Semua Berita
Peringati Hari Pabean Internasional, Bea Cukai Bekasi Adakan Sosialisasi Libatkan Perwakilan Luar Negeri
31 Jan 2023
Senin (30/01/2023), Bea Cukai Bekasi mengadakan Talkshow dengan tema khusus yaitu ”Lesson From Abroad : How to become a professional pride young customs officer” dengan mengundang 3 narasumber :Deni Surjantoro, Atase Keuangan KBRI Singapura: Buhari Sirait, Konsulat Bea Cukai KJRI Hongkong dan Andi Aryatno, Pegawai Muda Bea Cukai Bekasi
Acara ini dibuka oleh Ibu Yanti Sarmuhidayanti selaku kepala kantor Bea Cukai Bekasi, memberikan sambutan kepada narasumber yang akan memberikan materi kepada seluruh pegawai Bea Cukai Bekasi tentang karakter dan budaya unggulan dari Institusi Bea Cukai Dunia.
Buhari Sirait, Konsulat Bea Cukai KJRI Hongkong menjelaskan bahwa Bea Cukai di Hongkong berbeda dengan Bea Cukai Indonesia, Bea Cukai di Hongkong lebih berfokus kepada Customs Protection seperti pengawasan narkotika dan Intellectual Property Rights (IPR) dibandingkan revenue collector yang hanya didapatkan melalui cukai terhadap beberapa jenis barang tertentu serta tidak adanya pungutan bea masuk.
Deni Surjantoro, Atase Keuangan KBRI Singapura menjelaskan bahwa berbanding terbalik dengan kondisi di Hongkong, Bea Cukai Singapura lebih menekankan kepada Revenue Collector karena Bea Cukai Singapore berada di bawah Kementerian Keuangan. Deni juga mengatakan front liner yang bertugas di Singapura ada satu institusi yaitu ICA (Immigration and Checkpoint Authority) sebagai garda terdepan di pintu masuk Singapura.
Andi Aryatno, sebagai pegawai muda milenial Bea Cukai Bekasi yang berprestasi dalam pembuatan SuperWeb Bea Cukai Bekasi mengatakan penghargaan yang telah diberikan oleh Direktur Informasi dan Kepabeanan dan Cukai dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Barat berkat dukungan dan kerjasama yang luar biasa dari Tim Developer sehingga SuperWeb yang telah dibuat dapat bermanfaat untuk isntansi dan pengguna jasa bea cukai Bekasi.
Terakhir sebagai penutup, William Yosep selaku moderator menyimpulkan “Kita sebagai Pegawai Muda Bea Cukai Indonesia tunjukkan bahwa integritas menjadi sebuah identitas yang tertanam dalam diri kita sendiri dan tunjukkan profesionalisme juga menjadi landasan kita dalam bertugas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Banggalah menjadi pegawai muda Bea Cukai, jika bukan anda siapa lagi kalau bukan kita sendiri.”
Selamat Hari Pabean Internasional ke -71!
Bekasi (31/01) Sejalan dengan arah transformasi kelembagaan pada tubuh Kementerian Keuangan khususnya DJBC, Bea Cukai Bekasi terus melangkah dan melakukan peningkatan kualitas dari segala lini. Dalam hal ini, Bea Cukai Bekasi menginisiasi gerakan bagi milenial melalui GEBRAK-Generasi Milenial Bea Cukai Beraksi dan Bergerak.
GEBRAK berhasil diluncurkan bersamaan dengan acara peringatan hari Pabean Internasional ke-71 yakni talkshow: “lesson from abroad: how to become a professional pride young customs officer” pada hari Senin, 30 Januari 2023. Pada sambutannya, Yanti Sarmuhidayanti selaku Kepala Kantor mendorong para pegawai terutama milenial di lingkungan Bea Cukai Bekasi untuk dapat meningkatkan kreativitasnya.
“Gebrak adalah sebuah wadah untuk milenial dalam berkreasi, berinovasi, dan bergerak untuk memberi manfaat bagi sekitar”, ujar Yanti.
Pada akhir acara, Buhari Sirait selaku Konsulat di Hongkong menyampaikan closing statement dan menyampaikan kesan pesannya untuk para peserta.
“Teruslah belajar, dari pengalaman-pengalaman karena itu adalah pelajaran yang paling mudah dipelajari”, ungkap Buhari Sirait.
Tak lupa, Deni Surjantoro selaku Atase Keuangan di Singapura juga memberikan nasihatnya bagi para milenial di Bea Cukai Bekasi.
“Kantor telah memberi kalian ruang dan itu menjadi kesempatan penting dan bagaimana ruang itu dimanfaatkan akan kembali kepada kalian semua, namun tetap jangan lupa bekerja dan terakhir jangan lupa berdo’a”, tutup Deni. (*)
Jumat (27/01/2023) Bertempat di PT Samsung Electronics Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Indonesia bersama 80 pengusaha penerima fasilitas tempat penimbunan berikat, KITE, reksan cukai sampai dengan pelaku usaha UMKM melaksanakan dialog kerja dalam rangka pengembangan kebijakan pemerintah dan strategis bisnis menuju Indonesia Maju.
Acara dibuka dengan sambutan oleh President Director PT Samsung Electronics Indonesia , Mr. Hong yeun suk. Sambutan berisi ucapan terimakasih atas dukungan kepada dunia usaha yang terus dibantu melalui insentif fiskal khususnya di tengah pandemi covid-19.
Komisaris PT Cikarang Inland Port, Erlangga Mantik juga memberikan sambutannya dalam acara tersebut. Erlangga menjelaskan bahwa Cikarang Dry Port hadir untuk menciptakan hilirisasi industri yang semakin efektif dan efisien. Dibantu pengawasan oleh Bea dan Cukai yang bertugas di sana untuk membantu kelancaran proses impor dari tanjung priok.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani sembari memberikan paparan materi, menanggapi kemajuan Cikarang Dry Port yang dulu diresmikan olehnya pada tahun 2010. Tantangan global semakin dinamis oleh karena itu instrumen fiskal seperti Pajak dan Bea Cukai akan terus ditinjau dari sisi insentif fiskal dan optimalisasi penerimaan. Kebijakan fiskal dari pemerintah akan terus dikembangkan untuk menjawab tantangan dunia demi mendorong industri di Indonesia Melalui National Logistic Ecosystem diharapkan akan mendorong terbentuknya ekosistem mulai hulu sampai hilir yang dapat meningkatkan efektivitas logistik nasional, efisiensi biaya dan percepatan layanan..
Setelah melaksanakan dialog dengan para pelaku usaha. Sri Mulyani juga melakukan kunjungan langsung ke Cikarang Dry Port. Melihat kemajuan dalam kecepatan bongkar timbun, tingkat keamanan barang, dan pengawasan oleh Bea Cukai cukup membanggakan. Namun bukan berarti hal tersebut memuaskan, masih banyak ruang perbaikan yang dapat ditingkatkan kepada perusahaan pengguna Cikarang Dry Port Agar semakin efisien dan efektif. (*)
Hari Pabean Internasional ke-71: Promoting a Culture of Knowledge-sharing and Professional Pride in Customs
27 Jan 2023
Bekasi (26/01/2022) Hari Pabean Internasional merupakan inisiatif dari organisasi kepabeanan internasional atau World Customs Organization untuk mengapresiasi peran yang dimainkan oleh seluruh Bea Cukai di dunia. Bea Cukai memiliki tugas yang sangat penting dalam ekonomi sekaligus keamanan suatu negara, mengawasi ekspor dan impor barang di sebuah negara.
Tak terlepas Bea Cukai Bekasi juga ikut merayakan hari internasional tersebut dengan menyelenggarakan apel khusus peringatan hari pabean internasional ke-71. Pejabat Pengambil Apel, Yanti Sarmuhidayanti membacakan amanat langsung dari Direktur Jenderal Bea Cukai, Askolani.
“Generasi muda selaku aset penting organisasi harus lebih fleksibel, kreatif, dan terbuka akan kemajuan teknologi. Pengembangan Budaya organisasi juga sangat penting dalam menciptakan generasi penerus yang handal serta rasa kebanggaan dan memiliki (sense of belonging) pada generasi penerus untuk mencapai visi misi organisasi” ucap Yanti
Amanat yang disampaikan oleh Yanti diharapkan dapat terus menyalakan para penerus Bea Cukai khususnya Bea Cukai Muda. Tantangan global dalam arus ekonomi mestinya akan terus berkembang. Sebagai penerus garda terdepan penjaga ekonomi negara. Diharapkan Bea Cukai Muda dapat juga terus berkembang dengan tetap menjaga nilai-nilai kementerian keuangan yaitu integritas, profesionalisme, sinergi,pelayanan kesempurnaan.
Selamat Hari Pabean Internasional ke-71!
Lewat Customs Visit Customer, Bea Cukai Bekasi Dukung Ekspor Perusahaan Piano Terbesar di Indonesia
20 Jan 2023
Bekasi (12/01), Menjalankan fungsi sebagai Community Protector Bea Cukai Bekasi berhasil menangkap dan mengamankan barang ilegal senilai Rp 8,09 miliar. Ini merupakan jumlah akumulatif dari penindakan yang dilakukan oleh unit Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Bekasi selama kurun waktu Januari sampai dengan Desember 2022.
Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti menjelaskan bahwa Bea Cukai Bekasi selama tahun 2022 telah berhasil melakukan 181 penindakan yang terdiri dari 7 penindakan atas pelanggaran di bidang Kepabeanan, 166 penindakan di bidang pelanggaran Cukai, dan 8 penindakan Narkotika Psikotropika dan Prekursor (NPP).
Potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 6,93 miliar dengan rincian barang hasil penindakan di antaranya berupa; 2.475.362 batang rokok ilegal; 75,48 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA)
Yanti kembali menjelaskan, “Pelanggaran yang terjadi masih didominasi oleh pelanggaran di bidang Cukai. Modus operandi yang dilakukan berupa pendistribusian, penguasaan dan penjualan Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) tidak dilekati pita cukai (rokok polos), BKC HT dilekati pita cukai namun salah peruntukan, BKC MMEA tidak dilekati pita cukai dan penyalahgunaan fasilitas pembebasan Etil Alkohol. Selain itu juga masih ditemukan pelanggaran izin usaha yaitu Tempat Penjualan Eceran (TPE) yang tidak memiliki Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC).’’
Selanjutnya, atas temuan-temuan BKC Ilegal tersebut telah ditindaklanjuti dengan proses penyidikan maupun penetapan sebagai Barang Milik Negara (BMN). Di tahun 2022, Bea Cukai Bekasi telah menangani dan berhasil menyelesaikan 11 (sebelas) perkara tindak pidana di bidang Cukai dengan tersangka berjumlah 12 (dua belas) orang yang telah mendapatkan Putusan Inkrah. Dari 11 (sebelas) perkara tindak pidana di bidang Cukai tersebut, 3 (tiga) di antaranya diproses oleh Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dengan 3 (tiga) tersangka dan 8 (delapan) perkara lainnya oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dengan 9 (sembilan) tersangka.
Sementara itu pelanggaran Kepabeanan yang terjadi di antaranya berupa pengeluaran barang sebelum mendapat persetujuan Pejabat Bea dan Cukai; Barang impor lebih dari yang diberitahukan serta importasi barang yang tidak mendapat fasilitas.
Selain pengawasan secara konvensional, Bea Cukai Bekasi juga mengintensifkan pengawasan peredaran barang illegal yang dijual melalui marketplace dan media sosial dengan melakukan Cyber Patrol. Hasil cyber crawling Petugas Bea dan Cukai Bekasi di antaranya berhasil melakukan 8 kali penindakan atas NPP.
Yanti mengungkapkan bahwa selain operasi penindakan yang dilakukan secara mandiri, sebagai wujud kerja sama dan kolaborasi serta sinergi antar instansi dengan aparat penegak hukum lainnya juga telah dilakukan operasi bersama. Bea Cukai Bekasi bersama-sama dengan Pemerintah Kota Bekasi, Korem 051/Wijayakarta, dan Polres Kota Bekasi telah terlibat dalam Operasi Bersama, Operasi Gempur Rokok Ilegal di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi selama tahun 2022.
‘’Ini adalah buah dari sinergi antar instansi dan kerja sama yang erat, untuk itu saya sampaikan ucapkan terima kasih dan penghargaan atas dukungan semua pihak yang terlibat’’ Tutup Yanti. (*)
Bekasi (12/1) - Melakukan kunjungan kepada pengguna jasa atau Customs Visit Customer (CVC) merupakan salah satu tugas dan fungsi Bea Cukai Bekasi sebagai industrial assistance . Mengawali tahun 2023, Bea Cukai Bekasi adakan CVC pertama di tahun 2023 ke PT LG Electronics Indonesia ( PT LGEIN)
Disambut oleh Mr. Park selaku Presiden Direktur, PT LG Indonesia menjelaskan pada paparannya bahwa PT LG Indonesia telah melakukan pergeseran produksi dari Korea ke Indonesia, ini menjadikannya mother factory yang terbesar memasok televisi dan monitor kumputer ke seluruh dunia dengan rincian 50 persen pemasaran ditargetkan ke ASEAN dan sisanya ke Amerika Selatan, Amerika Utara, Eropa, Asia, africa dan Osenia.
"Terimakasih atas kunjungan ke PT LG Electronics Indonesia, kami telah melakukan pergeseran produksi, dari Korea ke Indonesia sehingga akan menjadi yang terbesar secara global" ungkap Mr. Park
Tidak hanya itu PT LG Electronic Indonesia juga mengantongi 5 izin perlakuan khusus yaitu kemudahan akses pemasukan barang menggunakan conveyor belt dan direct delivery dari KB PT LGEIN langsung ke PLB PT LGEIN sebagai bentuk percepatan layanan yang diberikan kepada Bea Cukai Bekasi ke PT LGEIN.
"Terimakasih telah mempercayakan seluruh produksi televisi ke Indonesia, terimakasih telah berinvestasi di Indonesia, kami akan selalu membimbing dan melakukan asistensi kepada PT LG Electronics Indonesia" ucap Yanti Sarmuhidayanti
CVC ditutup dengan plant tour factory yang diselingi dengan diskusi Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti dengan tim PT LGEIN.
Gandeng BLBC Jakarta dan Bea Cukai Tanjung Priok, Bea Cukai Bekasi Tinjau Langsung Ekspor Olahan CPO
12 Jan 2023
Bekasi, (11/01/2022) - Sebagai kantor yang mengawasi berbagai macam jenis bidang usaha termasuk hasil olahan crude palm oil (CPO), Bea Cukai Bekasi gandeng Bea Cukai Tanjung Priok dan Laboratorium Bea Cukai Jakarta untuk meninjau langsung hasil olahan CPO yaitu shortening. Kegiatan diawali di ruang rapat Tambun lt 2 Bea Cukai Bekasi. Selaku Kepala Kantor, Yanti Sarmuhidayanti menyambut perwakilan Kantor Bea Cukai Tanjung Priok dan Balai Laboratorium Bea Cukai Jakarta.
Yanti menyampaikan bahwa ini menjadi kolaborasi hebat antara 3 Kantor Bea Cukai untuk bertukar ilmu membahas pemeriksaan ekspor CPO dan turunannya yang selalu menjadi topik hangat karena pungutan bea keluar yang harus dipenuhi oleh perusahaan.
Setelah berdiskusi, Ketiga Kantor Bea Cukai tersebut melanjutkan kegiatan dengan berkunjung kepada salah satu perusahaan pengolah CPO, PT Royal Foods Indonesia.
Billson selaku Head Factory, menyambut baik kunjungan dari Bea Cukai untuk berbagi ilmu mengenai proses-proses pengolahan CPO menjadi shortening.
Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Tanjung Priok, Galih Elham Setiawan mengungkapkan bahwa pengolahan shortening wajib melalui proses kristalisasi dan teksturisasi agar sesuai dengan ketentuan peraturan dalam menetapkan HS Code Shortening.
Industri crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit menjadi industri strategis, karena berhubungan dengan sektor pertanian (agro based industry) yang sangat menggiurkan di Indonesia mengingat kita adalah negara tropis.
Cerahnya prospek komoditas CPO dalam perdagangan minyak nabati dunia telah mendorong pemerintah Indonesia untuk terus memacu kemajuan industri CPO dan Bea Cukai sebagai institusi pengawas lalu lintas impor dan ekspor memegang andil besar dalam melayani serta mengawasi arus penjualanan CPO dan turunannya ini.(*)