Pemenuhan Kriteria Penerima Fasilitas Kawasan Berikat, Bea Cukai Bekasi Tinjau Pendayagunaan IT Inventory
Bekasi, (17/10/2024) - Perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat yaitu PT Samindo Electronics kali ini menjadi objek kunjungan pada kegiatan Customs Visit Customers (CVC) pada hari Kamis tanggal 17 Oktober 2024. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Electronics Manufacturing Services, PT Samindo Electronics memproduksi Komponen elektronika berupa PCB assy dan deck (VTR, CD room, dan DVD) serta Router.
Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti pada kunjungannya mengatakan bahwa agar pemberian fasilitas fiskal dapat lebih berdayaguna bagi pembangunan industri nasional maka tentunya pemerintah melalui Bea Cukai Bekasi perlu melakukan penyederhanaan prosedur pelayanan untuk mempercepat proses pelayanan dan mengembangkan pola pengawasan yang lebih efisien dan efektif dengan seminimal mungkin mendistorsi pelayanan. Dengan penggunaan teknologi informasi berbasis komputer dalam sistem persediaan merupakan prasyarat dalam pola pelayanan dan pengawasan non-fisik.
Sesuai dengan ketentuan pada Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-19/BC/2018 jo. PER-9/BC/2021 tentang Tata Laksana Kawasan Berikat disebutkan bahwa penerima fasilitas kawasan berikat wajib mendayagunakan teknologi informasi untuk pengelolaan pemasukan dan pengeluaran barang (IT Inventory) dapat diakses untuk kepentingan pemeriksaan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Direktorat Jenderal Pajak.
Kepentingan Bea Cukai Bekasi dalam pengawasan atas perusahaan penerima fasilitas fiskal adalah bagaimana memastikan barang-barang yang mendapat fasilitas tersebut telah dipergunakan atau dimanfaatkan secara baik sesuai ketentuan yang berlaku. Sedangkan di sisi lain, perusahaan penerima fasilitas Tempat Penimbunan Berikat berkepentingan atas pengawasan persediaan (inventory) yang dimilikinya sehingga persediaan yang merupakan aset perusahaan tersebut dapat terpelihara dengan baik dengan biaya yang efisien.
“Penerapan IT Inventory secara optimal sebagai bentuk pertanggungjawaban atas fasilitas fiskal yang telah diterima oleh perusahaan, juga bermanfaat sebagai tools yang dapat membantu manajemen dalam mengambil keputusan strategis dilengkapi dengan dashboard sebagai alat bantu untuk monitoring dan evaluasi,” tutup Yanti.(*)
Tags