Bea Cukai Bekasi Dorong Sinergi agar UMKM dan IKM Kota Bekasi Tembus Pasar Ekspor
Bekasi (30/09) Pada Jumat, 27 September 2024, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi yakni Yanti Sarmuhidayanti, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi yang dipimpin oleh M. Solikhin. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Bekasi agar dapat menembus pasar ekspor.
Dalam pertemuan tersebut, Bea Cukai Bekasi berharap dapat terus menjalin kerja sama yang erat dengan Disperindag Kota Bekasi untuk mendukung UMKM dan IKM. Bea Cukai Bekasi telah mengambil berbagai langkah strategis dalam pembinaan UMKM, termasuk kegiatan business matching dengan negara-negara seperti New Zealand dan Malaysia.
"Hayuk semangat! Kami ingin menumbuhkan kepercayaan diri para pelaku UMKM untuk berani menembus pasar ekspor, serta memberi pencerahan bahwa pemerintah itu hadir untuk mereka, terutama pelaku UMKM dan IKM," ujar Yanti.
- Solikhin juga memaparkan program-program unggulan yang dijalankan oleh Disperindag Kota Bekasi, antara lain manajemen logistik, digital marketing, serta sosialisasi ekspor-impor. Saat ini, Disperindag memiliki database sebanyak 870 Industri Kecil Menengah (IKM) yang siap dibina lebih lanjut. Solikhin juga berharap adanya kolaborasi berkelanjutan melalui kegiatan coaching clinic bersama antara Bea Cukai Bekasi dan Disperindag.
Untuk memperkuat sinergi antar instansi, Disperindag berencana menyusun Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bea Cukai Bekasi serta Kementerian Perindustrian guna mengoptimalkan pembinaan dan pengembangan UMKM dan IKM khususnya di sektor ekspor. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat UMKM dan IKM Kota Bekasi menembus pasar internasional.
Dengan dukungan dan kolaborasi yang bersifat pentahelix termasuk dari lembaga pembiayaan seperti dari Bank Indonesia, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indoneisa (LPEI) dan pendanaan bagi UMKM mikro dari KPPN, Bea Cukai Bekasi optimistis bahwa sinergi antarinstansi ini akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi, khususnya di sektor UMKM dan IKM.(*)
Tags