Bea Cukai Bekasi Raih ISO/SNI 9001:2015; dan ISO/SNI 37001:2016; Bukti Komitmen Peningkatan Kualitas Layanan dan Penguatan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Bekasi (03/10/2023). Bea Cukai Bekasi raih ISO/SNI 9001:2015; dan ISO/SNI 37001:2016. Kedua raihan ini sebagai bukti komitmen Bea Cukai Bekasi dalam penguatan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan peningkatan kualitas layanan. Penetapan sebagai organisasi yang memenuhi kriteria kedua ISO tersebut diberikan oleh Lembaga Sertifikasi International Certification Service Management (ICSM) pada 27 September 2023.
Bea Cukai Bekasi telah memenuhi ISO 9001: 2015 sejak beberapa tahun terakhir. Audit kali ini merupakan audit dan penetapan ulang. ISO/SNI 9001:2015 sendiri merupakan standar international yang digunakan untuk menetapkan kebijakan dan sasaran mutu (quality objective) serta pencapaiannya yang bisa diterapkan dalam setiap jenis organisasi berdasarkan persyaratan kalusal ISO /SNI 9001:2015 yang telah ditetapkan.
Yanti Sarmuhidayanti, Kepala Kantor Bea dan Cukai berperan sebagai inisiator pemenuhan ISO/SNI 37001:2016 yang juga dikenal sebagai anti bribery management system. Yanti berkeinginan kuat agar seluruh elemen di Bea Cukai Bekasi bisa bersama bersinergi dalam penguatan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
“Dengan perolehan ISO/SNI 37001:2016 kita telah memenuhi standar internasional, karena ISO ini dirancang untuk membantu Bea Cukai Bekasi untuk membangun, menjalankan, meninjau, memelihara dan meniingkatkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)”, ujar Yanti.
ICSM telah melakukan audit atas pemenuhan persyaratan sejak tanggal 25 sampai dengan 26 September 2023 atas 16 layanan yang diajukan. Setelah sebelumnya audit internal yang terdiri dari para Pejabat dan pegawai bersertifikasi telah melakukan serangkaian pemeriksaan dan evaluasi sejak awal bulan September 2023.
Sebagai bagian dari program pembangunan Zona Integritas WBBM (Wilayah Birokrasi Bersh dan Melayani), perolehan kedua ISO tersebut semakin membuat Bea Cukai Bekasi memantapkan diri membangun ekosistem pelayanan yang makin baik melalui peningkatan kualitas layanan sekaligus menjamin penguatan Sistem Manajemen Anti Penyuapan. (*)
Tags