Semua Berita

Optimalisasi IT Inventory, Bea Cukai Bekasi Adakan Coffee Morning bersama Pengusaha TPB dan KITE

(Bekasi 10/02) Implementasi teknologi dan informasi dalam menjalankan proses bisnis menjadi satu hal penting dalam pengelolaan pemasukan dan pengeluaran barang yang wajib dilakukan oleh pengguna jasa yang telah menerima fasilitas Tempat Penimbunan Berikat (TPB) dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE). Bea Cukai Bekasi dalam menjadi trade facilitator mengupayakan informasi terkait IT inventory dapat tersampaikan dengan baik kepada para pengguna jasa, salah satunya melalui kegiatan coffee morning dengan tema "Optimalisasi IT Inventory bagi Pengusaha Tempat Penimbunan Berikat dan KITE".

Coffee morning dilaksanakan secara hybrid melalui MS. Teams pada hari Kamis 09/02/2023 serta dihadiri secara langsung di Aula Cibitung oleh beberapa perwakilan perusahaan TPB dan KITE di lingkungan Bea Cukai Bekasi.

Berlangsung santai namun serius,  Event sosialisasi ini merupakan bagian dari program “BERAKSI” Belajar Aktualisasi Penuh Inspirasi  yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman baik bagi internal pegawai Bea dan Cukai maupun bagi pengguna jasa.

Yanti Sarmuhidayanti selaku Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi menyampaikan sambutan sekaligus membuka coffee morning.

"Saya harap perusahaan penerima fasilitas yakni Tempat Penimbunan Berikat dan KITE dapat senantiasa meningkatkan IT inventorynya sebagai bentuk kepatuhan pada aturan yang berlaku," pungkas Yanti.

Bea cukai Bekasi mendatangkan langsung narasumber dari Direktorat Fasilitas Kepabeanan yakni Esti Wiyandari selaku Kepala Subdirektorat Tempat Penimbunan Berikat dan Budi Kristanto selaku Kepala Seksi Evaluasi dan Harmonisasi Kebijakan Fasilitas Tempat Penimbunan Berikat. Coffee morning berjalan interaktif dengan membuka ruang diskusi bagi pengguna jasa yang hadir baik secara langsung maupun virtual.

"Dengan pemahaman yang searah terkait IT inventory ini, kami berharap forum ini dapat memberi dampak bagi perusahaan dalam optimalisasi IT inventory, memberi dampak positif bagi perusahaan maupun instansi Bea Cukai itu sendiri," ungkap Esti.

Coffee morning ini tentu membawa angin segar bagi seluruh pihak yang terlibat, di sisi pengguna jasa mereka semakin memahami terkait pendayagunaan IT inventory dan memudahkan mereka dalam melakukan proses bisnisnya serta di sisi Bea Cukai Bekasi dapat mengawasi penggunaan fasilitas yang diberikan kepada pengguna jasa dengan optimal. (*)

 

 

Pengarahan Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, Bea Cukai Bekasi siap mengemban amanah di bawah Jakarta

Bekasi (31/01/2022) Sejak diterbitkan KEP-181/BC/2022 tanggal 1 Desember 2022. Bea Cukai Bekasi mulai 27 Januari 2023 secara resmi berpindah menjadi keluarga besar Kantor Wilayah DJBC Jakarta. Dan sebelum memulai aktif bertugas Rusman Hadi selaku Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta mengunjungi Kantor Bea Cukai Bekasi untuk memberikan pengarahan kepada seluruh pegawainya.

Mengawali acara, Sambutan diberikan oleh Yanti Sarmuhidayanti sembari menjelaskan karakterisik SDM hingga proses bisnis pelayanan yang diberikan oleh Bea Cukai Bekasi, Kantor pemberi fasilitas fiskal terbanyak di Indonesia. Yanti mengatakan “Bea Cukai Bekasi siap untuk melangkah bersama dengan Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta untuk semakin baik dalam melayani dan mengawasi”

Acara dilanjutkan dengan pengarahan oleh Rusman Hadi selaku Kepala Kantor Wilayah dengan semangat beliau menyampaikan pesan yang menggugah hati para pegawai yaitu “Harmoni kerja akan tercipta jikan ada keihklasan di dalam dada dan kemampuan mengenali daya dan batas raga”

Pengarahan ini menjadi langkah awal yang baik bagi Kantor Bea Cukai bekasi untuk membangun sinergi dengan Kantor Wilayah yang baru, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta dalam memberikan pengawasan dan pelayanan. Integritas yang menjadi jargon Kanwil Bea Cukai Jakarta kiranya juga mengalir deras dalam sanubari para pegawai Bea Cukai Bekasi dalam mengemban amanat.

Tampil Beda! Bea Cukai Bekasi Laksanakan Penandatanganan Komitmen Kinerja 2023 di Kawasan Berikat

 

(Bekasi 01/20) Dalam meningkatkan kualitas kinerja serta menjaga komitmennya, Bea Cukai Bekasi berhasil menyelenggarakan penandatanganan kontrak kinerja yang kini dikenal dengan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) tahun 2023. Bertempat di PT Kayu Permata, acara dihadiri oleh para pejabat pengawas, pejabat Bea Cukai ahli pertama serta perwakilan pelaksana pada tiap-tiap seksi.

Diawali penandatanganan SKP Kemenkeu-Four oleh para Pejabat Pengawas dan dilanjutkan oleh Yanti Sarmuhidayanti selaku Kepala Kantor. Pelaksanaan acara berjalan dengan baik dan lancar.

Pada kesempatan tersebut, Yanti menjelaskan pemilihan lokasi langsung di perusahaan PT Kayu Permata sebagai penerima fasilitas kawasan berikat, tidak lain untuk lebih mendekatkan diri dengan pengguna jasa.

"Ini adalah cara kita untuk menunjukan komitmen kepada pengguna jasa di Bekasi untuk menjadi barometer kantor pemberi fasilitas d Indonesia, terutama dalam pelayanan yang cepat dan pengawasan yang cermat." Ujar Yanti.

Di akhir acara Yanti juga memberikan apresiasi atas capaian yang telah direalisasikan pada tahun 2022 dan mengingatkan untuk senantiasa memperbaiki pelayanan sejalan dengan jargon Gofast-Cepat Melayani, Cermat Mengawasi.

Harapan besar bagi insan Bea Cukai Bekasi, pelaksanaan acara ini mampu menjadi pemicu bagi pegawai untuk makin giat dalam meningkatkan kinerja.

“Mari kita jadikan kegiatan penandatanganan ini bukan hanya seremonial, tetapi jadikan pacuan bagi kita untuk terus meningkatkan kinerja terutama dalam pelayanan bagi pengguna jasa”, pungkasnya.

Peringati Hari Pabean Internasional, Bea Cukai Bekasi Adakan Sosialisasi Libatkan Perwakilan Luar Negeri

Senin (30/01/2023), Bea Cukai Bekasi mengadakan Talkshow dengan tema khusus yaitu ”Lesson From Abroad : How to become a professional pride young customs officer” dengan mengundang 3 narasumber :Deni Surjantoro, Atase Keuangan KBRI Singapura: Buhari Sirait, Konsulat Bea Cukai KJRI Hongkong dan Andi Aryatno, Pegawai Muda Bea Cukai Bekasi

Acara ini dibuka oleh Ibu Yanti Sarmuhidayanti selaku kepala kantor Bea Cukai Bekasi, memberikan sambutan kepada narasumber yang akan memberikan materi kepada seluruh pegawai Bea Cukai Bekasi tentang karakter dan budaya unggulan dari Institusi Bea Cukai Dunia.

Buhari Sirait, Konsulat Bea Cukai KJRI Hongkong menjelaskan bahwa Bea Cukai di Hongkong berbeda dengan Bea Cukai Indonesia, Bea Cukai di Hongkong lebih berfokus kepada Customs Protection seperti pengawasan narkotika dan Intellectual Property Rights (IPR) dibandingkan revenue collector yang hanya didapatkan melalui cukai terhadap beberapa jenis barang tertentu serta tidak adanya pungutan bea masuk.

Deni Surjantoro, Atase Keuangan KBRI Singapura menjelaskan bahwa berbanding terbalik dengan kondisi di Hongkong, Bea Cukai Singapura lebih menekankan kepada Revenue Collector karena Bea Cukai Singapore berada di bawah Kementerian Keuangan. Deni juga mengatakan front liner yang bertugas di Singapura ada satu institusi yaitu ICA (Immigration and Checkpoint Authority) sebagai garda terdepan di pintu masuk Singapura.

Andi Aryatno, sebagai pegawai muda milenial Bea Cukai Bekasi yang berprestasi dalam pembuatan SuperWeb Bea Cukai Bekasi mengatakan penghargaan yang telah diberikan oleh Direktur Informasi dan Kepabeanan dan Cukai dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Barat berkat dukungan dan kerjasama yang luar biasa dari Tim Developer sehingga SuperWeb yang telah dibuat dapat bermanfaat untuk isntansi dan pengguna jasa bea cukai Bekasi.

Terakhir sebagai penutup, William Yosep selaku moderator menyimpulkan “Kita sebagai Pegawai Muda Bea Cukai Indonesia tunjukkan bahwa integritas menjadi sebuah identitas yang tertanam dalam diri kita sendiri dan tunjukkan profesionalisme juga menjadi landasan kita dalam bertugas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Banggalah menjadi pegawai muda Bea Cukai, jika bukan anda siapa lagi kalau bukan kita sendiri.”

Selamat Hari Pabean Internasional ke -71!

GRANDLAUNCHING : GENERASI MILENIAL BEA CUKAI BERAKSI DAN BERGERAK (GEBRAK)

 

 

Bekasi (31/01)  Sejalan dengan arah transformasi kelembagaan pada tubuh Kementerian Keuangan khususnya DJBC, Bea Cukai Bekasi terus melangkah dan melakukan peningkatan kualitas dari segala lini. Dalam hal ini, Bea Cukai Bekasi menginisiasi gerakan bagi milenial melalui GEBRAK-Generasi Milenial Bea Cukai Beraksi dan Bergerak. 

GEBRAK berhasil diluncurkan bersamaan dengan acara peringatan hari Pabean Internasional ke-71 yakni talkshow: “lesson from abroad: how to become a professional pride young customs officer” pada hari Senin, 30 Januari 2023. Pada sambutannya, Yanti Sarmuhidayanti selaku Kepala Kantor mendorong para pegawai terutama milenial di lingkungan Bea Cukai Bekasi untuk dapat meningkatkan kreativitasnya. 

“Gebrak adalah sebuah wadah untuk milenial dalam berkreasi, berinovasi, dan bergerak untuk memberi manfaat bagi sekitar”, ujar Yanti.

Pada akhir acara, Buhari Sirait selaku Konsulat di Hongkong menyampaikan closing statement dan menyampaikan kesan pesannya untuk para peserta. 

“Teruslah belajar, dari pengalaman-pengalaman karena itu adalah pelajaran yang paling mudah dipelajari”, ungkap Buhari Sirait. 

  Tak lupa,  Deni Surjantoro selaku Atase Keuangan di Singapura juga memberikan nasihatnya bagi para milenial di Bea Cukai Bekasi. 

“Kantor telah memberi kalian ruang dan itu menjadi kesempatan penting dan bagaimana ruang itu dimanfaatkan akan kembali kepada kalian semua, namun tetap jangan lupa bekerja dan terakhir jangan lupa berdo’a”, tutup Deni. (*)

Dialog Kerja Menteri Keuangan : Kunjungan Kerja dan Rencana Strategi Proses Bisnis dengan Perusahaan Penerima Fasilitas Menuju Indonesia Maju

Jumat (27/01/2023) Bertempat di PT Samsung Electronics Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Indonesia bersama 80 pengusaha penerima fasilitas tempat penimbunan berikat, KITE, reksan cukai sampai dengan pelaku usaha UMKM melaksanakan dialog kerja dalam rangka pengembangan kebijakan pemerintah dan strategis bisnis menuju Indonesia Maju.

Acara dibuka dengan sambutan oleh President Director PT Samsung Electronics Indonesia , Mr. Hong yeun suk. Sambutan berisi ucapan terimakasih atas dukungan kepada dunia usaha yang terus dibantu melalui insentif fiskal khususnya di tengah pandemi covid-19.

Komisaris PT Cikarang Inland Port, Erlangga Mantik juga memberikan sambutannya dalam acara tersebut. Erlangga menjelaskan bahwa Cikarang Dry Port hadir untuk menciptakan hilirisasi industri yang semakin efektif dan efisien. Dibantu pengawasan oleh Bea dan Cukai yang bertugas di sana untuk membantu kelancaran proses impor dari tanjung priok.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani sembari memberikan paparan materi, menanggapi kemajuan Cikarang Dry Port yang dulu diresmikan olehnya pada tahun 2010. Tantangan global semakin dinamis oleh karena itu instrumen fiskal seperti Pajak dan Bea Cukai akan terus ditinjau dari sisi insentif fiskal dan optimalisasi penerimaan. Kebijakan fiskal dari pemerintah akan terus dikembangkan untuk menjawab tantangan dunia demi mendorong industri di Indonesia Melalui National Logistic Ecosystem diharapkan akan mendorong terbentuknya ekosistem mulai hulu sampai hilir yang dapat meningkatkan efektivitas logistik nasional, efisiensi biaya dan percepatan layanan..

Setelah melaksanakan dialog dengan para pelaku usaha. Sri Mulyani juga melakukan kunjungan langsung ke Cikarang Dry Port. Melihat kemajuan dalam kecepatan bongkar timbun, tingkat keamanan barang, dan pengawasan oleh Bea Cukai cukup membanggakan. Namun bukan berarti hal tersebut memuaskan, masih banyak ruang perbaikan yang dapat ditingkatkan kepada perusahaan pengguna Cikarang Dry Port Agar semakin efisien dan efektif. (*)

Hari Pabean Internasional ke-71: Promoting a Culture of Knowledge-sharing and Professional Pride in Customs

Bekasi (26/01/2022) Hari Pabean Internasional merupakan inisiatif dari organisasi kepabeanan internasional atau World Customs Organization untuk mengapresiasi peran yang dimainkan oleh seluruh Bea Cukai di dunia. Bea Cukai memiliki tugas yang sangat penting dalam ekonomi sekaligus keamanan suatu negara, mengawasi ekspor dan impor barang di sebuah negara.

Tak terlepas Bea Cukai Bekasi juga ikut merayakan hari internasional tersebut dengan menyelenggarakan apel khusus peringatan hari pabean internasional ke-71. Pejabat Pengambil Apel, Yanti Sarmuhidayanti membacakan amanat langsung dari Direktur Jenderal Bea Cukai, Askolani.

“Generasi muda selaku aset penting organisasi harus lebih fleksibel, kreatif, dan terbuka akan kemajuan teknologi. Pengembangan Budaya organisasi juga sangat penting dalam menciptakan generasi penerus yang handal serta rasa kebanggaan dan memiliki (sense of belonging) pada generasi penerus untuk mencapai visi misi organisasi” ucap Yanti

Amanat yang disampaikan oleh Yanti diharapkan dapat terus menyalakan para penerus Bea Cukai khususnya Bea Cukai Muda. Tantangan global dalam arus ekonomi mestinya akan terus berkembang. Sebagai penerus garda terdepan penjaga ekonomi negara. Diharapkan Bea Cukai Muda dapat juga terus berkembang dengan tetap menjaga nilai-nilai kementerian keuangan yaitu integritas, profesionalisme, sinergi,pelayanan kesempurnaan.

Selamat Hari Pabean Internasional ke-71!

Coffee Morning : Cara Intim  Bea Cukai Bekasi dan Pengguna Bahas Situasi Ekonomi!
 
Bekasi (26/1/2023) Sinergi menjadi salah satu dari nilai-nilai Kementerian Keuangan dengan tujuan untuk membangun hubungan yang harmonis dengan para pengguna jasa. Bea Cukai Bekasi sebagai institusi di bawah Kementerian Keuangan, mendalami nilai tersebut melalui acara santai pagi yang diberikan nama coffee morning. Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti bersama 23 Pimpinan Perusahaan Penerima Fasilitas TPB, KITE, UMKM, dan Cukai mengikuti coffee morning di aula Cibitung lt 3 Kantor Bea Cukai Bekasi.  Acara bincang santai tersebut membahas mengenai kritik, saran, dan manfaat fasilitas yang diberikan kepada para perusahaan.
 
 
 
Dalam acara coffee morning, Yanti sembari menyeruput kopi, mengajak berdialog seluruh 23 pimpinan perusahaan untuk dapat menyuarakan langsung testimoni maupun aspirasi bagi Bea Cukai dan rekan perusahaan lainnya sehingga terbangun suasana yang dekat intim di dalam lt.3 kantor Bea Cukai Bekasi, aula Cibitung.
 
 
 
Setelah mendengarkan seluruh pimpinan berbicara, Yanti  dalam closing statementnya menyampaikan,  "Semua yang disampaikan tersebut akan menjadi catatan bagi kami agar ke depannya menjadi pertimbangan bagi institusi dalam mengambil langkah-langkah kebijakan sehingga semakin optimal manfaat yang bisa diterima oleh perusahaan".
 
 
Perubahan zaman menjadi tantangan pemerintah dalam menciptakan kebijakan yang semakin efisien dan efektif. Komunikasi secara terbuka menjadi alat kita untuk semakin berkembang maju melawan setiap tantangan di depan. Bea Cukai Bekasi siap menghadapinya dengan bergandeng tangan dengan seluruh pengguna jasanya untuk buktikan kita bisa menembus Indonesia emas di tahun 2045.
 
 
 
Lewat Customs Visit Customer, Bea Cukai Bekasi Dukung Ekspor Perusahaan Piano Terbesar di Indonesia
Bekasi (19/01/2023) Bea Cukai sebagai garda terdepan perekonomian negara menjadi tumpu utama dalam keberhasilan kegiatan ekspor di Indonesia. PT Yamaha Music Manufacturing Asia sebagai perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat di bawah pengawasan Bea Cukai Bekasi berkesempatan dikunjungi oleh Bea Cukai Bekasi pada Kamis 19/01/23. Perusahaan ini merupakan  pengekspor alat musik terbesar di Indonesia. 
 
 
 
Melalui kegiatan Customs Visit Customer (CVC) Bea Cukai Bekasi mendukung kegiatan bisnis PT Yamaha Music Manufacturing Asia khususnya ekspor alat musik. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti.
 
 “Bea Cukai Bekasi sangatlah terbuka untuk ruang diskusi demi mendukung kelancaran kegiatan ekspor perusahaan yang berdampak pada peningkatan devisa ekspor”. Ujar Yanti.
 
 
Tatsuya Nagata, Presiden Direktur PT Yamaha Music Manufacturing Asia pada kesempatan tersebut berterimakasih atas kehadiran dan dukungan Bea Cukai Bekasi kepada perusahaan. Menurutnya Kegiatan ekspor perusahaan yang sangat tinggi bahkan terbesar di Indonesia terasa mustahil berjalan lancar kalau bukan selama ini didukung oleh Bea Cukai Bekasi.
 
Di akhir kegiatan CVC, Yanti menyampaikan bahwa kiranya ke depannya akan terus bertumbuh sinergi yang semakin positif antara Bea Cukai dan pengguna jasa demi kelancaran kegiatan bisnis perusahaan.  Naiknya omset perusahaan dapat berdampak besar pada penambahan dompet devisi negara melalui kegiatan ekspor. Bea Cukai sebagai melalui pemberian fasilitas fiskal siap untuk terus mendukung dan mendorong kelancaran ekspor ini. (*)