Perdana di Pulau Jawa, Bea Cukai Bekasi Gandeng Kedutaan Besar Malaysia dan DPMM selenggarakan Business Matching bagi UMKM siap Ekspor
Bekasi (14/05) Bea Cukai Bekasi berkolaborasi dengan Bea Cukai Cikarang menyelenggarakan sosialisasi dan Business Matching UMKM/IKM ke Malaysia pada hari Selasa, 14 Mei 2024. Dihadiri oleh 40 UMKM siap ekspor binaan Bea Cukai Bekasi yang tersebar di Kota dan Kabupaten Bekasi. Turut hadir Senior Asistant Directorat of Customs Malaysian Embassy, Ahmad Bin Talib. Kedatangan Ahmad juga didampingi rombongan Dewan Perniagaan Melayu Malaysia (DPMM). Rombongan dipimpin langsung Ainnur Yaqin Bin Abu Noor, Ketua Biro Antara Bangsa DPMM.
Ahmad mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Bea Cukai Bekasi berkolaborasi dengan Bea Cukai Cikarang dan mengharapkan agar kegiatan serupa juga bisa dilaksanakan di kota-kota lain di Indonesia guna mendorong UMKM/IKM agar dapat berkiprah di kancah internasional.
Kegiatan perdana di Pulau Jawa yang dihadiri Kedutaan Besar Malaysia dan melibatkan 4 Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di Kota dan Kabupaten Bekasi. Dinas Perdagangan Kota Bekasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab Bekasi serta Dinas Koperasi dan UMKM Kota dan Kabupaten Bekasi turut hadir dan menjadi bukti sinergi antar lembaga di Bekasi.
Ahmad berkomitmen untuk membantu secara penuh terbukanya peluang bagi UMKM dan IKM Bekasi untuk bisa masuk dan memasarkan produknya di Malaysia. Menurut Ahmad kesamaan selera, latar belakang budaya merupakan potensi yang sangat terbuka bagi penetrasi UMKM /IKM Indonesia ke Malaysia.
Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan bussines matching tersebut merupakan bagian dari program Kementerian Keuangan untuk memajukan UMKM/ IKM melalui digitalisasi dan globalisasi.
“Bea Cukai Bekasi berupaya untuk membantu para pelaku UMKM memahami persyaratan, regulasi, dan proses ekspor ke Malaysia serta bisa mendapat informasi secara langsung dari para pelaku usaha yang tergabung dalam Dewan Perniagaan Melayu Malaysia (DPMM), melalui sinergi dan kolaborasi kita bersama memberi jalan bagi suksesnya para penggiat UMKM/IKM menmbus pasar global”, ujar Yanti.
Bertindak sebagai narasumber dari DPMM, Ainnur Yaqin Bin Abu Noor ketua Biro antarbangsa DPMM dan Aiman Noordin seorang pelaku bisnis sukses di Malaysia. Narasumber menyampaikan kekagumannya akan varian produk yang dihasilkan oleh UMKM/IKM di Indonesia. Kemasan yang modern dengan cita rasa yang menggugah selera dan harga yang bersaing merupakan keuntungan komparatif dari produk-produk UMKN Indonesia
Turut menjadi narasumber Minah dari LPEI EXIM Bank (Lembaga Pembiayaan Ekspor dan Impor). Minah berkesempatan untuk menyampaikan peranan lembaganya dalam mendukung UMKM/ IKM baik dalam bentuk layanan finansial berupa pembiayaan, penjaminan dan asuransi maupun layanan non finansial berupa coaching program for new exporters, marketing handhalding dan community development.
Dengan adanya sosialisasi ini, Bea Cukai Bekasi berharap dapat meningkatkan efektivitas asistensi kepada UMKM berorientasi ekspor di wilayahnya. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menggerakkan sektor UMKM dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan ekspansi ke pasar internasional.
Tags