Berkat Stimulus Fiskal, Industri Tekstil dan Produk Tekstil di bawah Bea Cukai Bekasi Tumbuh
Bekasi (26/09) Melalui pemberian stimulus fiskal salah satu industri penerima Fasilitas Kawasan Berikat di Bekasi menunjukan pertumbuhan yang menggembirakan. Hal tersebut diungkapkan Presiden Direktur PT Dong Il Indonesia Mr Yoon Nam Sik pada saat menerima kunjungan tim Customs Visits Customers (CVC) Bea Cukai Bekasi pada Kamis 26 September 2024.
“Kami sangat terbantu dengan asistensi dari Bea Cukai, kondisi perusahaan untuk saat ini dibandingkan dengan masa setelah COVID 19 kemarin menunjukan peningkatan dan perbaikan’’ ungkap Yoon.
Dadang Hernanto, Kepala Divisi HRD dan GA PT Dong Il Indonesia juga menyampakain hal serupa. Dadang menjelaskan bahwa berkat adanya disertivikasi produk dan disetirtivikasi pemasaran, penjualan perusahaan mengalami peningkatan. Dadang optimis dengan mulai banyaknya pesanan terutama dari Kawasan Berikat lain dan penjualan lokal, prospek ke depan lebih menggairahkan.
Sebagai produsen berbagai jenis benang untuk keperluan produk jadi tekstil, PT Dong Il terus mengembangkan produksinya dengan menambah jenis produk baru yang lebih bisa diterima pasar. Efisiensi yang dapat menurunkan biaya produksi sehingga menghasilkan harga yang kompetitif juga sangat dipengaruhi kebijakan perusahaan penerima fasilitas Kawasan berikat tersebut.
Yanti Sarmuhidayanti menjelaskan bahwa dampak pemberian fasilitas Tempat Penimbunan Berikat khususnya Kawasan Berikat di antaranya adanya multiflier effect berupa penyerapan tenaga kerja, penerimaan negara berupa Bea Masuk dan Pajak dalam rangka impor serta pajak lainnya termasuk pajak daerah.
Yanti juga menyampaikan dampak ekonomi lainnya dari pemberian fasilitas Kawasan Berikat berupa indirect economy effect seperti perdagangan, akomodasi, makanan hingga transportasi.
“Pemerintah berharap adanya pemberian fasilitas fiskal dan prosedural melalui Tempat Penimbunan Berikat akan secara langsung dan tidak langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendapatan dan kesempatan bekerja di perusahaan’’, pungkas Yanti. (*)
Tags