Perkuat Sistem Manajemen Anti Penyuapan  (SMAP),  Bea Cukai Bekasi Siap Dorong  Implementasi Sistem Jaringan Pencegahan Korupsi (jaga.id)

Perkuat Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), Bea Cukai Bekasi Siap Dorong Implementasi Sistem Jaringan Pencegahan Korupsi (jaga.id)

Jumat 15 Maret 2024 15:12

Bekasi (23/02/2024)  Bea Cukai Bekasi siap mendorong implementasi Sistem Jaringan Pencegahan Korupsi (jaga.id).  Untuk mewujudkan island of integrity di lingkungan kerja, Bea Cukai Bekasi mengikuti Traning of Trainners (ToT) yang diinisiasi  Kanwil Wilayah Bea Cukai Jakarta dan diselenggarakan di Kantor Bea Cukai Jakarta pada Kamis 23 Februari 2024. Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan kantor vertikal lain di bawah Kanwil Wilayah DJBC Jakarta


Firman Hanafi Sane, Kepala Bidang Kepatuhan  Internal    Kanwil Wilayah Bea Cukai Jakarta membuka acara. Pada kesempatan tersebut Firman juga menjelaskan bahwa Kawil DJBC Jakarta telah bekerja sama  dengan Tim Anti Korupsi Badan Usaha KPK untuk melakukan percepatan penerapan  Sistem Manajemen Anti Penyuapan  (SMAP) pada perusahaan fasilitas. Tujuannya adalah untuk membentuk suatu standar  pencegahan korupsi yang  sama pada perusahaan fasilitas.


Firman juga menerangkan bahwa selama ini telah dilakukan berbagai upaya pencegahan tindakan fraud pada Kanwil DJBC Jakarta.  Program tersebut antara lain pemantauan pengendalian internal;  pemantaun pegawai;  program pengendalian gratifikasi;  penguatan integritas pegawai;  pendampingan pemaparan fasilitas dan penegakan kepatuhan internal.


Bertindak sebagai narasumber Roro Wide Sulisyowati, Kasatgas Direktorat Antikorupsi Badan Usaha Kedeputian Pencegahan dan Monitoring  KPK. Roro secara detail dan gamblang menjelaskan proses penginputan berbagai elemen data yang diperlukan  ke dalam aplikasi jaga.id.  Sistem aplikasi yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ini diperuntukan bagi badan usaha.


Sebagai bagian dari rencana aksi Tim SMAP 2024, pascatraining ini diharapkan setiap pegawai yang telah mendapat sertifikasi dapat melakukan coaching kepada perusahaan penerima fasilitas. Optimalisasi penerapan  jaga .id akan sangat bergantung pula pada  dukungan dan kesungguhan dari pengguna jasa dalam hal ini para penerima fasilitas di lingkungan Kanwil DJBC Jakarta. Diperlukan komitmen yang tinggi dari pimpinan perusahaan untuk secara bersama-sama mewujudkan komunitas anti korupsi atau yang dikenal dengan Island of Integrity (*)