Semua Berita

Dialog Kinerja Organisasi Periode Juli 2022
Bekasi (04/08) Bea Cukai Bekasi melaksanakan Dialog Kinerja Organisasi (DKO) periode capaian s.d. bulan Juli 2022. Dalam agenda ini juga dibahas rencana mitigasi risiko sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko untuk mendukung pencapaian program strategis kantor di antaranya pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU).
 
Rapat dilaksanakan secara hybrid, di ruang rapat Tambun Lantai 2 KPPBC TMP A Bekasi dan melalui media zoom meeting. Rapat dipimpin oleh Kepala Kantor, Bobby Situmorang, dan dihadiri oleh seluruh pejabat pengawas, para Fungsional Pemeriksa Bea Cukai Pertama serta perwakilan pelaksana permeriksa dari masing-masing Seksi dan Subbag.
 
Arahan penting dari Kepala Kantor antara lain yaitu aspek standar pelayanan kepada pengguna jasa, evaluasi pemberian fasilitas kepabeanan yang telah diberikan, dan tindaklanjut terhadap opini pengguna jasa.
DKO merupakan wadah evaluasi untuk peningkatan kualitas kinerja organisasi untuk Bea Cukai Makin Baik.
Senam Pagi Bersama dan Penguatan Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani
Bekasi (29/07) – Sehubungan dengan program berkelanjutan Kantor Bea Cukai Bekasi dari Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menjadi Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Bea Cukai Bekasi melaksanakan kegiatan Briefing Kepala Kantor terkait WBBM kepada seluruh Pegawai dan PPNPN di Lingkungan Kantor Bea Cukai Bekasi.
 
Bertempat di Halaman Kantor Bea Cukai Bekasi, kegiatan tersebut dikemas dengan kegiatan Senam Pagi Bersama sekaligus pembukaan kegiatan Pekan Olahraga Bea Cukai Bekasi dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
 
Dalam pemamaparannya, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Bobby Situmorang menyampaikan bahwa predikat WBBM tidak hanya diartikan sebagai Wilayah Birokrasi Bersih Melayani saja, tetapi mari maknai WBBM untuk Bea Cukai Bekasi sebagai Kantor dengan predikat Wilayah Bekerja Bahu Membahu dalam menjalankan Visi dan Misi Bea Cukai.
 
Dengan diselenggarakannya rangkaian kegiatan tersebut, seluruh Pegawai dan PPNPN dapat sehat bersemangat dan sekaligus bisa menyiapkan diri lebih baik mengawal Kantor Bea Cukai Bekasi mewujudkan kantor yang mendapatkan predikat WBBM.
Internalisasi Pengendalian Gratifikasi, Benturan Kepentingan dan Whistleblowing System (WISE)
Bekasi (28/07) – Dalam rangka upaya mewujudkan penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme serta mengupayakan pengendalian gratifikasi sebagai perwujudan dari integritas pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi secara sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab harus senantiasa dilakukan, Bea Cukai Bekasi menyelenggarakan internalisasi pengendalian gratifikasi, benturan kepentingan dan WISE secara daring melalui zoom meeting dihadiri oleh seluruh pejabat dan pegawai BC Bekasi.
 
Soekis Winanto, Kepala Seksi Kepatuhan Internal (KI) memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan dan dilanjutkan dengan pemaparan materi pengendalian gratifikasi, benturan kepentingan dan WISE oleh Eqi Rusadi Pratama dan M. Teguh Ismael, Pelaksana Seksi KI.
 
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab diantaranya mengenai meeting of mind dan batasan etika perilaku pegawai, diharapkan dengan internalisasi ini, seluruh pegawai dapat menghindari gratifikasi, mengantisipasi benturan kepentingan, dan mengerti penggunaan WISE demi mewujudkan Bea Cukai Bekasi menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Bea Cukai makin baik, Kemenkeu Terpercaya, Indonesia maju.
Capaian Semester I Bea Cukai Bekasi Periode Januari 2022 - Juli 2022

Halo Sobat BC Bekasi, mimin mau kasih info nih!

Lagi-lagi Bea Cukai Bekasi berhasil torehkan capaian yang luar biasa di sepanjang semester I tahun 2022. Target penerimaan Bea Cukai Bekasi periode Januari sampai Juni 2022 berhasil dilampaui hingga 59,42% yaitu sebesar 446,07 Miliyar Rupiah. Hal tersebut dilaporkan oleh Seksi Perbendaharaan pada 05 Juli lalu melalui forum Dialog Kinerja Organisasi periode Juni 2022.

Selain itu, tercatat 136 penindakan yang telah berhasil dilakukan, sebanyak lebih dari 311 layanan informasi konsultasi telah diberikan, dan sebanyak 102 publikasi telah diberikan oleh Bea Cukai Bekasi.

Semoga capaian positif ini akan terus berlanjut, demi membantu menopang roda perekonomian nasional.

Asistensi Kawasan Berikat Mandiri PT Seiwa Indonesia

Bekasi (22/07) –  Dalam rangka meningkatkan sinergi dan pelayanan kepada para pengguna jasa, Bea Cukai Bekasi melakukan asistensi kembali kepada salah satu Kawasan Berikat Mandiri yaitu PT Seiwa Indonesia.

Bertempat di ruang meeting PT Seiwa Indonesia, kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai IX, Robertus Robertus Rio Surya Budi Laksana didampingi oleh Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama, Andry Idriyan Syara dan Sambutan dari PT Seiwa Indonesia diwakili oleh Presdir Akira Yoshida kemudian dilanjutkan pemaparan company profile serta sesi diskusi.

Beberapa hal yang dibahas dalam sesi diskusi diantaranya hasil produksi PT Seiwa, jenis-jenis dokumen Tempat Penimbunan Berikat (TPB) yang dilayani, perbandingan penjualan ekspor dengan penjualan lokal sesuai peraturan yang berlaku, dan alur dokumen atau barang impor yang menggunakan SKA melalui Pusat Logistik Berikat (PLB).

Kegiatan asistensi diakhiri dengan plant tour untuk melihat alur proses produksi PT Seiwa lebih dekat. dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi salah satu sarana wadah penyampaian saran dan masukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan kepatuhan para pengguna jasa.

Sosialisasi Tata Laksana Ekspor dan Fasilitas Kepabeanan kepada UMKM dan IKM Kota Bekasi

Bekasi (21/07) – Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Promosi Dagang Produk Ekspor Unggulan kepada UMKM dan Workshop untuk Industri Kecil Menengah (IKM) yang diinisiasi oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian merupakan upaya dari Bea Cukai Bekasi dalam menjalin koordinasi dan sinergi antar instansi untuk mendorong UMKM dan IKM agar mengembangkan produknya dalam upaya menembus pasar mancanegara.

Bertempat di Gedung Balai Patriot Pemerintah Kota Bekasi, pemaparan materi disampaikan oleh Husni Fattah Prasetya, Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama. Husni menyampaikan materi Tata Laksana Ekspor dan Fasilitas Kepabeanan kepada UMKM dan IKM Kota Bekasi. Husni mengharapkan dengan adanya tambahan informasi mengenai kemudahan melakukan ekspor dapat memberikan stimulus dan motivasi kepada para pelaku usaha agar memperluas pangsa pasar produk melalui ekspor sehingga mampu berkontribusi dalam menunjang pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, disampaikan juga materi tentang fasilitas Kepabeanan yaitu fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) IKM. Fasilitas ini memberikan insentif fiskal berupa pemberian pembebasan bea masuk dan tidak dipungutnya pajak impor atas bahan baku, agar dapat menekan harga jual barang jadi, sehingga harganya dapat bersaing di pasar internasional.

Asistensi Kawasan Berikat Mandiri PT Chubb Safes Indonesia dan PT Framas Indonesia

Bekasi (18/07) - Untuk memastikan pemanfaatan fasilitas kepabeanan berjalan dengan baik sesuai aturan yang berlaku, kali ini Bea Cukai Bekasi melaksanakan asistensi kepada para penerima fasilitas Kawasan Berikat Mandiri yang dilakukan oleh Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai IX, Robertus Rio Surya Budi Laksana didampingi oleh Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama, Andry Idriyan Syara.

Kegiatan asistensi pada Kawasan Berikat Mandiri PT Chubb Safes Indonesia dibuka oleh Robertus Rio Surya Budi Laksana dengan penyampaian maksud dan tujuan asistensi dilakukan dan harapan melalui asistensi ini dapat menjadi salah satu tempat para pelaku industri menyampaikan kendala yang dihadapi, selain itu juga dipaparkan terkait pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat Mandiri.

Ucapan terima kasih dan sambutan hangat disampaikan oleh Nanang Sutiardi selaku perwakilan PT Chubb Safes Indonesia atas asistensi yang dilakukan dilanjutkan dengan pemaparan terkait proses bisnis pada PT Chubb Safes Indonesia yang merupakan perusahaan manufaktur dalam pengadaan hasil produksi industri brankas, filling kantor, dan sejenisnya.

Sebelumnya pada hari Jumat tanggal 15 Juli 2022, asistensi serupa juga dilakukan ke Kawasan Berikat Mandiri PT Framas Indonesia. Dalam pemaparannya, Michael Wawoh selaku perwakilan PT Framas Indonesia menyampaikan terkait alur proses produksi mulai dari penggunaan bahan baku sampai dengan proses finished goods.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pengujian atas beberapa kriteria, antara lain pengujian sistem pencatatan kegiatan impor dan ekspor serta pengecekan pendayagunaan CCTV sebagai alat kontrol pengawasan pemasukan dan pengeluaran barang. Harapannya dengan adanya kegiatan ini perusahaan dapat mempertahankan standar tinggi sebagai entitas yang mendapatkan pelayanan khusus di bidang kepabeanan sesuai peraturan yang berlaku.

Bekasi Customs Officer of Three Months

Sobat BC Bekasi, sekarang mimin mau kasih tau apa itu Bekasi Customs Officer of Three Months yaa.

Bekasi Customs Officer of Three Months (BCOOTM) adalah penghargaan yang diberikan kepada pegawai Bea Cukai Bekasi atas keberhasilannya menjalankan tugas dengan sangat baik terutama inovasi yang telah diciptakan dan juga memenuhi kriteria penilaian lainnya yang ditentukan oleh Komite Pemilihan. Ajang pemilihan pegawai ini dilakukan setiap 3 bulan di Bea Cukai Bekasi.

Nah, untuk periode ke 2 tahun ini atau tepatnya periode April s.d Mei 2022, terpilih Ziadi Rahman, Pranata Keuangan APBN Terampil pada Subbagian Umum sebagai Pemenang BCOOTM. Ziadi Rahman dengan kinerja yang baik menggagas banyak hal dalam pengelolaan keuangan sehingga membuahkan banyak hasil dan diapresiasi unit kerja lain di luar DJBC lhoo..
Sebelumnya di periode 1 atau periode Januari s.d Maret 2022, telah terpilih Iskandar Saputro, yang pada waktu itu merupakan Pelaksana Pemeriksa pada Seksi Penyuluhan dan layanan Informasi sebagai Pemenang BCOOTM. Iskandar Saputro memiliki inovasi berupa Keranjang Informasi ODOI, yakni media informasi harian tentang peraturan kepabeanan dan cukai yang dishare dengan bahasa sederhana dan mudah dimengerti serta ringkas kepada pengguna jasa. Pengguna jasa sangat terbantu dengan adanya produk inovasi ini.
Itu dia pegawai-pegawai keren Bea dan Cukai Bekasi. Nantikan the next BCOOTM, ya sobat BC Bekasi.

Internalisasi Analisis IT Inventory untuk Monitoring dan Evaluasi Fasilitas TPB dan KITE

Bekasi (08/07)- Dalam memperkuat tahapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) untuk kepatuhan dan kelayakan pengguna fasilitas TPB & KITE, Bea Cukai Bekasi melaksanakan kegiatan internalisasi monev fasilitas TPB & KITE berbasis analisis IT Inventory kepada seluruh pegawai Bea Cukai Bekasi secara hybrid bertempat di Aula Cibitung Lantai 3 Bea Cukai Bekasi dan online melalui media Zoom meeting.

Tujuan dilaksanakannya internalisasi adalah sebagai sarana penguatan proses Monev terhadap fasilitas TPB dan KITE serta pengenalan aplikasi Tableau sebagai tools pengolahan & visualisasi data.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Purnomo Sidik dan Cahyo Tri Alsabah (PBC Ahli Pertama) serta M. Farrell Dzakinuddin Ghazilah (Pelaksana Pemeriksa). Dilanjutkan dengan sesi tutorial penggunaan aplikasi tersebut. Ketiga narasumber ini baru saja menjalani pelatihan dengan tema serupa di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bea dan Cukai.

Kegiatan Internalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para pegawai terkait implementasi Monev fasilitas TPB dan KITE sesuai Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor PER-02/BC/2019 melalui pengaplikasian Tableau sebagai tools pengolahan & visualisasi data. Dengan begitu, diharapkan implementasi monitoring dan evaluasi TPB & KITE dapat terlaksana lebih efektif dalam rangka menganalisa kepatuhan dan kelayakan pengguna fasilitas TPB & KITE di lingkungan KPPBC TMP A Bekasi.