Kanwil Bea Cukai  Jakarta Lepas Ekspor Perdana 13 Kontainer  Kratom dari Bekasi

Kanwil Bea Cukai Jakarta Lepas Ekspor Perdana 13 Kontainer Kratom dari Bekasi

Sabtu 01 Maret 2025 17:13

Kanwil Bea Cukai  Jakarta Lepas Ekspor Perdana 13 Kontainer  Kratom dari Bekasi 



Bekasi (28/02/2024) Kepala  Kantor Wilayah  DJBC Jakarta, Rusman Hadi bersama  Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi Yanti Sarmuhidayanti  mendampingi Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor perdana komoditas  Kratom pada Jumat 28 Februari 2025 di  PT Oneject Indonesia Kawasan GIIC Cikarang Pusat Bekasi.  Dengan nilai 1, 053 juta US dollar produk Kratom seberat 351 ton ini dikemas dalam 13 kontainer 40 feet. 



Sebagai produk endemik yang tumbuh di wilayah Indonesia dan kemudian melalui pengolahan sterilisasi dengan teknologi tinggi, produk tersebut banyak diminati di pasar internasional. Bea Cukai berperan strategis dalam  mendukung produk lokal menjadi global.
"Kita mendukung kegiatan ekspor komoditas ini, karena kratom ini tidak banyak tumbuh di negara lain sehingga menjadi keunggulan negara kita dan bisa kita maksimalkan. 



Kembali lagi, Bea Cukai sebagai pintu terakhir perdagangan ekspor, kita dukung penuh selama persyaratan ekspor dari instansi teknis terkait telah terpenuhi.



Sebagai tambahan, kita juga memiliki klinik ekspor yang tersebar di masing-masing  kantor pelayanan bagi para pengusaha/eksportir yang mau konsultasi terkait kegiatan ekspor", ujar Rusman Hadi.



Menteri Perdagangan menyampaikan bahwa pemerintah telah mengatur ekspor komoditas Kratom dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag)  nomor 21 tahun 2024 tentang  Perubahan Kedua  atas Permendag  Nomor  23  tahun  2023 tentang  Kebijakan  dan Pengaturan Ekspor pada tanggal 11 Oktober  2024, dimana  di dalamnya  menambahkan  komoditas  Kratom sebagai barang  yang diatur ekspornya.



“Pemerintah berharap ekspor produk ini tidak hanya dalam bentuk serbuk saja tetapi sudah melaui proses sterilisasi sehingga kita memperoleh nilai tambah”, ujar Budi.



Yahya Cahyana, perwakilan PT Oneject Indonesia menjelaskan proses yang dilakukan di pabriknya berbeda dengan metode konvensional yang memakan waktu cukup lama, produk cukup dijalankan melalui conveyor  sehingga lebih cepat dan mempunyai ketahanan  terhadap patogen sehingga kualitas produk bisa lebih terjaga. Kini belasan container Produk Kratom kini telah siap untuk  diekspor berikutnya. (*)