Inovasi Superweb Wujud Nyata Implementasi E-Government di Bea Cukai Bekasi
Bekasi (03/11) Bea Cukai Bekasi telah menerapkan E-Government dalam aktivitas layanan kepada masyarakat. Salah satu bentuk inovasi yang mendukung adalah ‘’Superweb”. Latar belakang, feature, keunggulan dan proses lahirnya aplikasi tersebut dibahas di dalam acara “Insight” bersama Radio Kanal Bea Cukai pada Kamis, 03 November 2022.
Acara obrolan santai tersebut menghadirkan narasumber Budi Satria, Kepala Seksi PDAD dan Husni Fattah Prasetya, Pejabat Fungsional pada KPPBC Bekasi. Budi menjelaskan latar belakang lahirnya inovasi SuperWeb.
‘’Adanya wabah Covid-19 telah memaksa adaptasi seluruh elemen masyarakat melalui cara-cara baru termasuk di dalamnya pemanfaatan internet yang sejalan dengan konsep WFH.’’
Lebih jauh Budi menambahkan reformasi birokrasi harus dilakukan mengingat adanya tuntutan terhadap terbentuknya sistem kepemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel. Hal ini menjadi penting agar Bea Cukai Bekasi mampu menjawab tuntutan perubahan secara lebih efektif, melahirkan inspirasi penyediaan data informasi dan media komunikasi yang transparan melalui E-Government dalam wujud SuperWeb.
Aplikasi SuperWeb ini dikembangkan secara bertahap. Bermula pada tahun 2020 dengan aplikasi ‘’Cendana’’. Dilanjutkan pada Februari 2021 aplikasi ‘’BEKBOND’’ yang merupakan replikasi dari Bea Cukai Cirebon ditambahkan. Pada Juli 2021 dilakukan penggabungan dan penyempurnaan dengan lahirnya ‘’Cendana 2.0’’ dan website menjadi satu bagian dengan tampilan baru. Pada Maret 2022 dilakukan pengembangan ‘’BEKBOND’’ versi 2.0 dan terciptanya aplikasi layanan ‘’BEKSIS’’. Hingga saat ini aplikasi SuperWeb masih dilakukan pengembangan sasuai dengan kebutuhan.
Husni di kesempatan yang sama menjelaskan feature dan fungsi dari aplikasi-aplikasi tersebut. ‘’Cendana 2.0’’ yang merupakan kepanjangan dari Central Data and Analysis berfungsi sebagai pusat data dan informasi Bea Cukai Bekasi. Hanya Pengguna yang telah memiliki akun yang bisa mengakses. ‘’BEKBOND 2.0’’ merupakan pengembangan dari ‘’BEKBOND’’ versi pertama. adalah aplikasi pelayanan jaminan online. Sedangkan ‘’BEKSIS’’ adalah aplikasi pelayanan perizinan dan persuratan online. Aplikasi ini menjadi media penyampaian persuratan dari dan ke perusahaan. Kedua aplikasi tersebut berbasis web dan terintegrasi dengan Website, Cendana 2.0, dan Bekbond 2.0.
Husni juga menambahkan seluruh konten di Website Beacukai Bekasi dkembangkan menggunakan CMS dan dibuat secara mandiri oleh pegawai Bea Cukai Bekasi. Hal ini memungkinkan aplikasi tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan saling terintegrasi dengan Cendana 2.0, Beksis dan Bekbond 2.0
Pada saat terjadi kahar aplikasi CEISA di tahun 2021, Aplikasi SuperWeb mampu menjadi aplikasi yang menjembatani kebutuhan pelayanan sehingga tidak menggangu proses customs clearance secara signifikan di Bea Cukai Bekasi
Di bagian akhir obrolan Budi menegaskan; ‘’Keamanan data pun menjadi perhatian. Adanya vulnerability atau kelemahan yang dikhawatirkan kemudian memiliki peluang digunakan sebagai pintu masuk hacker akan menyerang sistem sudah kita antisipasi . Hasil laporan Static Source Code Security Analitic menunjukan angka 0 untuk Vulnerabilities. Ini bermakna tingkat keamanan SuperWeb sudah optimal. (*)
Tags