Lewat Program CVC Bea Cukai Bekasi Menjaga Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) Bertahan di Tengah Persaingan yang Semakin Ketat

Lewat Program CVC Bea Cukai Bekasi Menjaga Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) Bertahan di Tengah Persaingan yang Semakin Ketat

Jumat 06 Desember 2024 16:24

Bekasi (12/4) – Memasuki akhir triwulan IV, Bea Cukai Bekasi adakan Customs Visit Customer (CVC) ke perusahaan penerima Fasilitas Kawasan Berikat, PT Sunrise Bumi Textiles. Program Customs Visit Customer (CVC) kali ini mengunjungi salah satu pabrik penghasil benang di Kabupaten Bekasi pada hari Rabu tanggal 4 Desember 2024


PT Sunrise Bumi Textiles, merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produsen tekstil dan berlokasi di Jl Raya Bekasi Km 28 RT 001/04 Harapan Jaya Bekasi Utara, Bekasi. Produksi yang dihasilkan adalah mayoritas ekspor sebesar 66% dan local 34% dengan jumlah pekerja pada tahun 2024 sebesar 1.097 pekerja.


Latar belakang Customs Visit Customer (CVC) Bea Cukai Bekasi ke PT Sunrise Bumi Textiles sesuai penyampaian Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi Yanti Sarmuhidayanti adalah meningkatkan sinergi dan komunikasi antara Bea Cukai Bekasi dengan PT Sunrise Bumi Textiles.


“Bea Cukai Bekasi sebagai Institusi yang membawahi perusahaan-perusahaan penerima Fasilitas Kawasan Berikat, ingin mengetahui kondisi perusahaan saat ini dalam menghadapi fenomena banyak perusahaan Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) yang harus tutup dan melakukan banyak PHK ribuan pekerjanya, “ ujar Yanti.


Kunjungan KPPBC TMP A Bekasi disambut baik oleh Mr Amardeep Ojha selaku Director (Vice President) dan jajaran pengurus PT Sunrise Bumi Textiles. Mr Amardeep Ojha turut menjelaskan bahwa perusahaaan berupaya untuk bertahan dengan meningkatkan kinerja penjualan barang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga lebih di fokuskan pada penjualan keluar negeri.


 


Di tengah banyaknya perusahaan perusahaan tekstil yang tutup, Mr Amardeep Ojha menyampaikan


“PT Sunrise Bumi Tekstiles memiliki tim yang efisien, semua bekerja keras dan strategi melakukan pendekatan dengan customer lokal maupun ekspor dan memberikan kualitas yang baik dan benar serta layanan yang baik. Semua bekerja keras sehingga membuat PT Sunrise Bumi Textiles bisa bertahan diwaktu yang sulit”, ujar Ojha.


Ojha juga menyampaikan dengan kedatangan Bea Cukai Bekasi, berharap Bea Cukai berantas impor illegal dari China, karena hal tersebut mempengaruhi customer lokal, seperti customer lokal di Bandung dan Jawa Tengah banyak mengalami kompetisi yang sangat berat karena bahan dari China dijual murah, hal ini sangat berpengaruh dan mempersulit kondisi customer. Ojha berharap kepada Bea Cukai untuk menindak tegas impor illegal tekstil dari China,. Ojha menyampaikan kembali PT Sunrise Bumi Textiles ingin berkembang dan terus meningkat di Indonesia karena kami PT Sunrise Bumi Textiles bagian dari Indonesia, berharap dukungan dari Indonesia.