Asistensi Tujuan Ekspor, Bea Cukai Bekasi Kunjungi UMKM Binaan

Asistensi Tujuan Ekspor, Bea Cukai Bekasi Kunjungi UMKM Binaan

Rabu 30 September 2026 13:29

Bekasi 30/09/2026 – Pendukung Industri sebagai salah satu fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Bea Cukai Bekasi pada Kamis, 24 September sampai Jumat, 25 September 2026 memanfaatkan kesempatan untuk mengunjungi UMKM Binaan yakni CV Prima Jaya dan CV Afiyah Dunara di Kota Bekasi. Terhadap kedua UMKM tersebut Bea Cukai Bekasi memberikan asistensi untuk tujuan ekspor.


“Meskipun Pensiun, Tetap Produktif dan Berkarya”. Motto itu tidak hanya wacana bagi Helmiati Wahas, seorang pensiunan dari sebuah perusahaan pabrik kosmetik sekaligus owner CV Prima Jaya, berhasil berbisnis dan mengekspor rendang ke Selandia Baru, dan dalam waktu dekat berencana mengembangkan sayapnya melakukan ekspor ke Australia. “Para pembeli adalah WNI yang rindu dengan masakan Indonesia,” ucapnya.


Di bawah brand “Rendang Oma Keenan”, Helmiati telah menciptakan berbagai hidangan siap saji dalam kemasan, sepeti  berbagai macam varian rendang, cumi sambal balado hijau, dan baru-baru ini keripik singkong kotak dapat disantap sebagai cemilan.


CV Citra Prima (Rendang Oma Keenan) merupakan salah satu UMKM binaan di bawah KPPBC Tipe A Bekasi, yang telah memulai bisnis sejak tahun 2017 dan kegiatan ekspor tahun 2021, baik secara offline maupun online. Meskipun demikian, dalam menjalankan penjualan dalam hal ini online memiliki tantangan pemasaran terhadap pembeli baru dan tergantungnya pada penggunaan market place. Sedangkan untuk penjualan ekspor sangat diharapkan dukungan pemerintah Indonesia baik dari sisi legalitas mempermudah persyaratan komoditas ekspor UMKM maupun pembinaan untuk UMKM Indonesia.


Saat wabah Covid-19 melanda, dua bersaudari Rita dan Rini sebagai pemilik CV Afiyaah Dunara awalnya mendirikan Co-work Space untuk disewakan work from home bagi Masyarakat untuk bekerja disaat aturan social distancing masih berlaku, tetapi kini usaha nya tidak hanya itu, sebagai pensiunan pegawai mereka merambah dunia kerajinan Dimana terinspirasi dari bahan kerajinan kelapa di Yogyakarta, CV Afiyah Dunara menjual produk Kerajinan dari berbagai bahan baku Kelapa, produk yang dijual tidak hanya dalam negeri tetapi sudah merambah ke dunia internasional.


Dari ekspor ke Negera Mode Prancis sampai Negara Seribu Kastil Jerman dan bahkan di beberapa Negara Uni Eropa Lainnya. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bea Cukai Bekasi ke tempat kami, disini produk kerajinan dan anyaman kami sangat disukai oleh warga negara asing karena estetika dan makna bukan hanya sekedar produk kerajinan.”ujar Rita.


Inisiatif dan pendampingan berkelanjutan dari Bea Cukai Bekasi Melalui program pendampingan dari hulu ke hilir mulai dari tata cara kepabeanan, perizinan, hingga legalitas ekspor. Dengan dukungan berkelanjutan dari Bea Cukai Bekasi ini diharapkan dapat terus mendorong UMKM lokal untuk naik kelas dan berani menembus pasar internasional.(*)