Bea Cukai Bekasi Selenggarakan Webinar Bertajuk “Pentingnya Fasilitas Kepabeanan Untuk Peningkatan Perekonomian Pasca Pandemi”
Bekasi (2/3/23) Bea Cukai Bekasi sebagai barometer kantor fasilitas menyelenggarakan Webinar Pentingnya Fasilitas Kepabeanan Untuk Peningkatan Perekonomian Pasca Pandemi. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Road To Bea Cukai Bekasi Awards yang akan dilaksanakan tanggal 8 Maret 2023.
Webinar tersebut dihadiri oleh perusahaan penerima fasilitas kepabeanan di seluruh Indonesia. Pada kesempatan yang baik tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Yanti Sarmuhidayanti, memberi sambutan sekaligus membuka acara tersebut.
“Jika kita flashback tahun 2020, yaitu pada saat pandemi covid-19, terjadi chaos di berbagai sektor, salah satunya yang terdampak adalah perusahaan yang mengalami penurunan produksi dikarenakan pembatasan masyarakat dan penurunan daya beli baik di tingkat global maupun dalam negeri. Pemerintah dalam hal ini Bea Cukai, sudah mengeluarkan beberapa kebijakan fiskal seperti pemberian fasilitas pembebasan Bea Masuk terhadap alat kesehatan hingga kelonggaran kuota penjualan lokal dari KB ke TLDDP. Harapannya agar perekonomian Indonesia tidak terpuruk dan hal itu bisa kita lihat sekarang, Indonesia merupakan salah satu negara yang berhasil dalam penanganan pandemi covid-19. Itu merupakan sumbangsih dari fasilitas kepabeanan yang patut kita syukuri. Terkait dengan pasca pandemi, kita berharap fasilitas-fasilitas yang telah diberikan ini dapat mendorong perekonomian agar melesat lagi ke depannya. OIeh karena itu Bea Cukai Bekasi mengundang para narasumber yang luar biasa pada acara ini. Semoga acara ini bisa bermanfaat bagi kita semua.” Ungkap Yanti.
Rusman Hadi selaku Kepala Kantor Wilayah DJBC Jakarta bertindak sebagai keynote speaker pada acara tersebut. “Saya ucapkan terima kasih kepada Bea Cukai Bekasi selaku penyelenggara acara webinar ini. Di wilayah Kantor Wilayah DJBC Jakarta, Bea Cukai Bekasi merupakan kantor paling banyak melayani entitas di bidang fasilitas. Mari kita manfaatkan fasilitas yang telah diberikan setepat-tepatnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyakat. Semoga kegiatan dapat menjadi ajang diskusi agar fasilitas yang telah diberikan semakin tepat sasaran sesuai dengan harapan bersama,” Ungkap Rusman.
Sesi inti webinar kali ini dipandu oleh Undani sebagai moderator bersama dengan 3 narasumber spesial yakni Direktur Fasilitas Kepabeanan, Padmoyo Tri Wikanto, Guru Besar Universitas Indonesia, Prof. Dr. Gunadi, M.Sc., Akt., Ketua Umum APKB, Ade R. Sudrajat.
“Dicabutnya status PPKM pada akhir tahun 2022 lalu oleh Presiden RI Joko Widodo di seluruh wilayah Indonesia, memberikan angin segar terhadap perekonomian Indonesia termasuk perusahaan penerima fasilitas kepabeanan yang berada di wilayah pengawasan Bea Cukai Bekasi” Buka Undani.
Direktur Fasilitas Kepabeanan memberikan materi sesuai tema webinar yakni materi tentang isu terkait fasilitas kepabeanan, data kinerja ekspor KB dan KITE, hingga dampak ekonomi yang dihasilkan dari fasilitas kepabeanan yang telah diberikan.
Dari sudut pandangan akademisi, menurut Guru Besar Universitas Indonesia, nilai fasilitas kepabeanan yang diberikan kepada perusahaan penerima fasilitas KB dan KITE memberikan multiplier effect yang berdampak signifikan terhadap perekonomian negara. Hal ini bisa dilihat dari penyerapan tenaga kerja oleh perusahaan penerima fasilitas KB dan KITE pada tahun 2021, yang mencapai lebih dari 2 juta orang.
Adapun beberapa tanggapan yang disampaikan oleh pengguna yang diwakili oleh Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat yakni kondisi perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat sewaktu covid dan pasca covid serta apresiasinya terhadap pemerintah, dimana disaat yang lain minus pertumbuhan ekonominya, kita justru tumbuh sekitar 3-4 persen.
Webinar berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab. Sebelum menutup acara, Undani menyampaikan bahwa hal-hal yang sekiranya perlu ditanyakan dan perlu penjelasan lebih lanjut, dapat disampaikan di luar sesi acara, baik melalui hotline service number maupun secara langsung di Kantor Bea Cukai Bekasi.
“Kami selalu membuka pintu bagi para pengguna jasa yang ingin menyampaikan pertanyaan, pendapat, maupun saran bagi Bea Cukai Bekasi”, Tutup Undani. (*)
Tags