Lewat Program “Didik”, Bea Cukai Bekasi Mendorong Utilisasi Ceisa 4.0 di PT Omron Mfg Indonesia

Lewat Program “Didik”, Bea Cukai Bekasi Mendorong Utilisasi Ceisa 4.0 di PT Omron Mfg Indonesia

Jumat 15 Maret 2024 15:13

Bekasi (01/03/2024) Bea Cukai Bekasi kembali secara progresif mensosialisasikan CEISA 4.0 kepada pengguna jasa di lingkungan Bea Cukai Bekasi. Melalui program Didik (Diskusi Bareng Bea Cukai di Pabrik) Tim penyuluh yang dipimpin langsung Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi mendatangi PT Omron Manufacturing Indonesia di Kawasan EJIP Cikarang pada Kamis  29 Februari  2024.


Dengan mengangkat tema persiapan mandatory CEISA 4.0,  acara tersebut tidak hanya dihadiri pegawai PT Omron Mfg Indonesia tetapi belasan mitra kerja yang selama ini secara bersama mengerjakan atau menerima pekerjaan subkontrak dari PT Omron Mfg Indonesia. Diharapkan lewat penyuluhan dan sosialisasi utilitas CEISA 4.0 dapat ditingkatkan dan para pengguna bisa merasakan dan beradaptasi dengan cara baru lewat transformasi digital yang sedang dilakukan.


Presiden Direktur PT Omron Mfg Indonesia Irawan Santoso menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kerja samanya selama ini. Irwan berharap di tengah situasi global yang dinamis dengan berbagai tantangannya, PT Omron tetap dapat menjadi leading factory  khususnya pada industri elctronik. Health cares, mechanical component dan industrial automation machine.


Pada sambutannya, Yanti juga menunjukan sikap kekagumannya terutama dalam upaya PT Omron Mfg Indonesia dalam mendorong peran serta perempuan. Dominasi dan peran perempuan di perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat dan Gudang Berikat Mandiri ini menjadi benchmarking bagi perusahaan lain di Indonesia.


Yanti juga menegaskan bahwa pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai senantiasa mendorong agar terciptanya multiflier effect melalui pemberian fasilitas Tempat Penimbunan Berikat.


“ Fasilitas fiskal, prosedural dan operasional Tempat Penimbunan Berikat harus secara nyata memberikan dampak signifikan tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi tetapi juga melalui penyerapan tenaga kerja, alih teknologi dan bahkan secara nyata mampu meningkatkan perputaran roda ekonomi di Kawasan sekitar”, pungkas Yanti.