta sangat menjunjung tinggi serta mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk meningkatkan complience terhadap peraturan. Hal itu disampaikan Doni Petra Roosadi, manajer logistik pada PT Delta Jakarta.
PT Delta Jakarta, yang pada tahun ini menjadi brewing factory tertua di Indonesia berusia 90 tahun, merupakan perusahaan dengan produk minuman beralkohol dengan kontribusi cukai terbesar di Bekasi. Pembayaran Cukai sampai dengan bulan Oktober tahun 2022 telah mencapai Rp525,97 miliar. (*)
Bekasi, (16/11/2022) - Kantor Bea Cukai Bekasi menerima kunjungan perwakilan dari PT Toyota Tsusho Logisctic Center (TTLC) dan PT Tokokosen yang merupakan perusahaan dengan fasilitas Gudang Berikat. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti, yang bertempat di ruang rapat Tambun pada hari Rabu, 16 November 2022.
Kunjungan ini dalam kaitannya dengan asistensi terhadap rencana pembangunan gudang baru milik PT Tokokosen yang berada di dalam wilayah PT TTLC. Pihak perusahaan juga memaparkan proses bisnis serta kendala yang mereka hadapi seperti pencatatan pada IT Inventory. Disamping itu juga, mereka juga mengkonsultasikan terkait kepastian peraturan Gudang Berikat.
Yanti menyampaikan, “Kami sangat senang dan terbuka untuk menerima kunjungan/audiensi dari pihak perusahaan karena dengan demikian kami bisa langsung tahu permasalahan yang ada dan membantu memberikan solusi.” Yanti juga menambahkan, “Kami sudah bantu, maka kami juga berharap dari pihak perusahaan membantu kami dalam hal meningkatkan compliance terhadap peraturan.”
Pada akhir sesi, Presiden Direktur PT Tokokosen, Makoto Sugiyama menyampaikan apresiasinya terhadap waktu yang telah diberikan oleh pihak Bea Cukai Bekasi untuk menerima kehadiran mereka serta memberikan jawaban yang memuaskan atas pertanyaan yang mereka ajukan.(*)
Bekasi, (15/11/2022) - Transformasi Sistem IT di Bea Cukai terus berlanjut. Yang terbaru saat ini adalah rencana penerapan dan piloting CEISA 4.0. Guna menyebarluaskan informasi baru tersebut Bea Cukai Bekasi bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB) selenggarakan Workshop CEISA 4.0 pada tanggal 15 November 2022 bertempat di Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti.
Acara yang diikuti oleh ratusan pengusaha TPB dan diselenggarakan secara hybrid tersebut dibuka oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai yang diwakili oleh Direktur Fasilitas Kepabeanan, Untung Basuki yang juga tampil sebagai narasumber. Selain Untung, Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai (IKC), Agus Sudarmadi juga tampil sebagai narasumber. Tim IKC juga menurunkan tim CEISA 4.0 di antaranya Purwadi, Kasubdit Strategi dan Perencanaan Informasi dan Muslim Kholid Arifin Kasubdit Pengendalian Keamanan Informasi, Manajemen Layanan dan Evaluasi.
Dalam sambutannya, Untung Basuki menyampaikan review perkembangan ekonomi di Indonesia, termasuk perkembangan ekspor dan impor. Dalam kesempatan tersebut Untung juga menyampaikan apresiasi atas peran serta para pengusaha TPB dalam mendorong laju pertumbuhan ekspor.
“Kinerja bulanan kontribusi KB KITE Oktober 2022 terhadap Ekspor Non Migas Nasional sebesar 37,10%, meningkat bila dibandingkan dengan periode September 2022 sebesar 36,67%, demikian juga tren penyerapan tenaga kerja pada perusahaan KB-KITE sd Q2 2022 tumbuh sebesar 10,82% secara QoQ, dan turun 0,8% QtQ, masih menunjukkan optimisme indikasi pulihnya industri KB KITE walau mulai mengalami penurunan untuk tren QtQ 2022,” Ujar Untung.
Pada bagian akhir Untung menambahkan bahwa kebijakan fasilitas kepabeanan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Saat ini Pemerintah melalui Bea Cukai siap mendukung upaya memajukan ekspor dari pemberian fasilitas Kawasan Berikat. Untuk itu diperlukan sinergi antara DJBC dengan perusahaan fasilitas Kawasan Berikat dapat memberikan output dan outcome bagi pertumbuhan ekonomi RI khususnya mendorong peningkatan ekspor.
Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi. Pada sesi tersebut, Purwadi menjelaskan perkembangan transformasi IT di DJBC, rencana kegiatan implementasi CEISA 4.0, perubahan arsitektur aplikasi, pembangunan single core system dan database serta fitur portal pengguna jasa.
Purwadi menyampaikan bahwa latar belakang penerapan CEISA 4.0 yaitu ; Tuntutan penyederhanaan birokrasi untuk mendukung kemudahan usaha (ease of doing business); Tuntutan untuk melakukan penyederhanaan regulasi untuk mengimbangi perubahan bisnis; Tren teknologi yang memunculkan Big Data, Machine learning, IoT, Fintech serta tuntutan untuk memanfaatkan teknologi Cloud, IoT, Big Data dan AI dalam menunjang industri 4.0.
Pada bagian akhir diskusi Untung menegaskan bahwa program reformasi kepabeanan dan Cukai khususnya di bidang fasilitas terus diupayakan berjalan berkesinambungan. Salah satu inisiatif strategis Direktorat Fasilitas Kepabeanan dalam rangka mendukung PRKC adalah transformasi pelayanan dan pengawasan Tempat Penimbunan Berikat dan join proses bisnis Tempat Penimbunan Berikat. Perbaikan proses bisnis pelayanan dan pemeriksaan TPB berbasis IT secara solid dilaksanakan salah satunya melaui CEISA 4.0 TPB yang sampai saat ini progresnya menunjukkan kemajuan dan berada di piloting tahap 4. (*)
Bekasi (10/11) Dalam rangka meningkatkan pengawasan terkait dengan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Bea Cukai Bekasi memenuhi undangan Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kabupaten Bekasi pada Kamis, 03/11/2022 bertempat di ruang Serbaguna Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Syahrul Umam, Pejabat Pemeriksa Fungsional dari Bea Cukai Bekasi menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat terhadap pengawasan Barang Kena Cukai Ilegal yang beredar di lingkungan sekitar mereka. Menurutnya, laporan dari masyarakat bisa membantu Bea Cukai untuk menemukan dan menindak praktik illegal yang terjadi.
Berdasarkan PMK 215/PMK.07/2021 tentang Penggunaan, Pemantaua, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, Proporsi Alokasi DBHCHT sebesar 50% untuk Bidang Kesejahteraan Masyarakat, 40% untuk Bidang Kesehatan, dan 10% untuk Bidang Penegakan Hukum.
#DBHCHT
#BeaCukaiMakinBaik
#BeaCukaiBekasiBisaHebat
#BeaCukaiBekasiWilayahBebasdariKorupsi
#BeaCukaiBekasiMenujuWilayahBirokrasiBerishdanMelayani