Dorong Percepatan  Layanan demi Investasi, Bea Cukai Bekasi Resmikan Kawasan Berikat Mandiri PT LG Electronics Indonesia

Dorong Percepatan Layanan demi Investasi, Bea Cukai Bekasi Resmikan Kawasan Berikat Mandiri PT LG Electronics Indonesia

Rabu 15 Mei 2024 8:21

Bekasi (13/05) sebagai leading unit di Ditjen Bea dan Cukai yang memberikan pelayanan dan pengawasan fasilitas Kawasan Berikat (KB) terbanyak di Indonesia, Bea Cukai Bekasi resmikan  Kawasan Berikat Mandiri PT LG Electronics Indonesia pada Senin  13 Mei 2024. Bertempat di Pabrik 1 MM 2100 Kawasan Industri Cibitung Bekasi acara dihadiri Kepala kantor Bea Cukai Bekasi,  Yanti Sarmuhidayanti dan Presiden Direktur PT LGEIN Mr Kun Ji Park.


Pemberian fasilitas KB Mandiri kepada PT LGEIN ini menambah jumlah penerima fasilitas serupa menjadi 32 perusahaan. Pemberian fasilitas KB Mandiri diberikan secara selektif kepada pengguna fasilitas Kawasan Berikat  yang telah memenuhi persyaratan yang ketat. Melalui percepatan layanan dan efektivitas pengawasan diharapkan dapat memberi multiflier effect pada peningkatan kecepatan logistik dan efisien waktu layanan. Kedua hal itu dapat menarik minat investasi pemodal asing di Indonesia.


Yanti menyampaikan  harapannya agar PT LGEIN bisa menjadi role model atau acuan bagi perusahaan lainnya di wilayah kerja Bea Cukai Bekasi dalam menjalankan fasilitas yang telah diberikan termasuk di dalamnya sebagai perusahan AEO (Authorized Economic Operator). Melalui tranfer pengetahuan dan pengalaman Yanti juga mengharapkan peran serta PT LGEIN untuk menjadi benchmarking pengelolaan perusahaan penerima fasilitas Tempat Penimbunan Berikat berkategori baik  (hijau).


“Kami terus mendorong dan mendampingi PT LGEIN  selama kurang lebih 1 tahun terakhir  agar menjadi KB Mandiri.  Berbagai progam seperti sosialisasi dan edukasi telah  kami lakukan. Tujuannya  untuk memastikan agar PT LGEIN  tetap memenuhi kepatuhan termasuk di dalamnya optimalisasi IT Inventory dan CCTV serta penunjukan laisson officer” ujar Yanti.


PT LGEIN berkomitmen untuk terus dapat mengikuti semua prosedur  serta peraturan kepabeanan serta akan terus meningkatkan kenerja PT LGEIN untuk memastikan agar PT LGEIN tetap menjadi manufaktur televisi nomor satu secara global. Hal tersebut disampaikan Mr Kun pada saat pembukaan acara.


“Kami percaya setelah kami menjadi KB Mandiri ini akan membantu PT LGEIN  dalam hal percepatan produksi dan proses pengeluaran maupun pemasukan barang,” ujar Mr Kun.


Sebagai “Mother Factory” televisi di dunia PT LGEIN telah mengekspor produknya ke 49 negara, mulai negara Asia, Afrika, Amerika utara hingga Eropa.  Kinerja ekspor tersebut mendorong penjualan (sales) hingga USD 1.6 billion dengan investasi sebesar USD 10 million  per tahun dan mempekerjakan lebih dari 800 tenaga kerja.(*)